
" klek " inara masuk ke kamar dan langsung pergi ke kamar mandi melewati Aditya yang sedang sibuk dengan leptop nya di atas kasur.
keluar dari kamar mandi Inara duduk di atas sofa sambil bermain ponsel.
" tolong ambilkan berkas yang di atas meja itu !" ucap Aditya tanpa menoleh kearah inara.tidak mendapati sahutan dari inara, Aditya pun menoleh ke arah inara yang sedang asyik dengan ponselnya.
" Inara !" panggil Aditya lagi
" aku sibuk !" ucap Inara yang terdengar seperti sebuah sindiran untuk Aditya.
" ... " Aditya menutup leptop nya lalu berjalan ke arah inara
" apa yang kau lakukan ?" tanya Inara karena tiba-tiba mengambil ponsel nya
" cepat kembalikan !" ucap Inara sambil mencoba mengambil ponsel nya dari tangan Aditya,tapi Aditya malah memasukkan nya ke dalam saku celana nya.
" dasar menyebalkan !" gerutu inara sambil kembali duduk di atas sofa
" hah !" Aditya menghela nafas lalu duduk di samping inara
" apa lihat-lihat ?" ucap Inara ketus melihat Aditya yang sedang menatap nya
" kok jadi kamu sih yang marah-marah ?" tanya Aditya
" pikir aja sendiri !" ucap Inara sambil membelakangi Aditya
" eh !" ucap Inara saat Aditya menariknya ke atas pangkuan nya
" aku marah karena khawatir sama kamu, lihat saja kening mu ini !" ucap Aditya sambil menekan luka di kening Inara
" aw.. sakit! " ucap Inara sambil memukul tangan Aditya
" makanya jangan keras kepala !" ucap Aditya
" lain kali tidak usah turutin Jasmine lagi !"
" hmmmm " jawab Inara dengan malas, Aditya yang gemes langsung menarik tengkuk dan ******* bibirnya.
" eummm..! " ucap Inara sambil memukul pundak Aditya, setelah puas baru Aditya melepaskan nya.
" kenapa sih nyosor Mulu kayak soang !" gerutu inara
" lepas! aku mau turun !" ucap Inara sambil menarik tangan Aditya dari pinggangnya, tapi Aditya malah Semakin mengeratkan pelukannya.
" mas !" ucap Inara
" apa sayang ?" tanya Aditya dengan senyuman manis nya
" lepas !"
" mau kemana?" tanya Aditya
" mau nonton bareng Jasmine " ucap Inara
" Drakor lagi ?, tidak boleh! " ucap Aditya
" hah !" inara menghela nafas panjang sambil bersandar di dada Aditya
" aku punya sesuatu untuk kamu !" ucap Aditya
" apa ?" tanya inara sambil mendongakkan kepalanya
" sebentar !" ucap Aditya sambil menarik sebuah laci dan mengambil sebuah kotak kecil berwarna merah
" ini !" ucap Aditya menyerahkan nya kepada inara
" ini apa ?" tanya Inara
" buka aja !" ucap Aditya, inara pun membukanya
" sebuah kalung ?" ucap Inara saat melihat isi kotak tersebut
" iya, sini aku pakaikan !" ucap Aditya sambil mengambil kalung tersebut dan memakainya di leher inara.
" suka ?" tanya Aditya sambil mencium leher inara
" iya, kalungnya Bagus! "ucap Inara sambil memegang kalungnya
" di dalamnya ada pelacak !" ucap Aditya
" pelacak ?" tanya inara
__ADS_1
" iya, jadi pakai selalu dan jangan pernah melepaskannya! biar aku lebih mudah memantau mu, paham ?" ucap Aditya
" iya " ucap Inara
" good girl !" ucap Aditya sambil mengusap kepala inara
" mas !"
" ya? " ucap Aditya sambil menatap inara
" makasih !" ucap Inara
" untuk ? " tanya Aditya
" makasih! karena sudah mengkhawatirkan aku,berkat kamu aku tidak lagi kesepian dan merasa punya keluarga lagi !" ucap Inara dengan mata berkaca-kaca
" sekarang kamu udah punya aku, jadi jangan lagi menyimpan beban sendiri mengerti !" ucap Aditya sambil memeluk istrinya
" iya !" ucap Inara sambil menghapus air matanya
" yang !" panggil Aditya sambil menumpang dagunya di bahu inara.
" apa ?" tanya inara sambil menoleh ke arah Aditya
" pengen !" ucap Aditya dengan suara parau nya sambil mencium leher inara
" ... " yang membuat inara terdiam kikuk
" boleh ya ?" tanya Aditya sambil menatap inara, tapi inara hanya diam saja sambil menatapnya.
" ... " Aditya mendekatkan wajahnya hendak mencium inara tapi..
" Allahuakbar Allahuakbar! " suara adzan berkumandang
" sholat mas !" ucap Inara sambil menahan tawanya
" hah !" Aditya menghela nafas lemas sambil menyembunyikan wajahnya di bahu inara
" ayo lepas dulu !" ucap Inara sambil terkekeh, Aditya pun melepaskan dekapannya di pinggang inara.inara bangun dan beranjak ke kamar mandi.
...**...
