
( 20 menit kemudian )
keluar dari kamar mandi, inara langsung beranjak keluar kamar.
" yank !" panggil Aditya sambil bangun dari tempat duduknya
" … " tapi inara tidak menghiraukannya, inara membuka pintu dan keluar dari kamar
" hah !" Aditya menghela nafasnya, lalu beranjak ke kamar mandi.
...**...
selesai mandi, Aditya turun kebawah dan berjalan kearah meja makan.
"… " Aditya menarik kursi lalu duduk sambil menatap kearah inara yang sedang menikmati sarapannya tanpa menoleh sedikitpun kearahnya.
" hah !" Aditya hanya bisa menghela nafas sambil mengambil makanan untuk dirinya.
" … " inara beranjak dari meja makan sambil membawa piring bekas makannya ke dapur untuk di cuci.
" … " Aditya menoleh kearah inara sambil melanjutkan makannya.
selesai mencuci piring, inara beranjak ke kamar, meninggalkan Aditya sendiri di meja makan.
...**...
" klek " Aditya masuk ke kamar dan melihat inara sudah tidur.
" … " Aditya naik ke atas kasur dan merebahkan dirinya di samping inara
" mau sampai kapan ngambeknya ?" tanya Aditya sambil memeluk inara dari belakang
" … " inara tidak menjawab, ia memejamkan matanya pura-pura tidur
" aku tahu kamu belum tidur !" ucap Aditya
" … " inara melepaskan tangan Aditya dari pinggangnya, lalu bergeser menjauh dari Aditya
" oke fine !, aku izinin kamu naik motor lagi !" ucap Aditya menyerah,ia tidak mau terus di cuekin oleh inara.
"… " mendengar itu, inara membuka matanya lalu berbalik kearah Aditya
" puas !" ucap Aditya sambil menatap inara
" gak usah, kalau terpaksa !" ucap inara sambil menatap Aditya, lalu kembali berbalik membelakangi Aditya
" … " Aditya yang gemas langsung menarik inara dan membungkamnya dengan ciuman
" ummmmm.." ucap Inara terkejut, Aditya tiba-tiba menciumnya
" … " Aditya memegang tengkuk inara untuk memperdalam ciumannya
" … " inara pasrah sambil mengalungkan kedua tangannya di leher Aditya
" … " Aditya melepaskan ciumannya lalu menatap kearah inara, yang juga sedang menatapnya.
"… " Aditya kembali mendekatkan wajahnya dan mencium bibir inara dengan lembut
" … " inara pun membalas ciumannya sambil mengeratkan rangkulannya di leher Aditya.
" masih mau ngambek ?" tanya Aditya setelah melepaskan ciumannya.
" …" inara menggelengkan kepalanya
" good girl !" ucap Aditya, lalu mengecup leher inara
" Aak..!" teriak inara karena Aditya mengecup lehernya dengan keras
" itu hukuman buat kamu !" ucap Aditya sambil melepaskan kecupannya, sehingga meninggalkan jejak merah di leher inara.
" … " inara yang kesal segera mencubit pinggang Aditya
" jangan mancing !" ucap Aditya sambil melepaskan tangan inara dari pinggangnya, lalu merebahkan dirinya di atas kasur.
__ADS_1
" ayok tidur !" ucap Aditya sambil menarik inara kedalam pelukannya, lalu memejamkan matanya.
" tidur, jangan menatapku !" ucap Aditya pada inara yang sedang menatapnya.
" … " inara mencoba memejamkan matanya sambil mencari posisi nyaman dalam pelukan Aditya.
...**...
( Liam )
" tok tok tok !" Liam mengetuk pintu kamar Lucia,tapi Lucia tidak menjawab,Liam yang penasaran pun mencoba membuka pintu kamar
" klek !" Liam membuka pintu dan masuk,tapi ia tidak menemukan Lucia di dalam
" kemana dia ?" ucap Liam
" klek " Lucia keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk,ia keluar dari kamar mandi dengan santai karena tidak tahu ada Liam di sana
" gluk !" Liam menelan ludahnya begitu melihat Lucia keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang membalut tubuhnya.
" Aaaaaaak...!" teriak Lucia begitu melihat ada Liam
di kamarnya.
" maaf !" ucap Liam sambil berbalik dan keluar dari kamar Lucia.
" sial !" umpat Liam sambil kembali ke kamarnya, bagaimana pun ia pria dewasa, yang melihat pemandangan seperti itu pasti tergoda.
...**...
( Lucia )
setelah kejadian tadi, Lucia tidak berani keluar kamar,ia merasa malu pada liam.
