SECOND PALACE

SECOND PALACE
Sesuai Rencana


__ADS_3

Sora mengentakkan kedua kakinya dengan kesal. Bagaimana tidak kesal? Jika semua rekeningnya di blokir, malam itu ia terpaksa pulang ke rumahnya menggunakan ojek online.


Bak jatuh tertimpa tangga, itu lah pepatah yang tepat untuk wanita itu. Sampai rumahnya, dia di buat terkejut saat melihat semua barang-barangnya sudah terkemas di dalam koper besar. Kedua matanya melotot sempurna, lalu segera berlari memasuki rumah tersebut dengan penuh amarah.


“Bibi!!” teriaknya memanggil salah satu asisten di rumahnya.


“Semua asisten rumah tangga di sini sudah aku berhentikan!” Suara Haidar terdengar dari arah tangga.


Sora menoleh ke arah sumber suara, menatap suaminya yang berjalan ke arahnya.


“Kenapa?!” Sora bertanya dengan nada kesal.


Kedua tangan Haidar tersimpan di dalam kantong celananya, dia menyeringai tipis, terlihat jelas sekali jika dia sedang mengejek istrinya yang sebentar lagi akan menjadi mantannya.


“Karena rumah ini adalah fasilitas dari perusahaan Opa Reza. Dan setelah kita resmi bercerai maka rumah ini harus di berikan kembali kepada perusahaan.” Haidar berbicara dengan santai, namun terdengar sangat menyebalkan di telinga Sora.


“Tidak bisa begitu Haidar! Kita sudah menikah selama 5 tahun, meskipun kita bercerai maka kau harus memberikan harta gonogini kepadaku!” balas Sora penuh amarah.

__ADS_1


“Sayangnya, aku tidak sekaya yang kau pikirkan!” jawab Haidar seraya memundurkan langkahnya. “Uang yang setiap bulan aku kirimkan ke rekeningmu juga uang perusahaan! So, maaf kalau rekeningmu di bekukan. Dan saat ini aku sudah dilengserkan dari kedudukan CEO perusahaan Opa.” Haidar menjawab seraya menghela nafas panjang, sambil menatap wajah Sora yang terlihat merah padam, menahan amarah dan kekecewaan.


“Aku sudah tidak punya apa-apa lagi!” Haidar menjawab sembari menaikkan kedua bahunya bersamaan.


Sora mengepalkan kedua tangannya, seraya berpikir, bagaimana ini bisa terjadi? Haidar sudah tidak memiliki apa-apa lagi dan juga sudah tidak mempunyai jabatan? Lalu untuk apa dirinya bertahan? Meskipun dia merasa sangat rugi karena sudah menyia-nyiakan waktunya selama 5 tahun ini. Sungguh sial sekali nasibnya!


Tapi, memang sih kalau Haidar sebenarnya tidak memiliki perusahaan MASPIIN GRUB, Haidar hanya sebagai penerus dan yang mempunyai kekuasaan itu adalah Reza Coriander.


“Kau masih mau bertahan menjadi istriku? Maka dengan senang hati aku mau menerimamu dan memberikanmu kesempatan untuk berubah,” ucap Haidar pada Sora.


Sora mendengus, menatap Haidar dengan tajam. “Aku akan rugi jika memilih hidup bersamamu yang sudah miskin!” balas Sora kesal.


“Hanya wanita bodoh yang mau bertahan dengan pria miskin sepertimu!” jawab Sora.


“Aku baru tahu kalau selama ini kau hanya menyukai hartaku saja. Tapi, tidak mengapa, aku juga bersyukur akhirnya bisa lepas dari wanita ular sepertimu! Kita akan berjumpa di pengadilan besok pagi!” ucap Haidar sambil menyeringai lalu keluar dari rumah tersebut.


“Oh, ya! Kau harus segera pergi dari rumah ini malam ini juga!” Haidar menyembulkan kepalanya di pintu rumah mewah itu, lalu melanjutkan langkahnya menuju mobilnya yang terparkir di halaman rumah.

__ADS_1


Sora mengepalkan kedua tangannya seraya berteriak histeris. Kenapa nasibnya menjadi seperti ini? Semua keinginannya selama ini hancur dalam waktu semalam saja. Kini sudah tidak ada yang bisa di harapkan lagi.


Malam ini dia putuskan untuk menginap di rumah temannya. Dia tidak punya uang sepeser pun.


Sepertinya dia harus menjual semua asetnya yang berupa tas, sepatu, jam tangan, dan yang lainnya. Atau, akan kembali ke agency model. Ya, semenjak menikah dengan Haidar, ia vacum dari dunia modeling.


*


*


*


Sementara itu Haidar sudah mengemudikan mobilnya menuju ke apartemen barunya.


“Berhasil! Rencana sudah berjalan dengan lancar!” gumam Haidar penuh kemenangan.


****

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya bestìe🥰


__ADS_2