SCANDAL Istri Pengganti

SCANDAL Istri Pengganti
Pelukan Terakhir


__ADS_3

Malam ini saat semua keluarga berkumpul di ruangan santai teras depan, Jessica dan Om Frans dengan semangat mengatakan pertunangan Jessica yang akan diadakan dalam Minggu ini, yang diikuti Tante Sonya tertawa lepas, nampak kebahagiaan yang terpancar dari keluarga itu.


Naysilla merasa hati nya begitu perih, dengan luka seperti tersayat pisau, namun dia tetap mencoba untuk tersenyum manis


"Selamat ya kak Jes" Nay memeluk kakak sepupunya itu


"Terimakasih Nay" ucap Jesica tersenyum


"Maaf kan aku Naysilla, aku memang egois dan tidak memikirkan perasaan mu saat ini, tapi aku juga berfikir sudah saatnya gantian kamu yang mengolah untuk ku, dan tolong bujuk Aldebaran agar mau menerima dan bersikap baik kepada ku" Jessica berbisik pelan ketika mereka masih berpelukan


"Baik kak" ucap Naysilla berusaha menyembunyikan perasaan hancur nya


"Naysilla kekamar dulu ya om, Tante dan kak Jes"


"Kenapa buru- buru tidur nya sayang, kita ngobrol dulu, jarang kan kita punya waktu berkumpul seperti ini" ucap Tante Sonya


"Naysilla sedang ada tugas kuliah Tante yang belum selesai" ucap Naysilla


"Ooo.. begitu, silahkan sayang" ucap Om Frans


Naysilla menutup pintu kamar, dan melepas tangis yang sedari tadi susah payah untuk ditahannya

__ADS_1


"Kenapa rasa ini begitu sakit, dan mengapa juga aku harus terbawa persaan ini, padahal dari semula aku sudah mengetahui jika kak Aldebaran datang untuk kak Jessica"


Naysilla menghapus air matanya, melirik kearah ponsel yang terus berdering tanda panggilan masuk, tertera nama Aldebaran yang sedang menghubungi nya


Naysilla mengambil ponsel itu dan segera meng non-aktifkan nya,


"Mulai sekarang aku harus berusaha menjaga jarak dengan kak Al dan melupakan perasaan ku ini"


Besok nya Aldebaran mondar-mandir dalam ruangan kerjanya, tidak sabaran menunggu kedatangan Naysilla. Saat melihat pintu ruangan nya dibuka seseorang Al langsung berjalan mendekat karena dia sudah sangat yakin itu Naysilla


Mata Aldebaran langsung berbinar bahagia saat sang pujaan hati berjalan mendekati nya, dengan merentangkan kedua tangan Aldebaran menarik Naysilla kedalam pelukannya


Naysilla hanya diam, tidak menanggapi ucapan Aldebaran itu, dia ingin menikmati pelukan hangat ini, yang mungkin untuk terakhir kalinya.


"Ayolah sayang.... senyum dong" bujuk Aldebaran


"Kak Al, masih ingat kan dengan ucapan kak Al, yang mengatakan akan mengabulkan semua keinginan dan permintaan Nay"


"Iya aku ingat, kamu pengen apa sayang, mobil mewah, atau Apartemen serta jalan-jalan ke Luar Negeri"


Naysilla menggelengkan kepalanya "Aku tidak butuh apapun kak, Nay hanya punya satu permintaan terima dan menikahlah dengan kak Jessica" tiba-tiba air mata Naysilla membanjiri kefu pipi mulusnya

__ADS_1


"Tidak akan Nay, kamu tahu semalam aku menentang keras keluarga ku dan menolak perjodohan ini, aku rela kehilangan segalanya asalkan aku tidak kehilangan kamu" ucap Aldebaran penuh emosi


"Tapi Kak, aku mohon...aku tidak ingin mengecewakan Om dan Tante Sonya yang begitu baik selama ini"


"Jadi kamu mengorbankan cinta kita, hanya demi membalas kebaikan mereka, tidak Nay....kamu berhak bahagia" melepaskan pelukannya


"Cepat ikuti aku, kita harus menemui Jesika, mana janjinya yang semula akan membantu kita dan menggagalkan perjodohan ini" Aldebaran menarik tangannya.


"Jangan kak Al" Nay menangis tubuh nya tiba-tiba merosot dan memegang sebelah kaki Aldebaran


"Aku mohon,.... melihat sikap Nay yang seperti itu, hati Al hancur, wanita yang sangat dicintainya memohon dan menghiba kepada dirinya


"Okey Nay, jika kamu bersikeras, tapi kamu tahu sendiri syarat yang pernah aku minta"


Naysilla mengajar wajah nya, kemudian Aldebaran menarik Naysilla agar kembali berdiri


"Syarat apa kak Al ??


"Kita akan terus seperti ini, jika aku menikah dengan Jessica, maka kita juga harus menikah meskipun itu secara siri" ucap Al


Naysilla terperanjat mendengar ucapan Aldebaran barusan

__ADS_1


__ADS_2