SCANDAL Istri Pengganti

SCANDAL Istri Pengganti
Bertemu Tante Sonya


__ADS_3

Ricky sudah berpakaian kantor dan terlihat sangat rapi, dia melangkah keluar duduk disebelah Aldebaran, yang tengah menyaksikan berita liputan selebritis.


"Fokus amat Bos, lagi nyaksiin berita apa sih.?" tanya Ricky sambil memasang sepatunya.


"Apa kamu telah lupa, dengan wanita yang sudah memakai hijab itu sekarang.? ucap Al. masih fokus mengikuti berita.


Ricky yang baru siap memasang sepatunya, ikut fokus. dan langsung terbelalak kaget.


"Bos itu kan Jesika, mantan terindah mu Bos." teriak Ricky spontan. dan langsung mendapatkan timpukan bantalan sofa di kepalanya.


"Mantan terindah, bokong mu." menatap tajam Ricky, yang masih cengengesan.


"Tapi bagus juga sih Bos, Jesika sudah berubah drastis sekarang, dan itu laki-laki disampingnya, yang dikatakan orang-orang suaminya. aduh jujur deh aku ikutan senang jika dia benar-benar sudah berubah." ucap Ricky.


"Hey malah ikut-ikutan kepo beri selebriti kamu, ayo cepat kita harus segera mengikuti rapat." Aldebaran berdiri berjalan menuju pintu. yang langsung diikuti Ricky dari belakang.


Acara rapat berjalan lancar, itu semua berkat kerja keras Ricky. sementara Al hanya ikut menyetujui saja semua ide-ide Ricky yang dianggap nya bagus dan bisa membawa perusahaan mereka untuk lebih maju lagi kedepannya.

__ADS_1


Sementara dirumah, Nay terlihat begitu bahagia atas kedatangan Tante Sonya, dengan seorang cucu kesayangannya anak dari Jesika.


"Nay, gimana kabarmu sayang." ucap Tante menatap sayang Naysila


"Alhamdulillah, sehat Tante." ucap Naysila tersenyum manis.


"Aduh, cucu Oma tampan sekali.!" Tante Sonya mengulurkan tangannya, ingin ikut mengendong Albert yang sudah mulai bisa berinteraksi dengan orang-orang disekitarnya.


Terdengar celotehan-celotehan lucu yang keluar dari bibir mungilnya, dan akan tertawa senang jika diajak bicara'. tingkah lucu Alber mampu mengobati rasa cepek dan lelah Nay.


"Ngomong apa sih sayang," goda Nay hingga membuat Alber kembali tertawa.


"Dia masih lama menjalani masa hukumannya Nay, semoga kejadian ini bisa membuat nya benar-benar berubah." Tante Sonya terlihat sedih.


"Kalau Jesika gimana Tante.?"


"Oya Tante hampir lupa, Jesika titip salam buat kamu Nay. dia bilang sangat merindukanmu."

__ADS_1


"Kok Jesika ngak sekalian ikut sama Tante kesini.?"


"Jesika semenjak dia mengajar disekolah fashion, dia benar-benar sibuk Nay. Untung saja dia mempunyai suami yang begitu pengertian.!


"Iya Tante, Rangga laki-laki yang tepat untuk Jesika, semoga saja mereka selalu rukun dan hidup bersama dalam rumah tangga yang bahagia." ucap Naysila menerawang.


Suara ponsel Naysila tiba-tiba, membuyarkan obrolan hangat mereka. Naysila mengangkat panggilan tersebut, yang ternyata dari kakak sepupunya Jesika, yang begitu dirindukannya.


"Hallo, assalamualaikum kakak." terdengar suara Naysila yang begitu bersemangat.


"Waalaikumsalam adikku." ucap Jesika sa!bila Melambaikan di layar ponsel Nay. karena mereka melakukan panggilan video.


"Kak Jes, kapan punya waktu untuk kami. karena kami disini sangat merindukanmu.!" Naysila menatap lekat wajah cantik Jesika yang hampir memenuhi layar monitor ponselnya.


"Sabar ya adikku sayang, liburan kakak mengajar nanti. gimana jika kamu dan keluarga pulang kerumah besar kita dulu. tempat kita berdua menghabiskan masa kecil penuh bahagia." ucap Jesika antusias.


"Nay, setuju sekali kak. tapi Nay kasih tahu kak Al dulu. moga saja dia ada waktu." Naysila teringat kesibukan Al sekarang.

__ADS_1


Tanpa tersa lama mereka ngobrol, saling tukar pikiran dan berbagi cerita. terutama Jesika yang lebih banyak bertanya tentang keseruan Naysila selama menjadi ibu muda. serta pengalaman Nay merawat dan menjaga Alber.


Naysila menjawab seadanya, mengingat dirumah besar ini. Alber menjadi bak seorang putra mahkota. mami Qanita yang over protektif, kedua pengasuh yang selalu siap untuk membantu Nay. jadi Nay tidak pernah merasakan kecapean ataupun kewalahan.


__ADS_2