Saya Pamit...

Saya Pamit...
Part 7


__ADS_3

Prosesi pertemuan tadi siang berjalan dengan lancar, hingga adanya kesepakatan akan menikahkan mereka berdua dalam waktu 3 minggu kedepan.


Tak banyak yang dapat Aleena lakukan, membantah pun tak bisa sebab dirinya hanya satu orang yang akan melawan 6 sampai 7 orang maka berdebat pun pasti akan kalah.


Lain Aleena dan Azriel lain juga dengan Azkara yang nampak senang tak terkira sebab akan mendapat ipar perempuan yang sepertinya humble.


Dia akan mendapat teman, sahabat serta keluarga baru. Dugaannya tentang ipar yang teramat sadis nyatanya salah besar, karena ternyata ia mendapat ipar yang sangat ramah, baik dan cantik.


Acara pernikahan yang sudah diatur oleh Bunga dan Erlin membuat Laras hanya sebagai penonton.


Rencana nanti untuk hidangan akan dibuat gotong royong untuk para ibuk ibuk yang akan membantu urusan dapur dan bapak bapak yang akan membantu pekerjaan yang berat seperti adat desa pada umumnya.


Hingga acara pernikahan akan dilaksanakan dua hari lagi, dan setelah itu Aleena akan di boyong mengikuti suaminya.

__ADS_1


Tak terbayang sebelumnya bagi Andi dan Laras bila secepat ini putri mereka di persunting orang.


H-3 kemarin dilaksanakan pengajian, rumah Aleena sudah ramai dan juga dihias sedemikian rupa. Tak lupa dengan Laila dan yesha yang mendampingi Aleena disetiap presesi yang dilakukan.


_________


Hingga besok pagi akad nikah Aleena dan Azriel, malam ini alena berada dikamar ditemani Laila dan Anggraini sepupu Aleena. Saat ini aleena sedang dihias tangannya atau disebut henna.


Jika didalam kamar aleena dihias, maka diluar keluarga calon mempelai laki-laki tengah berkunjung untuk mengantarkan seserahan. Namun tak boleh bagi Azriel untuk menemui Aleena sebab saat ini mereka tengah dipingit dan akan bertemu esok pagi saat acara akad nikah dilaksanakan.


"terimakasih bu" jawab Aleena kikuk


Aleena memang tadi sempat dipoles sedikit sebelum dihias tangannya, sebab sebelum keluarga pradania datang banyak orang yang nyumbang (author nggak tahu bahasa indonesianya jadi ya ditulis aja sesuai pengetahuan author, tapi nanti dikasih devinisinya kok hehe).

__ADS_1


Buah tangan ini dalam tradisi masyarakat Jawa dikenal dengan nama "Nyumbang" yakni suatu pemberian suka rela warga masyarakat kepada anggota keluarga, sahabat dan tetangga yang tengah memiliki hajatan.


Memang bila ada acara pernikahan maka tak jarang orang orang menyumbang dua hari atau malam sebelum acara resepsi.


Banyak orang yang mengatakan agar saat ke resepsi nanti tak repot membawa bawaannya.


Sekitar pukul setengah sepuluh keluarga Pradania pamit undur diri, dan kini mereka tengah dalam perjalanan menuju Madiun rumah bunga.


Sifat Azriel tak jauh berbeda dengan sebelum ia mengetahui pejodohan ini, hanya saja sekarang dia lebih banyak diam namun didalam diamnya itu ia menyimpan apa yang ia rasakan.


Karena sudah semakin larut, maka dikediaman andi pun banyak warga yang juga sudah kembali kerumah mereka masing-masing, namun masih banyak para lelaki yang duduk dirumah andi.


Dini hari mulai menyapa, Aleena bangun disaat jam menunjukkan pukul tiga, karena ia akan mulai di rias pukul empat maka dengan segera ia bangun dan bersiap-siap.

__ADS_1


Tak lama suara ketukan pintu terdengar, karena tak mendapat jawaban Laras memasuki kamar putrinya dan mendengar suara gemircik air didalam kamar mandi.


"udah gede aja nduk, baru kemarin ibuk gndong kamu dan sekarang kamu udah dipersunting orang"


__ADS_2