" ayo berwudhu, kita sholat !" ucap Inara keluar dari kamar mandi
selesai berwudhu, mereka pun sholat Zuhur berjamaah.
...***...
" ayo siap-siap, kita makan siang di luar aja !" ucap Aditya selepas sholat
" baiklah, aku ganti baju dulu !" ucap Inara sambil pergi ke ruang wardrop
" aku lihat Jasmine dulu !" ucap Aditya sambil keluar
" iya " ucap Inara sambil masuk ke ruang wardrop
( 20 menit kemudian )
" ayo !" ucap Inara sambil turun dari tangga
" ya " ucap Aditya sambil bangkit dari tempat duduknya
" Jasmine mana ?" tanya Inara
" di mobil !" ucap Aditya sambil berjalan keluar
" oh " Inara sambil mengikuti Aditya ke luar
sampai luar, mereka masuk ke dalam mobil dan meluncur menuju restoran.
...****...
( di restoran )
mereka langsung duduk dan memesan makanan.
" mohon tunggu sebentar !" ucap pelayan sambil pergi
" iya " ucap Inara
...**...
__ADS_1
( 15 menit kemudian ) makanannya pun datang.
" makasih mbak !" ucap Jasmine
" sama-sama " ucap pelayan tersebut sambil pergi setelah selesai menata makanannya di atas meja.
mereka pun menikmati makanannya sambil berbincang-bincang.
" aku permisi ke toilet sebentar !" ucap Inara sambil bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju toilet
" iya " ucap Aditya
selepas inara ke toilet, tiba-tiba Gita datang dan duduk di tempat Inara.
" ngapain kamu duduk di sini ?" ucap Aditya ketus
" ih! kamu itu kenapa sih?, cuman duduk aja tidak boleh !" ucap Gita dengan manja sambil mengalungkan tangannya di lengan Aditya
" apaan sih !" ucap Aditya sambil melepaskan tangan Gita dari lengannya
" Adi.." ucap Gita sambil kembali memegang tangan Aditya
" gak usah pegang-pegang, pergi sana !" ucap Aditya sambil menapih tangan Gita
" aku cuman mau..." ucap Gita terputus, karena tiba-tiba ada yang menyiram kepalanya dengan jus
" hei !" teriak Gita marah sambil menoleh kebelakang.ia melihat inara sudah berdiri di belakangnya sambil memegang gelas berisi jus
" apa ?" tanya inara dengan dingin sambil meletakkan gelasnya di atas meja
" ... " Gita bangkit dari tempat duduknya dengan kedua tangannya terkepal,ia pun menghampiri Inara dan mengangkat tangan nya untuk menampar inara. tapi belum juga tangannya sampai, Inara sudah lebih dulu memegang dan memelintir tangan.
" arrghh..!" ringisan Gita kesakitan, membuat semua pengunjung menatap kearah mereka dan merekamnya.
" ayok kakak ipar! hamparkan pelakor !" teriak Jasmine, sementara Aditya diam saja sambil menatap kedua nya dengan tajam.
" lepaskan tanganku !" ucap Gita
" berhenti gangguin suami orang!, kalau gak tanganmu ini akan lepas dari tempat nya !" ucap Inara dengan tegas
" sekarang pergi kau dari sini !" ucap Inara sambil mendorong Gita
" akan aku balas kau !" ucap Gita sambil pergi
" aku tunggu !" ucap Inara
" hu..... dasar pelakor !" sorak pengunjung saat Gita keluar dari restoran tersebut, Gita yang merasa dipermalukan menjadi semakin dendam pada inara.ia pun masuk ke mobilnya lalu meninggalkan restoran tersebut.
Aditya mengambil uang di dompetnya lalu meletakkan nya di atas meja.
" ayo pulang !" ucap Aditya sambil menarik tangan inara keluar dari restoran.
( sampai di parkiran )
baru Aditya melepaskan tangan inara
" kamu kenapa sih ?" tanya inara yang melihat sikap Aditya dingin
" kamu kenapa sih! harus ngelakuin hal seperti tadi? bikin aku malu saja tahu tidak !" ucap Aditya kesal sambil menatap inara
" ... " yang membuat inara terdiam sambil menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan
" ayok masuk !" ucap Aditya sambil membukakan pintu mobil
" ... " tidak mendapati jawaban, Aditya pun menoleh ke samping, melihat inara sudah tidak ada di sana.
" kemana dia ?" ucap Aditya sambil melihat ke sekeliling.
" Inara !" panggil Aditya melihat inara sudah berdiri di pinggir jalan sambil menyetop taksi.
" inara tunggu !" ucap Aditya sambil menghampiri inara yang sedang membuka pintu taksi
" jalan pak !" ucap Inara sambil menutup pintu taksi
" Inara !" panggil Aditya lagi saat taksinya meluncur pergi.
" ini salah kak! kenapa dimarahin, sekarang kakak ipar pasti sakit hati dan berpikir kalau kakak membela Mak Lampir !" ucap Jasmine kesal
" kamu pulang dengan taksi saja !" ucap Aditya sambil kembali ke mobilnya
" ih! Jasmine kok di tinggalin sih !" gerutu Jasmine melihat mobil Aditya meluncur pergi.
__ADS_1
...***...