
( Lucia )
selesai membereskan rumah, Lucia pergi ke supermarket untuk belanja.
...**...
( di supermarket )
Lucia memilih bahan-bahan yang diperlukan.setelah selesai, Lucia membayarnya lalu pergi.
Lucia keluar dari supermarket dan menuju jalan raya untuk menunggu taksi.
saat sedang menunggu taksi, tiba-tiba ada mobil yang berhenti di depannya, lalu turunlah dua orang yang berseragam pengawal.
" … " melihat itu, Lucia segera lari
" hei, tunggu !" ucap mereka, lalu mengejar Lucia
" … " Lucia menoleh ke belakang dan melihat mereka masih mengejarnya.
"hei, jangan kabut !" teriak mereka sambil mengejarnya
" … " Lucia terus berlari dari kejaran mereka,ia pun masuk ke lorong-lorong rumah warga
" aku harus kemana ini ?" ucap Lucia sambil berhenti dan melihat ke sekeliling yang ternyata jalan buntung.
" … " Lucia menoleh ke belakangan dan melihat mereka masih mengejarnya, ia pun segera bersembunyi dibalik tembok rumah.
" kemana dia ?" ucap mereka yang tidak melihat Lucia
" dia pasti masih di sekitar sini,ayok berpencar dan cari dia sampai ketemu !" ucap mereka, sambil berpencar mencari Lucia.
" … " Lucia menutup mulutnya saat mereka mulai mendekat ke tempat ia bersembunyi.
" ayok kita cari ke sana !" ucap mereka sambil pergi
" hah !" Lucia pun menghela nafas lega, lalu ia keluar dari sana sambil mengintip.
" … " merasa aman, Lucia segera pergi dari sana.
Lucia menuju jalan raya, lalu menyetop taksi.
" taksi !" panggil Lucia sambil melambaikan tangannya.
" hei,itu dia !" ucap mereka yang melihat Lucia
" … " Lucia menoleh ke belakang dan melihat mereka sedang berlari ke arahnya.
" … " Lucia segera membuka pintu taksi dan masuk kedalam
" jalan pak !" ucap Lucia sambil menutup pintunya
" hei tunggu !" ucap mereka sambil mengejar taksinya
" lebih cepat lagi pak !" ucap Lucia sambil menoleh ke belakang.
" cepat masuk !" perintah bos mereka
" … " mereka pun segera masuk kedalam mobil dan mengejar Lucia.
...**...
" makasih pak !" ucap Lucia sambil turun dari taksi dan segera masuk kedalam apartemen.
" … " Lucia menekan tombol pintu lift, lalu masuk kedalam dan menekan tombol menuju lantai 4.
...**...
Lucia keluar dari lift dengan buru-buru dan berjalan menuju pintu apartemennya.
" … " Lucia hendak membuka pintu,tapi sudah lebih dulu di buka dari dalam. sehingga membuat Lucia terdorong kedalam dan tidak sengaja menabrak dada Liam.
" … " Lucia menoleh kearah Liam yang juga sedang menatapnya.
" deg " mereka saling bertatapan, membuat Lucia merasakan perasaan aneh.
" maaf !" ucap Lucia tersadar dan segera menjauh dari Liam
__ADS_1
" habis dari mana ?" tanya Liam sambil menatap kearah Lucia
" habis dari supermarket " ucap Lucia
" yaudah aku mau keluar dulu !" ucap Liam sambil beranjak pergi
" mau aku masak apa untuk makan malamnya ?" tanya Lucia
" tidak usah, mungkin nanti aku pulangnya larut malam !" ucap Liam sambil keluar
" oh !" ucap Lucia, lalu menaruh belanjaannya di dapur.
" … " setelah itu, Lucia masuk kedalam kamar nya.
...**...
( di kantin )
Aditya dan inara menjadi pusat perhatian para karyawannya, karena baru pertama kalinya bos mereka makan siang di kantin, apalagi bersama istrinya.
" ayok duduk !" ucap Aditya sambil menarik kursi untuk inara
" makasih !" ucap inara sambil duduk
" mau makan apa ?" tanya Aditya
" terserah kamu aja " ucap Inara
" baiklah tunggu sebentar !" ucap Aditya sambil pergi mengambil makanan untuk dirinya dan inara.
...**...
" eummm,pengen !" ucap seorang karyawan yang melihat Aditya begitu perhatian kepada istrinya.
" iya, ternyata pak Aditya bisa romantis juga ya ?!" ucap karyawan lainnya
" jadi pengen punya suami macam itu !" ucap karyawan lainnya sambil menatap kagum kearah Aditya yang sedang mengambil makanan.
" … " mendengar bisik-bisik para karyawan tentang suaminya, inara pun menoleh kearah mereka.
