Secret Files

Secret Files
28. lucia


__ADS_3

inara terbangun dari tidurnya saat azan Subuh mulai berkumandang.


" aku ketiduran " ucap Inara sambil bangun, lalu menoleh kearah Aditya.


" kamu sudah sadar ?" ucap Inara terkejut melihat Aditya sedang menatapnya.


" kamu baik-baik saja?, sebentar aku panggil dokter dulu ya !" ucap Inara sambil beranjak dari tempat duduknya


" aku baik-baik saja " ucap Aditya


" kamu membuat aku khawatir tahu tidak,dasar menyebalkan !" ucap Inara sambil menangis


" ayok sini !" ucap Aditya sambil merentangkan tangannya minta di peluk, inara pun segera memeluknya dengan erat


" aw..!" Aditya meringis saat Inara menubruknya


" maaf,aku lupa !" ucap Inara


" tidak apa-apa " ucap Aditya sambil mencium kepala inara


" kamu butuh sesuatu tidak ?" tanya Inara


" aku mau minum " ucap Aditya


" sebentar " ucap Inara sambil mengambil airnya


" ini " ucap Inara sambil membantu Aditya minum


" sudah !" ucap Aditya


" mau makan sesuatu tidak ?" tanya Inara sambil meletakkan gelasnya di atas meja


" tidak " ucap Aditya


" yaudah aku mau sholat sebentar ya " ucap Inara sambil beranjak ke kamar mandi


" ya " ucap Aditya


( 5 menit kemudian )


setelah berwudhu, Inara mengerjakan sholatnya di samping tempat tidur Aditya.


" kakak..!" ucap Jasmine berlari ke arah Aditya lalu menubruknya.


" aw...!,kau mau membunuhku ya !" ucap Aditya sambil meringis


" hehehe,maaf !" ucap Jasmine sambil melepaskan pelukannya.


" udah jauh-jauh sana !" ucap Aditya ketus


" ih kakak, lagi sakit saja masih aja nyebelin !" ucap Jasmine sambil beranjak keluar


" klek " Jasmine membuka pintu dan keluar


" kau masih di sini ?" tanya Jasmine pada Tian yang sedang tiduran di atas kursi


" eh!, iya " ucap Tian terkejut sambil duduk


" kau tidak pulang dari semalam ?" tanya Jasmine sambil duduk


" iya, takut kalian membutuhkan sesuatu " ucap Tian


" kakak sudah sadar " ucap Jasmine


" syukurlah kalau bos sudah sadar !" ucap Tian


" kau mau kemana ?" tanya Tian melihat Jasmine beranjak dari tempat duduknya


" ke mushola " ucap Jasmine sambil pergi


" yaudah aku ikut !" ucap Tian sambil bangkit dari tempat duduknya.


...***...


" kau mau apa ?" tanya inara sambil melepaskan mukena nya


" mau ke kamar mandi !" ucap Aditya sambil beranjak bangun dari tempat tidurnya


" yaudah sebentar !" ucap Inara sambil meletakkan mukenanya di atas meja lalu berjalan ke arah Aditya


" ayok aku bantu !" ucap Inara sambil membantu Aditya turun dari ranjang dan memegang botol infus nya.


" ayo !" ucap Inara sambil memapah Aditya ke kamar mandi.


" tidak mau bantuin buka celananya ?" goda Aditya menatap inara sambil tersenyum


" yang sakit kan perutmu bukan tanganmu !" ucap inara sambil berbalik membelakangi Aditya

__ADS_1


" malu-malu kayak masih perawan aja !" ucap Aditya sambil berbalik ke arah closet


" ... " inara hanya diam saja sambil memegang botol infus nya


" udah belum ?" tanya Inara


" udah " ucap Aditya, Inara pun membantu Aditya kembali ke tempat tidur nya.


" mau makan buah biar aku kupasin ?" tanya Inara sambil duduk di kursi


" maunya sih makan kamu yank !" ucap Aditya masih dengan mode tengilnya


" udahlah, percuma juga aku bicara sama kamu !" ucap inara sambil beranjak dari tempat duduknya


" eh!, iya deh aku mau ayok duduk lagi !" ucap Aditya sambil memegang tangan inara


" hah !" inara menghela nafas sambil kembali duduk, lalu mengambil buah untuk di kupas


" ini !" ucap inara memberikan buahnya kepada Aditya


" suapin !" ucap Aditya dan inara pun menyuapinya


" klek " dua orang suster masuk untuk mengecek Aditya


" permisi mbak, waktunya pemeriksaan !" ucap suster sambil masuk


" iya " ucap Inara sambil bangkit dari tempat duduknya.


para suster pun melakukan tugas nya, mengecek keadaan Aditya lalu mencatatnya.


