
"dede au bobo, atuk" (dede mau bobok, ngantuk)
"bilang ayah dulu ya, ajak ayah pulang"
"yah au uwan, dede atuk banak" (yah mau pulang, dede ngantuk banyak)
"yaudah ayo, salim sama neenek kakek dan onty juga ya sayang"
Dalam perjalanan pulang mobil sunyi karena tidak ada cotehan Andra yang mewarnai perjalanan mereka, jika biasanya sangat ramai dengan perdebatan Azriel dan andra maka saat ini Azriel pun juga tak terlalu banyak bicara sebab sudah beberapa kali ditegur Aleena takut takut kalau Andra terbangun dan menangis.
Sampai rumah mereka langsung menuju kamar, Andra direbahkan di box bayi miliknya yang mungkin sebentar lagi sudah tidak muat.
Sementara itu Azriel segera bersih bersih dan ikut berbaring di ranjang.
Melihat suaminya sudah pulas Aleena pun mendekat dan ikut berbaring, siang menjelang sore ini langit nampak mulai mendung dan udara pun semakin dingin membuat semua orang ingin menenggelamkan dirinya dibawah selimut tebal.
____________
Malam harinya Andra merengek ingin pergi ke mall lebih tepatnya ke playground, karena tadi pagi Azriel sempat mengatakan jika nanti sepulang dari tempat kakek neneknya maka Andra boleh bermain ke playground.
__ADS_1
Kini bocah gemoy itu menagih janji ayahnya sedangkan sang bunda tengah duduk manis antara menikmati dan jengah dengan drama yang dibuat oleh suami dan putranya.
Sedangkan Azriel mana mungkin jika tidak menjahili terlebih dulu sampai menangis barulah di turuti, kadang sampai membuat Aleena naik darah mendengar tangisan putranya karena sang suami.
Tapi karena sudah hampir setiap hari selalu begitu Aleena menjadi lebih kebal dan menikmatinya.
"dah lah yah, ajak aja nanti kalau rewel semaleman gimana?" ucap Aleena sudah jengah
"ayo bunda, kita jalan jalan ayah nggak mau ajak ah yang nangis"
"hwaaaa uda yah atal, dak au ma yah huhuhu" (bunda, ayah nakal, ndak mau sama ayah)
"Nanti ayah nggak usah diajak ya sayang, sekarang dede diem dulu habis itu ganti baju okee" rayu Aleena
Huwaaaaa huwaaaa........
"cup cup, kalau dede nangis malah nanti nggak jadi pergi lho" rayu Aleena lagi
"yayah akal, dak au jak dede uda" (ayah nakal, nggak mau ajak dede bunda)
__ADS_1
"kan dede cengeng, masak laki laki cengeng harusnya kuat. Karena ade kan udah nangis jadi nggak diajak" Hishhh memanglah Azriel, istrinya sibuk menenangkan ia malah mengejek
"ck abang, kalau udah nangis kejer gini susah di dieminnya coba nggak usah ejek-ejek kayak gitu lihat sekarang gimana pokoknya udah abang dirumah aja biar aku sama andra yang ke mall" kesal Aleena
"yah abang nggak diajak" teriak Azriel karena Aleena sudah naik dengan menuntun Andra yang masih saja menangis walau tak seperti tadi
Dengan sigap Azriel mengejar mereka, dan berusaha mengajak ngobrol Aleena yang sedang bersiap. Tapi karena sudah terlanjur kesal Aleena hanya diam saja.
Belum terlalu malam untuk mereka hanya sekedar main saja, setidaknya baru pukul setengah 8.
"ayo dede gendong ayah aja" pinta Azriel saat mereka hendak keluar kamar
"dak au, cana auh auh dede au ma uda" (ndak mau, sana jauh-jauh dede mau sama bunda)
"sayangg... jangan diem terus dong, nanti cantiknya hilang lho" rayu Azriel
"biarin"
#Anyeong
__ADS_1
hai gaiss, maaf banget satu minggu ini belum up author lagi nggak bisa fokus, karena lagi ada ujian jadi harus mikirin dulu supaya dapet nilai bagus hehehe.
Oh ya minta doain ya semoga diberikan nilai yang baik dan bisa membanggakan orang terdekat author, dan jangan lupa buat like, komen dan vote atau kasih hadiah Makasih.