Secret Files

Secret Files
57. dasar wanita iblis !


__ADS_3

( di sebuah kamar )


orang yang memakai jubah sedang menatap foto orang tua inara yang di tempelkan di dinding kamarnya.


 " …." lalu ia mencoret tanda silang di wajah ibunya Inara menggunakan spidol warna merah.


 " tok tok tok !" suara ketukan pintu dari luar


 " masuk !" ucapnya


 " … " anak buahnya pun masuk menghampirinya


 " ada apa ?" tanya wanita berjubah tersebut yang masih menatap kearah foto Alexander dan Laura .


 " mobil sudah siap bos !" lapor anak buahnya


 " baiklah kita pergi !" ucap wanita berjubah sambil berjalan keluar


 " iya " ucap anak buahnya sambil mengikuti dari belakang.


wanita berjubah tersebut masuk kedalam mobil dan pergi.


...**...


( Dimas )


 " Andre !" panggil Dimas yang sudah siap untuk pergi


 " ya bos ?" ucap Andre sambil menghampiri Dimas


 " siapkan mobil kita pergi !" ucap Dimas


 " baik bos !" ucap Andre sambil berjalan keluar


 " … " Dimas pun berjalan keluar sambil mengecek ponselnya.


 " ayok bos !" ucap Andre sambil membuka pintu mobilnya,lalu menutup kembali saat Dimas sudah masuk kedalam.


 " … " Andre masuk kedalam kursi pengemudi dan menancap gas mobilnya untuk pergi.


 " kita mau kemana bos ?" tanya Andre sambil menyetir


 " ke markas !" ucap Dimas yang sedang fokus pada ponselnya


 " baik bos !" Andre sambil fokus menyetir


...**...


mobil wanita berjubah itu masuk kedalam hutan dan berhenti di sebuah rumah.


 " … " wanita berjubah tersebut turun dari mobil dan masuk kedalam rumah tersebut.


 " selamat datang bos !" ucap anak buahnya yang menjaga rumah tersebut


 " bagaimana dia ?" tanya wanita berjubah tersebut sambil berjalan ke sebuah kamar


 " dia masih berontak dan tidak mau makan bos !" lapor anak buahnya sambil mengikutinya dari belakang.


 " klek " anak buahnya membuka pintu kamar tersebut, lalu wanita berjubah tersebut masuk kedalam.


dan terlihatlah,di dalam kamar tersebut ada seorang wanita dengan penampilan tidak terurus serta sebelah kakinya diikat dengan rantai.


 " … " mendengar suara pintu terbuka, wanita tersebut pun menoleh kearah pintu


 " lepaskan aku !" teriak wanita tersebut sambil menatap benci kearah wanita berjubah.


 " nikmati saja hari-hari mu disini sebelum kau mati !" ucap wanita berjubah tersebut lalu berjalan keluar dari kamar tersebut


 " dasar wanita iblis !" maki wanita tersebut


 " cepat lepaskan aku !" teriaknya memberontak


 " terus awasi dia jangan sampai kabur !" ucap wanita berjubah sambil pergi ke mobilnya


 " baik bos !" ucap anak buahnya sambil mengantarnya ke mobil.


 " … " wanita berjubah tersebut pun masuk kedalam mobil dan pergi.


...**...


 " … " turun dari mobil Dimas berjalan masuk kedalam markas dengan di ikuti Andre di belakangnya.


 " selamat datang bos !" ucap anak buahnya


 " … " Dimas masuk dan duduk di kursinya.


 " bagaimana dengan barangnya ?" tanya Dimas


 " aman bos !" ucap bos preman


 " hei bawa kemari !" perintahnya pada anak buahnya

__ADS_1


 " … " mereka pun membawa barangnya ke hadapan Dimas


 " … " Dimas langsung membuka tas yang berisi barang terlarang tersebut.


 " bagus !" ucap Dimas sambil menutup kembali tasnya


 " simpan ini di tempat yang aman !" perintah Dimas sambil beranjak dari tempat duduknya


 " baik bos !" ucap bos preman tersebut


 " ayok pergi !" ucap Dimas pada Andre sambil berjalan keluar


 " iya " ucap Andre sambil mengikuti Dimas


mereka pun masuk kedalam mobil dan pergi dari sana.


...**...


 ( Liam )


ia masih berkeliling untuk mencari Lucia yang belum juga ditemukan.


 " apa mungkin mereka sudah menangkapnya ?" pikir Liam sambil menyetir


 " drrrtt..!" bunyi ponselnya


 " ya tuan ?" ucap Liam sambil mengangkat ponselnya.


 " baik, saya akan segera ke sana !" ucap Liam lalu mematikan panggilannya.


 " … " Liam pun memutar mobilnya menuju rumah tuan rathore.


...**...


( inara )


sedang duduk bersantai di atas sofa sambil menonton tv.


 " klek " suara pintu terbuka


 " … " inara pun menoleh kearah pintu, melihat Aditya sudah pulang dari kantor.


