Secret Files

Secret Files
40. wanita berjubah


__ADS_3

" aku pergi dulu ya !" ucap Aditya


" iya " ucap inara sambil mencium tangan suaminya


" jangan lupa kabarin aku, kalau mau pergi !" ucap Aditya


" iya,udah berangkat sana !" ucap inara sambil mendorong Aditya ke mobil


" cium dulu !" ucap Aditya


" cup " Inara mencium pipi Aditya


" udah sana !" ucap inara


" di bibir belum " ucap Aditya


" gak ada, udah sana pergi !" ucap inara sambil mendorong Aditya ke mobil


" baiklah, aku pergi !" ucap Aditya sambil membuka pintu mobil dan masuk kedalam


" hati-hati !" ucap inara


" iya !" ucap Aditya sambil menginjak pedal gas mobilnya.


setelah mobil Aditya pergi, inara kembali masuk ke rumah.


...**...


( di kantor )


" masuk ke sini sebentar !" ucap Aditya di telepon


" ada apa pak ?" tanya Tian sambil masuk


" kumpulkan semua karyawan, kita adakan meeting !" ucap Aditya


" sekarang pak !" tanya Tian


" ya sekaranglah, emang kapan lagi ?" ucap Aditya sambil menatap Tian


" baik pak !" ucap Tian sambil keluar.


...**...


( 15 menit kemudian )


semua karyawan sudah berkumpul di ruang meeting.


" kira-kira kenapa ya, kita di kumpulin di sini ?" bisik-bisik para karyawan


" aku juga tidak tau !" ucap karyawan lainnya.


" klek " Aditya masuk kedalam dan duduk di kursinya


" … " seketika para karyawan berhenti berbisik-bisik dan duduk dengan tenang)


" kalian tahu kenapa kalian di kumpulin di sini ?" tanya Aditya


" tidak pak !" ucap para karyawan


" produk yang akan kita luncurkan satu Minggu lagi telah bocor dan sudah ada yang meluncurnya dulu !" ucap Aditya sambil menatap kearah para karyawannya


" apa !" ucap para karyawan sambil melihat satu sama lain


" tapi bagaimana bisa bocor pak ?" tanya karyawan


" kemungkinan ada orang di perusahaan ini yang berkhianat !" ucap Aditya


" … " membuat para karyawan saling melihat satu sama lain


" jadi jika ada di antara kalian yang berkhianat mengaku saja !, sebelum ke sabaran saya habis !" ucap Aditya


" tapi pak,kami tidak membocorkannya ke siapa pun !" ucap para karyawan


" saya beri kalian waktu tiga hari untuk mengaku !" ucap Aditya sambil menatap seorang karyawan yang sedang menunduk ketakutan


" kalau saya sudah turun tangan sendiri,maka saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada kalian !" ucap Aditya, lalu bangkit dari tempat duduknya dan beranjak pergi.


" kira-kira siapa ya orangnya ?" tanya para karyawan


" dia berani main-main sama pak Aditya !" ucap karyawan lainnya


" mungkin dia belum tahu kalau pak Aditya sudah marah bagaimana !" tambah karyawan lainnya


" sudah,ayok kembali bekerja !" ucap Dinda


" iya !" ucap mereka sambil keluar dari ruang meeting


" … " mendengar itu, membuat seorang karyawan baru makin takut saja.ia pun berjalan duluan untuk kembali ke ruang kerjanya.


( Aditya )

__ADS_1


" terus awasi dia !" ucap Aditya sambil masuk kedalam ruangannya


" baik pak !" ucap Tian


...**...


( Lucia )


" hanya ini yang bisa saya buat, soalnya tidak ada apa-apa di kulkas !" ucap Lucia


" nanti pulang dari kantor, saya belanja !" ucap Liam sambil duduk di kursi, dan mulai memakan omelet telur buatan Lucia


" enak tidak ?" tanya Lucia


" lumayan !" ucap Liam


" maaf,aku tidak pintar memasak !" ucap Lucia, lalu memakan sarapannya


" aku pergi dulu !" ucap Liam sambil bangkit dan beranjak pergi


" iya " ucap Lucia


...**...


( Dimas Admajaya )


" siapkan mobil, kita akan pergi !" ucap Dimas


" baik bos! !" ucap Andre sambil pergi


" … " Dimas mengambil ponsel, lalu menelpon seseorang


" kita bertemu di tempat biasa !" ucap Dimas sambil berjalan keluar


" silahkan bos !" ucap Andre membukakan pintu mobil


" … " Dimas mematikan ponselnya lalu masuk kedalam mobil


" … " Andre menutup pintu, lalu masuk ke kursi pengemudi dan menjalankan mobilnya.


...**...


( inara )


karena suntuk di rumah, Inara berencana membawakan makan siang untuk Aditya.


" akhirnya selesai juga !" ucap inara, selesai membuat bekal makanan untuk Aditya


" sekarang aku mau mandi dulu !" ucap inara sambil pergi ke kamar.


inara turun sudah mengganti pakaiannya dengan celana jeans yang dipadukan dengan kaos dan jaket.


