
Sore pun tiba entah apa yang dikatakan Ayah Hardi ,hari terakhir Kiran bekerja sang bos nggak menampakkan batang hidungnya,hingga tiba Kiran berpamitan pada staff di kantornya dan pulang bersama Ayah Hardi.
Menjelang malam tiba-tiba ada tamu datang kerumah Hardi.
" Nak ..ada yang ingin bertemu kamu," ucap Ibu
" Siapa bu..ini udah mau magrib juga" kata Kiran sedikit kuran suka dengan waktu bertamu
" Assalamu'alaikum" salam Kiran melihat orang yang membelakanginya
" Wa'alaikumsalam" jawab orang tersebut
" Teungku maaf ada apa ya?" tanya Kiran bersikap datar
__ADS_1
" Maaf mungkin ada kata- kata saya buat awak terase ,saya mintak maaf dan ayah awah dah kasih tahu siapa awak ,soalan awak tak pernah kan cakap balik ke saya ,tuk benarkan semua yang terjadi ." ucap Izman.
" Dah lah ,nggak ada lagi masalah saya dengan Teungku,ayah saya kan sudah beri uang pinalti pada pihak anda dan untuk sikap anda saya cuma pesan ,yang anda pandang buruk belum tentu dia buruk jadi jangan liat orang dari luarnya saja,sekarang anda bisa balik soalnya saya nggak enak dilihat jiran nggak pantas jugak kan?" kata Kiran dan langsung masuk dke dalam rumah.
Mulai Saat itulah Kiran tidak bekerja ,Kiran hanya menunggu hari dia melahirkan.
Hari ini Kiran di temani sang bunda pergi membeli perlengkapan baby twins .
Saat berjalan di depan salah satu restaurant langkahnya terhenti oleh seorang wanita yang seperti nya sangat marah dengan kiran.
" You Kiran kan, ai Linda bakal tunang Teungku Izman ,ai ingin ingat kan you ..jangan pernah harap Izman mau kahwin dengan you yang tak jelas asal kau dari mana ,siapa bapak mak kau,dan you masih menggatal pulak semantara you masihlah mengandung entah sesape bapak budak you kandung tu" kata pahit dari lidah seorang Linda yang mengaku calon tunangan Izman melabrak Kiran karena terganggu merasa Kiran akan merebut calon saminya.
"Bun,biar Kiran yang cakap dengan cik Linda nih.." melihat sang bunda yang akan menjawab.
__ADS_1
Maaf lah cik,maksud cik ape nih ..sorry cik saya dan Teungku Izman tak ade apapun hubungan jadi please jaga tunang cik Linda tuh,biar tak menggatal dengan istri orang ..dan perlu cik Linda tau saya masihpun punya suami dan suami saya sada di Dunai kalau pun cik linda tak parcaya ke cuba cik tanyakan dengan MR Ian Rahardi dan ini ada Puan Dewi istri dari Tuan Rahadi sekaligus bunda saya" jelas Kiran
Penuturan Kiran buat Linda kaget,karefna dari tadi dia tak melihat dan memperhatikan siapa yang disamping Kiran.
" Owhhh Puan Dewi,maaf betul ke apa yang Kiran cakap ,kalau Kiran ni anak kepada Tuan Hardi dan Puan Dewi?" tanya Linda
" Iya .cik Linda betul apa kata anak saya Kiran,perlu cik tau tak ade sesape pun yang akan rampas Izman dari Cik Linda jadi,jaga bicara cik Linda karena semua yang keluar dari cik Linda cakap adalah fitnah ,permisi .." ucap Bunda Dewi menarik tangan Kiran dan meninggalkan Linda yang masih mematung di depan Restaurant .
Kapan Alvaro ketemu Aisyah..???
Sabar yaa...,terus ikuti novel aku.
Jangan lupa selalu dukung karya ku supaya aku lebih semangat buat nulis cerita dan lebih baik lagi dalam menulis ..
Terima Kasih untuk kalian yang sudah mampir ke cerita ku " Satu Ikatan" baca juga cerita aku yang lain " My Kayra" 🙏
__ADS_1