SATU IKATAN

SATU IKATAN
Resepsi Pengantin Lawas


__ADS_3

Duarr💥💥


Betapa kagetnya Aisyah mendengar penuturan ayah mertuanya dengan mengadakan acara resepsi pernikahan.


" Baba nggak salah kan, Aisyah sama mas Al kan Pengantin Lawas " ucap Aisyah dengan senyum malu-malu


" Hahahaha.." semua orang tertawa mendengar penuturan Aisyah


" Jangan nggak PD gitu dong sayang..kita nggak kalah Hot sama yang masih baru kemaren,lagian kita baru juga enam tahun lalu jadi pengantin ,sudah gitu kita belum ngadain acara resepsi disini" ucap Alvaro mencubit lembut pipi sang istri


" Kalau keluarga disini saya rasa nggak ada masalah,lagi pula itu hak nak Al buat ngadain syukuran pernikahan mereka ..dan sebagai istri tentu nggak keberatan kan Sya?" tanya Paman Tio ayah Lana adik bu Ratna


" Aisyah..ikut aja sih paman ,baiknya gimana tapi, acara kapan di laksanakan ?" Aisyah menimbang ada baiknya juga acara itu dilakukan supaya sang ibu pun tak lagi jadi gunjingan para tetangga.


" Baiklah empat hari lagi kita adakan resepsi " ucap Alvaro santai


" Hahhh..jangan ngadi- ngadi ya mas,empat hari mana bisa belum undangan atau catring trus banyak lagi yang harus diurus" ucap Aisyah menimpali perkataan sang suami.


" Tenang saja sayang,kita sudah memikirkannya dan kita sudah mempersiapkan semuanya" Alvaro memeluk Aisyah


" Kalian sudah siapin semua..sejak kapan??Tanya Aisyah heran .


" Sejak kejadian kemarin aku sama yang lain menyiapkan semuanya,aku tahu kamu mikirin perkataan Asma kemarin dan aku putuskan untuk mengadakan resepsi secepatnya." jelas Alvaro

__ADS_1


" Tapi,ini empat hari mas..belum juga cetak undangan dan nyiapin t*tek bengek nya" ucap Aisyah


" Semuanya sudah diurus sama team WO untuk undangan kamu cukup siapin daftar tamu yang harus kamu undang nanti team Catring akan sebarkan Undangan berupa sembako yang akan diantar kerumah mereka,anggap saja itu cara kita buat berbagi kebahagiaan buat warga sini" jelas Alvaro


" Segitunya kamu mas ,mikirin semua sendiri ..buat aku terharu ajah...hiks hiks hiks.." Aisyah langsung menangis dengan kenyataan betapa suaminya sangat memikirkan acara resepsi pernikahan mereka.


" Karena aku sangat mencintai kamu sayang.." Aisyah tambah kencang menangis dalam pelukan sang suami


" Sudah jangan sedih lagi,sekarang waktunya kamu bahagia sayang.." ucap Alvaro mengusap lembut pucuk kepala istrinya dengan lembut.


.


.


.


.


Dikediaman bu Ratna sudah mulai berdatangan para sanak saudara untuk meminta kebenaran kabar resepsi pernikahan Aisyah.


Rombongan para pekerja untuk mendirikan tenda pernikahan untuk acara Aisyah pun mulai datang.


Para tetangga pun mulai berdatangan untuk membantu mendirikan dapur sementara di bagian belakang rumah .

__ADS_1


Karena memang di kampung masih banyak menerapkan gotong royong.


Dan hasil dekorasi yang begitu mengagumkan di dari golongan orang mampu ini dekorasi yang belum ada menyamainya.



Warga desa senang,karena menerima sembako sebagai undangan ,untuk pesta pernikahan Aisyah dan Alvaro.


.


.


Sementara di rumah Asma, dia juga telah menerima undangan Aisyah.


" Ibu mau kemana kok kayaknya rapih amat?" tanya Asma yang melihat sang ibu berdandan


" Mau kerumah Aisyah ,mau bantu-bantu disana nggak enak kalau nggak bantuin ."jawab Bu Janah


" Ke tempat Aisyah ,ibu yakin? setelah apa.yang aku lakukan sama Aisyah bu,ibu nggak malu kesana ?" tanya Asma dengan suara lirih


" Ibu sudah minta maaf sama jeng Ratna karena ulah kamu,dan kamu juga harus minta maaf sama mereka,dengan mantan bos kamu Asma kebetulan mereka semua ada disini.,jangan pernah berpikir untuk jadi pengacau kalau tidak mau mereka bertindak kejam" Bu Janah mempetingatkan anak gadisnya


Bu Janah berlalu meninggal kan Asma yang masih mematung, dari mana dia akan meminta maaf pada sahabatnya dulu,kini sang sahabat masih marah padanya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2