
inara terbangun dari tidurnya saat azan Subuh mulai berkumandang.
" aku ketiduran " ucap Inara sambil bangun, lalu menoleh kearah Aditya.
" kamu sudah sadar ?" ucap Inara terkejut melihat Aditya sedang menatapnya.
" kamu baik-baik saja?, sebentar aku panggil dokter dulu ya !" ucap Inara sambil beranjak dari tempat duduknya
" aku baik-baik saja " ucap Aditya
" kamu membuat aku khawatir tahu tidak,dasar menyebalkan !" ucap Inara sambil menangis
" ayok sini !" ucap Aditya sambil merentangkan tangannya minta di peluk, inara pun segera memeluknya dengan erat
" aw..!" Aditya meringis saat Inara menubruknya
" maaf,aku lupa !" ucap Inara
" tidak apa-apa " ucap Aditya sambil mencium kepala inara
" kamu butuh sesuatu tidak ?" tanya Inara
" aku mau minum " ucap Aditya
" sebentar " ucap Inara sambil mengambil airnya
" ini " ucap Inara sambil membantu Aditya minum
" sudah !" ucap Aditya
" mau makan sesuatu tidak ?" tanya Inara sambil meletakkan gelasnya di atas meja
" tidak " ucap Aditya
" yaudah aku mau sholat sebentar ya " ucap Inara sambil beranjak ke kamar mandi
" ya " ucap Aditya
( 5 menit kemudian )
setelah berwudhu, Inara mengerjakan sholatnya di samping tempat tidur Aditya.
" kakak..!" ucap Jasmine berlari ke arah Aditya lalu menubruknya.
" aw...!,kau mau membunuhku ya !" ucap Aditya sambil meringis
" hehehe,maaf !" ucap Jasmine sambil melepaskan pelukannya.
" udah jauh-jauh sana !" ucap Aditya ketus
" ih kakak, lagi sakit saja masih aja nyebelin !" ucap Jasmine sambil beranjak keluar
" klek " Jasmine membuka pintu dan keluar
" kau masih di sini ?" tanya Jasmine pada Tian yang sedang tiduran di atas kursi
" eh!, iya " ucap Tian terkejut sambil duduk
" kau tidak pulang dari semalam ?" tanya Jasmine sambil duduk
" iya, takut kalian membutuhkan sesuatu " ucap Tian
" kakak sudah sadar " ucap Jasmine
" syukurlah kalau bos sudah sadar !" ucap Tian
" kau mau kemana ?" tanya Tian melihat Jasmine beranjak dari tempat duduknya
" ke mushola " ucap Jasmine sambil pergi
" yaudah aku ikut !" ucap Tian sambil bangkit dari tempat duduknya.
...***...
" kau mau apa ?" tanya inara sambil melepaskan mukena nya
" mau ke kamar mandi !" ucap Aditya sambil beranjak bangun dari tempat tidurnya
" yaudah sebentar !" ucap Inara sambil meletakkan mukenanya di atas meja lalu berjalan ke arah Aditya
" ayok aku bantu !" ucap Inara sambil membantu Aditya turun dari ranjang dan memegang botol infus nya.
" ayo !" ucap Inara sambil memapah Aditya ke kamar mandi.
" tidak mau bantuin buka celananya ?" goda Aditya menatap inara sambil tersenyum
" yang sakit kan perutmu bukan tanganmu !" ucap inara sambil berbalik membelakangi Aditya
__ADS_1
" malu-malu kayak masih perawan aja !" ucap Aditya sambil berbalik ke arah closet
" ... " inara hanya diam saja sambil memegang botol infus nya
" udah belum ?" tanya Inara
" udah " ucap Aditya, Inara pun membantu Aditya kembali ke tempat tidur nya.
" mau makan buah biar aku kupasin ?" tanya Inara sambil duduk di kursi
" maunya sih makan kamu yank !" ucap Aditya masih dengan mode tengilnya
" udahlah, percuma juga aku bicara sama kamu !" ucap inara sambil beranjak dari tempat duduknya
" eh!, iya deh aku mau ayok duduk lagi !" ucap Aditya sambil memegang tangan inara
" hah !" inara menghela nafas sambil kembali duduk, lalu mengambil buah untuk di kupas
" ini !" ucap inara memberikan buahnya kepada Aditya
" suapin !" ucap Aditya dan inara pun menyuapinya
" klek " dua orang suster masuk untuk mengecek Aditya
" permisi mbak, waktunya pemeriksaan !" ucap suster sambil masuk
" iya " ucap Inara sambil bangkit dari tempat duduknya.
para suster pun melakukan tugas nya, mengecek keadaan Aditya lalu mencatatnya.
" udah mbak, kami permisi dulu !" ucap suster
" iya, makasih sus !" ucap Inara
" sama-sama mbak !" ucap mereka sambil keluar.
