
"Aku harus kembali ke kamar"
Naysilla menundukan tubuh serendah mungkin, berjalan menjongkok, seperti merayap dilantai. takut terlihat Aldebaran lagi dari kursi taman. namun baru beberapa kali mencoba menarik tubuhnya mata Naysilla terpaku menatap sepasang kaki berdiri tepat didepan nya.
Naysilla mengangkat wajahnya untuk melihat yang punya kaki,
"Kak Al...." ucap Nay kaget dan langsung berdiri sejajar
"Sedang apa kamu, berjalan seperti keong itu ...??
"A...aku,, aku mencari-cari kancing baju yang terlepas dan jatuh kebawah" Naysilla menjawab asal, kembali gugup dan salah tingkah
Aldebaran mengulum senyum " Kancing baju bagian mana yang lepas" kerena melihat semua kancing baju yang dikenakan Naysilla terlihat utuh
Naysilla bingung ditambah lagi langkah Aldebaran yang semakin merapat, membuat Naysilla kehilangan keseimbangan oleng, dengan sigap Aldebaran menarik tubuh itu membawa kedalam pelukannya.
Aldebaran tersenyum melihat kebawah, Jessica mengacungkan jempol tangan ke atas, seolah-olah memberikan dukungan sepenuhnya kepada Aldebaran.
"Kak Al lepas....,, aku tidak mau ketahuan kak Jessica dan semua orang. mereka akan salah paham nantinya" Naysilla terus memberontak, meskipun sejujurnya dia sangat menikmati pelukan hangat Aldebaran itu
"Kita tidak akan ketahuan jika kamu bisa bersikap tenang, masalah hubungan ku dengan Jessica kamu tidak perlu khawatir, dia mendukung sepenuhnya hubungan kita" ucap Aldebaran penuh keyakinan
"Hubungan kita ?
Naysilla mengerutkan keningnya bingung mendengar perkataan Aldebaran
__ADS_1
"Tidak usah mengelak lagi Naysilla, aku sangat yakin persaan kita sama, bukti nya kamu masih menikmati pelukan hangat dari ku" bisik Aldebaran
Membuat Naysilla langsung tersadar, dan kembali memberontak dengan muka yang memerah malu....,,
"Lihatlah cara mu memberontak dan menolak setiap sentuhan ku dengan setengah hati, itu sudah cukup membuktikan nya Naysila sayang....,,
Aldebaran mendekat kan mulutnya ke telinga Naysilla seolah-olah berbisik, Naysilla memegang tengkuk nya perlahan karena Aldebaran begitu suka mengerjai dengan meniup pelan tengkuk nya.
Aldebaran menggeser posisi berdiri mereka ketempat yang lebih kurang pencahayaan nya, dan ******* bibir Naysilla secara tidak sabaran, berlanjut ke leher jenjang Naysilla yang terlihat seksi dan sangat menggoda.
Tangan Aldebaran tidak mau diam, membuat Naysilla kewalahan antara menikmati dan rasa ingin menghentikan permainan Aldebaran itu. hati dan pikiran Naysilla bertolak belakang.
Aldebaran menarik Naysilla kedalam pangkuan nya, dan duduk disebuah korsi kecil yang terlihat sudah tidak terpakai lagi, baru beberapa menit mereka duduk dikorsi itu tiba-tiba oleng dan ...
Kursi itu patah, otomotif tubuh mereka jatuh kebawah, dengan posisi Naysilla yang diatas menimpa tubuh Aldebaran, tepat dibagian bawah reproduksi kesayangan yang sangat dibanggakan Aldebaran selama ini
"Aduhhh....,, sakit banget" spontan memegang bagian itu.
Terdengar suara gaduh, membuat Jessica yang berjaga-jaga di bawah kaget dan berlari ke atas melalui tangga darurat, karena Jessica sangat penasaran dan takut terjadi apa-apa pada mereka.
Sementara Naysilla kelimpungan harus berbuat apa, melihat Aldebaran dengan muka yang sangat memerah menahan sakit.
"Naysilla tolongin sayang...,,
Aldebaran mengulurkan tangan ke arah Naysilla,
__ADS_1
"Gimana cara nolongin nya ???
"Coba kamu periksa apa sosis ku masih utuh, a..a.. atau telah patah" Aldebaran masih meringis
"Tidak mau" memalingkan wajahnya
"Nay, please masa kamu tega melihat ku kesakitan seperti ini, lagian jika benda kesayangan ku ini patah kamu sendiri juga yang akan rugi" bujuk Aldebaran
"Itu hukuman buat lelaki mesum seperti mu" bentak Naysilla
"Nay sayang.... please" dengan wajah dan tampang memelas Aldebaran terus membujuk Naysilla
Melihat keseriusan wajah Aldebaran, dan seperti nya dia benar-benar kesakitan. Naysilla Akirnya mau mengalah dengan tangan gemetar dan sedikit ketakutan Naysilla membuka celana itu dan menariknya perlahan.
Bertepatan dengan Jesica yang baru saja sampai diatas otomatis ikut menyaksikan penampakan itu?, yang terlihat memerah dan layu karena kesakitan.
"A...aaahhk....,,
Spontan Jessica berteriak histeris melihat semua itu, meskipun dia sudah sering melakukan dengan Jorge, tapi kali ini dia benar-benar syok, ditambah menyaksikan adik sepupunya yang membuka.
"Naysilla langsung mundur dengan wajah pucat, dan sangat malu sekali, Aldebaran langsung mencoba duduk dan memasang celana kembali, menahan sakit yang teramat sangat.
"Ma..ma.. maaf aku tidak sengaja dan belum melihat apa-apa, silahkan kalian lanjutkan kembali, Naysilla Selamat menikmati ya dek...,, ? Jesi mengedipkan sebelah matanya, sambil tergagap dan mencoba kembali turun menuju kursi taman tempat nya semula
"Kak Jes, tunggu....,, ini semua tidak seperti yang terlihat" berlari turun mengejar Jessica, yang diikuti Aldebaran dari belakang
__ADS_1