SATU IKATAN

SATU IKATAN
#141


__ADS_3

Pagi menjelang dan Aisyah membangunkan Alvaro untuk sholat berjamaah.


Jam Tujuh pagi Aisyah mengajak Alvaro untuk keluar hotel dan membeli sarapan Nasi lemak jadi pilihan sarapan mereka.


Aisyah membeli Nasi lemak di tepi jalan yang memang dia tahu tempat yang bersih dan juga enak. Setelah membungkus nasi lemak dia berhenti di warung tenda pinggir jalan.


" Akak.. saya minta Karipap pusing nya lima kak" ucap Aisyah pada sang penjual


" Ini kak karipap nya, semua 8RM" ucap Sang penjual


" Terima Kaseh kak" ucap Aisyah sambil menyerahkan Uang pada sang penjual.


Saat di dalam mobil Aisyah ingin cekodok pisang buatan Kak Elis kakak angkatnya.


" Mas, bisa kita ke tempatnya Kak Elis anak angkatnya Ayah juga. " ucap Aisyah


" Boleh tapi, jauh nggak? kalau jauh kita mendingan cek out dulu tapi, sarapan dulul" usul Alvaro


" Lumayan lah... tapi masih daerah perkotaan juga kok" ucap Aisyah sambil ngemil Karipap pusing yang dia beli dan menyuapi Alvaro.


" Tadi namanya apa itu sayang? ini kan pastel? " kata Alvaro melihat apa yamg mereka makan


" Iya kalau di Indonesia ini namanya Pastel tapi, disini namanya Karipap pusing" jelas Aisyah

__ADS_1


sampai Hote Aisyah dan Alvaro cek out dan me ngarah ke kediaman Elis.


Setelah menempuh kurang lebih 4jam mereka sampai di daerah Bandar Baharu di Kedah Malaysia.


Mereka masuk ke pumukiman dan memang banyak yang berubah disana.


Setelah menanyakan pada Pada Ayah Hardi mereka sampai di sebuah perumahan.


Sampai dialamat di tuju Aisyah turun dari dalam mobil diikuti Alvaro dari. belakang.


" Assalamualaikum " salam Aisyah di depan pagar sebuah rumah.


" Wa'alaikumsalam, ya.. puan cari siapa yah? " seorang wanita paruh baya menghampiri mereka


" Iya betul puan, ini rumah puan Elis dan juga suami" jawab perempuan itu


" Akak Elis nya ada mak cik? "tanya Aisyah lagi


" Owhh.. puan Elis ada,Silahkan..masuk cik" ucap wanita itu membukakan pintu gerbang dan Aisyah juga Alvaro melangkah mengikuti wanita itu.


" Silahkan puan.. "


" Terima kasih" ucap Alvaro juga Aisyah

__ADS_1


Saat masuk ke dalam rumah dari tangga terlihat Elis juga Zafran sang suami turun


" Assalamualaikum.. Akak, abang!! " seru Aisyah tak sabar untuk memeluk sang kakak


" Wa'alaikum salam.. Adik... Aisyah " Elis melihat siapa yang sekarang berada di depannya sang adik yang dia rindukan.


" Akak... Abang... Sya rindu.. " Aisyah menghambur kedalam pelukan Elis. dan saling menangis haru.


" Jahat, kenapa awak tak kasih tahu Akak kalau awak kemari? "Elis masih mendekap tubuh sang adik


" Ini... awak mengandung?? Woww... siapa sangka ye.. balik ke Malay ternyatalah berbadan dua lagi" ucap Elis memandang sendu pada sang adik angkat


" Abang apa kabar, oh iya.. mas ini kak Elis dan ini bang Zafran.. ini suami aku Alvaro " ucap Aisyah memperkenalkan suaminya pada Elis dan juga Zafran


" Alhamdulillah kalian akhirnya bersatu lagi, akak lega lihat kalian nih... oh.. sampai lupa lah, ayok jom kita borak-borak kat dalam ja.. "Elis menarik tangan Aisyah untuk mengikutinya..


Mereka akhirnya salibg bertukar cerita dan Alvaro juga pun cepat beradaptasi dengan sekitar, Alvaro yang dulunya seorang Introvert sekarang sedikit demi sedikit menjadi lebih hangat dan membuka diri.


Bersambung



Yuk ,mampir ke cerita aku lainnya ada Takdir Cinta yan mengisahkan dua orang yang saling bermusuhan dan di pertemukan kembali dalam keadaan dan status berbeda namun keduanya telah terikat hati sejak dulu dengan yang namanya Cinta. Akan kah seorang Arez bisa meruba hati gadis cantik bernama Fazura yang sudah mempunyai tunangan??

__ADS_1


Ikuti cerita mereka Hanya di " Takdir Cinta "


__ADS_2