SCANDAL Istri Pengganti

SCANDAL Istri Pengganti
Keputusan Jonathan


__ADS_3

Malam ini, Jonathan tidak bisa memejamkan mata. meskipun dia sudah berusaha untuk menenangkan pikirin nya, dan menjauhkan segala prasangka buruk terhadap Namira.


Namun kejadian tadi siang, masih mengganggu pikiran Jo, rasa penasaran membuatnya ingin menerobos pintu ruangan kerja Namira. jika tidak ingat imej buruk, yang akan melekat pada dirinya nanti. bahkan bisa jadi Namira akan berubah membencinya. Jo akhirnya membatalkan niatnya untuk mengetuk pintu ruangan tersebut.


Jo berjalan menghampiri salah satu pelayan kafe, berdasarkan informasi darinya. yang mengatakan, jika Namira sedang berduaan dengan seorang pria tampan. yang merupakan asisten pribadi pemilik kafe itu. namun dia tidak menjelaskan apa yang mereka lakukan berduaan di dalam. meskipun Jo berusaha untuk berfikir positif.


"Namira aku takut, jika kamu akan berpaling pada pria itu, ingatlah perjuanganku untuk bisa membujuk orang tuaku agar memberikan kita restu, bahkan selama ini aku selalu menjaga hatiku untukmu." bathin Jo sedih.


Jo memutuskan untuk pergi meninggalkan ruangan kafe. niatnya mengajak sang calon istri untuk makan siang gagal total. berganti dengan perasaan kecewa dan penasaran.


Jonathan, menghampiri sang papa yang terbaring lemah. semenjak struc, laki-laki mafia yang mempunyai banyak kaki tangan dan suka bersikap kejam itu. sudah berubah total. bahkan dia sangat menyesal sekali karena pernah memperlakukan Namira dengan buruk.

__ADS_1


"Bagaimana hubungan mu dengan Namira Jo.?" dengan suara lemah, dia menatap Jo yang terlihat sedih.


"Ntalah pa, yang jelas Jo tidak ingin kehilangan Namira lagi. sudah cukup perjuangan jo selama ini, untuk mendapatkan cintanya. termasuk restu dari mama dan papa dulu. yang begitu mementingkan status dan derajat seseorang." Jo meninggikan suaranya. dia merasa tidak bisa menahan lagi.


" Maafkan kami Jo."


Jo kembali tersadar, saat melihat kedua orang tuanya itu ikut bersedih.


"Ma, bagaimana jika besok jo melamar Namina. Jo takut, jika ke duluan laki- laki lain. karena siapapun pasti akan tergoda dengan kecantikan dan kebaikan Namira itu." ucap Jo antusias.


"Terserah kamu nak, kami sebagai orang tuamu. akan mendukung dan mendoakan yang terbaik untukmu." ucap mama.

__ADS_1


Jo, menatap cincin berlian berukiran love, serta nama Namira yang ditulis kecil. bebar-benar cincin indah dan mewah. Jo memesan langsung dari luar negeri dengan harga yang fantastis.


"Namira, aku yakin cincin ini pasti akan melekat sempurna dijemari manismu sayang. aku rasanya sudah tidak sabar lagi untuk memasangkan." ucap jo mengukum senyum.


Dirumah sederhana, namun terlihat sangat nyaman itu, namira merebahkan tubuhnya disamping Anabel yang sudah tertidur pulas. dia juga susah untuk memejamkan matanya.


"Sebaiknya aku sholat, agar mendapatkan hidayah dan pentunjuk dari yang diatas. agar aku diberikan pilihan yang terbaik. aku tidak ingin menyakiti perasaan kedua orang laki-laki yang begitu baik. bahkan aku juga bingung menentukan pilihan ku pada kedua nya."


Namira bangkit, berjalan menuju kamar mandi untuk berwhudu. dia memulai sholat. selesai sholat Namira berzikir dan mulai khusyuk berdoa dan meminta semoga dia bisa menentukan pilihan yang tepat dan terbaik.


Namira, tidak menghiraukan panggilan masuk dari Ricky. yang bergantian dengan Jonathan. karena dia masih fokus dengan ibadahnya.

__ADS_1


Ricky melanjutkan tidurnya, karena tidak mendapatkan balasan dari Namira, begitu juga Jonathan yang melanjutkan memandang cincin berlian itu, sambil membayangkan wajah cantik Namira.


__ADS_2