SATU IKATAN

SATU IKATAN
Tahu Diri


__ADS_3

Tok tok tok


"Masuk" jawaban dari dalam ruangan


" Permisi tuan muda , saya bawa kopi yang spesial buat tuan muda .." ucap Asma yang masuk dalam


" Hmmmm" jawab singkat Al fokus dengan lukisannya


Asma masih ditempat nya berdiri dan mencuri pandang dengan apa yang tuannya lakukan


" Keluar..!! " bentak Al tiba tiba masih fokus dengan lukisannya


Asma kaget dengan bentakkan tuan mudanya dan tergagap namun tetap belum beranjak dari tempatnya berdiri


" Kamu tak tahu bahasa yah? Kamu orang Indonesia kan,keluar kata saya ..atau saya pastikan kamu saya buang kamu jauh dari mana mana.." ancam Alvaro


" Ma..aaf tuan muda,mungkin anda butuh sesuatu dari saya.." Asma benar benar membuat kesal Alvaro


" Bu Diannnnnn..." teriak Alvaro pada kepala pelayan

__ADS_1


" Permisi tuan muda ,maaf ada yang bisa dibantu..?" tanya bu Dian masuk ke dalam ruang kerja tuan mudanya



" Bu Dian tolong ,bawa pergi dia dan saya minta jika tidak saya butuhkan larang dia masuk dalam mansion dan hanya area dapur dia berada " titah Al pada bu Dian dengan lantang


" Baik Tuan Muda..maaf saya akan didik dia biar tidak bertindak seenaknya" ucap Bu Dian dan menyeret Asma keluar dari dalam ruang kerja Alvaro


Asma begitu kesal dengan sikap Alvaro,niat hati ingin membuat Al berkesan namun petaka yang dia dapat.



" Asma apa yang kamu lakukan sama tuan muda sampai dia begitu marah sama kamu?" tanya Bu Dian


" Asma nggak buat apa apa bu,cuma nawarin mungkin tuan muda butuh bantuan Asma lainnya yah mungkin siapin makan atau lainnya ,malah dia marah emang salah nanyain boss kita butuh apa gitu,bukannya terima kasih asma perhatian dia itu kesepian bu Dian" ucap Asma tanpa ragu dan takut.


" Jaga ucapanmu Asma kalau kamu niatnya buat godain tuan muda jangan mimpi ketinggian,dia nggak akan tergoda sama body kamu yang biasa aja " ucap Boby supir bunda Salma


" Maksud kamu apa ,kamu cemburu Bob kalau aku bisa sama tuan Alvaro?" tanya Asma sombong

__ADS_1


" Ngaca lo,yang cantiknya kaya Anna Maria aja kalah pamor nya sama kecantikan nona Aisyah" ucap Boby dengan senyuman mengejek


"Anna Maria,model seksi itu?" tanya Asma tak percaya


" Asma kamu cuma babu kasar,kamu inget kalau bukan kebaikan Nyonya Salma kamu nggak bisa seberuntung ini untuk menjadi koki di Mansion Danendra ,jangan buat ulah dan jangan malu kan saya ,karena kalau saya tidak kasihan sama mama kamu saya tidak akan bawa kamu jauh jau kesini buat kerja di mansion Danendra,dan jangan mimpi buat gantiin nona Aisyah karena dia wanita baik baik dan menantu kesayangan keluarga Danendra." jelas Bu Dian


"Seperti apa sih Aisyah itu,wanita secantik Anna Maria aja kalah sama pesona Aisyah ..huhhh" batin Asma kesal


* Danendra Corp*


" Boss,ada sesuatu yang mau saya laporkan tentang nona Aisyah.." kata Dony menerobos masuk ruangan sang boss


" Donyyy...mau mati lo..?? bentak Alvaro melihat tingkah asisten plus sahabatnya.


"Sorry..saya kira boss,ya udah saya keluar dulu.." ucap Dony melangkah meninggalkan ruangan Alvaro


" Anda masih mencari istri anda Mr Al?" tanya rekan bisnis nya yang bernama Jack


"Bukan urusan lo, kalo lo mau bilang soal Anna ..lebih baik lo diem dan terserah lo mau apa sama Anna gw nggak peduli" ucap Al sinis karena Al tahu Jack sedang dekat dengan Anna.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2