Secret Files

Secret Files
45. seperti di telan bumi !


__ADS_3

 ( pagi harinya )


  " mas !" panggil inara sambil menepuk pundak Aditya


  " hmmmm !" Aditya menarik selimut dan berbalik membelakangi inara.


  " mas bangun!,kamu gak kerja ?" ucap inara sambil menarik selimutnya


  " Lima menit lagi !" ucap Aditya yang masih memejamkan matanya


  " hah !" inara menghela nafasnya lalu beranjak keluar.inara ke dapur untuk membuatkan sarapan.


...**...


selesai memasak, inara kembali keatas untuk melihat Aditya.


  " klek " inara membuka pintu dan masuk kedalam


 " hah !" inara menghela nafasnya melihat Aditya masih bergulung di balik selimut.


inara berjalan kearah kasur untuk membangunkan Aditya.


  " mas !" panggil inara, tapi Aditya tidak berkutik ia masih tertidur dengan pulas.


 " baiklah, tidak usah bangun !" ucap inara sambil berjalan kearah meja rias mengambil lipstik, lalu naik keatas kasur dan mencoret-coret wajah Aditya dengan lipstik.


 " selesai !" ucap inara sambil menutup lipstik nya, lalu mengambil ponsel dan memotret wajah Aditya yang sudah seperti badut.


setelah puas memotret, inara kembali membangunkan Aditya.


  " bangun !" teriak Inara tepat di kuping Aditya


  " … " yang membuat Aditya langsung terbangun dan duduk di atas kasur dengan terkejut.


  " ayok cepat mandi sana, nanti telat ke kantornya !" ucap inara sambil membereskan tempat tidur.


  " … " Aditya pun bangun dan beranjak ke kamar mandi dengan malas.


 ( sampai di kamar mandi )


Aditya berdiri di depan kaca, mengambil sikat gigi lalu mengoleskan pasta gigi.saat hendak menyikat giginya Aditya menoleh kearah kaca.


  " inara..!" teriak Aditya yang melihat wajah sudah seperti badut.


  " hahaha " terdengar suara tawa inara dari luar.


Aditya keluar dari kamar mandi dengan kesal


  " sudah puas ketawanya ?" tanya Aditya sambil menghampiri inara yang sedang duduk di atas sambil ketawa


  " hahaha " bukannya berhenti, inara malah tertawa terpingkal-pingkal sambil memegang perutnya.


  " … " Aditya menatap istrinya dengan kesal


  " ya ampun bibir kamu, merona banget mas !" ucap inara sambil tertawa.


  " … " Aditya yang kesal segera membungkam mulut inara dengan ciuman


  " eummm …" ucap Inara yang terkejut


  " … " Aditya memegang tengkuk inara dan memperdalam ciumannya.


 setelah puas, baru Aditya melepaskannya.


  " hah hah !" nafas inara memburu begitu Aditya melepaskan ciumannya.


  " hahaha !" Aditya tertawa terbahak bahak begitu melihat bibir inara yang belepotan dengan lipstik dari bibirnya.


  " … " inara bangun dan pergi ke meja rias, mengambil kapas pembersih wajah lalu membersihkan noda lipstik dari bibirnya.


  " ayok cepat,biar aku bersihin mukanya !" ucap inara pada Aditya


  " … " Aditya pun berjalan ke arah meja rias lalu duduk di kursi.


  " … " inara mengambil kapas pembersih lain, lalu membersihkan lipstik dari wajah Aditya.

__ADS_1


  " sudah !" ucap inara sambil membuang kapasnya


  " hah !" Aditya menghela nafasnya


  " udah mandi sana !" ucap inara yang melihat Aditya masih duduk di depan kaca


  " males, udah telat juga !" ucap Aditya dengan lemas


  " salah sendiri, di bangunin tidak bangun-bangun !" ucap inara sambil beranjak keluar


  " hah !" Aditya menghela nafasnya sambil beranjak ke kamar mandi untuk mencuci muka.


...**...


  " kau masak apa ?" tanya Aditya sambil duduk di kursi


  " nasi goreng !" ucap inara sambil menyajikannya untuk Aditya


  " benaran tidak ke kantor ?" tanya inara sambil duduk


  " gak !" ucap Aditya sambil menyuapi nasi kedalam mulutnya.


  " … " inara hanya mengangguk saja sambil memakan sarapannya.


...**...


 ( Dimas Admajaya )


  " sudah kau temukan pelayan itu ?" tanya Dimas sambil memakan sarapannya


  " dia seperti ditelan bumi bos,kami kesulitan mencarinya !" ucap Andre


  " sudah kau cari ke kampung halamannya ?" tanya Dimas


  " anak buah kita sedang mencarinya di sana bos !" ucap Andre


  " bagaimana dengan Lucia ?" tanya Dimas


  " kami masih mencarinya bos !" ucap Andre


  " hah !" Dimas menghela nafasnya


  " bagaimana dengan orang yang mau membeli barangnya ?" tanya Dimas


  " beres bos, mereka sudah sepakat !" ucap Andre


  " bagus,kau atur tempat pertemuannya !" ucap Dimas


  " baik bos !" ucap Andre


...**...


