
Benar saja kata Alvaro ,jam makan siang dia sudah ada dirumah bersama ke dua anaknya .
Dan mereka sedang menunggu sang mommy untuk bersiap.
Setelah semuanya dirasa siap mereka akhirnya pergi ke sebuah mall di daerah jakarta selatan.
Mereka melangkah masuk kedalam sebuah mall dan begitu banyak mata melihat kagum dengan keluarga kecil itu,dan ada juga yang seperti iri dengan keberuntungan Aisyah / Kiran,karena dia begitu beruntung memiliki suami yang tampan dan terlihat ber kharisma ,aura kepemimpinannya sangat terlihat walaupun kini Alvaro menggunakan baju santainya .
Kedua anak kembar itu terlihat bahagia,kini mereka jalan dengan kedua orang tuanya bukan hanya dengan sang mommy.
" Twins...kalian senang tidak jalan jalan dengan Daddy juga mommy?" tanya Alvaro pada kedua anaknya
" Senenggggg...buanget dad,soalnya kita sudah kumpul lagi..abang sama adik bisa rasain gimana bahagianya bersama daddy juga mommy,terima kasih ya.. dad,sudah kembali untuk kita..,mom..thank's untuk mau sama sam lagi juga sama daddy ,abang sama adik bahagiaaaa...buanget..." ungkap Aideen pada kedua orang tua nya
" Owhh..so sweet banget sih. .anak mommy,sini peluk mommy" Seru Kiran dan meraih tubuh kecil kedua anaknya..
__ADS_1
" Wahhh..curang,kenapa cuma mommy doang yang dipeluk daddy nggak dipeluk nih???"protes Alvaro dengan muka sedihnya.
" Uuuuhhhh...bayi besar mommy,sini kita peluk...." akhirnya mereka berpelukan ada rasa haru di hati Alvaro karena baru kali ini dia mengajak keluarga kecilnya untuk jalan jalan.
Seandainya mereka tak terpisah mungkin mereka tak akan merasakan saling memendam rindu,mengirimkan doa dalam sujud mereka..
Sementara Kiran sangat bahagia melihat kedua buah hatinya merasakan bahagia dengan keluarga yang utuh.
Mereka makan siang di sebuah restaurant jepang dan dengan telaten Kiran melayani suami dan kedua anaknya.Mereka makan siang di selingi dengan candaan dan tingkah lucu kedua anak kembar itu membuat kertawa.
Namun disudut lain ada seorang perempuan menatap kesal dan benci melihat kebahagiaan mereka.
Wanita itu adalah Erika dia sengaja menguntit Alvaro dari semalam Al pulang kerja dan pulang ke rumah Kiran.
Alvaro yang menyadari dirinya jika Dia dan keluarga nya sedang diuntit,mencoba biasa saja.
" Sayang.. dengerin daddy jika ada orang yang kalian tak kenal jangan pernah mau ikut dengan mereka,atau jika mereka memberikan sesuatu jangan pernah terima,walaupun itu dibilang dari daddy atau mommy atau bahkan oma ,opa,aunty ,atuk ,opah,juga nenek jangan pernah terima yah..?"bisik Alvaro pada kedua anaknya
__ADS_1
"Kalian lagi ngapain sih bisik -bisik gitu,masa mommy nggak diajak?" Kiran melihat suami dan kedua anaknya bisik-bisik membuat dia penasaran
" Lahhhh..mommy ini rahasia lah..nanti kalau bilang ke mommy tak aci lah..!!" elak Aideen
Aideen memang peka dengan keadaan di sekitarnya,Kiraz pun juga sama mereka berdua mempunyai insting yang kuat seperti sang daddy..mereka berpikir menurut logika mereka,tidak dengan Kiran yang selalu melibatkan hati dan perasaan.
Kiraz memberi kode bahaya pada sang mommy,melalui tatapan mata mereka.
"Mas,jujur sama aku..disekitar sini,apa benar ada musuh mas yang sedang mengawasi kita,soalnya dari rumah tadi aku rasa ada yang ngikutin kita mas...?"bisik Kiran mulai khawatir
" Tenang sayang,mereka nggak akan bergerak sekarang..mereka masih memantau kita,kamu jangan khawatir pengawal bayangan mengikuti kita khususnya kamu juga anak - anak." Kata Alvaro sedikit berbisikAl
" Syukurlah..tapi,kamu harus tetap hati - hati.." Kiran memperingatkan sang suami akan keselamatannya.
" Selalu sayanggg.." ucap Alvaro lembut.
Setelah puas menyenangkan Anak dan istrinya
__ADS_1
Al membawa mereka ke apartement mewah miliknya,karena disana lebih aman dan tak sembarangan orang bisa masuk ke kawasan apartement tersebut.
Bersambung