Secret Files

Secret Files
43. kejahilan Aditya


__ADS_3

( Lucia )


selesai membereskan rumah, Lucia pergi ke supermarket untuk belanja.


...**...


( di supermarket )


Lucia memilih bahan-bahan yang diperlukan.setelah selesai, Lucia membayarnya lalu pergi.


Lucia keluar dari supermarket dan menuju jalan raya untuk menunggu taksi.


saat sedang menunggu taksi, tiba-tiba ada mobil yang berhenti di depannya, lalu turunlah dua orang yang berseragam pengawal.


" … " melihat itu, Lucia segera lari


" hei, tunggu !" ucap mereka, lalu mengejar Lucia


" … " Lucia menoleh ke belakang dan melihat mereka masih mengejarnya.


"hei, jangan kabut !" teriak mereka sambil mengejarnya


" … " Lucia terus berlari dari kejaran mereka,ia pun masuk ke lorong-lorong rumah warga


" aku harus kemana ini ?" ucap Lucia sambil berhenti dan melihat ke sekeliling yang ternyata jalan buntung.


" … " Lucia menoleh ke belakangan dan melihat mereka masih mengejarnya, ia pun segera bersembunyi dibalik tembok rumah.


" kemana dia ?" ucap mereka yang tidak melihat Lucia


" dia pasti masih di sekitar sini,ayok berpencar dan cari dia sampai ketemu !" ucap mereka, sambil berpencar mencari Lucia.


" … " Lucia menutup mulutnya saat mereka mulai mendekat ke tempat ia bersembunyi.


" ayok kita cari ke sana !" ucap mereka sambil pergi


" hah !" Lucia pun menghela nafas lega, lalu ia keluar dari sana sambil mengintip.


" … " merasa aman, Lucia segera pergi dari sana.


Lucia menuju jalan raya, lalu menyetop taksi.


" taksi !" panggil Lucia sambil melambaikan tangannya.


" hei,itu dia !" ucap mereka yang melihat Lucia


" … " Lucia menoleh ke belakang dan melihat mereka sedang berlari ke arahnya.


" … " Lucia segera membuka pintu taksi dan masuk kedalam


" jalan pak !" ucap Lucia sambil menutup pintunya


" hei tunggu !" ucap mereka sambil mengejar taksinya


" lebih cepat lagi pak !" ucap Lucia sambil menoleh ke belakang.


" cepat masuk !" perintah bos mereka


" … " mereka pun segera masuk kedalam mobil dan mengejar Lucia.


...**...


" makasih pak !" ucap Lucia sambil turun dari taksi dan segera masuk kedalam apartemen.


" … " Lucia menekan tombol pintu lift, lalu masuk kedalam dan menekan tombol menuju lantai 4.


...**...


Lucia keluar dari lift dengan buru-buru dan berjalan menuju pintu apartemennya.


" … " Lucia hendak membuka pintu,tapi sudah lebih dulu di buka dari dalam. sehingga membuat Lucia terdorong kedalam dan tidak sengaja menabrak dada Liam.


" … " Lucia menoleh kearah Liam yang juga sedang menatapnya.


" deg " mereka saling bertatapan, membuat Lucia merasakan perasaan aneh.


" maaf !" ucap Lucia tersadar dan segera menjauh dari Liam

__ADS_1


" habis dari mana ?" tanya Liam sambil menatap kearah Lucia


" habis dari supermarket " ucap Lucia


" yaudah aku mau keluar dulu !" ucap Liam sambil beranjak pergi


" mau aku masak apa untuk makan malamnya ?" tanya Lucia


" tidak usah, mungkin nanti aku pulangnya larut malam !" ucap Liam sambil keluar


" oh !" ucap Lucia, lalu menaruh belanjaannya di dapur.


" … " setelah itu, Lucia masuk kedalam kamar nya.


...**...


( di kantin )


Aditya dan inara menjadi pusat perhatian para karyawannya, karena baru pertama kalinya bos mereka makan siang di kantin, apalagi bersama istrinya.


" ayok duduk !" ucap Aditya sambil menarik kursi untuk inara


" makasih !" ucap inara sambil duduk


" mau makan apa ?" tanya Aditya


" terserah kamu aja " ucap Inara


" baiklah tunggu sebentar !" ucap Aditya sambil pergi mengambil makanan untuk dirinya dan inara.


...**...


" eummm,pengen !" ucap seorang karyawan yang melihat Aditya begitu perhatian kepada istrinya.


" iya, ternyata pak Aditya bisa romantis juga ya ?!" ucap karyawan lainnya


" jadi pengen punya suami macam itu !" ucap karyawan lainnya sambil menatap kagum kearah Aditya yang sedang mengambil makanan.