( inara )


selesai membereskan rumah, inara duduk bersantai di atas sofa sambil nonton tv dan ngemil makanan.


  " yank !" panggil Aditya dari kamar


  " apa ?" tanya inara


  " ke sini dulu !" ucap Aditya


  " hah !" inara menghela nafasnya sambil beranjak ke kamar.


  " kenapa ?" tanya inara sambil masuk kedalam kamar


  " charger aku kau taruh di mana ?" tanya Aditya yang sibuk membuka laci untuk mencari charger ponsel nya


 " kau teriak-teriak cuma mau nyari charger ?" tanya inara


 " iya " ucap Aditya yang masih sibuk mencari charger nya


  " hah !" inara menghela nafasnya, lalu berjalan kearah kasur Manarik laci meja dan mengambil charger yang Aditya cari


  " ini !" ucap inara sambil memberikannya kepada Aditya

__ADS_1


  " oh, ternyata di situ !" ucap Aditya sambil mengambil charger nya, lalu mengecas ponselnya.


  " eh, mau kemana ?" tanya Aditya yang melihat inara hendak keluar


  " mau ke bawah !" ucap inara sambil menoleh kearah Aditya


  " ayok !" ucap Aditya sambil merangkul pinggang Inara dan berjalan keluar


  " hah !" inara hanya menghela nafas, melihat sikap Aditya.


inara kembali duduk di atas sofa dan memakan cemilannya.


 " ayok di taman belakang aja !" ucap Aditya sambil menarik tangan inara


  " ya, baiklah !" ucap inara sambil beranjak dari sofa dan mengikuti Aditya ke taman belakang.


...**...


sampai di taman belakang, inara duduk di pinggir kolam renang sambil bermain ponselnya,sedangkan Aditya sibuk berenang.


  " ayok berenang !" ucap Aditya sambil berjalan ke tepi kolam


  " gak, kamu aja !" ucap inara sambil bermain ponselnya


  " ayok !" ucap Aditya sambil memercikkan air kearah inara


  " mas !" protes Inara sambil menyimpan ponselnya


  " ya makanya,ayok !" ucap Aditya sambil menarik tangan inara hingga membuatnya jatuh kedalam kolam.


  " mas..!" teriak Inara kesal


  " hehehe " Aditya hanya terkekeh geli melihat wajah kesal istrinya.


   " ih,dasar menyebalkan !" ucap inara sambil memercikkan air kearah Aditya


   " hei !" ucap Aditya sambil menghindar, lalu membalas memercikkan air kearah inara.


setelah puas bermain air, Aditya menarik tangan inara hingga menubruknya, lalu ia memeluk pinggang Inara sambil menatap kearah inara yang terdiam sambil menatapnya.


  " … " Aditya mendekatkan wajahnya lalu mencium bibir inara dengan lembut


  " … " inara membalas ciuman Aditya sambil mengalungkan tangannya di leher Aditya


  " … " Aditya menarik pinggang inara supaya lebih dekat dengan nya, lalu memperdalam ciumannya dengan sedikit rakus.


  " hah hah !" Aditya melepaskan ciumannya dengan nafas memburu,ia menatap kearah inara lalu kembali mencium bibirnya.


  " … " Aditya menurunkan ciumannya ke leher inara dan membuat beberapa jejak di sana.


  " mas !" ucap inara sambil mendorong dada Aditya


  " … " Aditya pun melepaskan kecupannya, lalu menoleh kearah inara dengan nafas memburu.


Aditya mengangkat inara dan mendudukkannya di pinggir kolam, lalu Aditya naik dari kolam renang mengambil handuk lalu menyelimuti tubuh inara. setalah itu Aditya menggendong inara dan membawanya ke kamar.


  " mas !" protes Inara sambil mengalungkan tangannya di leher Aditya


  " klek !" Aditya membuka pintu kamar, lalu membawa inara ke dalam kamar mandi.


  " … " Aditya menurunkan inara di bawah shower


  " … " inara menatap kearah Aditya yang juga sedang menatapnya


  " … " Aditya mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir inara,tapi inara malah memalingkan wajahnya sehingga pipinya yang Aditya cium.


  " jangan mesum !" ucap inara sambil mendorong Aditya dan hendak beranjak pergi


  " … " tapi Aditya malah menarik pinggangnya lalu membungkamnya dengan ciuman yang lembut namun menuntut, inara hampir saja jatuh kalau Aditya tidak memegangnya.


Aditya terus mencium bibir inara, sementara tangannya sibuk membuka kancing baju inara.


  " hah hah !" nafas inara memburu begitu Aditya melepaskan ciumannya.


  " …. " Aditya menyalakan shower, kemudian kembali mencium bibir inara.

__ADS_1


" … " inara pun membalas ciumannya sambil mengalungkan tangannya di leher Aditya.


...***...


__ADS_2