
( di luar negeri )
" apa yang kau lakukan ?" tanya Liam yang melihat Lucia mencabut jarum infus di tangannya
" aw.." Lucia meringis saat jarumnya tercabut
" tekan pakai ini !" ucap Liam memberikan tisu kepada Lucia
" makasih !" ucap Lucia sambil mengambil tisu tersebut dan menekan di bekas jarumnya.
Liam membawa Lucia ke apartemen tuan rathore.
...**...
" tok tok tok " Liam mengetuk pintu apartemennya
" klek " tuan rathore membuka pintunya
" masuk !" ucap tuan rathore sambil kembali ke dalam
" ayok !" ucap Liam pada Lucia sambil masuk kedalam
" iya " ucap Lucia sambil mengikuti Liam
" jadi kenapa kau bersamanya ?" tanya tuan rathore sambil duduk di sofa menatap kearah Liam dan Lucia
" mereka mencari dia sampai ke rumah sakit " ucap Liam
" aku yang meminta bantuannya untuk keluar dari rumah sakit " ucap Lucia sambil menunduk
" saya tidak tahu membawanya kemana, jadi saya bawa ke sini " jelas Liam
" sebenarnya siapa mereka " tanya tuan rathore
" mereka anak buah ayahku !" ucap Lucia
" terus kenapa mereka mengejarmu ?" tanya Liam
" aku kabur dari rumah, makanya mereka mencari ku !" jelas Lucia
" kenapa kau kabur dari rumah ?" tanya tuan rathore
" aku tidak mau lagi di kurung di sana !" ucap Lucia
" kau bilang dia ayahmu, jadi kenapa dia mengurung mu ?" tanya tuan rathore
" aku tidak tahu, dia selalu menyiksa aku dan ibuku kalau kami tidak menuruti perintahnya !" ucap Lucia mulai bergetar menahan tangisnya
" dia bahkan, membunuh ibuku karena tidak menuruti perintahnya !" ucap Lucia sambil menangis tersedu-sedu
" … " membuat tuan rathore dan Liam saling menatap,mereka merasa iba kepadanya.
" tolong bantu aku, aku tidak mau lagi kembali ke sana !" ucap Lucia sambil menyatukan kedua tangannya kepada tuan rathore dan Liam
" kamu tenang dulu !" ucap tuan rathore
" tolong bantu aku !" ucap Lucia
" untuk sementara kau boleh tinggal di sini !" ucap tuan rathore
" makasih tuan " ucap Lucia yang merasa lega
" tapi tuan, besok kita harus kembali ke Jakarta !" ucap Liam
" kalian orang Jakarta ?" tanya Lucia sambil menatap kedua nya
" iya " jawab Liam
" aku boleh ikut dengan kalian tidak ?" tanya Lucia
" … " Liam menoleh kearah tuan rathore
" tolong, aku ingin ke makam ibuku !" ucap Lucia
" kau pernah ke Jakarta ?" tanya Liam
" dulu kami tinggal di Jakarta,tapi setelah ibuku meninggal,ayah mengirim aku ke sini !" jelas Lucia
" di sini kau tinggal dengan siapa ?" tanya tuan rathore
__ADS_1
" dengan para bodyguard ku " ucap Lucia
" ayahmu ?" tanya Liam
" masih di Jakarta !" ucap Lucia
" terus bagaimana kalau ke Jakarta nanti malah ketemu ayahmu ?" tanya tuan rathore
" aku juga tidak tau,tapi aku sangat ingin ke makam ibuku, sudah lama aku tidak ke sana !" ucap Lucia sambil menunduk dan memainkan kedua tangannya
" baiklah,kau boleh ikut kami ke Jakarta !" ucap tuan rathore
" makasih tuan !" ucap Lucia sambil mengangkat kepalanya dan tersenyum bahagia
" kau urus keperluannya !" ucap tuan rathore pada Liam sambil beranjak dari sana dan masuk ke kamar nya
" baik tuan !" ucap Liam
" ayok aku antar ke kamar !" ucap Liam sambil beranjak dari tempat duduknya
" iya " ucap Lucia sambil mengikutinya
" kau boleh tidur di sini !" ucap Liam sambil membukakan pintu kamarnya
" terus kau tidur dimana, bukannya ini kamar mu ?" tanya Lucia sambil memperhatikan kamar tersebut
" aku akan tidur di ruang tamu " ucap Liam
" ada lagi yang kau butuhkan ?" tanya Liam sambil menatap Lucia
" aku tidak punya baju ganti " ucap Lucia pelan
" tunggu sebentar,saya akan membelinya !" ucap Liam
" makasih !" ucap Lucia
" … " Liam hanya mengangguk sambil keluar dari kamar tersebut.