" … " inara mengambil bekal makanan dan keluar dari rumah


" ayok kita pergi !" ucap inara sambil naik keatas motor dan menancap gas nya.


...**...


saat di jalan, inara tidak sengaja berpapasan dengan mobil Dimas.


" itu bukannya mobil Dimas ?" ucap inara yang melihat mobil Dimas menyelip kedepannya


" mau kemana dia ?" ucap inara penasaran


" … " inara pun memutuskan untuk mengikuti mobil Dimas.


...**...


inara terus mengikuti mobil Dimas hingga mobil tersebut masuk kedalam hutan.


" mau ngapain dia ke sini ?" ucap inara sambil berhenti.


" … " inara menjalankan kembali motornya untuk mengikuti Dimas kedalam hutan


" … " inara memarkirkan motornya sedikit jauh dari tempat Dimas memarkirkan mobilnya.


" kemana dia ?" ucap inara yang tidak melihat Dimas


" … " inara terus masuk kedalam hutan untuk mencari Dimas.


" … " hingga akhirnya ia melihat Dimas sedang berbicara dengan seseorang yang menggunakan jubah hitam


" siapa dia ?" ucap inara yang penasaran, karena orang tersebut berdiri membelakanginya sehingga inara tidak dapat melihat wajahnya.


" apa yang mereka bicarakan ?" ucap inara sambil bersembunyi di balik pohon dan melihat kearah mereka.


" krak ..!" inara tidak sengaja menginjak ranting


" … " membuat Dimas menoleh kearahnya


" … " inara menutup mulutnya sambil bersembunyi dibalik pohon tersebut.

__ADS_1


( 5 menit kemudian )


karena tidak lagi mendengar suara mereka, inara pun mencoba untuk mengintip


" kemana mereka ?" tanya inara karena tidak melihat mereka lagi di sana


" … " inara keluar dari persembunyiannya, lalu mencari mereka


" kemana perginya mereka, kenapa bisa cepat banget hilangnya ?" ucap inara sambil mencari mereka.


" … " hingga inara melihat orang yang memakai jubah tadi sedang berjalan tidak jauh darinya.



" ternyata dia wanita !" ucap inara sambil diam-diam mengikuti wanita tersebut


" … " merasa di ikuti wanita tersebut berhenti sebentar, lalu wanita tersebut lari kedalam hutan


" hei, jangan lari !" ucap inara sambil mengejar wanita berjubah tersebut



" dia larinya cepat sekali !" ucap inara mencoba mengejar wanita tersebut


" aw..!" ucap inara, kakinya tidak sengaja tersandung kayu hingga membuatnya jatuh


" … " inara bangkit dan mencoba mengejar lagi wanita berjubah tersebut


" sial !" ucap inara karena kehilangan jejak wanita Tersebut


" … " inara menyusuri hutan untuk mencari wanita tersebut,tapi tidak Juga ketemu.


" hah !" inara menghela nafasnya


" … " inara memutuskan untuk kembali ke motornya.


...**...


inara mengambil motornya yang ia parkir di dalam hutan, lalu pergi dari sana.


ia melanjutkan perjalanan ke kantor Aditya.


...**...


( sampai di kantor )


inara memarkirkan motornya, lalu masuk kedalam dan pergi ke ruangan Aditya.


" siang buk !" sapa Dinda begitu melihat inara


" pak Aditya nya ada ?" tanya inara


" ada buk, masuk aja !" ucap Dinda


" yaudah, saya ke dalam dulu !" ucap inara sambil pergi


" iya " ucap Dinda sambil kembali duduk di kursinya


" klek !" inara membuka pintu dan melihat Aditya sedang sibuk dengan leptop nya


" … " mendengar suara pintu terbuka, Aditya pun menoleh kearah pintu


" yank,kok tidak bilang dulu kalau mau kesini ?" tanya Aditya


" kenapa, tidak boleh aku ke sini ?" tanya inara sambil menghampiri Aditya dan meletakkan bekal makanannya di atas meja.


" ya bukan begitu, siapa tahu aja aku lagi tidak di kantor saat kamu ke sini !" ucap Aditya


" udah makan belum ?" tanya inara


" belum, lagi sibuk soalnya !" ucap Aditya


" ayok makan dulu,ini udah jam dua !" ucap inara sambil membawa bekal makanan ke sofa dan membukanya


" iya !" ucap Aditya sambil beranjak ke sofa


" kamu bawa apa aja ?" tanya Aditya sambil duduk di samping inara


" ada ayam mentega, tumis wartel buncis dan undang ada buahnya juga !" ucap inara sambil meletakkan makanan di atas meja



" wah, sepertinya enak !" ucap Aditya sambil mengambil sendok


" kamu udah makan ?" tanya Aditya sambil menyuapi nasi kedalam mulutnya.


" belum " ucap Inara


" yaudah ini,ayok aku siapin !" ucap Aditya sambil menyodorkan sendok berisi nasi ke mulut Inara


" … " inara pun membuka mulutnya dan menerima suapan dari Aditya.

__ADS_1


mereka pun memakan bekalnya berdua dengan Aditya menyuapi Inara.


...***...


__ADS_2