
Naysilla berjalan cepat sambil menarik tangan Lala yang sangat lelet berjalan
"Ayo La, ayunkan langkah mu dengan cepat.. jangan seperti siput gitu, ntar kita telat baru tahu rasa" bentak Nay, yang ditanggapi Lala dengan cengengesan
Tiba-tiba Naysilla dibuat terkejut lagi saat matanya secara tidak sengaja melihat Aldebaran turun dari mobil keluaran terbaru negara itu, dan melangkah angkuh sambil mengunakan kaca mata hitam, melewati Naysilla dan Lala yang menatap tidak percaya
Naysilla refleks memegang dadanya dengan detak jantung yang ikut berdemo menyoraki yel - yel nama Aldebaran. ditambah lagi dengan wangi parfum yang tercium dari tubuh Al, hampir Naysilla pingsan berdiri, dengan persaan yang bercampur aduk. wangi tubuh yang begitu dirindukannya selama ini yang mengantarkan mimpi- mimpi indah Nay selama ini
"Naysilla aku sangat senang bisa melirik mu dari dekat" bathiin Aldebaran
Setelah Aldebaran berlalu kedua gadis itu langsung tersadar
"Aduhhh... Nay itu beneran Aldebaran. cakep banget jika kamu tidak mau lagi dengan nya, aku rela mengantikan mu Nay" Lala mengatupkan kedua tangan nya dengan mata yang masih menatap kepergian Al
Naysilla tidak menanggapi ucapan Lala, pikiran Naysilla masih penasaran.
__ADS_1
"*Apa itu benar kak Al, dan dia ada di Negara ini truzz... bagaimana dengan kak Jessica apa dia juga ada disini..tapi tidak... tidak dia bukan kak Aldebaran, karena dia tidak mengenaliku dan acuh saja saat berselisih dengan jarak yang sangat dekat dengan ku
Tapi syukurlah jika memang kak Al tidak mengenaliku, tapi paling tidak mulai sekarang aku harus hati-hati, dan aku tidak ingin kak Al mengingat ku kembali, meskipun identitas ku sudah diganti" bthin Nay*
"Ayo.. La temani aku ke toko aksesorist terdekat dulu"
"Ngapain Nay ntar kita telat masuk kelas"
"Please La cuma bentar aja"
Naysilla mengambil sebuah kaca mata besar dan gigi palsu lalu membayar nya, Nay pin menarik lengan Lala yang masih bingung menuju toilet wanita
Naysilla memakai kacamata besar dan menjalin rambut panjang nya menjadi dua bagian, serta memasang gigi palsu yang membuat penampilan nya terlihat tonggos
"Bagaimana sekarang La, apa kak Aldebaran masih mengenaliku dengan penampilan ku yang sekarang ?
__ADS_1
"Untuk apa kamu harus berpenampilan seperti ini Nay ? Lala menatap tidak suka
"Aku tidak ingin kak Al mengenaliku, karena aku yakin sekali kak Al mencari ku di kampus ini, aku sudah hafal sekali sifat kak Al dia tidak akan mudah menyerah" ucap Nay seraya merapikan poninya
"Bagaimana dengan teman-teman dan dosen yang lain ?
"Kamu lupa ya La, bahwa sekarang kita sudah masuk semester baru dengan teman-teman dan dosen yang berbeda, karena sistim acak kemaren, kita perlu bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk tetap satu kelas" ucap Naysilla
Mereka pun kembali menuju kampus dengan penampilan yang berbeda, memasuki kelas yang sudah mulai penuh karena jam perkuliahan akan segera dimulai.
"Okey semua nya, sekarang kita kedatangan dosen baru yang akan mengajar kalian di semester ini, ayo Tuan Aldebaran silahkan masuk dan perkenalkan diri Anda"
Naysilla dan Lala langsung tercekat, saat menyaksikan kembali Aldebaran melangkah memasuki kelas mereka, sekilas Al mengulum senyum menyaksikan penampilan Naysilla yang menurut nya sangat lucu sekali
"Naysilla sayang....,, bagaimana pun kamu merobah dirimu, aku akan tetap mengenali mu sayang..."
__ADS_1