Lucia merebahkan dirinya di atas kasur sambil menunggu pakai gantinya.
...**...
" klek " Lucia membukakan pintunya
" ini bajunya !" ucap Liam sambil menyerahkan paper bag kepada Lucia
" makasih !" ucap Lucia sambil menerimanya
" ya " ucap Liam sambil pergi, Lucia pun kembali kedalam kamar dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
...***...
( Dimas Admajaya )
" kalian sudah menemukannya ?" tanya Dimas sambil menatap anak buahnya
" nona kabur dari rumah sakit tuan !" jelas Lia
" Apa !, kenapa kalian sudah tidak ada yang becus ?" teriak Dimas kesal
" maaf tuan !" ucap Lia
" nona kabur bersama seorang pria tuan !" ucap Lia
" apa ?" tanya Dimas sambil berbalik menghadap kearah anak buahnya
" kau kenal dengan pria itu ?" tanya Dimas
" tidak tuan,kami tidak mengenalnya !" ucap Lia
" kalian sudah mencarinya ?" tanya Dimas
" saya sudah memerintahkan anak buah untuk mencari keberadaannya tuan " ucap Lia
" terus cari dia sampai ketemu !" ucap Dimas
" baik tuan !" ucap mereka, lalu pergi dari sana
...***...
__ADS_1
( inara )
inara keluar dari kamar mandi dengan handuk yang membalut tubuhnya, lalu ia berjalan ke wardrop untuk mengganti pakaian.
" Astaghfirullah !" ucap inara hampir saja menabrak Aditya yang baru keluar dari wardrop
" makanya kalau jalan lihat ke depan !" ucap Aditya sambil pergi
" ye,situ aja yang keluar tidak bilang-bilang !" ucap inara sambil masuk kedalam.
...**...
( 10 menit kemudian )
inara keluar dari wardrop dan menuju meja rias untuk memakai handbody dan pelembab wajah. setelah itu, inara turun kebawah untuk membuat makan malam.
sementara Aditya sibuk dengan leptop nya di kasur.
...**...
( di dapur )
inara sibuk menyiapkan bahan untuk memasak. inara membersihkan ikan dan memotong sayurannya.
" aak..!" ucap inara kaget tiba-tiba Aditya memeluknya dari belakang
" apa yang kau buat ?" tanya Aditya
" aku mau membuat sup ikan gurame " ucap inara
" oh " ucap Aditya sambil mencium leher inara
" udah,mas tunggu di sana aja, aku tidak bisa bebas bergerak ini !" ucap inara
" mau dibantuin tidak ?" tanya Aditya
" gak, mas tunggu di sana aja !" ucap inara
" baiklah " ucap Aditya sambil pergi ke ruang tengah dan duduk di atas sofa sambil bermain ponsel.
...**...
( 30 menit kemudian )
" ayok makan dulu !" ucap inara sambil menata makanan di atas meja
" iya " ucap Aditya sambil pergi ke meja makan.
inara menyajikan makanan untuk Aditya, setelah itu mengambil makanan untuk dirinya.
" makasih " ucap Aditya sambil memakan nasinya
" iya " ucap Inara sambil duduk di kursi.
mereka pun menikmati makanan malamnya dengan berbincang ringan.
selesai makan malam, mereka kembali ke kamar.
( di kamar )
" kau tidur duluan aja, aku masih ada pekerjaan !" ucap Aditya mengambil leptop nya, lalu duduk di sofa.
" mau aku buatkan kopi ?" tanya inara
" tidak usah " ucap Aditya
" baiklah, aku tidur ya " ucap Inara sambil naik ke atas kasur menarik selimut dan tidur
" ya " ucap Aditya yang fokus pada leptop nya.
...**...
( pukul 12 )
Aditya selesai dengan pekerjaannya,ia menutup leptop nya lalu pergi ke kamar mandi.
keluar dari kamar mandi, Aditya naik ke atas kasur dan merebahkan dirinya sambil menarik inara ke dalam pelukannya, ia mengecup kening Inara lalu memenjamkan matanya.
...****...
__ADS_1