
inara memarkirkan motornya di depan rumah, lalu masuk kedalam.
" kau habis dari mana ?" tanya ibunya
" aku ada sedikit urusan " ucap inara
" Aditya nyariin kamu tu !" ucap buk Laura
" dia sudah pulang, tapi kok gak ada mobilnya ?" tanya Inara
" pulang diantar asistennya tadi " ucap buk Laura
" yaudah, aku ke kamar dulu " ucap Inara sambil pergi ke kamar
" klek !" inara masuk kedalam kamar dan melihat Aditya sedang berbaring di atas kasur
" … " ia pun berjalan kearah ranjang
" kamu sakit ?" tanya inara sambil meletakkan tangannya di atas kening Aditya.
" kepalaku sakit " ucap Aditya dengan mata terpejam
" sudah minum obat ?" tanya inara sambil duduk di atas kasur
" sudah !" ucap Aditya
" mau ke rumah sakit ?" tanya inara sambil menatap kearah Aditya
" … " Aditya menggelengkan kepalanya
" mana yang sakit ?" tanya inara yang berniat untuk memijat kepala Aditya
" … " Aditya menunjukkan kepala bagian kanannya
" di sini ?" tanya inara sambil memijatnya
" ya " ucap Aditya
" … " inara pun memijat kepala Aditya dengan perlahan
" … " Aditya bergeser kearah inara lalu tidur di atas pangkuannya sambil memejamkan matanya
" bagaimana, masih sakit ?" tanya inara yang masih memijat kepala Aditya
" udah mendingan " ucap Aditya sambil menikmati pijatan dari istrinya
" kamu udah makan belum ?" tanya Inara
" udah " ucap Aditya
" makanya jangan terlalu di paksain kerjanya !" ucap inara
" hmmmm " ucap Aditya
" yaudah, sekarang istirahat aja " ucap inara sambil berhenti memijat kepala Aditya
" … " Aditya pun bangun dari pangkuan inara dan tidur di atas bantal
" gak mau ganti baju dulu ?" tanya inara yang melihat Aditya masih memakai baju kemeja.
" nanti aja kepalaku masih sakit " ucap Aditya
" yaudah, aku mau mandi dulu " ucap inara sambil membuka jaketnya
" nanti aja, sekarang temani aku tidur !" ucap Aditya sambil menatap kearah istrinya
" baiklah " ucap Inara sambil menaruh jaketnya di atas meja, lalu naik keatas kasur dan berbaring di samping Aditya.
" … " Aditya pun bergeser dan tidur didalam pelukan inara.
" … " inara memeluk Aditya sambil memejamkan matanya.
...**...
( sore harinya )
" … " Lucia duduk di atas sofa sambil membuka perban yang membalut tangannya
__ADS_1
" klek " Liam masuk kedalam rumah,ia melihat Lucia sedang mengganti perban di tangannya.
" … " Liam pun duduk di sofa sambil membantu Lucia membalut lukanya
" … " Lucia pun menoleh kearah Liam
" makasih !" ucap Lucia setelah Liam selesai membalut lukanya.
" ya " ucap Liam, lalu beranjak pergi ke kamarnya.
" … " Lucia pun menyimpan kotak P3K nya lalu pergi menuju dapur untuk membuatkan makan malam.
( 30 menit kemudian )
selesai memasak, Lucia pergi ke kamarnya.
" klek " Lucia masuk kedalam kamar dan langsung menuju kamar mandi.
( Liam )
selesai mandi dan mengganti pakaian,Liam langsung merebahkan dirinya di atas kasur.
" … " ia menarik selimut lalu memejamkan matanya.
" … " karena lelah bekerja seharian, iapun langsung tertidur pulas
...**...
" tok tok tok !" suara ketukan pintu dari luar membuat Liam terbangun dari tidurnya
" … " Liam menoleh kearah jam yang sudah menuju pukul 7 malam.
" … " ia pun beranjak bangun dan berjalan kearah pintu
" klek " Liam membukakan pintu dan melihat Lucia sedang berdiri di depan kamarnya
" makan malam sudah siap " ucap Lucia sambil menatap kearah Liam
" ya " ucap Liam, lalu kembali masuk kedalam kamarnya untuk mencuci muka.
" … " Lucia pun menunggu Liam di meja makan
" … " Liam keluar dari kamar dan berjalan menuju meja makan
" … " Liam menarik kursi lalu duduk sambil mengambil piringnya
" … " Lucia menoleh kearah Liam yang sedang mengambil makanannya.
