Secret Files

Secret Files
39. Good girl


__ADS_3

( 20 menit kemudian )


keluar dari kamar mandi, inara langsung beranjak keluar kamar.


" yank !" panggil Aditya sambil bangun dari tempat duduknya


" … " tapi inara tidak menghiraukannya, inara membuka pintu dan keluar dari kamar


" hah !" Aditya menghela nafasnya, lalu beranjak ke kamar mandi.


...**...


selesai mandi, Aditya turun kebawah dan berjalan kearah meja makan.


"… " Aditya menarik kursi lalu duduk sambil menatap kearah inara yang sedang menikmati sarapannya tanpa menoleh sedikitpun kearahnya.


" hah !" Aditya hanya bisa menghela nafas sambil mengambil makanan untuk dirinya.


" … " inara beranjak dari meja makan sambil membawa piring bekas makannya ke dapur untuk di cuci.


" … " Aditya menoleh kearah inara sambil melanjutkan makannya.


selesai mencuci piring, inara beranjak ke kamar, meninggalkan Aditya sendiri di meja makan.


...**...


" klek " Aditya masuk ke kamar dan melihat inara sudah tidur.


" … " Aditya naik ke atas kasur dan merebahkan dirinya di samping inara


" mau sampai kapan ngambeknya ?" tanya Aditya sambil memeluk inara dari belakang


" … " inara tidak menjawab, ia memejamkan matanya pura-pura tidur


" aku tahu kamu belum tidur !" ucap Aditya


" … " inara melepaskan tangan Aditya dari pinggangnya, lalu bergeser menjauh dari Aditya


" oke fine !, aku izinin kamu naik motor lagi !" ucap Aditya menyerah,ia tidak mau terus di cuekin oleh inara.


"… " mendengar itu, inara membuka matanya lalu berbalik kearah Aditya


" puas !" ucap Aditya sambil menatap inara


" gak usah, kalau terpaksa !" ucap inara sambil menatap Aditya, lalu kembali berbalik membelakangi Aditya


" … " Aditya yang gemas langsung menarik inara dan membungkamnya dengan ciuman


" ummmmm.." ucap Inara terkejut, Aditya tiba-tiba menciumnya


" … " Aditya memegang tengkuk inara untuk memperdalam ciumannya


" … " inara pasrah sambil mengalungkan kedua tangannya di leher Aditya


" … " Aditya melepaskan ciumannya lalu menatap kearah inara, yang juga sedang menatapnya.


"… " Aditya kembali mendekatkan wajahnya dan mencium bibir inara dengan lembut


" … " inara pun membalas ciumannya sambil mengeratkan rangkulannya di leher Aditya.


" masih mau ngambek ?" tanya Aditya setelah melepaskan ciumannya.


" …" inara menggelengkan kepalanya


" good girl !" ucap Aditya, lalu mengecup leher inara


" Aak..!" teriak inara karena Aditya mengecup lehernya dengan keras


" itu hukuman buat kamu !" ucap Aditya sambil melepaskan kecupannya, sehingga meninggalkan jejak merah di leher inara.


" … " inara yang kesal segera mencubit pinggang Aditya


" jangan mancing !" ucap Aditya sambil melepaskan tangan inara dari pinggangnya, lalu merebahkan dirinya di atas kasur.

__ADS_1


" ayok tidur !" ucap Aditya sambil menarik inara kedalam pelukannya, lalu memejamkan matanya.


" tidur, jangan menatapku !" ucap Aditya pada inara yang sedang menatapnya.


" … " inara mencoba memejamkan matanya sambil mencari posisi nyaman dalam pelukan Aditya.


...**...


( Liam )


" tok tok tok !" Liam mengetuk pintu kamar Lucia,tapi Lucia tidak menjawab,Liam yang penasaran pun mencoba membuka pintu kamar


" klek !" Liam membuka pintu dan masuk,tapi ia tidak menemukan Lucia di dalam


" kemana dia ?" ucap Liam


" klek " Lucia keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk,ia keluar dari kamar mandi dengan santai karena tidak tahu ada Liam di sana


" gluk !" Liam menelan ludahnya begitu melihat Lucia keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang membalut tubuhnya.


" Aaaaaaak...!" teriak Lucia begitu melihat ada Liam


di kamarnya.


" maaf !" ucap Liam sambil berbalik dan keluar dari kamar Lucia.


" sial !" umpat Liam sambil kembali ke kamarnya, bagaimana pun ia pria dewasa, yang melihat pemandangan seperti itu pasti tergoda.


...**...


