
(sore hari nya )
" Ting tong !" suara bel pintu
" siapa yang datang ? " tanya inara yang sedang bersantai di ruang tamu sambil nonton TV
" sebentar aku buka dulu !" ucap Aditya sambil berjalan ke arah pintu
" klek " Aditya membukakan pintu
" kakak !" ucap Jasmine
" ngapain kamu disini ?" tanya Aditya
" ih,bukannya di suruh masuk !" ucap Jasmine sambil menerobos masuk kedalam
" kakak ipar !" ucap Jasmine sambil berjalan ke ruang tamu
" jangan berteriak! ini bukan hutan !" ucap Aditya
" kamu sama siapa kesini? " tanya inara
" di antar oleh supir " jawab Jasmine sambil duduk di sofa
" aku nginap di sini ya, untung lagi libur sekolah !" ucap Jasmine
" siapa yang mengizinkan mu menginap di sini ?" ucap Aditya sambil duduk di samping inara
" mas !" tegur Inara
" ih! kakak jahat banget sih,aku di rumah sendirian kakek lagi pergi !" ucap Jasmine kesal
" tidak usah dengarin kakakmu itu, ayo aku antar ke kamar !" ucap Inara sambil bangkit dari tempat duduknya
" 🤪! " ledek Jasmine sambil mengulurkan lidahnya pada Aditya, lalu mengikuti inara ke atas
" dasar bocah !" ucap Aditya sambil memainkan ponselnya.
" ini kamar mu !" ucap Inara sambil membukakan pintu
" makasih kakak ipar !" ucap Jasmine sambil masuk ke dalam
" kamu istirahat saja, nanti aku panggil saat makan malam !" ucap Inara
" baiklah " ucap Jasmine sambil duduk di atas kasur
" yaudah aku tinggal ya! " ucap Inara sambil beranjak pergi
" kakak ipar! " panggil Jasmine
" iya? " ucap Inara sambil berbalik
" aku ada film baru mau nonton tidak?" ucap Jasmine
" nanti malam ya !" ucap Inara sambil keluar
" oke! " ucap Jasmine girang
selesai mengantar Jasmine, inara kembali duduk di ruang tamu.
" kemana dia? " tanya Aditya
" istirahat di kamar " jawab Inara sambil memakan cemilan nya
" oh " ucap Aditya kembali fokus pada ponsel nya
" mau aku masak apa untuk makan malam?"
" terserah kamu aja !"
" yaudah aku masak dulu !" ucap Inara sambil pergi ke dapur
" ya " ucap Aditya
" Ting tong !" suara bel pintu
" siapa lagi sih? " ucap Aditya sambil berjalan ke arah pintu dan membukanya
" sayang !" ucap Gita sambil menghambur memeluk Aditya
" apaan sih kamu,lepas! " ucap Aditya sambil mendorong Gita hingga pelukannya terlepas.
" ngapain kamu kesini ?" tanya Aditya dingin
" aku mau minta pertanggungjawaban istri kamu, karena sudah membuat pinggangku terkilir !" ucap Gita
" oh cuma terkilir,aku pikir patah !" ucap Inara yang sudah berdiri di belakang mereka sambil melipat kedua tangannya di dada
" gara-gara kau pinggangku sampai terkilir !" ucap Gita sambil menunjuk inara
__ADS_1
" salah sendiri, punya mulut tidak dijaga !" ucap Inara
" dasar kampungan!, gara-gara kau aku tidak bisa bekerja !" ucap Gita kesal
" makanya jadi perempuan jangan ganjen, syukur cuma aku banting gak aku lempar keluar gedung !"
" kurang ajar! berani sekali kau ngatain aku!" ucap Gita kesal sambil mendekati inara
" kenapa? emang benarkan, dasar ganjen !"
" kau !" ucap Gita sambil mengangkat tangan nya untuk menampar inara, tapi Aditya malah menahan tangannya.
" pergi kau dari sini! jangan buat keributan! " ucap Aditya sambil menghamparkan tangan Gita
" ayo masuk! " ucap Aditya sambil menarik tangan inara dan menutup pintu nya
" awas saja ! akan aku balas kau! " ucap Gita sambil
pergi
" dasar menyebalkan !" gerutu inara sambil kembali ke dapur.
Aditya hanya menghela nafas sambil pergi ke kamar.
...****...
sekarang mereka sudah berada di meja makan untuk makan malam.
" kakak ipar jadi kan ?" tanya Jasmine sambil berbisik
" iya " ucap Inara sambil makan
" apa yang jadi !" tanya Aditya sambil menatap kedua nya
" itu,kami mau membuat kue !" bohong inara
" oh !" ucap Aditya sambil melanjutkan makan nya.
" aku ke atas dulu! " ucap Aditya yang sudah selesai makan sambil bangkit dari kursinya
" iya " ucap Inara
inara membereskan meja dan membawa piring kotor ke dapur dengan dibantu oleh Jasmine, setelah selesai mereka langsung ke kamar untuk menonton.
" kakak ipar kunci pintunya !" ucap Jasmine
" kenapa ?"
