
mereka sedang berkumpul di meja makan untuk makan malam.
" bagaimana apa sudah jadi ?" tanya kakek sambil makan
" apanya ?" tanya Aditya sambil menatap kearah kakeknya
" cicit kakek !" ucap tuan rathore
" uhuk uhuk !" inara yang sedang minum sampai tersedak mendengar ucapan tuan rathore
" kamu tidak apa-apa ?" tanya Aditya sambil menatap kearah istrinya
" aku baik-baik saja !" ucap inara sambil meletakkan gelasnya di atas meja
" apa belum jadi juga ?" tanya tuan rathore lagi sambil menatap kearah inara dan Aditya
" belum !" ucap Aditya sambil melanjutkan makannya
" dasar payah, apa perlu aku ajari caranya !?" ucap kakek sambil menatap remeh kearah Aditya
" uhuk uhuk !" Aditya sampai tersedak mendengar ucapan kakeknya itu
" kalau begitu kakek aja yang kawin lagi sana !, dasar menyebalkan !" ucap Aditya yang kesal
" dasar cucu kurang ajar,aku mau cicit darimu bukan nya menyuruhku untuk kawin lagi !" ucap tuan rathore kesal sambil memukul kepala Aditya
" … " inara hanya tersenyum melihat tingkah kakek dan Aditya
" ya siapa tahu kakek mau kawin lagi !" ucap Aditya
" … "yang membuat tuan rathore menatap Aditya dengan tajam
" … " tapi Aditya cuek saja sambil melanjutkan kembali makannya.
...**...
selesai sarapan, mereka pun pergi ke kamarnya masing-masing.
begitu juga dengan Aditya dan inara yang sedang duduk santai di atas kasur sambil menonton TV.
" hah !" Aditya menghela nafasnya sambil merebahkan dirinya di pangkuan inara.
" … " inara pun mengusap rambut Aditya
" disini kapan jadinya sih yank ?" tanya Aditya sambil mengusap perut inara
" kamu sudah pengen kita punya anak ?" tanya inara sambil menatap kearah Aditya
" ya pengen lah, emang kamu tidak pengen punya anak dari aku ?" tanya Aditya sambil menatap kearah inara
" ya bukan begitu !" ucap inara
" ya sudah, kalau begitu ayok !" ucap Aditya sambil bangun
" apanya ?" tanya inara sambil menatap kearah Aditya
" bikin cicit untuk kakek !" ucap Aditya sambil mendorong inara keatas kasur lalu menindihnya.
" tapi ..." ucap inara terputus karena Aditya sudah membungkam mulutnya dengan ciuman.
...***...
( pagi harinya )
inara sedang membantu Aditya untuk memakaikan dasinya.
" mungkin nanti aku pulangnya telat, karena sedang banyak pekerjaan !" ucap Aditya sambil menatap kearah inara
" jangan telat makan !" ucap inara sambil menoleh kearah Aditya
" iya " ucap Aditya
" sudah, ayok turun !" ucap inara sambil beranjak pergi
" … " tapi Aditya malah menarik pinggangnya
" kiss nya mana ?" tanya Aditya sambil memeluk pinggang Inara
" cup cup !" inara mengecup pipi kiri dan kanan Aditya
" yang ini belum " ucap Aditya sambil menunjuk bibirnya,tapi bukannya ciuman malah cubitan yang dia dapat.
" aw.. sakit yank !" ucap Aditya sambil mengusap perutnya yang terasa panas akibat cubitan dari istrinya
" makanya jangan mesum, ayok turun !" ucap inara sambil pergi
" awas saja nanti !" ucap Aditya sambil mengikuti inara ke bawah.
...**...
( di meja makan )
__ADS_1
" … " Aditya menarik kursi lalu duduk
" … " inara menyajikan makanan untuk Aditya, setelah itu duduk di kursinya.
mereka pun menikmati sarapannya dengan nikmat tanpa ada yang berbincang.
" kakek pergi dulu !" ucap tuan rathore sambil beranjak dari tempat duduknya
" hati-hati kek !" ucap Jasmine
" ayok Liam !" ucap tuan rathore sambil berjalan keluar
" iya tuan !" ucap Liam sambil mengikuti tuan rathore keluar
" aku juga berangkat ya !" ucap Aditya sambil beranjak dari tempat duduknya
" hati-hati !" ucap inara sambil mencium tangan suaminya
" iya " ucap Aditya sambil mencium kening istrinya, lalu berjalan keluar.
selesai makan, inara pun kembali ke kamarnya.
...**...
" tok tok tok !" suara ketukan pintu dari luar
" klek " inara membukanya
" Jasmine " ucap Inara saat melihat sedang berdiri di depan kamarnya dengan penampilan yang sudah siap untuk pergi.
" kakak ipar,ayok kita ke mall !" ajak Jasmine
" sekarang ?" tanya inara
" iya, Jasmine sudah siap !" ucap Jasmine
" yaudah tunggu sebentar,aku ganti baju dulu !" ucap inara
" Jasmine tunggu di bawah ya !" ucap Jasmine sambil pergi
" iya " ucap Inara sambil masuk kedalam kamar.
( 15 menit kemudian )
" ayok !" ucap inara pada Jasmine yang sedang duduk di sofa
" iya " ucap Jasmine sambil bangun dan berjalan keluar.
