SATU IKATAN

SATU IKATAN
Queen Ice


__ADS_3

" Jangan takut kak, kan ada kita... " Aisyah coba menenangkan Eri " Kak, anggap aja kita lagi main di rumah hantu di pasar malam.. " seloroh Aisyah lagi


" Kamu ini ada-ada aja Sya, kita yang lagi takut.. kamu becandanya.. hadeuh.. " ucap Aldan menimpali


" Sudah -sudah sebenarnya kita di bawa kesini mau ngapain? " tanya Dony penasaran


" Kita mau main lah, emm... kak Eri yang akan bermain disini sama aku kalian bisa liat langsung dan juga boleh lah ikut main tapi, kita bintang utama nya disini" ucap Aisyah


"Kamu ngajak main kesini sih.. Sya, jangan bilang kamu ngidam aneh-aneh disini?" ucap Erika merasa terjebak dalam situasi yang salah


" Kak Eri pakai ini dan kalian juga "Aisyah menyerahkan sebuah topeng yang terlihat bagus dan cantik untuk wanita dan untuk laki-laki terlihat elegan


" Kita mau pesta topeng? Jerry semakin bingung di buatnya


" Sudahlah ikuti saja my Queen biar cepet kelar" ucap Alvaro saat melihat para sahabatnya seperti ragu untuk melakukan kemauan Aisyah.


Akhirnya mereka menuruti kemauan Aisyah dan memakai topeng untuk properti mereka.


Aisyah membawa mereka keruang bawah tanah tempat penjarakan Anna dan juga Bastian.


"Zack " tegur Aisyah yang baru datang memerintahkan Zack untuk membuka pintu


Zack dengan sigap melakukan perintah boss nya.


Mereka meslangkah masuk kedalam ruangan penjara yang remang-remang.


" Apa mereka sudah di kasih makan? "tanya Aisyah saat melangkah menuku sel


" Sudah Queen "jawab Zack singkat

__ADS_1


Saat mereka sampai tepat berdiri di depan sel dimana Anna dan Bastian di penjarakan oleh Aisyah.


" Wowww...prok prok prok... pasangan romantis abad ini ternyata? " Aisyah membuat Erika memberikan diri untuk mendongakkan kepalanya yang sedari tadi menunduk.


"Zack, nyalakan Lampu..!!


" Baik Queen"


Clik


Ruangan bawah tanah itu terlihat terang benderang Karen lampu besarnya di nyalakan.


" Bastian " Batin semua orang yang melihat siapa yang ada di dalam ruangan tersebut


" Hehhh... wanita Si*lan , lepasin kami... kenapa kamu buat kita begini " ucap Anna merasa geram dengan keadaan yang menimpanya.


" Ututututuh... ck ck, Anna kamu punya hutang sama aku,kamu memang pelupa yah.. hahhh!! " Aisyah mulai sedikit agak meninggikan suaranya


" Memang kita baru ketemu tapi, kamu hutang banyak pada saya juga anak - anak saya, kamu ingin tahu berapa hutang mu?


" Bastian.. Aisyah,kenapa kamu penjarakan Bastian disini Sya...?? trus kamu mau apa sama mereka..?? tanya Erika tiba-tiba mendekat kearah Aisyah


" Erika...?? !! Bastian kaget mendengar suara Erika di balik topeng..


" Kakak.. Sya itu mau kasih kejutan tadinya sama mantan suami kakak itu, malah kakak ketahuan duluan.. " ucap Aisyah santai dan menunjukkan wajah sedihnya


" Sya.. jadi kamu mau ngasih kejutan ini, buat apa? tanya Erika bingung


" Iya.. kalau kakak masih marah sama dia sih, tapi kakak kayaknya cinta sama dia? selidik Aisyah

__ADS_1


" Nggak akan Sya, dia sudah menghilangkan anak ku Sya.. dia jahat Sya... hiks hiks.. " ucap Erika mengingat kejadian beberapa tahun silam


" Kak, makanya aku bawa dia dan aku serahkan nasib baik dia kakak..kalau kakak nggak sanggup biar aku dan orang ku yang beresin dia tanpa jejak... " ucap Aisyah lirih dengan berbisik dan menampilkan senyum devilnya


" Aku perlu bantuan kamu Sya.. " jawab lirih Erika


" Sebenernya, mereka berdua lagi diskusi apa sih.. bisik-bisik gitu..? tanya Dony berbisik pada Alvaro yang duduk di kursi ruang eksekusi


Alvaro mendengar penuturan sang sahabat hanya memberikan senyum miringnya.


" Dasar gila lo, gw tanya malah senyum senyum kaya orang gelo " Dony merasa kesal dengan tingkah sahabatnya


" Sudahlah kita jadi penonton aja, lo terima kenyataan nanti,kita ini.. tak bisa sembarangan lagi sama Aisyah " ucap Jerry menatap lurus kearah dua wanita yang masih berbisik bisik di dekat sel penjara yang ada dua manusia diikat dan disumpal mulutnya dengan lakban


" Gw rasa merinding Al, liat Aisyah yang sekarang ,beda banget sama Aisyah yang kita kenal selama ini yang lemah lembut, dan juga pemaaf " tutur kata Alda membuat perhatian ketiga pria disamping Alda menoleh pada arah dimana Aldaa berada.


" Itu bukan Aisyah tapi, Queen Ice.. pencabut nyawa.. Black Angel " ucap Alvaro


" Hahhh...?? Seriuss? tanya Dony dan Jerry bersamaan


Dan Alda yang mendengar penuturan Alvaro hanya bisa terduduk lemas,karena dia mendengar Queen Ice yang memang misterius.


Bersambung


Like


Vote


Share

__ADS_1


Maaf jika up date nya sedikit -sedikit ,tapi diusahakan tiap hari update..


__ADS_2