
Dalam sekejap ruangan itu sudah disulap menjadi tempat nikah mereka, dengan mendatangkan seorang penghulu, disaksikan Opa yang terbaring lemah di atas tempat tidur nya, Aldebaran dengan suara lantang mengucapkan akad nikah, yang berlangsung khidmat.
"Sah....,, sah...sah..." terdengar kata - kata dari orang-orang yang ada di Ruangan itu
Jessica mencium tangan Aldebaran sambil menerima seperangkat mahar yang diberikan Aldebaran, Opa tersenyum senang menyaksikan itu semua
Dan tiba-tiba mami berlari ke arah ranjang Opa sambil menangis
"Papa jangan pergi...., ,
Opa telah pergi dengan tenang, sambil mengukir senyum indah disudut bibirnya yang sudah keriput.
__ADS_1
Keluarga Aldebaran begitu berduka atas kepergian sang Opa untuk selamanya, suasana pemakaman ini begitu mencekam, Naysilla mengandeng tangan Tante Sonya ikut berdiri sejajar dengan para pelayat yang sangat banyak dan terus berdatangan, karena selama hidupnya Opa orang yang tergolong dermawan, dan cukup dikenal banyak orang
Setelah proses pemakaman berjalan lancar, Naysilla kembali pulang bersama Om dan Tante nya, sementara Jessica setelah menikah dengan Aldebaran, kedua keluarga sepakat memutuskan jika Jessica tinggal di rumah mewah dan beda peninggalan Opa, mengingat selepas ini mami dan papi Aldebaran akan kembali ke Meksiko.
Sebulan berlalu setelah kepergian Opa, Jessica mulai kesepian di rumah mewah itu, mengingat kedua orang tua Aldebaran juga sudah kembali ke Meksiko, meski banyak pelayan dirumah itu. namun tidak bisa membuat Jessica betah
Selama itu juga Aldebaran tidak menghiraukan kan keberadaan nya, mereka tidur dikamar yang terpisah, dan Aldebaran tidak pernah sedikitpun menunjukkan sikap baiknya, jika berhadapan dengan Jessica.
Pagi ini Jesica ingin menarik perhatian dan simpati Aldebaran, dengan menyiapkan sarapan.
"Jessica sudah beberapa kali aku peringatkan, jangan pernah sentuh aku" bentak Aldebaran
__ADS_1
"Sampai kapan sih Al, kamu bersikap seperti ini, aku istri mu Al" Jessica Mulai menangis
"Istri kamu bilang....,, dari awal kamu sudah tahu jika wanita yang aku cintai hanya lah Naysilla, dan atas kelicikan mu juga yang meminta keluarga mu mengirim Nay sekolah jauh keluar negeri, kamu sengaja kan ingin memisahkan kami" bentak Aldebaran
"Kamu salah Al, justru ini permintaan Naysilla yang ingin sekolah jauh dari negeri ini, dan jangan salah kan aku dengan pernikahan ini, karena keluarga mu juga turut andil dalam perjodohan kita"
"Okey jika memang begitu, sekarang terserah kamu mau pergi dari kehidupanku sekarang, dengan senang hati aku lepaskan" ucap Al
Jessica tercekat "Al maafkan aku terbawa emosi, Okey aku mengalah dan tidak akan mengusik pribadi mu lagi, tapi aku tidak akan pernah ingin berpisah dari mu" bujuk Jesica
"Terserah" Aldebaran meninggalkan Jesica begitu saja
__ADS_1
Dikantor nya Aldebaran membanting ponselnya kesal, kerena anak buahnya selalu memberikan laporan yang membuat nya kecewa, sudah banyak anak buah yang dikerahkan Aldebaran untuk mencari Naysilla, namun selalu gagal seperti ada yang sengaja memalsukan data nya, pihak keluarga Jessica juga tidak mau memberi tahu tentang keberadaan Naysilla yang sebenarnya
"Naysilla sayang..,, dimana kamu sebenarnya, aku sudah seperti orang gila yang selalu mencari keberadaan mu....,, Sayang kembali lah.... Aldebaran menagis sambil memeluk foto Naysilla yang tersenyum manis, sayang ingatlah ruangan kerja ini selalu menjadi saksi cinta kita, aku merindukan pelukan mu, desahan mu.... semua tentang mu sayang..