Secret Files

Secret Files
47. kakak ipar awas !


__ADS_3

mereka sedang berkumpul di meja makan untuk makan malam.


  " bagaimana apa sudah jadi ?" tanya kakek sambil makan


  " apanya ?" tanya Aditya sambil menatap kearah kakeknya


  " cicit kakek !" ucap tuan rathore


  " uhuk uhuk !" inara yang sedang minum sampai tersedak mendengar ucapan tuan rathore


  " kamu tidak apa-apa ?" tanya Aditya sambil menatap kearah istrinya


  " aku baik-baik saja !" ucap inara sambil meletakkan gelasnya di atas meja


  " apa belum jadi juga ?" tanya tuan rathore lagi sambil menatap kearah inara dan Aditya


  " belum !" ucap Aditya sambil melanjutkan makannya


  " dasar payah, apa perlu aku ajari caranya !?" ucap kakek sambil menatap remeh kearah Aditya


  " uhuk uhuk !" Aditya sampai tersedak mendengar ucapan kakeknya itu


  " kalau begitu kakek aja yang kawin lagi sana !, dasar menyebalkan !" ucap Aditya yang kesal


  " dasar cucu kurang ajar,aku mau cicit darimu bukan nya menyuruhku untuk kawin lagi !" ucap tuan rathore kesal sambil memukul kepala Aditya


  " … " inara hanya tersenyum melihat tingkah kakek dan Aditya


  " ya siapa tahu kakek mau kawin lagi !" ucap Aditya


  " … "yang membuat tuan rathore menatap Aditya dengan tajam


  " … " tapi Aditya cuek saja sambil melanjutkan kembali makannya.


...**...


selesai sarapan, mereka pun pergi ke kamarnya masing-masing.


begitu juga dengan Aditya dan inara yang sedang duduk santai di atas kasur sambil menonton TV.


  " hah !" Aditya menghela nafasnya sambil merebahkan dirinya di pangkuan inara.


  " … " inara pun mengusap rambut Aditya


  " disini kapan jadinya sih yank ?" tanya Aditya sambil mengusap perut inara


  " kamu sudah pengen kita punya anak ?" tanya inara sambil menatap kearah Aditya


  " ya pengen lah, emang kamu tidak pengen punya anak dari aku ?" tanya Aditya sambil menatap kearah inara


  " ya bukan begitu !" ucap inara


  " ya sudah, kalau begitu ayok !" ucap Aditya sambil bangun


  " apanya ?" tanya inara sambil menatap kearah Aditya


  " bikin cicit untuk kakek !" ucap Aditya sambil mendorong inara keatas kasur lalu menindihnya.


  " tapi ..." ucap inara terputus karena Aditya sudah membungkam mulutnya dengan ciuman.


...***...


( pagi harinya )


inara sedang membantu Aditya untuk memakaikan dasinya.


  " mungkin nanti aku pulangnya telat, karena sedang banyak pekerjaan !" ucap Aditya sambil menatap kearah inara


  " jangan telat makan !" ucap inara sambil menoleh kearah Aditya


  " iya " ucap Aditya


  " sudah, ayok turun !" ucap inara sambil beranjak pergi


  " … " tapi Aditya malah menarik pinggangnya


  " kiss nya mana ?" tanya Aditya sambil memeluk pinggang Inara


  " cup cup !" inara mengecup pipi kiri dan kanan Aditya


  " yang ini belum " ucap Aditya sambil menunjuk bibirnya,tapi bukannya ciuman malah cubitan yang dia dapat.


  " aw.. sakit yank !" ucap Aditya sambil mengusap perutnya yang terasa panas akibat cubitan dari istrinya


 " makanya jangan mesum, ayok turun !" ucap inara sambil pergi


  " awas saja nanti !" ucap Aditya sambil mengikuti inara ke bawah.


...**...


( di meja makan )

__ADS_1


  " … " Aditya menarik kursi lalu duduk


  " … " inara menyajikan makanan untuk Aditya, setelah itu duduk di kursinya.


mereka pun menikmati sarapannya dengan nikmat tanpa ada yang berbincang.


  " kakek pergi dulu !" ucap tuan rathore sambil beranjak dari tempat duduknya


  " hati-hati kek !" ucap Jasmine


  " ayok Liam !" ucap tuan rathore sambil berjalan keluar


  " iya tuan !" ucap Liam sambil mengikuti tuan rathore keluar


  " aku juga berangkat ya !" ucap Aditya sambil beranjak dari tempat duduknya


  " hati-hati !" ucap inara sambil mencium tangan suaminya


  " iya " ucap Aditya sambil mencium kening istrinya, lalu berjalan keluar.


selesai makan, inara pun kembali ke kamarnya.


...**...


  " tok tok tok !" suara ketukan pintu dari luar


  " klek " inara membukanya


  " Jasmine " ucap Inara saat melihat sedang berdiri di depan kamarnya dengan penampilan yang sudah siap untuk pergi.


  " kakak ipar,ayok kita ke mall !" ajak Jasmine


  " sekarang ?" tanya inara


  " iya, Jasmine sudah siap !" ucap Jasmine


  " yaudah tunggu sebentar,aku ganti baju dulu !" ucap inara


  " Jasmine tunggu di bawah ya !" ucap Jasmine sambil pergi


  " iya " ucap Inara sambil masuk kedalam kamar.


