
Dalam keadaaan mabuk berat Radit tetap mengendalikan mobilnya, disampingnya ada Lyora yang sudah teler.
Karena dalam keadaan mabuk berat ia tak sadar bila ia sudah masuk kedalam hutan yang arahnya berlawanan dari arah jalan pulang ke rumahnya.
Sementara mobil suruhan Azriel dibelakang mereka tampak mengernyit heran, karena mereka juga tidak terlalu tahu jika didalam mobil itu pengendaranya sedang mabuk berat.
Tak lama gemercik gerimis mengguyur kota ini, ditambah dengan angin kencang membuat gelapnya malam bertambah mencekam, jalanan pun terlihat sangat licin oleh sebab itu orang suruhan Azriel mencoba untuk berhenti sampai sini dan memantau mobil yang dikendarai Radit dengan jalan kaki.
Bisa dilihat mobil yang dikendarai Radit berjalan mulai tak menentu, jeritan seorang wanita yang pastinya adlah Lyora terdengar semakin jelas bersahutan dengan teriakan suara Radit.
"Dit kalau Lo mau mati nggak usah ajak gue, lihat didepan kita itu hutan yang mengarah ke jurang" bentak Lyora
"diem, Lo nggak tahu apa-apa kalau emang Lo takut sana turun tapi dengan cara lompat" bentak Radit tak kalah keras
"Lo gila Lo gila Radit, Radit gila" bentak Lyora seperti kesetanan
__ADS_1
"awas tikungan tajam, belokin setirnya kmatau kita bakal mati dibawah jurang sana ada sungai yang pastinya saat ini sedang banjir"
BRAK
Dentuman keras memenuhi Indra pendengaran suruhan Azriel, mendengar itu mereka mulai mendekat dan melihat mobil itu terjun ke jurang dan hanyut di sungai yang tak jauh dari jurang tersebut.
"hallo bos, mobil yang dikendarai Radit terjun ke sungai didalamnya juga ada Lyora"
"lalu bagaimana apa yang terjadi saat ini"
"kami akan menghubungi polisi dan timsar bos"
"baiklah, kalian tetap disana sampai polisi datang"
Usai dilakukan pencarian selama 2 hari akhirnya jenazah Radit dan Lyora ditemukan dengan kondisi yang cukup mengenaskan, hari ini juga pemakaman mereka akan dilakukan dan pastinya semua biaya ditanggung oleh Azriel.
__ADS_1
Pemakaman terlaksana dengan khidmat, kini tak ada lagi kecemasan yang dirasakan oleh Azriel dan Alena sebab kedua akar permasalahan mereka telah tiada.
"kita mulai semua dari awal dan hidup bahagia bersama anak cucu kita kelak, i love you zaujati"
Nggak nyangka, meskipun novel ini menurut saya kurang memuaskan karena masih banyak kurangnya tapi Alhamdulillah bisa menyelesaikannya, jangan lupa buat pembaca cerita ini untuk mampir dikarya saya yang lain.
Jika tidak suka dan tidak berkenan membaca semoga langsung ditinggalkan saja tanpa meninggalkan komentar yang buruk. karena sejatinya saya hanya menyalurkan apa yang ada di pikirkan saya, karena dulu jadwal update yang kurang teratur dan gaya bahasa yang kurang baik membuat saya sendiri juga tidak puas.
Makasih buat yang udah mau mampir dan makasih untuk diri sendiri bisa mengambil keputusan untuk menulis kisah di platform ini, tidak mudah namun Alhamdulillah bisa merasakan nikmatnya, capeknya jadi penulis dan bisa lebih menghargai karya orang lain tanpa membandingkan dengan sana sini.
Buat kalian yang mungkin suka menjatuhkan penulis yuk coba nulis novel sendiri, biar bisa ngerasain juga kalau karyanya dijatuhkan.
Yuk saling menghargai, belajar dari menghargai hal hal sepele contohnya memberikan apresiasi kepada diri sendiri atas pencapaiannya, saya yakin kita semua bisa dan hebat.
So thanks bagi yang udah mau baca, love you babay.
__ADS_1