Secret Files

Secret Files
61. bilang aja iri !


__ADS_3

 " uhuk uhuk !" inara tersadar dari pingsannya, lalu beranjak bangun sambil menoleh kearah sekitar mencari ibu


 " ibu !" panggil inara dengan panik sambil mencari ibunya


 " uhuk uhuk !" suara batuk ibunya


 " ibu !" panggil inara sambil menghampiri ibunya, lalu memindahkan papan yang menindih tubuh ibu


 " ibu tidak apa-apa ?" ucap Inara sambil membantu ibunya bangun


 " … " ibunya hanya menggeleng


 " ayok kita harus segera keluar dari sini !" ucap Inara yang melihat apinya mungkin membesar


 " … " inara memapah ibunya menuju pintu, lalu mencoba untuk membukanya.


 " … " tapi pintunya sulit untuk di buka


 " sebentar !" ucap Inara sambil berjalan kearah jendela dan mencoba membukanya


 " ayok buk !" ucap Inara sambil membantu ibunya untuk keluar lewat jendela


 " hati-hati !" ucap Inara


 " … " setelah ibunya berhasil keluar, inara segera menyusul keluar lewat jendela tersebut.


 " … " inara memapah ibunya untuk pergi dari sana


 " … " tapi baru beberapa langkah ibunya malah berhenti


 " ayok duduk dulu !" ucap Inara sambil menuntun ibunya untuk duduk bersandar pada pohon.


 " cit !" tiba-tiba sebuah mobil berhenti di depan mereka.


" … " Aditya keluar dengan buru-buru dari mobilnya, lalu berjalan menghampiri istrinya.


 " kamu tidak apa-apa ?" tanya Aditya dengan panik sambil memeriksa istrinya.


 " aku baik-baik saja !" ucap Inara


 " lain kali tidak boleh begini lagi, jangan bertindak sendiri !" ucap Aditya sambil menatap kearah istrinya


 " iya maaf !" ucap Inara


 " … " Aditya pun menarik inara kedalam pelukannya, lalu mencium keningnya.


 " … " Aditya melepaskan pelukannya lalu menatap kearah ibunya inara yang sedang duduk dengan lemas


 " dia siapa ?" tanya Aditya sambil menatap kearah istrinya


 " ini ibuku !" ucap Inara sambil merangkul pundak ibunya


 " tapi bukannya ibumu sudah.." ucap Aditya


 " ibuku masih hidup !" ucap Inara


 " syukurlah, yaudah ayok kita pergi dari sini !" ucap Aditya


 " ya " ucap inara sambil memapah ibunya menuju mobil


 " … " Aditya segera membuka pintu mobilnya.


 " … " inara pun membantu ibunya untuk masuk kedalam mobil.


 " terus bagaimana dengan motorku ?" tanya inara sambil menatap kearah Aditya

__ADS_1


 " gampang, tinggal suruh orang untuk mengambilnya !" ucap Aditya


" baiklah " ucap Inara sambil masuk kedalam mobil dan duduk di samping ibu


 " … " Aditya menutup pintu mobilnya, lalu masuk ke kursi pengemudi dan menjalankan mobilnya untuk pergi dari sana


" kita ke rumah sakit " ucap Inara


" iya " ucap Aditya sambil fokus menyetir mobilnya.


...**...


sampai di rumah sakit ibunya lalu di periksa oleh dokter.


" ibu anda tidak apa-apa cuma kelelahan dan dehidrasi, saya sarankan untuk di rawat inap dulu !" ucap dokter


" baik dok " ucap inara


" saya permisi dulu !" ucap dokter sambil berjalan keluar


" makasih Dok !" ucap Inara sambil menghampiri ranjang ibunya.


" kamu juga istirahat,biar aku yang menjaganya !" ucap Aditya sambil mendorong inara menuju sofa


" baiklah " ucap inara duduk di atas sofa


" aku beliin makan dulu ya, belum makan kan ?" tanya Aditya sambil menatap kearah istrinya


" … " inara hanya menggelengkan kepalanya


" tunggu sebentar !" ucap Aditya sambil berjalan keluar


" … " inara melepaskan jaketnya lalu merebahkan dirinya di atas sofa


" klek " Aditya kembali sambil menenteng kertas berisi makanan


" ya " ucap inara sambil bangun, lalu masuk kedalam kamar mandi untuk mencuci tangan


" … " Aditya mengambil dan membuka makanannya


" … " selesai mencuci tangan inara kembali duduk di sofa sambil memakan makanannya


" kamu tidak makan ?" tanya inara sambil menatap kearah Aditya


" aku sudah makan " ucap Aditya


" oh !" ucap Inara sambil melanjutkan makannya


" pelan-pelan makannya !" ucap Aditya sambil membersihkan sisa makanan di pinggir bibir inara


" laper !" ucap Inara sambil melanjutkan makannya.


" … " selesai makan inara merebahkan diri atas sofa dengan bantalan menggunakan paha Aditya.


" hah !" inara menghela nafas panjang lalu mencoba memejamkan matanya.


" cup " Aditya mencium kening istrinya, lalu membelai rambutnya.


" … " Aditya menoleh kearah istrinya yang sudah tertidur pulas


" … " ia pun menyandarkan kepalanya di sandaran sofa sambil memejamkan matanya, sehingga tanpa sadar ia ketiduran.


...**...


inara terbangun dari tidurnya,ia menoleh kearah Aditya yang sedang tertidur pulas.

__ADS_1


" … " inara beranjak bangun dan berjalan kearah ranjang ibunya.


" ibu sudah bangun ?" tanya inara sambil menatap kearah ibunya


" … " ibunya hanya tersenyum kearahnya


" ibu butuh sesuatu tidak ?" tanya inara


" air " ucap ibunya


" … " inara mengambil gelas yang berisi air dari atas meja


" ini " lalu memberikannya kepada ibunya sambil membantunya untuk bangun.


" sudah " ucap ibunya


" … " inara pun meletakkan kembali gelasnya di atas meja


" ibu mau makan biar aku ambilkan makan ?" tanya inara sambil duduk di kursi


" … " ibunya hanya menggeleng


" yaudah,ibu istirahat lagi aja !" ucap Inara


" ibu sudah tidak apa-apa !" ucap ibunya sambil menatap kearahnya.


" benaran ?" tanya inara


" … " ibunya hanya mengangguk


" … " Aditya terbangun dari tidurnya dan melihat inara sedang mengobrol dengan ibunya.


" … " Aditya pun beranjak bangun dan berjalan kearah mereka.


" sudah bangun ?" tanya inara sambil menoleh kearah suaminya


" … " Aditya hanya mengangguk sambil merangkul pundak istrinya


" ini siapa ?" tanya buk Laura sambil menatap kearah Aditya


" perkenalkan ini Aditya,suami aku " ucap Inara


" apa ?" ucap ibunya yang terkejut


" kamu sudah menikah ?" tanya buk Naura sambil menatap kearah putrinya


" … " inara hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum


" … " buk Laura pun menoleh kearah Aditya


" ibu " ucap Aditya sambil mencium tangan ibu mertuanya.


" suamimu ganteng sekali " puji buk Naura


" … " Aditya hanya tersenyum mendengarnya


" jangan di puji nanti dia bisa besar kepala !" ucap Inara sambil menoleh kearah suaminya.


" bilang aja kamu iri !" ucap Aditya


" ngapain iri, orang aku cantik bukan ganteng !" ucap Inara


" … " yang membuat Aditya kehabisan kata-kata.


" … " buk Laura hanya tersenyum melihat tingkah mereka.

__ADS_1


...***...


__ADS_2