Secret Files

Secret Files
13. Dimas Admajaya


__ADS_3

suara adzan subuh membuat Inara terbangun dari tidurnya, inara yang membuka matanya terkejut saat mendapati dirinya tidur di pelukan Aditya, untuk sesaat ia menatap wajah Aditya yang kelihatan sangat tampan dari jarak sedekat ini.inara mencoba bangun dan melepaskan tangan Aditya dari pinggangnya tapi bukannya lepas, Aditya malah semakin erat memeluknya, inara pun pasrah karena tak bisa lepas dari dekapan Aditya.


" mas.." panggil Inara, tapi Aditya sama sekali tidak berkutik


" mas..mas..!"panggil Inara sambil menggoyangkan lengan Aditya


" hmmmm " Aditya masih dengan mata tertutup


" bangun udah subuh " Aditya pun membuka matanya dan yang pertama dilihatnya adalah wajah Inara yang sangat dekat dengan nya, ia terus menatap wajah yang kelihatan imut dan cantik.


" mas.." panggil Inara karena Aditya terus menatap nya


" hah " ucap Aditya kaget


" lepasin aku mau bangun "


" oh, ya " ucap Aditya sambil melepaskan tangannya dari pinggang Inara


inara bangun dan berjalan ke kamar mandi sedangkan Aditya masih duduk di atas kasur sambil senyum-senyum


" mas gak mau berwudhu " tanya inara yang baru keluar dari kamar mandi


" ini mau berwudhu " ucap Aditya sambil beranjak ke kamar mandi.sedangkan inara kembali ke atas kasur dan tidur


" kamu ngapain tidur lagi emang gak sholat " tanya Aditya


" aku lagi dapat " jawab Inara


" oh " ucap Aditya sambil berjalan ke arah sajadah dan memulai sholat nya.


selesai sholat Aditya kembali ke atas kasur,ia melihat inara yang sudah terlelap.aditya mendekatkan wajahnya ke Inara lalu mengecup kening nya, setelah itu ia kembali tidur sambil menarik Inara ke pelukannya.


...***...


" kita pergi bersama gak usah bawa motor nanti pulangnya aku jemput kita ke rumah kakek " ucap Aditya sambil memakan sarapannya


" iya " ucap Inara


selesai sarapan mereka pun berangkat dengan Aditya mengantar dulu Inara ke kampus setelahnya pergi ke kantor.


...***...


(sampai kampus )


" pulangnya jam berapa " tanya Aditya sambil menghentikan mobilnya di depan kampus


" jam 2 " jawab Inara sambil melepaskan sabuk pengaman nya dan mengulurkan tangannya ke Aditya minta Salim


" aku pergi dulu " ucap Inara sambil mencium tangan suaminya


" nanti aku jemput " Aditya sambil mencium kening Inara


" i-iya " ucap Inara sedikit salah tingkah lalu turun dari mobil dan masuk ke kampus,aditya melajukan mobilnya menuju kantor.


...***...


( di kantor )


" apa jadwal hari ini " tanya Aditya sambil duduk di kursi nya


" pagi ini bapak ada meeting dengan perusahaan Lea glow dan siangnya dengan perusahaan Dimas Admajaya " ucap Tian


" Dimas Admajaya ? " tanya Aditya


" iya pak "


" meeting nya jam berapa "


" jam 1siang pak "


" baik lah, ini untuk kamu " ucap Aditya sambil sesuatu ke Tian


" ini apa pak ? " ucap Tian mengintip isi nya

__ADS_1


" oleh-oleh " ucap Aditya sambil membuka leptop nya


" wah, makasih pak "


" hmmmm "


" yaudah saya permisi pak " ucap Tian sambil keluar


" ya " ucap Aditya yang fokus pada leptop nya


...***...


" pak udah waktu nya meeting dengan Lea glow " ucap Tian sambil masuk ke dalam


" ya " ucap Aditya sambil beranjak dari duduknya dan keluar.


( di ruang meeting )


perusahaan Lea glow menawarkan kerjasama dengan memperkenalkan produk-produk dari perusahaan nya.


" jadi bagaimana pak Aditya " tanya Lea glow


" baiklah, saya terima kerjasama nya "


" makasih pak Aditya " ucapnya senang


" ini buk berkas kerjasama nya yang harus ditandatangani " ucap Tian sambil menyerahkan berkasnya.


" iya " ucap Lea glow sambil menandatangani


" kalau begitu kami permisi dulu pak Aditya " ucapnya sambil beranjak pergi


" iya " jawab Aditya.


selesai meeting Aditya kembali ke ruangan nya.