" … " mendengar bisik-bisik para karyawan tentang suaminya, inara pun menoleh kearah mereka.


" berhenti bergosip, pawangnya lihat kesini !" tegur karyawan lainnya sambil melihat kearah inara.


" siang buk !" sapa mereka dengan ramah


" … " inara hanya membalasnya dengan senyuman, lalu kembali melihat ke arah Aditya yang menghampiri nya sambil membawakan makanan.


" … " Aditya meletakkan makanan nya di atas meja, lalu duduk di kursi.


" makasih !" ucap inara sambil mengambil makanannya.


" … " Aditya hanya mengangguk sambil memakan makanan nya


" ternyata banyak juga yang ngefans sama kamu !" ucap inara sambil makan


" hah ?" tanya Aditya sambil menoleh kearah inara


" itu !" ucap inara sambil menunjuk dengan mata nya kearah para karyawan yang terus menatap kearah mereka.


" … " Aditya pun berbalik dan melihat kearah para karyawan yang sedang menatapnya.


" selamat siang pak !" ucap mereka sambil tersenyum kearah Aditya


" … " Aditya hanya tersenyum, lalu kembali melanjutkan makannya.


" itu resiko kalau punya suami genteng !" ucap Aditya tersenyum sambil menyuapi nasi kedalam mulutnya.


" dih,pede amat !" ucap inara sambil melanjutkan makannya


" emang aku ganteng !" ucap Aditya yang narsis


" terserah kau lah !" ucap inara sambil menyuapi nasi kedalam mulutnya.


...**...


selesai makan, mereka pergi ke mushola untuk sholat Zuhur.


setelah itu, mereka kembali ke ruang kerjanya.

__ADS_1


" mas,aku ke kamar ya ?!" ucap inara sambil beranjak ke kamar


" iya " ucap Aditya sambil melanjutkan kembali pekerjaannya.


...**...


( Dimas Admajaya )


" dasar bodoh !" ucap Dimas marah


" menangkap dia saja kalian tidak bisa !" ucap Dimas sambil menatap anak buahnya dengan tajam,ia sangat marah saat mereka melaporkan Lucia kembali berhasil kabur.


" maaf bos !" ucap anak buahnya


" kalian itu bisa kerja tidak sih ?" teriak Dimas


" … " yang membuat anak buahnya terdiam sambil menunduk


" cari dia sampai ketemu, kalau tidak kepala kalian yang akan aku pegal !" ucap Dimas


" baik bos !" ucap mereka sambil pergi.


" dasar payah !" ucap Dimas sambil pergi ke kamarnya.


" drrrtt !" bunyi panggilan masuk


" ya ?" jawab Dimas sambil duduk di atas kasur


" aku lagi banyak masalah dan ini semua gara-gara mu !" ucap Dimas yang kesal


" ya baiklah !" ucap Dimas sambil mematikan teleponnya.


" dasar menyebalkan !" maki Dimas,lalu mengambil leptop dan memeriksa pekerjaannya.


...**...


( sorenya )


setelah selesai bekerja, Aditya masuk kedalam kamar.


" klek " Aditya membuka pintu dan melihat inara masih tertidur pulas di atas kasur.


" … " Aditya menghampiri inara lalu duduk di atas kasur.


" yank !" panggil Aditya


" … " tapi inara tidak berkutik,ia masih tidur dengan pulas


" … "Aditya mendekatkan mulutnya ke telinga inara


" kebakaran !" teriak Aditya dengan jahilnya


" mana-mana ?" tanya inara terbangun dengan panik sambil duduk dan melihat ke sekeliling.


" … " melihat itu, Aditya hanya bisa menahan tawanya


" kamu bohongi aku ya ?!" tanya inara sambil menatap kearah Aditya dengan kesal


" hahaha " tawa Aditya akhirnya meledak juga, begitu melihat wajah istrinya yang panik dan rambut acak-acakan.


" ih, nyebelin banget sih !" teriak Inara kesal sambil melempari Aditya menggunakan bantal


" … " Aditya menangkap bantal nya sambil terkekeh


" … " inara menatap Aditya dengan kesal


" habisnya kamu di bangunin tidak bangun-bangun sih !" ucap Aditya sambil meletakkan bantal nya kembali ke atas kasur, lalu duduk di samping inara


" gak bisa apa di bangunin baik-baik, bikin kesal saja !" ucap inara yang masih kesal


" yaudah, aku minta maaf !" ucap Aditya sambil memeluk inara dari samping


" yaudah lepas, aku mau ke kamar mandi !" ucap inara sambil melepaskan tangan Aditya dari pinggangnya


" maafin dulu !" ucap Aditya


" gak tau ah, masih kesal aku !" ucap inara sambil pergi ke kamar mandi.

__ADS_1


...**...


__ADS_2