( 15 menit kemudian )


 " ayok !" ucap inara pada Jasmine yang sedang duduk di sofa


 " iya " ucap Jasmine sambil bangun dan berjalan keluar.


...**...


( sampai di mall )


Jasmine menggandeng tangan inara sambil masuk kedalam mall.


  " kamu mau beli apa ?" tanya inara


 " gak tau, kita lihat-lihat saja dulu !" ucap Jasmine sambil menarik inara ke toko pakaian.


" yang ini bagus tidak ?" tanya Jasmine sambil sebuah dress pada inara


" bagus !" ucap inara


" kakak ipar pilih juga !" ucap Jasmine sambil memilih gaun yang menurutnya bagus


" baiklah !" ucap inara sambil memilih-milih gaunnya.


selesai memilih beberapa baju, mereka pergi ke toko sepatu dan mengambil sepasang sepatu yang menurut mereka bagus.


" ayok kita makan dulu !" ucap Jasmine sambil menggandeng tangan inara menuju tempat makan.


...**...


( di tempat makan )


" kakak mau pesan apa ?" tanya Jasmine sambil melihat buku menunya


" K.F.C, minumannya coka cola aja !" ucap inara


" mbak, itu aja dua ya !" ucap Jasmine


" baik,tunggu sebentar !" ucap pelayan sambil pergi


" ya " ucap Inara


" habis ini kita mau kemana lagi ?" tanya Jasmine


" … " inara hanya mengangkat bahunya, pertanda tidak tahu


" kita main game dulu ya ?!" ucap Jasmine


" terserah kamu aja !" ucap inara

__ADS_1


" baiklah " ucap Jasmine.


( tak lama, pesanannya pun datang )


" makasih !" ucap inara


" … " pelayan tersebut hanya mengangguk sambil pergi.


mereka pun menikmati makanannya.


selesai makan, mereka pergi ketempat bermain game.


...**...


" kita main game itu saja !" ucap Jasmine sambil menunjuk kearah game pump it up.



" ya baiklah !" ucap inara sambil pergi ke game tersebut.


mereka pun memainkan game tersebut dengan serius sambil sesekali ketawa.


" aku menang !" ucap inara sambil melihat kearah Jasmine


" ya !" ucap Jasmine lemas


" ayo pergi !" ucap inara sambil beranjak dari game tersebut


" iya " ucap Jasmine sambil mengikuti inara


mereka pergi ke kasir untuk membayar dan mengambil belanjaannya.


" kita langsung pulang kan ?" tanya Inara sambil berjalan keluar dari mall


" iya !" ucap Jasmine


mereka berjalan ke parkiran untuk mengambil mobilnya.


" … " Inara membuka kunci mobilnya, lalu membuka pintu dan hendak masuk, tapi tiba-tiba ada mobil yang berhenti di belakangnya.


" kakak ipar !" teriak Jasmine


" … " mendengar suara Jasmine, Inara pun menoleh ke belakang dan melihat Jasmine sedang di tarik oleh dua orang yang berpakaian preman.


" Jasmine !" ucap inara


" ayok masuk !" ucap preman tersebut sambil mendorong Jasmine ke dalam mobil.


" hei tunggu !" ucap inara sambil berjalan kearah mereka.


" kalian urus dia !" ucap preman tersebut sambil masuk kedalam mobil.


" lepas !" ucap Jasmine memberontak


" diam !" ucap preman tersebut sambil memegang tangan Jasmine.


sementara inara sedang melawan dua orang preman tersebut.


" dhuak ,buk !" inara menendang perut preman tersebut.


para preman tersebut pun, menyerang inara dengan sekuat tenaga mereka.tapi Inara berhasil menangkis semua serangan mereka.


" dhuak, dhuak, buk !" inara menendang perut dan meninju wajah preman tersebut hingga jatuh ke lantai.


" kurang ajar !" ucap preman yang ada di dalam mobil, melihat inara berhasil mengalahkan mereka.


" kau urus dia !" perintahnya pada preman di sampingnya.


" baik bos !" ucapnya sambil melepaskan tangan Jasmine lalu turun dari mobil dan menyerang inara.


" … " inara menangkis semua serangan preman tersebut.


preman tersebut terus menyerang inara dengan membabi-buta.


" dhuak !" inara menendang ************ preman tersebut, hingga preman tersebut meringis kesakitan sambil memegang selangkangannya.


" dhuak, dhuak, dhuak !" inara menendang perut preman tersebut hingga jatuh di lantai dengan tak berdaya.


" sial !" ucap bos preman tersebut, lalu turun dari mobil dan menghadapi inara.


" … " dia menyerang inara dengan membabi-buta sehingga membuat inara kewalahan menangkis semua serangannya.


" dhuak, dhuak !" inara berhasil menendang perutnya sehingga preman tersebut mundur beberapa kebelakang sambil memegang perutnya.


" kurang ajar !" teriaknya sambil kembali menyerang inara.


" … " tapi inara berhasil membalas semua pukulan preman tersebut.


" dhuak, dhuak,buk !" inara menendang dan meninju bos preman tersebut.


merasa bosnya akan kalah, anak buahnya preman tersebut pun bangun sambil mengeluarkan sebuah pisau dari saku jaketnya, lalu berjalan kearah inara.

__ADS_1


" kakak ipar awas !" teriak Jasmine dari dalam mobil melihat preman tersebut berjalan kearah inara sambil membawa pisau.


__ADS_2