" ayok makan !" ucap Liam yang melihat Lucia bengong
" hah ?,iya " ucap Lucia, lalu mengambil makanan dan memakannya.
...**...
( inara )
" … " inara turun kebawah dan berjalan kearah meja makan
" suamimu mana ?" tanya buk Laura yang sedang menata makanan di atas meja
" di atas, lagi sakit !" ucap inara sambil duduk di kursi
" sudah kamu kasih obat ?" tanya buk Laura
" sudah !" ucap inara sambil mengambil piring lalu mengambil makanannya.
" yaudah,bawa makanannya ke atas !" ucap buk Laura sambil duduk di kursi
" sebentar aku makan dulu,laper dari tadi siang belum makan !" ucap inara sambil menyuapi nasi kedalam mulutnya
" … " buk Laura hanya menggeleng kepala melihat tingkah anaknya.
" … " iapun mengambil makanan dan memakannya.
selesai makan, inara mengambil makanan untuk suami
" inara ke atas dulu ya " ucap inara sambil membawa nampan berisi makanannya dan naik keatas
__ADS_1
" ya " ucap buk Laura sambil membereskan piring kotornya.
" klek " inara masuk kedalam kamar dan melihat Aditya sudah tidak ada di atas kasur
" … " ia pun meletakkan nampannya di atas meja
" klek " Aditya keluar dari kamar mandi sudah dengan pakaian gantinya.
" ayok makan dulu !" ucap inara sambil menoleh kearah Aditya
" … " Aditya pun berjalan kearah inara lalu duduk di atas sofa
" ini makan dulu !" ucap inara sambil menggeser nampannya ke depan Aditya.
" kamu sudah makan ?" tanya Aditya sambil mengambil makanannya
" sudah " ucap Inara sambil duduk di samping Aditya
" … " Aditya pun mulai menikmati makanannya
" … " inara menyandarkan tubuhnya pada bahu sofa sambil menopang kepalanya dengan sebelah tangannya.
" … " inara menatap kearah Aditya yang makan dengan lahap.
" … " Aditya menaruh piring yang sudah kosong di atas meja
" … " lalu mengambil gelas berisi air dan meminumnya.
" udah puas lihatin nya ?" tanya Aditya sambil meletakkan gelasnya di atas meja lalu menoleh kearah istrinya.
" ada sesuatu di wajah kamu " ucap inara sambil menatap kearah Aditya
" apa ?" tanya Aditya sambil memegang wajahnya
"sebentar !" ucap inara sambil mengulurkan tangannya ke wajah Aditya
" ini !" ucap inara sambil memperlihatkan jari berbentuk love kepada Aditya
" hah " Aditya hanya menghela nafasnya melihat gombalan receh istrinya.
" hehehe " Inara hanya terkekeh melihatnya.
" kamu mirip Sheila on 7 deh !" ucap Aditya sambil menatap kearah istrinya
" maksud kamu aku mirip vokalisnya Sheila on 7 ?" tanya inara sambil menatap kearah Aditya
" bukan,tapi kamu itu anugerah terindah yang pernah ku miliki !" ucap Aditya sambil tersenyum
" :) " yang membuat inara tersenyum
" aku takut !" ucap inara sambil menatap kearah Aditya
" takut kenapa ?" tanya Aditya
" takut kehilangan kamu !" ucap inara sambil terkekeh geli melihat wajah serius Aditya
" dasar !" ucap Aditya sambil menarik inara kedalam pelukannya lalu mencium pipi inara dengan gemas.
" hehehe " inara hanya terkekeh
" dari mana belajar menggombal hah ?" tanya Aditya sambil menatap kearah istrinya
" dari buaya 😅" ucap Inara sambil tertawa
" oh begitu ya ?" ucap Aditya sambil menatap kearah istrinya yang masih tertawa
" … " inara menghentikan tawanya lalu menoleh kearah Aditya
" eummm…" ucap Inara karena tiba-tiba Aditya membungkam mulutnya dengan ciuman
" … " Aditya melepaskan ciumannya lalu menggendong inara menuju kasur
" … " Aditya menidurkan inara di atas kasur lalu ikut merebahkan dirinya di samping inara.
" ayok tidur !" ucap Aditya sambil menarik inara kedalam pelukannya
" … " inara memeluk Aditya sambil memejamkan matanya.
__ADS_1
...***...