Secret Files

Secret Files
64. kangen !


__ADS_3

( Jasmine )


 " … " ia duduk santai balkon kamarnya sambil bermain ponsel


 " tok tok tok !" suara ketukan pintu dari luar


 " ya, sebentar !" ucap Jasmine sambil beranjak bangun dan masuk kedalam kamarnya untuk membuka pintunya.


 " klek " Jasmine membuka pintunya


 " kenapa bik ?" tanya Jasmine


 " di bawah ada temannya non !" ucap bibik


 " cewek apa cowok bik ?" tanya Jasmine


 " cewek non " ucap bibik


 " oh " ucap Jasmine sambil berjalan untuk turun kebawah.


 " … " Jasmine turun kebawah dan langsung berjalan kearah ruang tamu.


 " kalian rupanya aku kira siapa !" ucap Jasmine sambil berjalan kearah sofa


 " emang kau harapnya siapa ?" tanya Stevani sambil menatap kearah Jasmine


 " jangan bilang kalau kau mengharapkan Rangga !" ucap Dea sambil tersenyum kearah Jasmine


 " apaan sih !" ucap Jasmine sambil duduk di sofa.


 " bilang aja kalau kau suka kepadanya !" goda Stevani


 " kalian bisa diam tidak ?!" ucap Jasmine sambil menatap kearah teman


 " ya " ucap mereka


 " eh,si ganteng mana ?" tanya Stevani sambil melihat kearah sekitar mencari Niko


 " mati !" ucap Jasmine ketus


 " ih,jahat banget sih doain anak orang mati !" ucap Dea


 " iya, hati-hati nanti jatuh cinta Lo sama dia !" tambahkan Stevani


 " ih, amit-amit !" ucap Jasmine


 " awas saja!, kalau sampai itu terjadi kita ke tawain kamu !" ucap Dea


 " hah !" Jasmine hanya menghela nafasnya dengan malas.


 " kita jalan-jalan yok !" ucap Stevani sambil menatap kearah Jasmine


 " kemana ?" tanya Jasmine


 " udah ikut aja nanti juga tahu !" ucap Dea


" tunggu sebentar,aku izin sama kakek dulu !" ucap Jasmine sambil beranjak bangun dan pergi ke ruang kerja kakeknya.


 " ini non, silahkan diminum !" ucap bibik sambil meletakkan minumannya di atas meja


 " makasih bik !" ucap mereka


 " sama-sama non !" ucap bibik sambil pergi.


( 5 menit kemudian )


Jasmine pun kembali ke ruang tamu.


 " bagaimana ?" tanya mereka


 " di izinkan asalkan.." ucap Jasmine sambil duduk di atas sofa


 " asalkan si ganteng ikut !" ucap mereka sambil menatap kearah Jasmine


 " … " Jasmine hanya mengangguk kepalanya dengan malas


 " bagus dong kalau begitu !" ucap mereka sambil tersenyum senang.


 " hah !" Jasmine merebahkan dirinya di atas sofa


 " udah sana ganti baju !" ucap Stevani sambil menarik Jasmine untuk bangun


 " ya baiklah !" ucap Jasmine sambil beranjak bangun dan pergi ke kamarnya untuk ganti baju.


...**...


 ( Devina )


 " pelan-pelan !" ucap Devina sambil meringis saat dokter mengambil peluru dari lengannya


 " maaf !" ucap dokter tersebut


 " … " selesai mengambil pelurunya, dokter membersihkan lukanya lalu membalutnya dengan perban.


 " kau boleh pergi !" ucap Devina

__ADS_1


 " saya permisi dulu " ucap dokter tersebut sambil mengambil tasnya lalu berjalan keluar dari kamar Devina.


 " … " Devina beranjak dari sofa lalu masuk kedalam kamar mandi.


( 10 menit kemudian )


 " … " ia keluar dari kamar mandi sudah mengganti pakaiannya.


 " … " Devina naik keatas kasur menarik selimut lalu merebahkan dirinya di sana sambil memejamkan matanya.


...**...


 ( inara )


 " … " ia sedang duduk di atas kasur dengan leptop di pangkuannya.


 " klek " Aditya masuk kedalam kamar dan melihat inara sedang sibuk dengan leptop nya.


 " … " Aditya pun berjalan kearah kasur


 " kau sedang apa ?" tanya Aditya sambil naik keatas kasur dan duduk di samping istrinya.


 " lagi ngerjain tugas kampus " ucap Inara sambil menoleh kearah Aditya


 " oh " ucap Aditya, lalu menyandarkan dagunya di bahu inara


 " … " melihat inara serius dengan leptop nya, Aditya pun dengan iseng mencium leher inara.


