SCANDAL Istri Pengganti

SCANDAL Istri Pengganti
Keputusan Namira


__ADS_3

"Namira bangunlah, kamu kenapa.? terdengar suara Jo yang kebingungan dan panik.


"Kakak bangun...hu...hu...." tangis Anabel pecah, melihat kakaknya yang tiba-tiba pingsan.


"Aku kenapa.?" ucap Namira ketika dia kembali siuman.


"Tadi kamu pingsan, saat aku ingin melamarmu.!" ucap Jo


Namira kembali mengingat kejadian barusan, yang membuat nya syok. dilamar oleh dua laki-laki dalam waktu yang berdekatan.


"Sampai saat ini, aku masih belum bisa menentukan pilihan ku. keduanya laki-laki ini sama-sama baik. dan mempunyai termpat tersendiri di hatiku." Namira kembali melamun.


"Namira maafkan aku, jika sikap dan tindakankanku ini membuatmu syok dan merasa tertekan. namun aku tidak bisa menahan perasaan ku sendiri. aku takut jika ada orang lain yang berebut dirimu." Jonathan mengungkapkan semua kegundahannya.

__ADS_1


"Kamu tidak bersalah Jo, tapi saat ini, aku juga tidak ingin memberikan harapan padamu, aku kalut dan bingung Jo. saat ini aku hanya ingin menjalani hidupku dengan Anabel. jika kita berjodoh pasti kita akan bersama nantinya. tapi jika seandainya kita tidak berjodoh. aku hanya bisa berdoa semoga kedepannya kamu bisa menemukan yang terbaik dariku." balas Namira. karena dia tidak memiliki perasaan yang seperti dulu lagi terhadap Jo. semua sudah terasa hambar dan hampa.


"Tidak Namira, dihatimu hanya kamu yang terbaik. " ucap Jo lirih.


"Maafkan aku Jo, aku juga bingung. kemana perasaan cinta dan sayangku dulu. terhadap mu. sekarang aku merasa lebih nyaman dan tenang berada disamping Ricky. bahkan senyuman dan ketulusannya seakan selalu mengikuti ku." Namira perang batin dengan perasaannya sendiri.


"Namira maafkan kesalahan masa lalu Om, dalam hal ini Jo tidak bersalah sedikitpun. bahkan dia yang berusaha keras agar Om bertaubat dan mengembalikan semua milik orang tuamu. Namira Om mohon, jangan hukum Jo atas kesalahan yang Om perbuat dulu. cinta Jo benar-benar tulus terhadap mu nak."


Papa Jo ikut bersuara, karena dia merasa Namira sengaja menolak lamaran Jonathan. karena kesalahan dimasa lalunya.


Jo mundur kebelakang beberapa langkah, tangannya bergetar. rasanya Jo tidak mampu mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Namira lagi. hatinya hancur. seiring dengan lebatnya arus hujan yang membasahi bumi.


Jo mengayunkan langkah, berjalan meninggalkan area gedung restoran mewah itu. dia tidak memperdulikan air hujan yang begitu deras membasahi tubuhnya. ditengah-tengah pekatnya malam.

__ADS_1


Suara teriakan orang tuanya, tidak membuat Jo menghentikan langkah kakinya.


"Namira, tolong cegah Jo nak. Mama takut dia berbuat nekad." ucap Mama Jo yang terus menangis dan berusaha untuk membujuk Namira. untuk menghentikan langkah Jo.


Namira berdiri dan mengikuti Jo dengan berlari..


"Jo tunggu....Jo maafkan aku, aku mohon jangan seperti ini. hi...hu....tangis Namira dan air mata bercampur dengan air hujan. yang sama-sama kencang membasahi kedua pipi mulusnya.


Kedua orang tua Jo menangis melihat hal itu, begitu juga Anabel yang ikut terisak dalam dekapan Mama Jo. malam itu semua yang berada diruangan itu yang semula penuh kebahagiaan, sekarang berubah sedih dan terhanyut menyaksikan kisah cinta rumit Jo dan Namira.


Jo terus berjalan, kejadian ini membuat nya begitu terpukul. dia tidak memperdulikan kendaraan lalu lalang dan sudah beberapa kali dia hampir ditabrak oleh mobil.


"Jonathan berhenti." terdengar suara Namira yang lantang memanggilnya. membuat langkah Jonathant terhenti, Jo seperti merasa tersadar kembali. dan terusik menangis ditengah-tengah guyuran hujan.

__ADS_1


"Please Jo, kamu jangan seperti ini." ucap Namira disela-sela tangis nya, Namira yang sudah berdiri didepan Jo. memegang tangan Jo dan mengajaknya ketepi jalan. mengingat sekarang posisi Jo sudah agak ke tengah. bahkan para pengemudi kendaraan yang lewat mengumpat mereka.


__ADS_2