" kakak ipar ini kami sudah membeli makanan nya !" ucap Jasmine sambil masuk lalu meletakkan makanan nya di atas meja
" iya makasih !" ucap Inara
" bagaimana keadaan bos ?" tanya Tian
" seperti yang kau lihat, sekarang aku udah baik-baik saja !" ucap Aditya
" syukurlah " ucap Tian
" tolong kamu yang handle dulu selama aku di sini !" ucap Aditya
" makasih juga dan maaf sudah merepotkan kamu dari kemarin !" ucap inara
" tidak apa-apa buk, yaudah saya permisi dulu !" ucap Tian
" tolong antar Jasmine pulang !" ucap Aditya
" tapi kak, Jasmine masih mau di sini !" ucap Jasmine
" pulang, kamu harus ke sekolah !" ucap Aditya tegas
" yaudah Jasmine pulang !" ucap Jasmine sambil mengambil tasnya
" jangan beritahu kakek tentang ini !" ucap Aditya
" iya, yaudah Jasmine pulang !" ucap Jasmine
" hati-hati !" ucap Inara
" iya " ucap Jasmine sambil keluar
" yaudah saya permisi dulu !" ucap Tian sambil berjalan keluar
" ya " ucap Inara
inara mengambil makanan di atas meja lalu membawanya ke Aditya.
" ayok makan dulu " ucap Inara sambil duduk di kursi dan menyuapi Aditya
" kamu juga makan " ucap Aditya sambil mengarahkan sendok nya ke mulut Inara
" kamu saja dulu aku nanti aja " ucap Inara
" udah ayok !" ucap Aditya yang masih mengarahkan sendok berisi makanan di depan mulut inara
" iya " ucap Inara sambil memakan nya,mereka pun sarapan sepiring berdua.
...**...
Tian mengantar Jasmine sampai di depan rumahnya.
__ADS_1
" makasih ya, udah ngantar aku !" ucap Jasmine sambil turun dari mobil
" iya " ucap Tian sambil pergi
setelah mobil Tian pergi, Jasmine masuk kedalam rumahnya
...**...
( sementara di luar negeri )
seorang gadis sedang mengamuk di kamar nya
" aku tidak mau di kurung seperti ini terus !" ucapnya sambil membanting barang-barang yang ada di kamarnya
" tapi ini perintah dari tuan nona !" ucap sang pengawal
" pergi kalian semua dari sini !" teriaknya
" tapi nona " ucap pengawal tersebut
" aku bilang keluar !" teriaknya marah
" baik nona !" ucap dua pengawal wanita tersebut sambil keluar dari kamar
" dasar menyebalkan !" ucapnya sambil melempar gelas yang ada di atas meja hingga pecah
...**...
" tok tok tok !" suara ketukan pintu dari luar
" masuk !" ucap Dimas
" ada apa ?" tanyanya
" nona mengamuk bos !" lapor asistennya
" kenapa lagi dia ?"
" nona ingin bebas dan tidak mau pakai pengawal lagi bos !" ucapnya
" tetap awasi dia dari jarak dekat !" ucap Dimas
" nona juga ingin pulang ke sini tuan " ucap sang asisten
" untuk sementara biarkan saja dia di sana !" ucap Dimas
" baik bos !" ucap sang asisten Sambil keluar dari ruangan tersebut
...***...
( di rumah sakit )
Aditya sedang duduk bersandar di atas kasur sambil nonton tv
" ini " ucap Inara sambil memberikan buah ke Aditya
" kita pulang aja ya,bosan aku disini !" ucap Aditya
" tapi luka mu itu masih basah, tunggu kering dulu !" ucap Aditya
" tapi aku bosan yank,di rawat di rumah aja ya ?" ucap Aditya yang uring-uringan
" yaudah aku tanya dokter dulu, tunggu sebentar !" ucap Inara sambil pergi
" iya " ucap Aditya
...***...
( 15 menit kemudian )
inara kembali ke kamar Aditya
" apa katanya yank ?" tanya Aditya yang tidak sabaran
" di suruh tunggu sampai besok dulu !" ucap inara sambil duduk di kursi
" ya..." ucap Aditya lemas
" udah tunggu besok saja, sekarang ayok istirahat dulu, kau tidak boleh banyak bergerak dulu !" ucap Inara sambil membantu Aditya berbaring
" ayok kamu juga tidur disini !" ucap Aditya
" emang muat ?" tanya inara
" muat,ayok sini !" ucap inara
" ya baiklah " ucap Inara sambil naik ke ranjang dan tidur di pelukan Aditya
__ADS_1
" ayok tidur !" ucap Aditya sambil memejamkan matanya,merasa nyaman inara pun memejamkan matanya.
...****...