...**...
( sampai di mall )
Jasmine menggandeng tangan inara sambil masuk kedalam mall.
" kamu mau beli apa ?" tanya inara
" gak tau, kita lihat-lihat saja dulu !" ucap Jasmine sambil menarik inara ke toko pakaian.
" yang ini bagus tidak ?" tanya Jasmine sambil sebuah dress pada inara
" bagus !" ucap inara
" kakak ipar pilih juga !" ucap Jasmine sambil memilih gaun yang menurutnya bagus
" baiklah !" ucap inara sambil memilih-milih gaunnya.
selesai memilih beberapa baju, mereka pergi ke toko sepatu dan mengambil sepasang sepatu yang menurut mereka bagus.
" ayok kita makan dulu !" ucap Jasmine sambil menggandeng tangan inara menuju tempat makan.
...**...
( di tempat makan )
" kakak mau pesan apa ?" tanya Jasmine sambil melihat buku menunya
" K.F.C, minumannya coka cola aja !" ucap inara
" mbak, itu aja dua ya !" ucap Jasmine
" baik,tunggu sebentar !" ucap pelayan sambil pergi
" ya " ucap Inara
" habis ini kita mau kemana lagi ?" tanya Jasmine
" … " inara hanya mengangkat bahunya, pertanda tidak tahu
" kita main game dulu ya ?!" ucap Jasmine
" terserah kamu aja !" ucap inara
__ADS_1
" baiklah " ucap Jasmine.
( tak lama, pesanannya pun datang )
" makasih !" ucap inara
" … " pelayan tersebut hanya mengangguk sambil pergi.
mereka pun menikmati makanannya.
selesai makan, mereka pergi ketempat bermain game.
...**...
" kita main game itu saja !" ucap Jasmine sambil menunjuk kearah game pump it up.
" ya baiklah !" ucap inara sambil pergi ke game tersebut.
mereka pun memainkan game tersebut dengan serius sambil sesekali ketawa.
" aku menang !" ucap inara sambil melihat kearah Jasmine
" ya !" ucap Jasmine lemas
" ayo pergi !" ucap inara sambil beranjak dari game tersebut
" iya " ucap Jasmine sambil mengikuti inara
mereka pergi ke kasir untuk membayar dan mengambil belanjaannya.
" kita langsung pulang kan ?" tanya Inara sambil berjalan keluar dari mall
" iya !" ucap Jasmine
mereka berjalan ke parkiran untuk mengambil mobilnya.
" … " Inara membuka kunci mobilnya, lalu membuka pintu dan hendak masuk, tapi tiba-tiba ada mobil yang berhenti di belakangnya.
" kakak ipar !" teriak Jasmine
" … " mendengar suara Jasmine, Inara pun menoleh ke belakang dan melihat Jasmine sedang di tarik oleh dua orang yang berpakaian preman.
" Jasmine !" ucap inara
" ayok masuk !" ucap preman tersebut sambil mendorong Jasmine ke dalam mobil.
" hei tunggu !" ucap inara sambil berjalan kearah mereka.
" kalian urus dia !" ucap preman tersebut sambil masuk kedalam mobil.
" lepas !" ucap Jasmine memberontak
" diam !" ucap preman tersebut sambil memegang tangan Jasmine.
sementara inara sedang melawan dua orang preman tersebut.
" dhuak ,buk !" inara menendang perut preman tersebut.
para preman tersebut pun, menyerang inara dengan sekuat tenaga mereka.tapi Inara berhasil menangkis semua serangan mereka.
" dhuak, dhuak, buk !" inara menendang perut dan meninju wajah preman tersebut hingga jatuh ke lantai.
" kurang ajar !" ucap preman yang ada di dalam mobil, melihat inara berhasil mengalahkan mereka.
" kau urus dia !" perintahnya pada preman di sampingnya.
" baik bos !" ucapnya sambil melepaskan tangan Jasmine lalu turun dari mobil dan menyerang inara.
" … " inara menangkis semua serangan preman tersebut.
preman tersebut terus menyerang inara dengan membabi-buta.
" dhuak !" inara menendang ************ preman tersebut, hingga preman tersebut meringis kesakitan sambil memegang selangkangannya.
" dhuak, dhuak, dhuak !" inara menendang perut preman tersebut hingga jatuh di lantai dengan tak berdaya.
" sial !" ucap bos preman tersebut, lalu turun dari mobil dan menghadapi inara.
" … " dia menyerang inara dengan membabi-buta sehingga membuat inara kewalahan menangkis semua serangannya.
" dhuak, dhuak !" inara berhasil menendang perutnya sehingga preman tersebut mundur beberapa kebelakang sambil memegang perutnya.
" kurang ajar !" teriaknya sambil kembali menyerang inara.
" … " tapi inara berhasil membalas semua pukulan preman tersebut.
" dhuak, dhuak,buk !" inara menendang dan meninju bos preman tersebut.
merasa bosnya akan kalah, anak buahnya preman tersebut pun bangun sambil mengeluarkan sebuah pisau dari saku jaketnya, lalu berjalan kearah inara.
__ADS_1
" kakak ipar awas !" teriak Jasmine dari dalam mobil melihat preman tersebut berjalan kearah inara sambil membawa pisau.