" berhenti bergosip, pawangnya lihat kesini !" tegur karyawan lainnya sambil melihat kearah inara.
" siang buk !" sapa mereka dengan ramah
" … " inara hanya membalasnya dengan senyuman, lalu kembali melihat ke arah Aditya yang menghampiri nya sambil membawakan makanan.
" … " Aditya meletakkan makanan nya di atas meja, lalu duduk di kursi.
" makasih !" ucap inara sambil mengambil makanannya.
" … " Aditya hanya mengangguk sambil memakan makanan nya
" ternyata banyak juga yang ngefans sama kamu !" ucap inara sambil makan
" hah ?" tanya Aditya sambil menoleh kearah inara
" itu !" ucap inara sambil menunjuk dengan mata nya kearah para karyawan yang terus menatap kearah mereka.
" … " Aditya pun berbalik dan melihat kearah para karyawan yang sedang menatapnya.
" selamat siang pak !" ucap mereka sambil tersenyum kearah Aditya
" … " Aditya hanya tersenyum, lalu kembali melanjutkan makannya.
" itu resiko kalau punya suami genteng !" ucap Aditya tersenyum sambil menyuapi nasi kedalam mulutnya.
" dih,pede amat !" ucap inara sambil melanjutkan makannya
" emang aku ganteng !" ucap Aditya yang narsis
" terserah kau lah !" ucap inara sambil menyuapi nasi kedalam mulutnya.
...**...
selesai makan, mereka pergi ke mushola untuk sholat Zuhur.
setelah itu, mereka kembali ke ruang kerjanya.
__ADS_1
" mas,aku ke kamar ya ?!" ucap inara sambil beranjak ke kamar
" iya " ucap Aditya sambil melanjutkan kembali pekerjaannya.
...**...
( Dimas Admajaya )
" dasar bodoh !" ucap Dimas marah
" menangkap dia saja kalian tidak bisa !" ucap Dimas sambil menatap anak buahnya dengan tajam,ia sangat marah saat mereka melaporkan Lucia kembali berhasil kabur.
" maaf bos !" ucap anak buahnya
" kalian itu bisa kerja tidak sih ?" teriak Dimas
" … " yang membuat anak buahnya terdiam sambil menunduk
" cari dia sampai ketemu, kalau tidak kepala kalian yang akan aku pegal !" ucap Dimas
" baik bos !" ucap mereka sambil pergi.
" dasar payah !" ucap Dimas sambil pergi ke kamarnya.
" drrrtt !" bunyi panggilan masuk
" ya ?" jawab Dimas sambil duduk di atas kasur
" aku lagi banyak masalah dan ini semua gara-gara mu !" ucap Dimas yang kesal
" ya baiklah !" ucap Dimas sambil mematikan teleponnya.
" dasar menyebalkan !" maki Dimas,lalu mengambil leptop dan memeriksa pekerjaannya.
...**...
( sorenya )
setelah selesai bekerja, Aditya masuk kedalam kamar.
" klek " Aditya membuka pintu dan melihat inara masih tertidur pulas di atas kasur.
" … " Aditya menghampiri inara lalu duduk di atas kasur.
" yank !" panggil Aditya
" … " tapi inara tidak berkutik,ia masih tidur dengan pulas
" … "Aditya mendekatkan mulutnya ke telinga inara
" kebakaran !" teriak Aditya dengan jahilnya
" mana-mana ?" tanya inara terbangun dengan panik sambil duduk dan melihat ke sekeliling.
" … " melihat itu, Aditya hanya bisa menahan tawanya
" kamu bohongi aku ya ?!" tanya inara sambil menatap kearah Aditya dengan kesal
" hahaha " tawa Aditya akhirnya meledak juga, begitu melihat wajah istrinya yang panik dan rambut acak-acakan.
" ih, nyebelin banget sih !" teriak Inara kesal sambil melempari Aditya menggunakan bantal
" … " Aditya menangkap bantal nya sambil terkekeh
" … " inara menatap Aditya dengan kesal
" habisnya kamu di bangunin tidak bangun-bangun sih !" ucap Aditya sambil meletakkan bantal nya kembali ke atas kasur, lalu duduk di samping inara
" gak bisa apa di bangunin baik-baik, bikin kesal saja !" ucap inara yang masih kesal
" yaudah, aku minta maaf !" ucap Aditya sambil memeluk inara dari samping
" yaudah lepas, aku mau ke kamar mandi !" ucap inara sambil melepaskan tangan Aditya dari pinggangnya
" maafin dulu !" ucap Aditya
" gak tau ah, masih kesal aku !" ucap inara sambil pergi ke kamar mandi.
__ADS_1
...**...