SCANDAL Istri Pengganti

SCANDAL Istri Pengganti
Kepergok Mami


__ADS_3

Mami Qanita membuka pintu kamar Aldebaran yang memang tidak terkunci dari dalam.


"Aaaaawww..... Aaaaawww.... Aaaaawww"


Terdengar suara Mami yang dibuat sekencang-kencangnya. Mungin terdengar sedikit lebay. tapi Qanita sengaja melakukan itu. agar kedua orang yang saling berpelukan itu terbangun dan dia bisa melihat wajah wanita dalam pelukan Aldebaran tersebut.


Aldebaran dan Naysilla langsung terbangun dan mengucek mata mereka yang terasa masih berat untuk dibuka.


"Naysilla....!!!' ucap Mami melotot kaget.


Naysilla terperanjat ditambah melihat Aldebaran disampingnya, yang hanya mengunakan selimut tebal untuk menutupi tubuh polos mereka


"Ia...jad... jadi kita benar-benar melakukan itu, dan ini tidak sedang bermimpi" Naysilla teringat apa yang telah terjadi di antara mereka semalam


"Iya Naysilla kita telah melakukannya" ucap Aldebaran Tanpa rasa bersalah


"Cepat bersihkan tubuh kalian dan temui Mami di sofa depan" Qanita melonggos kesal, lalu menutup pintu kamar dengan kasar. sehingga membuat keduanya kembali kaget'.


"Aku yakin sekali Aldebaran sengaja melakukan itu terhadap Naysilla, agar Naysilla tidak bisa lagi pergi dan menghindar dari Al lagi"


Gumam Qanita pelan, duduk di sofa ruang tamu apartemen itu. sambil menutup kuping karena terjadi keributan dari arah kamar Aldebaran kembali

__ADS_1


" Kak Al jahat....,, pemerkosa...pasti kak Al telah mencampur minuman ku"


Naysilla tidak terima dan memukuli Aldebaran pakai bantal. Aldebaran berhasil menghindar setiap pukulan Naysilla dan berdiri hendak menuju kamar mandi, namun Naysilla kembali melempari Aldebaran dengan ponselnya yang terletak di atas nakas mengenai kaca lemari, sehingga terdengar begitu bising.


"Ampun...ampun udah dong Nay, ngamuk-ngamuk nya. tidak enak kedengaran Mama di Luar lagian aku mencampurkan nya sedikit saja" sambil menunjuk kan ujung jarinya


"Gimana ini kok ribut sekali di kamar, aku takut terjadi sesuatu terhadap salah satu dari mereka...apa aku masuk saja" Qanita mondar-mandir di pintu kamar Al


Dan "Cekklek... pintu kembali terbuka


"Mami..." pekik Al sambil menutupi dosisnya pakai tangan


"Rasain kamu Aldebaran, dasar penjahat kelamin... untung saja Naysilla tidak memotong sosismu pakai pecahan kaca itu" teriak Mami dari balik pintu


Naysilla yang ikut mendengar teriakan Mami itu, menoleh pada serpihan kaca sambil membulatkan matanya


"Ja.. jangan Nay....tolong ini pusaka turun temurun jika kamu hancur kan kamu juga yang akan menyesal" ucap Aldebaran sambil berlari menuju kamar mandi dan mengunci rapat dari dalam


Naysilla tiba-tiba menangis menyadari kekhilafan nya dan kebodohan yang sudah terjebak Aldebaran.


Mami Qanita kembali masuk setelan mengetahui Aldebaran telah bersembunyi di kamar mandi,

__ADS_1


"Pakai ini sayang...dan bersihkan tubuhmu di kamar mandi sebelah, mami akan suruh pelayan mengantarkan pakaian untuk mu segera"


Naysilla menggangguk pelan dan mengambil jubah mandi yang diserahkan Mami Qanita itu dan mencoba untuk turun dari tempat tidur namun


"Aduhhh....perih" Naysilla refleks memegang bagian bawahnya


"Hati-hati sayang dan jalannya pelan - pelan saja" Qanita membantu memapah tubuh Naysilla berjalan menuju kamar mandi kamar sebelah


"Awas kamu Al, Mami akan menghukum mu nanti"


Naysilla mandi dengan perlahan, pikiran nya kembali menerawang teringat keluarga Tante nya


"Apa yang harus aku lakukan sekarang, kak Jes maafkan Nay karena telah mengkhianati mu" mengusap air matanya, selesai mandi Naysilla berjalan pelan-pelan, Mami Qanita yang duduk di sisi tempat tidur langsung membantu Naysilla.


"Pakailah ini sayang, pelayan baru saja mengantarkan ini untuk mu"


Naysilla memakai pakaian itu, yang begitu pas dengan tubuhnya


"Sekarang kita pulang ke tempat Mami biarkan Al disini dulu. nanti dirumah kita akan membuat rencana serta perhitungan dengan anak itu"


Naysilla menggangguk dan mengikuti langkah Mami Qanita yang menuntut nya pelan meninggalkan Apartemen.

__ADS_1


__ADS_2