
( di hotel )
setelah membersihkan diri, mereka duduk santai di sofa dengan kesibukan masing-masing.aditya sibuk dengan leptop nya sedangkan Inara sibuk dengan ponselnya.
" besok kita perginya jam berapa ?" tanya Inara
" Pukul 8 " jawab Aditya
" oh " ucap Inara sambil beranjak pergi
" mau kemana ?"
" mau ke bawah cari makanan aku laper " ucap Inara
"gak usah, tadi aku sudah pesan "ucap Aditya yang masih fokus dengan leptop nya
" tok tok tok " suara ketukkan pintu dari luar
" itu udah datang "
" baiklah, aku buka pintu dulu" ucap Inara sambil berjalan ke pintu
" clek "
" selamat malam mbak,ini pesanan nya " ucap pelayan tersebut
" oh, bawa ke dalam aja " ucap Inara
" baik mbak "ucap pelayan sambil mendorong meja berisi makanan kedalam
" makasih mbak " ucap Inara
" sama-sama " ucap pelayan tersebut sambil pergi
" ayo makan dulu " ucap Inara sambil menata makanan di atas meja
" ya " ucap Aditya sambil menutup leptop nya lalu berjalan ke arah inara.mereka pun makan bersama
...***...
" kau tidur duluan aja, aku masih ada urusan " ucap Aditya sambil kembali membuka leptop nya
" iya " ucap Inara sambil naik ke atas kasur dan tidur.
...***...
sedangkan di sebuah markas, seorang pria sedang duduk di kursi kebesaran nya sambil menatap tajam dua orang di depannya.
" maaf bos,kami belum bisa menemukan nya !" ucap seorang pria dengan rambut gondrong sambil menunduk
" dasar bodoh!, mencari seorang gadis saja kalian gak bisa " ucap pria yang di panggil bos tersebut
" maaf bos, dia tidak tinggal di rumah itu lagi,kami sudah mencarinya tapi masih belum ketemu " ucap pria satu lagi yang berkepala plontos
" pokoknya cari dia sampai ketemu, kalau tidak nyawa kalian berdua yang akan hilang "
" baik bos " ucap mereka berdua lalu keluar dari ruangan tersebut
" dasar bodoh !" umpat pria tersebut sambil kembali fokus pada leptop nya.
...******...
(paginya )
mereka sudah siap untuk pergi ke bandara, Aditya membawa kedua koper ke mobil, sampai mobil sang supir langsung memasukkan nya kedalam begasi. inara dan Aditya membuka pintu dan masuk ke dalam mobil, setelah nya mobil berjalan menuju Bandara.
...***...
( sampai bandara )
mereka menyerahkan tiketnya lalu masuk ke dalam pesawat dan duduk di kursi masing-masing,tak lama pesawat pun lepas landas.
...***...
( 3 jam kemudian )
mereka sampai di Jakarta, Aditya dan inara keluar dari bandara dan langsung masuk ke dalam mobil yang sudah menjemput mereka.
" jam berapa rapatnya ?" tanya Aditya
" pukul 1 siang pak " jawab Tian yang sedang menyetir
" baiklah, selesai mengantar istri saya kita langsung ke kantor " ucap Aditya sambil membaca berkas nya
" baik pak " ucap Tian.
...***...
sampai rumah, Tian langsung menurunkan koper dari dalam begasi dan meletakkannya di depan pintu, setelah itu kembali masuk ke dalam mobil
" mas gak mau ganti baju dulu ?" tanya Inara
" aku ganti di kantor saja, aku pergi dulu !" ucap Aditya
" ya " ucap Inara
setelah mobil melaju pergi, Inara berjalan ke arah pintu mengambil kunci dan membuka nya.
" klik "setelah pintu terbuka Inara menarik kedua koper nya ke dalam dan membawanya ke kamar.
( dikamar )
__ADS_1
inara membongkar koper nya, mengambil pakaian kotor lalu memasukkannya ke dalam keranjang,setalah itu membawanya ke belakang untuk dimasukkan ke mesin cuci .
setelah selesai inara kembali ke kamar untuk istirahat.
( di kantor )
Aditya sedang mengadakan rapat dengan semua karyawan perihal rencana launching produk baru.
" tapi siapa yang akan menjadi model untuk produk kita pak? " tanya seorang karyawan
" menurut kalian siapa yang cocok jadi model nya " tanya Aditya
" kalau menurut kami, kita pakai model yang sedang naik daun saja pak "
" baiklah, untuk hal itu Tian yang akan urus !" ucap Aditya sambil melihat ke arah Tian
" baik pak " ucap Tian
" sampai sini apa masih ada pertanyaan ?"
" tidak pak " ucap semua karyawan
" kalau begitu silahkan kembali bekerja !" ucap Aditya sambil keluar.
semua karyawan membubarkan diri dan kembali ke ruangan nya masing-masing.
" apa ada lagi " tanya Aditya sambil menandatangani berkas
" gak pak, itu saja " ucap Tian
" ini " ucap Aditya sambil menyerahkan berkasnya
" kalau begitu saya permisi pak " ucap Tian sambil mengambil berkasnya dan pergi
" hmmmm " Aditya sambil membuka leptop nya
...***...
( sorenya )
inara pulang ke rumah nya untuk mengambil motor.
selesai mengambil motor inara kembali ke rumah Aditya.
ditengah perjalanan inara merasa di ikuti,ia pun menambah laju motornya tetapi mobil berwarna hitam tersebut terus mengikuti nya, hingga di jalan sepi mobil tersebut menyelip ke depan dan menghadang motor Inara, membuat inara kaget dan mengerem motor nya mendadak.
pintu mobil tersebut terbuka dan keluar lah dua berbadan tegap dan tinggi berjalan menghampiri Inara.