" udah mbak, kami permisi dulu !" ucap suster


" iya, makasih sus !" ucap Inara


" sama-sama mbak !" ucap mereka sambil keluar.


" kakak ipar ini kami sudah membeli makanan nya !" ucap Jasmine sambil masuk lalu meletakkan makanan nya di atas meja


" iya makasih !" ucap Inara


" bagaimana keadaan bos ?" tanya Tian


" seperti yang kau lihat, sekarang aku udah baik-baik saja !" ucap Aditya


" syukurlah " ucap Tian


" tolong kamu yang handle dulu selama aku di sini !" ucap Aditya


" makasih juga dan maaf sudah merepotkan kamu dari kemarin !" ucap inara


" tidak apa-apa buk, yaudah saya permisi dulu !" ucap Tian


" tolong antar Jasmine pulang !" ucap Aditya


" tapi kak, Jasmine masih mau di sini !" ucap Jasmine


" pulang, kamu harus ke sekolah !" ucap Aditya tegas


" yaudah Jasmine pulang !" ucap Jasmine sambil mengambil tasnya


" jangan beritahu kakek tentang ini !" ucap Aditya


" iya, yaudah Jasmine pulang !" ucap Jasmine


" hati-hati !" ucap Inara


" iya " ucap Jasmine sambil keluar


" yaudah saya permisi dulu !" ucap Tian sambil berjalan keluar


" ya " ucap Inara


inara mengambil makanan di atas meja lalu membawanya ke Aditya.


" ayok makan dulu " ucap Inara sambil duduk di kursi dan menyuapi Aditya


" kamu juga makan " ucap Aditya sambil mengarahkan sendok nya ke mulut Inara


" kamu saja dulu aku nanti aja " ucap Inara


" udah ayok !" ucap Aditya yang masih mengarahkan sendok berisi makanan di depan mulut inara


" iya " ucap Inara sambil memakan nya,mereka pun sarapan sepiring berdua.


...**...


Tian mengantar Jasmine sampai di depan rumahnya.

__ADS_1


" makasih ya, udah ngantar aku !" ucap Jasmine sambil turun dari mobil


" iya " ucap Tian sambil pergi


setelah mobil Tian pergi, Jasmine masuk kedalam rumahnya


...**...


( sementara di luar negeri )


seorang gadis sedang mengamuk di kamar nya


" aku tidak mau di kurung seperti ini terus !" ucapnya sambil membanting barang-barang yang ada di kamarnya


" tapi ini perintah dari tuan nona !" ucap sang pengawal


" pergi kalian semua dari sini !" teriaknya


" tapi nona " ucap pengawal tersebut


" aku bilang keluar !" teriaknya marah


" baik nona !" ucap dua pengawal wanita tersebut sambil keluar dari kamar


" dasar menyebalkan !" ucapnya sambil melempar gelas yang ada di atas meja hingga pecah


...**...


" tok tok tok !" suara ketukan pintu dari luar


" masuk !" ucap Dimas


" ada apa ?" tanyanya


" nona mengamuk bos !" lapor asistennya


" kenapa lagi dia ?"


" nona ingin bebas dan tidak mau pakai pengawal lagi bos !" ucapnya


" tetap awasi dia dari jarak dekat !" ucap Dimas


" nona juga ingin pulang ke sini tuan " ucap sang asisten


" untuk sementara biarkan saja dia di sana !" ucap Dimas


" baik bos !" ucap sang asisten Sambil keluar dari ruangan tersebut


...***...


( di rumah sakit )


Aditya sedang duduk bersandar di atas kasur sambil nonton tv


" ini " ucap Inara sambil memberikan buah ke Aditya


" kita pulang aja ya,bosan aku disini !" ucap Aditya


" tapi luka mu itu masih basah, tunggu kering dulu !" ucap Aditya


" tapi aku bosan yank,di rawat di rumah aja ya ?" ucap Aditya yang uring-uringan


" yaudah aku tanya dokter dulu, tunggu sebentar !" ucap Inara sambil pergi


" iya " ucap Aditya


...***...


( 15 menit kemudian )


inara kembali ke kamar Aditya


" apa katanya yank ?" tanya Aditya yang tidak sabaran


" di suruh tunggu sampai besok dulu !" ucap inara sambil duduk di kursi


" ya..." ucap Aditya lemas


" udah tunggu besok saja, sekarang ayok istirahat dulu, kau tidak boleh banyak bergerak dulu !" ucap Inara sambil membantu Aditya berbaring


" ayok kamu juga tidur disini !" ucap Aditya


" emang muat ?" tanya inara


" muat,ayok sini !" ucap inara


" ya baiklah " ucap Inara sambil naik ke ranjang dan tidur di pelukan Aditya

__ADS_1


" ayok tidur !" ucap Aditya sambil memejamkan matanya,merasa nyaman inara pun memejamkan matanya.


...****...


__ADS_2