SCANDAL Istri Pengganti

SCANDAL Istri Pengganti
Bertemu Jo


__ADS_3

"Ya Allah, beri Hamba petunjuk dan jalan keluar dari semua masalah ini. aku benar-benar bingung dan merasa kalut, diantara dua pria yang berhati tulus dan sama-sama baik." bathin namira ditengah perasaannya yang berkecamuk bingung dan bimbang dengan perasaannya sendiri.


Namira bangkit berjalan menuju kamar mandi, seperti biasanya, jika sedang diterpa masalah, Namira akan berwudhu dan sholat. karena hanya Allah tempat satu- Satunya baginya untuk mengadu dan berkeluh kesah.


Semuanya ini, berawal dari pertemuan tidak sengaja dengan sahabat semasa satu SMA nya dulu. yang sedang mengunjungi kafe yang dia kelola. karena Aldebaran telah menyerahkan sepenuhnya pada gadis itu sebagai manager utama dari beberapa buah kafe yang dimiliki Aldebaran selaku owner.


Jo merupakan cinta pertama Namira, namun mereka belum sempat untuk mengutarakan perasaan masing-masing, Namira yang belum boleh untuk berpacaran, dan Jo yang tidak mempunyai keberanian untuk mengutarakan perasaannya saat itu.


Kisah cinta yang belum kesampaian berakhir, saat Jo sudah dipindahkan keluar negeri. oleh sang ayah selaku mafia dan rentenir yang telah mengambil alih rumah peninggalan kedua orang tua Namira. karena dia tidak ingin Jo mengetahui kejahatannya dan segera mememisahkan mereka, alasan lainya karna merasa mereka tidak sepadan.

__ADS_1


Semenjak itu mereka tidak pernah bertemu lagi, namun sekarang Jo kembali. dan meminta maaf atas keserakahan papanya yang telah bertaubat. bahkan mereka sudah lama mencari keberadaan Namira, untuk meminta maaf dan mengembalikan Rumah itu.


"Bagaimana Namira apakah kamu bersedia untuk memaafkan papa.? ucap Jo yang duduk berhadapan dengan Namira disalah satu ruangan kafe.


"Tentu Jo, aku tidak pernah menyimpan dendam dihatiku. salam ya buat papamu." tersenyum manis membalas tatapan Jo, meskipun kejadian itu masih membekas erat dimemory ingatan Namira, dimana dengan kejam dan tanpa perasaan papa Jo beserta anak buahnya mengusir Namira dan Anabel. yang saat itu kondisi tubuh adiknya sedang memburuk.


"Namira, senyum indah dan tulusmu itu, yang selalu menawan hatiku. hingga aku tidak mampu dan bisa membuka hatiku pada wanita lain. Mulai saat ini, aku berjanji akan selalu menjaga dan jadi pelindung bagi gadis soleha sepertimu. jika saat itu tiba, aku akan langsung melamarmu untuk kujadikan bidadari surga hatiku. dan ibu dari anak-anak kita kelak, karena aku tahu, Namira ku ini tidak akan pernah mau jika menjalani proses berpacaran." bathin Jo


"Jo kamu kok bengong gitu.? suara lembut Namira membuyar kan khayalan Jo yang indah.

__ADS_1


"Ngak kok Namira, aku cuma berharap bisa menjadi imammu setelah papa sembuh nanti. karena aku tahu jika selama ini kita memiliki perasaan cinta dan kasih sayang yang sama."


tanpa sadar Jo telah mengungkapkan perasaan nya.


Ucapan jo itu membuat Namira tercekat, dan bingung harus mengutarakan perkataan nya. bibirnya tersa kelu.dia hanya mampu diam tanpa esxpresi.


"Aku harus bagaimana, kata- kata inilah yang selama ini aku harapkan dan impikan keluar dari mulut Jo. haruskah aku berteriak senang dan bahagia. karena cinta pertamaku mengatakan ingin melamarku. seorang pria tampan dan pintar, tapi....sekarang.? aku merasa semua ini hampa. tidak lagi kurasakan getar dan detak jantungku yang dulu saling berpacu jika melihat Jo. semua terasa biasa. kemana perginya rasa rindu dan cinta yang dulu bersemi. jo maafkan aku...aku bingung harus mengatakan dan menjelaskan bagaimana perasaan ku yang sekarang, akan kah waktu telah merubah segalanya.?


Namira mengalihkan perhatianya menatap sayang Anabel, adik satu-satunya yang tengah asyik bermain boneka.

__ADS_1


__ADS_2