
"**Untuk readers yang author sayagi..terima kasih sangat atas semua dukungan yang kalian berikan pada author,dan untuk komentar kalian pasti isyaallah author terima dengan baik..
Mungkin dalam penulisan author banyak typo, salah dalam penyebutan nama atau pun lain sebagai nya,author minta maaf 🙏🙏
( Namanya aja belajar, nggak pintar secara instant ..melalui proses ,menikmati proses,dan mengambil hasil dari proses itu)
yang ada dalam cerita adalah khayalan pribadi author..
Wes pokoke,kalau ada kesalahan dalam penulisan dan kadang tertukar nama,kami mohon maaf atas ketidak nyamanan para readers tercinta..
Semoga kalian selalu sehat selalu betpikir positif ,jangan pikir negatif tentang author 😂😂
Luv u all.😍😍
🐰---------------------------@-------@-----------------------🐰**
Malam pun berganti pagi, hawa pedesaan yang sejuk dan sangat nyaman untuk Alvaro dan kedua anaknya,walau tanpa ada AC dalam rumah orang tua Aisyah.
Aisyah dan sang ibu sudah sibuk di dapur untuk menyiapkan sarapan untuk keluarga mereka.
" Sya ..kamu beneran,suami kamu mau makan makanan kayak gini?" ucap sang ibu
" Yakin lah bu, semalem aja mereka makan pakai telor ceplok sama sambel trus krupuk juga ketelen,udah lah ..bu menantu sama cucu cucu ibu muka aja bule tapi ,selera sudah betalih ke selera kampung." ucap Aisyah pada sang ibu.
" Ya udah sana kamu katanya mau kepasar,tapi yakin ,kamu mau bawa si Al ke pasar yang becek dan bau Sya? tanya ibu Ratna " Kasian mantu ibu suruh becek becekan belom bau ,trus panas ..nggak kebayang ibu Sya" Ibu Ratna sangat tak enak hati dengan keadaan mereka.
" Ibu bisa kan terima suami Sya,tenang bu..kalau dia nggak nyaman pasti nanti ibu tau apa yang akan dia perbuat" ucap Aisyah " Udah ibu jangan khawatir percaya sama Sya ,aku bangunin mereka dulu deh bu.." ucap Aisyah menuju kamar anak dan kamarnya.
.
.
" Mas, bangun yuk...katanya mau anter aku belanja ,mumpjng masih pagi nih.." Aisyah berusaha membangunkan dengan menggincangkan tubuh sang suami yang masih terlelap dalam mimpinya.
" Hoammmm,sayang aku masih ngantuk nih..kamu bisa minta anter Dony kan ? atau minta temenin Alda " jawab Alvaro yang masih menutup matanya dengan bantalnya.
__ADS_1
" Daddy...buka mata kamu, inget kita dimana!!" ucap Aisyah sedikit meninggikan suaranya
" Aku itung sampe Lima kamu nggak bangun ,aku pergi sendiri..kamu mending pulang kejakarta aja ..!!"ucap Aisyah lagi
" Haahhh..oh god sorry sayang, aku lupa kalo kita di kampung mommy.." Alvaro spontan duduk dengan tegap tersadar seketika " Oke,wait..tunggu Daddy mandi sebentar aja,kamu bangunin anak anak yah?" ucap Alvaro langsung berlalu ke kamar mandi
.
.
.
" Twins ..bangunnn, kalian mau ikut mom sama Dad nggak,kita mau pergi kepasar" ucap Aisyah sambil menyiapkan pakaian untuk dua anaknya
" Mommy five minute !!" ucap mereka kompak
" Huhh..gini nih, anak sama bapak sama aja ..bisa nggak sih ,kalian mandiri lagi seperti waktu belum ada daddy..tapi, jangan terlalu tua juga pikiran kalia mommy pasti repot dengan segala pertanyaan nyeleneh kalian" gumam Aisyah
" Aideen , Kiraz ..finish !!" ucap Aisyah
( " Ayo cepat bangun, mommy & daddy akan pergi ke pasar, oke kalau tidak kalian akan kami tinggal)
" No mommy..!!" pekik kedua bocah kembar itu
" Okey, you take a shower and breakfast " kata Aisyah dan melangkah keluar kamar si kembar
Alvaro dan Ibu Ratna sudah ada di meja makan dan menunggu dua bocah kembar itu.
