
Setelah makan malam romantis mereka lalui dengan kehangatan dan kebahagiaan. kedua insan yang tengah dimabuk cinta itu memutuskan untuk kembali pulang ke apartemen, atas permintaan Naysilla yang teringat Lala yang sudah pergi duluan meninggalkan mereka yang kasmaran.
Aldebaran membukakan pintu mobil untuk Naysilla, mereka duduk bersebelahan sambil sesekali Aldebaran kembali menggenggam tangan Naysilla dengan lembut
"Naysilla setelah ini aku tidak ingin berpisah jauh lagi darimu, please ya... menikah lah dengan ku" Aldebaran mengangkat sebelah tangan Naysilla dan menciumnya
"Tapi..Kak ?
Naysilla kembali teringat Om Frans dan saudara sepupunya
"Tolong Nay.. jangan pikirkan mereka lagi, pikiran kebahagiaan kita" ucap Aldebaran fokus Melakukan mobilnya
Naysilla Akir nya pasrah melihat Aldebaran yang sudah bulat dengan keputusan nya.
"Naysilla mendekatkan sayang..." ucap Aldebaran tanpa mengalihkan perhatian nya dari jalanan yang ramai pengendara lain
Naysilla merapatkan tubuhnya dengan sedikit ragu dan bimbang dengan persaan nya sendiri
__ADS_1
"Peluk aku Naysilla" Aldebaran menarik tangan Naysilla dan menyuruh Nay untuk melingkarkan di tubuh atletis Al, Naysilla mengikuti karena sudah tertawa suasana malam yang dingin dan perasaan cinta dan sayang nya yang besar pada Al.
"Bagaimana rasanya ?" Tanya Aldebaran melirik Naysilla sekilas.
Naysilla tidak bisa mengeluarkan kata-kata, perasaan ini terlalu Indah untuk diungkapkan, Naysilla merebahkan kepalanya di bahu Aldebaran. menikmati aroma farfum lelaki yang dicintainya itu. yang membuat nya begitu tenang dan nyaman. Naysilla memejamkan matanya
"Naysilla apa kamu merasakan nyaman ?" tanya Aldebaran.
"Naysilla menggangguk pelan"
"Tetaplah disamping ku sayang... karena aku akan selalu membuat mu tenang dan nyaman, kita akan bersama menghadapi semua permasalahan yang akan terjadi, jika keluarga Om mu menentang hubungan kita" mencium sekilas kening Naysilla
"Ternyata kamu sudah tidur sayang" mengelus-elus pipi mulus itu
Aldebaran merebahkan kepala Naysilla di paha nya, sambil sebelah tangannya tatap mengelus pipi mulus itu. dan yang satu lagi berada di stir mobilnya
"Sayang aku takut kamu pergi lagi meninggalkan ku, sebaiknya aku membawamu ke Apartement ku saja. sampai kita benar-benar menikah"
__ADS_1
Aldebaran memutar balik arah jalan mobilnya menuju ke Apartement pribadi nya. terlebih dahulu dia menghubungi Lala
"Hallo La...aku cuma mau ngasih tau kamu. jika beberapa hari ini Naysilla bersama ku" ucap Al saat panggilan mereka terhubung
"Kenapa ??
Terdengar suara Lala yang cemas dan khawatir terhadap sahabat baiknya itu
"Aku hanya tidak ingin Naysilla pergi meninggalkan ku lagi, makanya aku membawanya sampai kami benar-benar sudah menikah"
"Kak Al...aku Mohon jangan diapa - apain teman ku, dia gadis yang baik" ucap Lala
"Lala perlu kamu ketahui kami saling mencintai, dan aku akan selalu menjaga dan melindungi Nay. jadi kamu tidak perlu meragukan ku"
"Ya kak Al, aku percaya dan tolong titip sahabat ku itu"
"Tentu La" panggilan mereka terputus karena mobil Aldebaran telah memasuki area parkir Apartemen mewahnya
__ADS_1
"Sayang tidur mu pulas sekali" Aldebaran kembali menciumi kening Naysilla lembut dan menarik tubuh Nay. dan menggendongnya memasuki apartemen tanpa memperdulikan tatapan mata orang yang melihat nya
Aldebaran merebahkan tubuh Naysilla secara perlahan-lahan di ranjang empuk nya, dan ikut berbaring di sebelah Naysilla menyelimuti tubuh mereka dengan satu selimut berdua.