SATU IKATAN

SATU IKATAN
Pulang Kampung Ayah Hardi


__ADS_3

Didalam mobil Kiran tertawa lepas melihat ,raut muka bos nya yang bengang tuh..


" Hahahaha...rasain lagian jadi orang rese" umpat Kiran


" Lah...dia gelak,..woiii..kenape gelak gelak macam tu,ada lawak ke?" Zafran heran dengan tingkah Kiran yang tiba-tiba tertawa


" Nggak papa,cuma lucu liat tingkah boss Kiran .tadinya dia mau antar Kiran lah,dan Kiran tolak trus dia nggak terima ,aku bilang dah ada yang jemput dia nggak percaya ,trus liat abang dateng dia langsung bengong..hahhaha" jelas Kiran tertawa kembali


" Dahlah..sekarang ni,abang antar kat mane ..hujan pun dah turun" ujar Zafran


" Please bang antar Kiran ke Night Market di ujung jalan " tutur Kiran seraya menunjukan pasar malam sekitar jalan yang dia lewati


Mobil Zafran pun berhenti di parkiran sebuah pasar malam.Dan Kiran langsung turun dari mobil diikuti Zafran,mereka bawa payung masing-masing karena gerimis di wilayah itu.



" Kiran,u nak ape ..jom kita cari" ajak Zafran


" Kiran teringin,makan laksa bang trus minumnya teh tarik tu di kedai mak Limah" tunjuk Kiran dan di iyakan Zafran


Zafran adalah tunangan Elisya dan kebetulan besok hari weekend keluarga dari Ayah Hardi dan juga Bunda Dewi berkumpul di kampung kelahiran ayah Hardi mereka semua berkumpul disana .dan Zafran kebetulan bekerja dekat kantor Kiran di amanatkan menjemput Kiran oleh Ayah Hardi.

__ADS_1


Setelah menempuh perjalanan Kuala Lumpur ke Kedah menghabiskan waktu sekitar 5jam lebih.


Dan mereka sekarang sampai di kampung asal Ayah Hardi.


Rumah panggung yang masih asri ,lingkungan yang memang masih sangat sejuk.



" Kiran ..kita sudah sampai" ucap Zafran membangunkan Kiran yang tertidur


" Ehmmm..udah sampai bang,maaf Kiran ketiduran" ucap Kiran tak enak hati dengan Zafran


" Kirannnn" sapa Bunda Dewi melihat anak angkatnya dah sampai kampung dengan selamat.


" Bunda...Adik rindu bunda" ujar Kiran


" Lah ..malah borak kat sini, jom masuk ..kiran bersih badan istirahat ..sebelum tu makan dulu" ujar Ayah Hardi


" Ayah...,rindu tau..!!" Kiran pura pura merajuk


" Ayah tau,makanya kamu mandilah lekas..dah bau busuk tau.." ledek sang ayah

__ADS_1


" Ihhh ..ayah,kiran baru tau kalau ayah ini suka jahil ternyata." ungkap Kiran yang nggak nyangka seorang Hardi yan selalu tegas bisa selalu mencairkan suasana dengan lawakannya


"Lah...memang ayah kamu begitu,kamu tertipu selama ini yah..?" kata bunda memberitahu kejahilan sang suami


" Adik...akak rindulah.." sapa Elis dan berlari memeluk sang adik


" Kabar dua baby kesayangan kita baik kan,tak susahkan Mommy dia ..?" tanya Elis lagi mengelus perut besar Kiran


"Sekarang istirahat besok baru kita buat acara sederhana buat menyambut putri bungsu ayah ,dan doa selamat untuk baby kamu ya.." ucap Ayah Hardi


" Ayah ..kiran sayang ayah sama bunda" langsung memeluk sang ayah dan bunda angkatnya


" Kami pun sayang kemu nak.." ucap Bunda Dewi masih memeluk putrinya itu


" Oh iya ..tadi Kiran telp ibu ,kata ibu ingin sekali kesini nemenin Kiran lahiran bun" ucap Kiran sendu


" Nanti ayah atur kedatangan ibu kamu yah,udah jangan khawatir..,,sekarang masuk kamar istirahat..jangan lupa bebersi dulu yah.." bunda menasehati Kiran yang memang sudah seperti anak kandungnya sendiri.


Bagaimana nasib Alvaro yah????


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2