Sementara di luar rumah, tepatnya di jalan depan rumah bu Ratna para tetangga pada heboh karena ada mobil mewah terparkir di halaman bu Ratna.
Mereka bertanya tanya siapa tamu Bu Ratna yang kaya raya, kalau Aisyah pulang tak mungkin Aisyah bawa mobil mewah seperti itu
" Lana ..lana, sek sek sek..aku rep teko kowe "
( Lana lana ,tunggu tunggu tunggu aku mau nanya sama kamu)"
__ADS_1
seorang wanita mengahadang jalan Lana yang ingin kerumah sang bibi yaitu ibu Ratna ibu dari Aisyah.
" Kowe ngopo to As,esuk esuk wes ngajak padhu tah" ( Kamu kenapa As,pagi pagi udanh ngajak ribut sih) " ucap Lana memandang wanita bernama Asma
" Kae loh, aku mau weruh enek mobil neng ngarep omah bulek Ratna..ono tamu sopo kok ono mobil mewah mbarang ,ra mungkin dhuwekne Aisyah kan ?"( Itu loh,tadi aku liat ada mobil di depan rumah bibi Ratna ,ada tamu siapa kok ada mobil mewah juga,nggak mungkin punya Aisyah kan?")kepo maksimal nih si Asma
" Aduh...Asma,penyakit hatimu itu nggak bisa ilang yah..kalo sama Aisyah maunya unggul , kalo itu punya Aisyah kenapa? masalah bua kamu? ngerasa tersaingi lagi, setelah kemaren kamu gembar gembor kamu punya mobil bagus " ucap Lana sinis
" Lahh..emang bagus kan mobil ku, emang ada yang lebih bagus mobilnya dari pada aku ..punya pak lurah aja kalah sama punya ku.." Asma menyombongkan diri.
"Udah lah cape ngomong sama orang nggak waras kayak kamu!!" ucap Lana dan melangkah meninggalkan Asma yang masih memanggil manggil Lana namun dia tetap cuek melankah.
" Nggak mungkin itu Aisyah, yang aku tahu dia kerja jadi penyanyi di Caffe di Dubai..mungkin kalaupun dia punya mobil mewah kaya itu jangan jangan di jual diri lagii..." batin Asma dengan berbagai spekulasi yang ada di otaknya
Lana yang berjalan melangkah ke rumah bibinya sepanjang jalan menggerutu tak jelas hanya ekspresi kesalnya
" Kak Lanaaaa!!" pekik Aisyah yang keluar dari dalam ruamahnya
" Aisssss" balas Lana dan langsung mereka berpelukan erat. " Kamu apa kabat Sya, kakak Kange de...!" ucap Lana yang masih memeluk sang adik sepupu
" Kok dari tadi aku liat ngedumel aja,ada apa?" Aisyah melihat wajah saudaranya yang terlihat cemberut
" Itu biasa , si tukang Sirik dan iri sama kamu,masa dia bilang kamu nggak mungkin pnya mobil bagus sebagus punya dia padahal ya ..elah,dia belom tau suami kamu Sultan" ucap Lana dengan.tegas
" Tante Lanaaa!! Si kembar berlari menghampiri lana dan memeluk Lana. dengan erat
" Haii..kesayangan tante,ini kalian mau kemana kok udah rapih semua ?" tanya Lana pada si twins
" Kita mau ikut mom ke pasar tante" kata Kiraz semangat
" Owhhh..ehh itu laki kamu dek?" ucap Lana tersadar kalau ada sosok lain disana
"Iya kak kenalin ini Alvaro kak suami Aisyah ,dan ini Lana mas dia kakak sepupuku Alana" ucap Aisyah memperkenalkan saudaranya pada suami nya dan sebaliknya .
Bersambung...
__ADS_1