
Makan malam berjalan dengan baik, diselingi candaan Opa dan kedua orang tua Aldebaran yang disambut gurauan Om Frans dan Tante Sonya yang sedikit heboh, karena keluarga mereka sudah terbilang cukup lama saling mengenal, hanya anak-anak mereka saja yang baru mengenal mengingat Aldebaran yang sudah sangat lama menetap di Luar Negeri.
"Frans aku rasa cucu ku dan anak mu Jesica sangat cocok sekali, bagaimana kita percepatan saja pertunangan mereka" ucap Opa
"Tentu, dan satu kehormatan bagi kami bisa berbesanan dengan keluarga Tuan" ucap Frans tersenyum bangga
Jesica tersedak dari minuman nya mendengar semua itu, karena saat ini Jesica sangat mencintai Jorge, sambil memijit pelipisnya pelan Jessica merencanakan sesuatu untuk menggagalkan rencana papanya
Naysilla menunduk pelan, karena dia sadar diri tidak mungkin baginya bisa bersanding dengan Aldebaran apalagi berharap untuk bisa memilikinya, dari awal Naysilla telah siap dengan segala kemungkinan terjadi dan membentengi dirinya terhadap cinta Aldebaran.
"Aaww...,, teriak Nay kaget ketika merasa kaki dan betis nya seperti dielus - elus oleh kaki lain, dan dia sangat yakin itu ulah Aldebaran yang sengaja memilih duduk tepat di depan meja Naysilla.
"Ada apa lagi sich Naysilla" ucap Tante Sonya diikuti tatapan semua orang yang tertuju ke arah Naysilla
"A...a..anu Tante...ada...tit tikus dibawah" Naysilla gugup jika dia berkata jujur kalau itu ulah Aldebaran tidak mungkin, apa kata mereka semua nantinya
"Ada..ada saja kamu ini Naysilla, mana ada tikus dirumah se besar ini, dan lagian semua sangat bersih karena pelayan selalu bekerja dengan benar" Tante Sonya menatap Naysilla kesal
__ADS_1
"Maaf Tuan, keponakan saya ini memang suka ceroboh dan ngelantur jika sudah grogi, apalagi bertermu keluarga bangsawan seperti Tuan" ucap Frans
"Tidak apa-apa, malah kami suka melihat sifat terbuka nya itu" Mami Aldebaran ikut menimpali
Aldebaran Tersenyum menang menatap wajah Naysilla, yang sangat kesal menatap balik ke arah nya.
Setelah makan malam keluarga ini selesai, Frans menyuruh Jesica mengajak Aldebaran untuk bersantai keteman belakang Rumah mereka, sementara mereka para orang tua menghabiskan waktu bercengkrama di ruangan keluarga.
Jessica melangkah yang diikuti Aldebaran dari belakang duduk dikursi taman, dengan pencahayaan lampu taman yang sedikit temaram.
"Al apa kamu menyetujui dan menerima perjodohan kita" Jessica mencoba mencari tahu perasaan Aldebaran terhadap nya
"Aku juga bingung Aldebaran, papa mengancam ku akan mengusir dan tidak menganggap ku lagi, kamu tahu sendiri perusahaan papa sedang dalam masalah besar, ditambah lagi dia telah membangga-banggakan pada sahabat dan kolega nya" ungkap Jessica sedih
"Perlu kamu ketahui Jessica aku sangat mencintai sepupu mu Naysilla"
"Aku tahu Al, dan kelihatan nya Nay uga tertarik pada mu" ucap Jesica tersenyum ke arah Aldebaran
__ADS_1
"Bagaimana cara menjelaskan pada semua nya" ucap Aldebaran
"Tenang saja aku akan mencoba membantu mu, yang terpenting sekarang kamu menangkan dan dapatkan hati Naysilla" ujar Jessica
"Okey aku akan berusaha" Aldebaran merasa lega mendapatkan dukungan dari Jessica
Dalam kamar Naysilla terus mondar-mandir kesal karena insiden yang sangat memalukan nya diruang makan. ditambah lagi melihat senyum kemenangan yang terpancar dari Bibir Aldebaran.
"Dasar Aldebaran nyebelin, predaktor, lelaki mesum" terus mengumpat dan berjalan menuju balkon menghadap taman belakang, namun mata nya kembali membulat sempurna menyaksikan Aldebaran dan Jesica berbicara sambil tertawa lepas.
Mereka duduk berhadapan dikorsi taman, Naysilla langsung bersembunyi ketika Aldebaran melirik ke atas mengetahui jika Naysilla tengah mengintip mereka.
"Duh... ketahuan lagi... Kenapa aku sangat ceroboh dan sial terus tiap bertemu Aldebaran lelaki mesum itu, Naysilla Masih berusaha untuk bersembunyi di balik kursi santai yang terdapat di balkon
Sementara Jessica membisikkan sesuatu ke telinga Aldebaran, untuk bisa naik kelantai dua menuju balkon lewat tangga darurat pintu belakang.
"Al hati- hati dan jangan sampai ketahuan" bisik Jessica
__ADS_1
Aldebaran langsung berlari menuju tangga tanpa diketahui oleh Naysilla yang masih bersembunyi