" tok tok tok !" suara ketukan pintu, Lucia pun berjalan kearah pintu dan membukanya
" klek " Lucia membuka pintu,ia melihat Liam sudah berdiri di depan pintu
" iya " ucap Lucia
mereka makan dengan canggung, Lucia bahkan tidak berani melihat ke arah Liam.
" aku keluar sebentar, ada urusan !" ucap Liam sambil bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar.
" iya " ucap Lucia sambil membereskan piring kotor dan wastafel untuk di cuci.
selesai membereskan pekerjaannya, Lucia kembali ke kamar.
" hah !" Lucia menghela nafas sambil duduk di atas kasur,ia merasa bosan sendirian dan tidak ada kegiatan yang bisa ia lakukan.
" … " Lucia pun merebahkan dirinya di atas kasur dan mencoba memejamkan matanya.
...**...
( Dimas Admajaya )
sampai di rumah,ia langsung masuk ke kamarnya.
" klek " ia masuk ke kamar dan meletakkan kopernya di samping lemari.
" … " Dimas memperhatikan kondisi kamarnya, seperti ada yang aneh.ia melihat kearah fotonya yang terlihat miring.
" … " Dimas segera berjalan ke bingkai foto,lalu menggesernya.
" … " Dimas memasukkan sandi, lalu membuka pintu berkasnya
" … " ia melihat emas dan uangnya masih seperti semula, lalu ia mengambil map yang berisi data dan transaksi usaha gelapnya.
" Andre !" teriak Dimas, begitu melihat kertas data nya ada yang hilang.
" ya bos !" ucap Andre sambil berlari menghampiri Dimas.
" kau bilang sudah menjaganya dengan ketat,terus bagaimana ada yang masuk ke sini !" ucap Dimas marah
__ADS_1
" apa bos !" ucap Andre
" segera periksa CCTV dan cari pelakunya !" ucap Dimas sambil menendang kaki Andre
" baik bos !" ucap Andre sambil pergi
" dasar bodoh !" maki Dimas kesal, lalu melihat kearah CCTV
" kurang ajar !" ucap Dimas begitu melihat CCTV nya di tutupi dengan kain
" awas saja kau, kalau sudah ketemu !" ucap Dimas
...**...
" apa yang kalian lakukan, sehingga ada yang masuk ke sini hah !" ucap Dimas sambil menatap anak buahnya dengan tajam
" tapi tidak ada yang masuk ke sini bos !" ucap anak buahnya
" lalu bagaimana data ku bisa hilang hah ?" ucap Dimas sambil menendang perut anak buahnya
" kemarin yang datang ke sini hanya keponakan Yanti bos !" lapor anak buahnya
" panggil dia kemari !" ucap Dimas
" dia sedang keluar bos !" ucap anak buahnya
" apa !" ucap Dimas
" tadi dia bilang ingin pergi belanja bos !" ucap anak buahnya sambil menunduk
" dasar bodoh !" maki Dimas sambil menendang kaki anak buahnya satu-persatu.
" sekarang cari dia sampai ketemu !" teriak Dimas
" baik bos !" ucap anak buahnya sambil pergi
" ini orangnya bos !" ucap Andre menghampiri Dimas sambil membawa leptop.
" kurang ajar !" ucap setelah melihat CCTV
" segera cari dan bawa wanita itu kehadapan ku !" ucap Dimas
" baik bos !" ucap Andre sambil pergi.
...***...
( pagi harinya )
inara bangun pagi-pagi dan turun kebawah untuk membuat sarapan.
" … " Aditya datang dan memeluk Inara dari belakang
" … " inara menoleh kearah Aditya sebentar, lalu kembali melanjutkan memasaknya
" … " Aditya memeluk dada inara, lalu mengecup lehernya.
" pergi mandi dulu sana, jangan menggangguku !" ucap inara
" … " Aditya malah memutar tubuh inara menghadap kearahnya, lalu menarik pinggang inara supaya lebih dekat dengan nya.
" mas !" protes Inara
" … " Aditya mendekatkan wajahnya dan mencium bibir inara
" … " inara mendorong dada Aditya hingga ciumannya terlepas
" nanti masakannya gosong !" ucap inara, lalu berbalik tapi Aditya kembali menariknya dan mendaratkan sebuah kecupan di bibirnya
" cup !" setelah mencium inara, Aditya segera berlari ke atas
" dasar menyebalkan !" ucap inara, lalu kembali melanjutkan memasaknya.
...***...
__ADS_1