" bawa laporan tentang penjualan bulan ini " ucap Aditya sambil duduk di kursi nya


" baik " ucap Tian pergi ke ruangan nya mengambil laporan


" ada peningkatan " tanya Aditya sambil membuka laporan tersebut


" ada 10% pak "


" bagus,kau boleh kembali bekerja " ucap Aditya sambil menutup berkasnya


" baik pak " ucap Tian kembali ke ruangan nya dan Aditya kembali melanjutkan pekerjaannya.


...***...


( siang nya )


Aditya meeting dengan Dimas Admajaya


" selamat siang pak Aditya " ucap nya sambil bangun dari tempat duduknya


" siang pak Dimas "ucap Aditya sambil duduk di kursi


" jadi ada keperluan apa pak Dimas ?" tanya Aditya tanpa basa-basi


" begini pak Aditya, kami ingin mengajukan kerjasama tentang pembangunan proyek A yang ada di pulau seribu " jelas pak Dimas


" dan ini berkas- berkas nya silahkan di lihat dulu " ucapnya sambil menyerah berkas tersebut, Aditya mengambil dan membaca berkas tersebut.


" ini pembangunan hotel dan wisata " tanya Aditya sambil membaca berkas nya


" iya pak Aditya " ucapnya


" jadi bagaimana pak Aditya "


" baiklah, saya terima "


" makasih pak Aditya, ini berkas kerjasama nya " ucap Dimas senang sambil menyerahkan berkas, Aditya mengambil dan menandatangani berkas tersebut.

__ADS_1


" pergi dulu " ucap Aditya sambil bangun dan pergi


" iya pak Aditya " ucap pak Dimas sambil beranjak dari tempat duduknya


" drrrtt ..drrrtt.." suara getaran ponsel


" bagaimana " tanya pak Dimas sambil berjalan keluar


" dasar gak becus, itu saja kalian tidak bisa " teriak nya marah


" cari dia sampai dapat !" ucapnya sambil mematikan telepon dan masuk ke dalam mobil


...***...


selesai meeting Aditya langsung meluncurkan mobilnya menuju kampus Inara.


( di kampus )


inara keluar dari kelasnya menuju parkiran


" inara !" panggil vano sambil berjalan ke arah inara


" ya Van, kenapa "


" kamu gak bawa motor " tanya vano sambil berjalan di samping inara


" gak "


" tadi kamu pergi nya dengan apa "


" di antar " ucap Inara


" terus kamu pulang nya dengan apa, bareng aku aja yuk !" ucap vano sambil menarik tangan inara


" gak usah Van,aku ada yang jemput " ucap sambil melepaskan tangannya


" ada yang jemput ? " tanya vano sambil melihat ke arah inara


" iya itu mobilnya, aku pergi dulu ya " ucap Inara sambil melihat ke arah mobil Aditya


" oh, yaudah " ucap vano dan inara pergi menuju mobil Aditya.


( di dalam mobil )


Aditya sedang mencekam erat setir dengan tatapan tajam ke arah inara dan vano,ia merasa tidak suka inara bicara dan dekat dengan pria lain.


" clek " Inara masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Aditya.


Aditya langsung menjalankan mobilnya tanpa mengucapkan sepatah kata pun, inara yang merasa bingung dengan sikap Aditya mencoba menoleh ke arah Aditya yang sedang menyetir dengan aura dingin.


" mas sudah makan ?" tanya inara mencoba mencairkan suasana, tapi Aditya hanya diam saja


" kita makan dulu ya,aku laper " ucap Inara sambil melihat ke arah Aditya yang tidak menghiraukan nya


" mas.." panggil Inara yang mulai kesal


" apa " tanya Aditya ketus


" kamu kenapa sih, kalau kamu gak suka menjemput aku lebih baik turunkan aku disini,aku bisa pulang sendiri " ucap Inara kesal


" kenapa,mau pulang dengan pacar mu itu ?" ucap Aditya


" kamu ngomong apa sih,pacar apa? aku gak punya pacar "


" bukannya yang tadi itu pacar kamu " ucap Aditya masih ketus


" kamu cemburu " tanya inara sambil menatap Aditya


" kamu itu istri aku, jadi jangan sembarang dekat


dengan pria lain "


" bilang aja cemburu " ucap Inara lirih sambil melihat ke arah jendela .

__ADS_1


Aditya yang mendengar itu hanya diam saja, karena emang bener dia cemburu cuma gengsi untuk mengakui.


...****...


__ADS_2