 " kau sedang apa ?" tanya Aditya sambil menghampiri inara


 " tidak ada !" ucap inara sambil menatap kearah Aditya


 " hah !" Aditya menghela nafas panjang sambil duduk di atas sofa


 " hmmmm !" ucap Aditya sambil merebahkan dirinya di atas pangkuan inara


 " mau aku buatkan kopi ?" tanya inara sambil membelai rambut Aditya


 " gak usah !" ucap Aditya sambil memejamkan matanya


 " mau aku masakin apa untuk makan malam ?" tanya inara


 " kita makan diluar aja !" ucap Aditya sambil berbalik menghadap kearah perut inara


 " baiklah, yaudah mandi dulu sana !" ucap inara


 " bentar lagi !" ucap Aditya yang masih memejamkan matanya


 " … " inara pun kembali melanjutkan menonton Tv-nya.


( 5 menit kemudian )


 " mas !" panggil inara, tapi tidak ada sahutan dari Aditya


 " hah !" inara hanya bisa menghela nafasnya, melihat Aditya sudah tertidur dengan pulas.


 " … " inara pun membiarkan Aditya untuk tertidur.


 " Allahuakbar Allahuakbar !" suara adzan Maghrib mulai berkumandang


 " mas !" panggil inara sambil menepuk pundak Aditya


 " hmmmm " ucap Aditya masih dengan mata terpejam.


 " bangun udah Maghrib !" ucap inara


 " … " Aditya pun berbalik sambil membuka matanya


 " aku ketiduran ya ?" tanya Aditya sambil menatap kearah inara


 " ya, udah ayok bangun pegal ini kaki aku !" ucap inara


 " ya " ucap Aditya sambil bangun dan beranjak ke kamar untuk mandi.


 " … " inara meluruskan kakinya yang terasa pegal, lalu bangkit dan pergi ke kamar.


...**...

__ADS_1


 " ayok !" ucap Aditya yang baru keluar dari ruang wardrop dengan penampilan yang sudah rapi.


 " bentar !" ucap inara sambil mengoleskan makeup diwajahnya


 " … " Aditya pun berjalan menghampiri inara, lalu berdiri di belakangnya sambil menatap kearah kaca


 " kenapa ?" tanya inara yang melihat Aditya sedang menatapnya lewat kaca rias.


 " kamu istri siapa sih? " tanya Aditya sambil memeluk inara


 " kamulah siapa lagi ?!" ucap inara sambil mengoleskan lipstik di bibirnya


 " pantes cantik banget !" ucap Aditya sambil mencium pipi inara


 " dasar !" ucap inara tersenyum mendengar gombalan receh suaminya


 " ayok !" ucap inara sambil bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar


 " ya " ucap Aditya sambil mengikuti inara.


...**...


( Lucia )


Lucia duduk termenung di atas kasur sambil memeluk kedua lututnya.


 " klek " suara pintu terbuka dan masuklah seorang pelayan membawakan makanan untuknya


 " ini non,makanannya !" ucap pelayan tersebut sambil meletakkan makanannya di atas kasur


 " … " tapi Lucia hanya diam saja dengan pandangan kosong


 " … " selesai meletakkan makanan, pelayan tersebut pun pergi


 " … " Lucia menoleh sekilas kearah makanannya, lalu merebahkan dirinya di atas kasur tanpa ada niat untuk memakan sarapannya.


...**...


sedangkan inara dan Aditya sedang makan malam romantis di sebuah restoran.


 " ini !" ucap Aditya sambil menyuapi steak daging ke inara


 " enak ?" tanya Aditya menoleh kearah inara sambil memotong steak dagingnya


 " … " inara hanya mengangguk kepalanya sambil mengunyah steak daging tersebut.


 " mau aku siapin lagi ?" tanya Aditya sambil menatap kearah inara


 " gak usah, aku makan sendiri aja !" ucap inara


 " yaudah ini !" ucap Aditya sambil menyerahkan steak daging yang sudah di potong-potong kepada inara.


 " makasih !" ucap inara sambil memakannya.


 " … " Aditya hanya mengangguk sambil memakan makanannya.


selesai makan, mereka pun pergi dari sana.


( di dalam mobil )


 " mau kemana lagi ?" tanya Aditya sambil menyetir


 " mau jajan dulu !" ucap inara


 " dimana ?" tanya Aditya


 " yang di pinggir jalan itu !" ucap inara sambil menunjuk kearah penjual jajanan


 " baiklah " ucap Aditya sambil mencari tempat untuk parkir mobilnya.


 " ayok !" ucap Aditya setelah memarkirkan mobilnya


 " ya " ucap inara sambil turun dari mobil.


mereka pun turun dari mobil dan berjalan kearah penjual makan receh di pinggir jalan.


 " mau beli apa ?" tanya Aditya sambil melihat-lihat jajanannya


 " mau beli minuman Boba dulu !" ucap inara sambil berjalan kearah penjual minuman Boba


 " baiklah " ucap Aditya sambil mengikuti inara.


selesai membeli minuman, Inara membeli beberapa jajanan makanan.


 " sudah ?" tanya Aditya


 " udah,ayok kita pulang !" ucap inara sambil menatap kearah Aditya


 " ayok !" ucap Aditya sambil pergi ke mobilnya.


...***...

__ADS_1


__ADS_2