" siapa kalian ?" tanya Inara yang masih duduk di atas motor nya
" ayo cepat ikut kami !" ucap pria tersebut sambil menarik inara dari atas motor
" gak usah banyak tanya, ayo ikut kami " ucap mereka sambil menarik inara menuju mobil
" mau apa sebenarnya kalian, cepat lepaskan aku!" ucap inara sambil mencoba melepaskan diri
" ayo ikut !"ucap pria tersebut, inara yang merasa nyawanya terancam langsung mebrontak dan menendang salah satu aset berharga pria tersebut
" auw.. dasar kurang ajar " ucap pria tersebut
meringis sambil kedua tangannya memegang aset nya.
melihat inara mebrontak pria yang satu lagi langsung menarik kedua tangan inara kebelakang
" lepas !" ucap Inara
" diam, jangan coba-coba untuk kabur !" ucap si gondrong
inara yang kesal langsung membenturkan kepalanya ke wajah pria tersebut lalu menginjak kaki pria tersebut dengan keras
" auw !" ucap pria tersebut sambil memegang hidung dan kakinya yang sakit.
merasa mereka lengah inara langsung berlari ke arah motor.
" hei jangan kabur !" ucap mereka sambil berlari ke arah inara
inara langsung naik ke atas motor nya dan menancap gas meninggalkan mereka.
" cepat kejar !" ucap mereka masuk ke mobil dan mengejar inara
" sial !" umpat Inara saat menoleh ke belakang mereka masih mengikuti nya.ia pun menambah laju motornya dengan kecepatan tinggi
" ayo cepat jangan sampai hilang !" ucap pria berambut gondrong
" iya " jawab si plontos sambil menyetir
mereka terus mengejar inara hingga harus berhenti di lampu merah.
" sial "umpat mereka saat melihat motor Inara yang semakin jauh.
melihat mereka terjebak di lampu merah Inara marasa lega karena mereka tak lagi mengikutinya,ia melajukan motornya menuju rumah.
( sedangkan mereka )
" sial, kita kehilangan jejak nya ! " umpat si plontos sambil memukul kemudi mobil
" kita balik saja, besok cari lagi " ucap si gondrong
***
sampai rumah hari sudah malam, inara memarkirkan motornya di gerasi. setelah itu masuk ke dalam.
__ADS_1
" habis dari mana jam segini baru pulang ?" tanya Aditya sambil menuruni tangga
" habis dari rumah ngambil motor " ucap Inara
" kenapa gak ngabarin dulu kalau mau ke sana " tanya Aditya
" aku lupa " ucap Inara
Aditya hanya menghela napas sambil pergi
" tak tahu kah dia kalau aku sangat mengkhawatirkan nya " ucap Aditya dalam hati
" kau mau kemana ? " tanya inara yang melihat Aditya berjalan ke luar
" cari makanan " Aditya berjalan menuju mobilnya
" aku boleh ikut gak "
" yaudah cepat !" ucap Aditya sambil membuka pintu mobilnya
" iya " ucap Inara sambil menutup pintu rumah lalu menuju mobil
" ayo "ucap Inara sambil duduk di kursi dan memakai sabuk pengamannya , Aditya menjalankan mobilnya menuju jalan raya .
" mau makan apa " tanya Aditya
" aku mau makan bakso yang di depan itu " ucap Inara sambil menunjuk
" kamu yakin mau makan disini " tanya Aditya karena inara memilih makan bakso di pinggir jalan
" iya, ayo turun di sini itu bakso nya enak " ucap Inara sambil turun dari mobil lalu masuk ke tenda penjual bakso dan duduk di kursi paling belakang,aditya pun mengikuti inara duduk di kursi.
" mang ! " panggil inara sambil melambaikan tangannya
" ya neng " jawab tukang bakso menghampiri Inara
" pesan bakso dua, yang satu kayak biasa pedas satu lagi,mas mau pedas apa biasa ?" tanya Inara
" biasa aja " jawab Aditya
" satu lagi biasa saja mang " ucap Inara
" baik neng " ucap tukang bakso sambil pergi
" kamu udah biasa makan disini "
" iya " jawab Inara
tak lama pesanan nya pun datang
" ini neng baksonya !" ucapnya sambil meletak di atas meja
" makasih mang " ucap Inara
" sama-sama neng " ucapnya sambil pergi
mereka pun makan bakso nya
" bagaimana enak ?" tanya inara
" lumayan " ucap Aditya sambil memakan baksonya
setelah selesai inara memanggil tukang bakso untuk membayar
" mang ! "
" ya neng "
" semuanya berapa mang " tanya Inara
" 30ribu saja neng "
" hah 30ribu " ucap Aditya terkejut
" iya kang "
" ini kang " ucap Aditya sambil menyerahkan selembar uang berwarna merah
" bentar kang saya ambil kembalinya dulu "
" gak usah itu buat mang aja " ucap Aditya
" jangan kan ini terlalu banyak " ucap tukang bakso sungkan
" udah mang gak apa-apa ambil aja " ucap Inara
" makasih kang " ucapnya, Aditya hanya mengangguk dan pergi
" kami pergi dulu mang " ucap Inara
" iya neng hati-hati "
mereka pun kembali ke rumah.
***
( sampai rumah )
mereka membersihkan diri, sholat isya dan tidur.
******
__ADS_1