
Brakkkk
Alvaro diam tanpa kata setelah kepergian Erika,Alvaro hanya ingin hidup tenang dengan kedua anak dan istrinya,namun...
Banyak musuh di kalangan bisnis yang membuat kedamaian hidupnya terganggu.Dan di Indonesia ini adalah negara diamana Alvaro tak ingin kembali karena sebuah penghianatan.
" Ehemmmm,kamu marah sama aku?" tanya Kiran tiba tiba memecahkan kesunyian
"maaf jika selama menjadi istri kamu ,aku selalu tak percaya sama kamu..aku sadar kalau semua yang terjadi itu takdir namun kita betdua juga salah,karena kurangnya komunikasi antara kita berdua,maaf aku yang telah egois ..dan meninggal kan kamu" Kiran memang berfikir perpisahan mereka juga bukan hanya karena suaminya bermain di belakannya juga semua juga campur tangan dia yang tak mau mempertanyakan pada suaminya.
" Kamu nggak salah sayang,awal mula kehancuran rumah tangga itu adalah salah suami,waktu peresmian itu sejatinya aku ingin memulai nya dari awal dengan kamu, namun kamu sudah pergi tanpa jejak" Alavaro menerawang kejadian enam tahun silam
" Minum kopinya dulu,aku baru buatin " Kiran menyerahkan secangkir kopi pada Alvaro
Alvaro sangat senang menerima kopi dari Kiran
"Kamu tahu,waktu kamu pergi aku hanya bisa meluapkan rindu ku ke kamu dengan minum kopi yang kamu tinggalkan di rumah ,jika aku lelah juga aku akan menyeduhnya karena itu salah satu moodbuster buat aku"
__ADS_1
" Aku tahu,makannya waktu terakhir bertemu baba juga bunda aku titip kopi buat kamu,soalnya kata mereka kamu menyimpan kopi itu bertahun tahun??" Kiran mendekati Alvaro yang sedang menikmati kopi di tangannya.
" Kamu kenapa tadi pagi nggak jemput twins?" tanya Kiran penasaran " Apa kamu mara selama ini,aku tak pernah menghargai usaha kamu ,aku tahu manusia tak ada yang sempurna namun,jika manusia itu berusaha untuk lebih baik dari sebelumnya,hal itu yang akan lebih baik.." ucap Kiran yang kini berhadapan dengan Alvaro
"Maaf yah,aku nggak ngabarin kamu..cuma aku ngabarin twins kalau aku nggak bisa jemput ..karena ada masalah yang harus aku selesaikan semalam di singapore..dan tadi pagi ,aku langsung kesini.." jelas Alvaro.." Apa kamu khawatir sama aku ..Hmmm?" tanya Al dengan senyuman menggoda
" Yah..jujur khawatir,habis kamu ditelp nggak diangkat ,kirim pesan pun kamu nggak replay ..hari ini kacau ,padahal selama ini aku jalani hidup dengan twins biasa aja ,seperti tak ada kesulitan ..namun waktu kamu masuk dalam rutinitas kami,ternyata mereka sangat membutuhkan kamu,mereka dewasa sebelum waktunya..sebenarnya ada rasa bersalah dihatiku,karena menuntut mereka mandiri ..padahal seusia mereka masih ingin bermanja dengan orang tuanya...karena keegoisanku mereka mengalami yang tak selayaknya mereka alami" kata Kiran dengan wajah sendunya mengingat kedua buah hatinya mengbutuhkan kedua orang tua mereka
" Sya..kamu mau kan memulai hari yang baru untuk menjaga anak anak kita,menua bersama ku, saling percaya ,dan tetaplah disamping ku apapun yang terjadi,jika aku mulai melawati batasanku beri tahu aku,berikan aku pelajaran jangan kamu pergi begitu saja...,kamu mau hidup berdua dengan pria bodoh ini??" ungkapan rasa Alvaro pada Kiran yang sangat dalam menerobos relung hati Kiran
" Tapi ,tadi kamu sama wanita itu??" tanya Kiran
" Dia mantan kekasih ku waktu kuliah,namanya Erika..aku memutuskan hubungan dengan nya karena.....bla ..bla bla..." Alvaro menceritakan semuanya tentang Erika dan sahabatnya dan bagai mana akhirnya dia menjadi patner **** Anna Maria semua dia sudah jelaskan.
" Jadi,kamu sekarang dalam bahaya?" kata Kiran sedikit takut
__ADS_1
" Dia hanya salah paham,karena cinta butanya dengan Erika,jadi..tetaplah disisihku..kita pasti bisa melawan semua musuh kita,aku butuh wanita tegar sepertimu juga anak anak cerdas seperti anak anak kita." Alvaro mendekatkan wajahnya pada wajah Kiran,namun dengan cepat Kiran tersadar dengan apa yang Alvaro lakukan dan menghindar dengan cepat.
" Tunggu..!!"cegah Kiran "Ini kantor,masih jam kerja..aku juga nggak enak udah kelamaan di ruangan kamu,nanti apa kata mereka" ucap Kiran memperingati suaminya untuk tidak kebablasan.
" Sayangggg...Jone Anaconda ku udah lama nggak berburu di hutan nih..." ucap Alvaro lesu..
" Tahan yah..,kamu kerja dulu ..nanti kita bicara lagi,aku mau selesaikan kerjaan ku dulu" bujuk Kiran dengan bayi besarnya itu.
" Ok..,nanti aku hubungi yaa.."ucap Alvaro
Cup..
" Semangattt !!" teriak Kiran dan berlari keluar ruangan suaminya
" Haiii...Nakal yah kamu..!!"pekik Alvaro dengan kelakuan Kiran yang membuat dia kaget.
Bersambung...
__ADS_1