
Alvaro dan Aisyah sholat berjamaah..
Selesai sholat..Aisyah meraih tangan sang suami dan mencium nya dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
" Terima Kasih mas,sudah mau mewujudkan salah satu apa yang aku impikan dan aku doakan" Aisyah memandang wajah sang suamu dengan tatapan sendunya
" Sini...,Maafin aku yah? selama ini memang aku bukan suami baik buat kamu,banyak hal yang buat kamu terluka,kecewa ,mungkin benci sama mas..cuma mas ingin memperbaiki semuanya apalagi sudah ada twins trus ,semoga saja cepet tumbuh juga disini adik Twins ,mau kan?" Aisyah yang tiduran di pangkuan suaminya saat melihat Alvaro menyentuh perut ratanya mengangguk dengan senyum manisnya.
" Kamu rapihkan mukenah nya yaa...,kamu lapar nggak itu sudah ada makanan,trus disini juga ada dapurnya jadi kamu bebas mau masak jika kamu bosan makan makanan hotel" ucap Alvaro sambil membantu istrinya melipat sajadah.
" Memangnya kita berapa hari disini mas?" tanya Aisyah menempatkan Peralatan sholatnya di lemari.
" Rencana mas..tiga hari,kalau kamu mau lebih nggak masalah" ucap Alvaro berdiri di pintu balkon
Aisyah melangkah ke dapur kamar hotel dan membuat teh hijau untuk suaminya juga untuk nya
" Mas... minum teh dulu,kamu pasti lelah kan?"Aisyah meletakkan cangkir teh di atas meja di balkon kamarnya.
__ADS_1
" Terima kasih sayang," Al menarik tangan Aisyah dan duduk di pangkuan Al
" Mas,jangan be gi ..aahhhhh" Alvaro mencium leher jenjang dan putih mulus milik sang istri
dan tangannya sudah tak bisa si kondisikan melalang buana ke daerah pegunungan kegemarannya
Al memandang wajah istrinya yang mulai terpancing kabut gai*ah dengan cepat mendaratkan ci*man memabukkan ke bibir Aisyah,menggigit kecil bibir bawah Aisyah dan reflek Aisyah membuka mulutnya dan lidah Al langsung menerobos masuk kedalam
mengabsen semua yang ada di dalamnya lidah mereka saling berbelit,seperti tak mau ada yang kalah saling saut menyaut,saling menye*ap dalam kenik*atan ,Alvaro meraih tubuh Aisyah dan menggendongnya ala bridalstyle tanpa melepas pagutan mereka.
Al meletakkan tubuh Aisyah di ranjang dan mulai membuka baju tidur sang istri ,bukan melepas tepatnya merobeknya dan Aisyah juga sibuk melepas kemeja dan celana sang suami ,terlihat Aisyah yang tinggal pakai dalaman dan Al dengan boxer pendek dengan
" Yang Jone sudah kangen sama goa sempit kamu" bisik Al di telinga Aisyah
" Lakukan mas,aku sudah siap .." ucap Aisyah dengan suara sexy nya.
Terjadilah penyatuan itu,Jone yang kuat seperti tujuh tahun yang lalu saat melalang buana dalam goa sempit Aisyah ,tak cukup satu dua kali Jone menanam benih di ladang subur milik Aisyah.
__ADS_1
Jone Anaconda masih seperti dulu dan malah semakin maksimal membuat Aisyah minta ampun pada Al, namun Jone terlalu buas untuk menjinakkannya butuh waktu sampai subuh baru Aisyah di lepaskan ,entah berapa kali Jone gumoh .
Alvaro menggempur habis Aisyah tak memberikan jeda untuk istirahat panjang,hanya waktu lima menit jone selalu tebangun otomatis ( Jone memang nggak punya akhlak)
Saat waktunya sholat subuh Aisyah di imami sang suami dan setelah sholat mereka kembali bergulat untuk menentukan siapa pemenang antara mereka ,jam sebelas siang Alvaro melihat sang istri sudah terkulai lemas atas tindakannya ,menghentikan aktifitas ranjang mereka dan membawa Aisyah kedalam kamar mandi dan membersihkan tubuh sang istri.
" Mas...kamu tuh kebiasaan deh, lihat tuh kue apem ku bengkak ..hiks hiks" Aisyah menangis melihat miliknya bengkak akibat ulah si jone yang nggak ada alhlak
" Tenang sayang ,jangn nangis ..kamu sarapan roti dulu yaa..trus minum susu nya ,kamu makan biar aku obatin sarang Jone ,setelah itu kamu istirahat " ucap Alvaro yang memang sudah menyiapkan salep anti nyeri ,karena dia tahu akan berakhir seperti tujuh tahun lalu bahkan lebih dari ekspektasinya.
( Pembicaraan yang nggak ada manfaatnya..😊)
Setelah mendengar penuturan sang suami Aisyah tersenyum manis ,dan segera menghabiskan makan siang lah kalo di bilang sarapan udah mau jam dua belas
Setelah menyelesaikan makannya ,Alvaro menggendong Aisyah ke ranjang dan menutupi tubuh istrinya dengan selimut ,tak perli waktu lama Aisyah langsung tertidur pulas
Alvaro memandang lekat wajah istrinya yang terlihat pucat ,ada rasa khawatir di hati Alvaro.. namun tak di pungkiri malam mereka sungguh membuat dia bertarung dengan sangat sengit seperti sang istri yang tak ma kalah dengan nya,mengingat kejadian semalam membuat Alvaro tersenyum mengingat sang istri yang maunya memimpin permainan.
__ADS_1
Entah Alvaro juga bingung dengan perubahan sikap liar istrinya saat di tempat tidur,tapi membuat Alvaro tambah bersemangat untuk menaklukkan sang istri.
" Kamu sekarang lebih menggemaskan sayang, nggak mau kalah saat.bermain ,tapi aku suka kamu yang agresif ..gadis kecil yang lugu dulu sudah tak ada ,sekarang kamu sudah menjelma menjadi wanita dewasa yang l*ar dan menggemaskan" gumam Alvaro membelai wajah polos tanpa make up istrinya yang tertidur nyenyak dalam pelukannya.