( Lucia )


setelah kejadian tadi, Lucia tidak berani keluar kamar,ia merasa malu pada liam.


" tok tok tok !" suara ketukan pintu, Lucia pun berjalan kearah pintu dan membukanya


" klek " Lucia membuka pintu,ia melihat Liam sudah berdiri di depan pintu


" iya " ucap Lucia


mereka makan dengan canggung, Lucia bahkan tidak berani melihat ke arah Liam.


" aku keluar sebentar, ada urusan !" ucap Liam sambil bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar.


" iya " ucap Lucia sambil membereskan piring kotor dan wastafel untuk di cuci.


selesai membereskan pekerjaannya, Lucia kembali ke kamar.


" hah !" Lucia menghela nafas sambil duduk di atas kasur,ia merasa bosan sendirian dan tidak ada kegiatan yang bisa ia lakukan.


" … " Lucia pun merebahkan dirinya di atas kasur dan mencoba memejamkan matanya.


...**...


( Dimas Admajaya )


sampai di rumah,ia langsung masuk ke kamarnya.


" klek " ia masuk ke kamar dan meletakkan kopernya di samping lemari.


" … " Dimas memperhatikan kondisi kamarnya, seperti ada yang aneh.ia melihat kearah fotonya yang terlihat miring.


" … " Dimas segera berjalan ke bingkai foto,lalu menggesernya.


" … " Dimas memasukkan sandi, lalu membuka pintu berkasnya


" … " ia melihat emas dan uangnya masih seperti semula, lalu ia mengambil map yang berisi data dan transaksi usaha gelapnya.


" Andre !" teriak Dimas, begitu melihat kertas data nya ada yang hilang.


" ya bos !" ucap Andre sambil berlari menghampiri Dimas.


" kau bilang sudah menjaganya dengan ketat,terus bagaimana ada yang masuk ke sini !" ucap Dimas marah

__ADS_1


" apa bos !" ucap Andre


" segera periksa CCTV dan cari pelakunya !" ucap Dimas sambil menendang kaki Andre


" baik bos !" ucap Andre sambil pergi


" dasar bodoh !" maki Dimas kesal, lalu melihat kearah CCTV


" kurang ajar !" ucap Dimas begitu melihat CCTV nya di tutupi dengan kain


" awas saja kau, kalau sudah ketemu !" ucap Dimas


...**...


" apa yang kalian lakukan, sehingga ada yang masuk ke sini hah !" ucap Dimas sambil menatap anak buahnya dengan tajam


" tapi tidak ada yang masuk ke sini bos !" ucap anak buahnya


" lalu bagaimana data ku bisa hilang hah ?" ucap Dimas sambil menendang perut anak buahnya


" kemarin yang datang ke sini hanya keponakan Yanti bos !" lapor anak buahnya


" panggil dia kemari !" ucap Dimas


" dia sedang keluar bos !" ucap anak buahnya


" apa !" ucap Dimas


" tadi dia bilang ingin pergi belanja bos !" ucap anak buahnya sambil menunduk


" dasar bodoh !" maki Dimas sambil menendang kaki anak buahnya satu-persatu.


" sekarang cari dia sampai ketemu !" teriak Dimas


" baik bos !" ucap anak buahnya sambil pergi


" ini orangnya bos !" ucap Andre menghampiri Dimas sambil membawa leptop.


" kurang ajar !" ucap setelah melihat CCTV


" segera cari dan bawa wanita itu kehadapan ku !" ucap Dimas


" baik bos !" ucap Andre sambil pergi.


...***...


( pagi harinya )


inara bangun pagi-pagi dan turun kebawah untuk membuat sarapan.


" … " Aditya datang dan memeluk Inara dari belakang


" … " inara menoleh kearah Aditya sebentar, lalu kembali melanjutkan memasaknya


" … " Aditya memeluk dada inara, lalu mengecup lehernya.


" pergi mandi dulu sana, jangan menggangguku !" ucap inara


" … " Aditya malah memutar tubuh inara menghadap kearahnya, lalu menarik pinggang inara supaya lebih dekat dengan nya.


" mas !" protes Inara


" … " Aditya mendekatkan wajahnya dan mencium bibir inara


" … " inara mendorong dada Aditya hingga ciumannya terlepas


" nanti masakannya gosong !" ucap inara, lalu berbalik tapi Aditya kembali menariknya dan mendaratkan sebuah kecupan di bibirnya


" cup !" setelah mencium inara, Aditya segera berlari ke atas


" dasar menyebalkan !" ucap inara, lalu kembali melanjutkan memasaknya.


...***...

__ADS_1


__ADS_2