" oh !" ucap Inara sambil mengunci pintu nya lalu naik ke atas kasur untuk menonton bersama Jasmine.
mereka menonton sambil ngemil.
" eummm so sweet !" ucap Jasmine ketika melihat adegan romantis di film tersebut
" kau masih kecil tidak boleh nonton begituan !" ucap Inara sambil menutup mata Jasmine
" ih! kakak ipar, aku udah dewasa umurku sudah 18 tahun !" protes Jasmine sambil menyingkirkan tangan inara dari mata nya.
" tetap aja kau masih kecil !" ucap Inara sambil memakan cemilan nya
" kalau kakakku romantis tidak?" tanya Jasmine
" romantis apanya, yang ada ngeselin!" ucap Inara
" masak sih, tapi kalian udah begituan belum?" tanya Jasmine kepo
" anak kecil tidak usah kepo !" ucap Inara
" ih! kakak ipar !" rengek Jasmine
" Tok tok tok, inara! " panggil Aditya sambil mengetuk pintu
" itu kakak !" ucap Jasmine
" buka pintunya atau aku dobrak !" ucap Aditya
" kakak ipar bagaimana ini ?" ucap Jasmine panik
" sebentar!" ucap Inara sambil berjalan ke arah pintu dan membukanya.
saat pintu terbuka, Aditya sudah berdiri di depan pintu sambil berkacak pinggang.
" udah selesai bikin kuenya ?" sindirnya
" hehehe " Inara cengar-cengir sambil berlari tapi Aditya buru-buru menarik kerah bajunya dari belakang
" mau kemana ?" tanyanya
" itu, mau ambil air minum !" ucap Inara
__ADS_1
" kau harus di beri pelajaran !" ucap Aditya sambil mengangkat inara ke atas bahunya
" argh !" teriak Inara karena Aditya membopongnya seperti karung beras
" kau mau apa? turunkan aku!" ucap Inara sambil memukul Aditya.
Aditya membawanya ke kamar dan melemparnya ke atas kasur
" kau mau apa ?" tanya inara melihat Aditya menindihnya
" memberimu pelajaran!" ucap Aditya sambil membungkam mulut inara dengan ciuman
" eummm..!" inara yang kaget dengan kelakuan Aditya tersebut.
Aditya menciumnya dengan sedikit rakus, sementara sebelah tangannya masuk ke dalam baju dan meraba pengait bra lalu melepaskannya.
" hah..hah !" inara ngos-ngosan begitu Aditya melepaskan ciumannya
lalu Aditya melepaskan baju inara dan membuangnya ke sembarang arah.
" Aditya !" protes Inara tapi Aditya malah mencium lehernya dan membuat tato di sana, sementara tangannya sudah berada di tempat favoritnya.
" eummm..!" inara sampai mengeluarkan lenguhannya dengan aksi Aditya tersebut.lalu ciumannya turun ke dada dan Aditya membenamkan wajahnya di sana.
...****...
" makasih sayang! " ucap Aditya sambil mengecup kening Inara
"..." inara tidak menjawab, ia sudah di buat tidak berdaya oleh Aditya.
Aditya menarik selimut untuk menutupi kedua lalu menarik inara ke dalam pelukannya.
" ayo tidur! " ucap Aditya sambil memejamkan matanya
...*******...
" mas! " panggil inara membangunkan Aditya
" hmmm !" ucap Aditya yang masih memejamkan matanya
" bangun! kau tidak ke kantor ?" ucap Inara
" 5 menit lagi !" ucap Aditya menarik selimut lalu berbalik membelakangi Inara.
" hah !" Inara menghela nafas lalu keluar dari kamar menuju dapur.
( di dapur )
inara membuka kulkas dan mengambil bahan untuk memasak.
" kakak ipar !" ucap Jasmine sambil berjalan ke dapur
" kau sudah bangun? "
" iya, aku mau membantu kakak ipar memasak !" ucap Jasmine
" emang kau bisa memasak ?" tanya inara
" tidak, hehehe! " ucap Jasmine sambil nyengir
" yaudah kau potong sayuran nya saja !" ucap Inara
" ini gimana potongnya ?" tanya Jasmine
" begini !" ucap Inara sambil mencontohkan
" oh !" ucap Jasmine sambil melanjutkan nya
" hati-hati jangan sampai kenak jari !" ucap Inara
" iya !" ucap Jasmine
" bagaimana semalam,kakak marah tidak ?" tanya Jasmine
" iya! " jawab Inara
" terus kakak ipar dipukul tidak ?" tanya Jasmine
" tidak !" ucap Inara
" tapi dihajar di atas kasur! " lanjut Inara dalam hati
" syukurlah kalau begitu " ucap Jasmine
...**...
selesai memasak, Inara membawa makanannya ke atas meja.
" udah kakak ipar,biar aku aja !" ucap Jasmine sambil menata makanan nya di atas meja
__ADS_1
" yaudah, aku panggil kakakmu dulu !" ucap Inara sambil naik ke atas
" iya! " ucap Jasmine