 " … " tapi inara tidak menghiraukannya, ia fokus mengerjakan tugasnya.


 " … " melihat itu Aditya kembali mengecup leher inara dengan lama sehingga meninggalkan jejak merah.


 " mas !" tegur Inara sambil mendorong kepala Aditya untuk menjauh darinya.


 " … " Aditya melepaskan kecupannya, lalu menatap jejak merah yang ia buat di leher inara sambil tersenyum.


 " tidur sana jangan ganggu aku !" ucap Inara sambil kembali fokus pada leptop nya.


 " gak mau !" ucap Aditya sambil kembali menyandarkan dagunya di bahu inara


 " … " Aditya menatap kearah istrinya yang sedang serius mengerjakan tugasnya.


 " berhenti menatap aku !" ucap inara yang salah tingkah karena Aditya menatapnya terus


 " kenapa ?" tanya Aditya


 " kau membuat aku tidak fokus !" ucap inara sambil menoleh kearah Aditya.


 " masak sih ?" tanya Aditya sambil menatap lekat kearah istrinya


 " hehehe " Aditya hanya terkekeh geli melihatnya.


 " … " lalu ia menarik tangan inara yang menutupi matanya, lalu menciumnya.


 " cie, ada yang salting !" ucap Aditya sambil mencolek dagu istrinya


 " … " inara pun tersenyum dibuatnya.


 " cup " Aditya mencium pipi istrinya dengan gemas


 " udah sana, aku mau ngerjain tugas !" ucap inara


 " … " tapi Aditya malah memegang pipinya istrinya, lalu mencium seluruh wajahnya.


 " Aditya !" ucap inara yang mulai kesal dengan tingkah suaminya.


 " cup " Aditya mencium bibir istrinya


 " … " inara menatap tajam kearah Aditya


 " aku mau tidur !" ucap Aditya yang melihat istrinya sudah siap untuk mengeluarkan tanduknya.


 " … " Aditya pun menarik selimut lalu merebahkan dirinya di atas kasur sambil membelakangi istrinya.


...**...


( Jasmine )


 " … " ia masuk kedalam mobil dan duduk bersama Dea di belakang.


 " … " sementara Stevani duduk di bersama dengan Niko


 " ini mau kemana ?" tanya Niko


 " ke mall !" ucap Stevani dan Dea


 " … " Niko pun menancap gas mobilnya dan pergi menuju ke mall.


( sampai di mall )


 " … " mereka langsung turun dari mobil dan masuk kedalam mall.


 " hah !" Niko menghela nafasnya sambil berjalan mengikuti mereka.


 " … " mereka menarik Jasmine ke toko pakaian

__ADS_1


 " ini bagus tidak ?" tanya Dea kepada Jasmine sambil meletakkan sebuah baju di badannya.


 " … " Jasmine hanya menganggukkan kepalanya


 " … " Jasmine Juga ikut melihat-lihat model baju tersebut.


 " … " mereka pun sibuk memilih-milih bajunya, sementara Niko sudah lelah menunggu mereka yang tidak selesai-selesai.


 " hah !" Niko menghela nafas panjang, kakinya bisa pegal kalau terus berdiri menunggu mereka yang tidak tahu kapan selesainya.


 " … " selesai memilih baju, mereka pun mencari sepatunya.


 " … " Niko kembali mengikuti mereka ke toko sepatu.


 " … " selesai memilih sepatu, mereka pun pergi menuju kasir untuk membayar dan mengambil belanjaannya.


( 10 menit kemudian )


selesai membayar mereka pun berjalan keluar dari mall tersebut sambil membawa belanjaannya.


 " suruh bawa sama dia aja !" ucap Jasmine


 " emang gak apa-apa ?" tanya mereka


 " gak, udah sini !" ucap Jasmine sambil mengambil belanjaan mereka lalu menyerahkannya kepada Niko.


 " tolong bawa !" ucap Jasmine, lalu berjalan duluan bersama temannya


 " hah !" Niko menghela nafasnya saat melihat tangannya sudah penuh dengan paper bag.


 " … " ia pun berjalan mengikuti mereka untuk menuju ke mobil.


( sampai di parkiran )


 " … " mereka langsung masuk kedalam mobil, sementara Niko menaruh belanjaannya di begasi mobil.


 " … " setelah itu, ia pun masuk kedalam kursi pengemudi dan menjalankan mobilnya meninggalkan mall tersebut.


...**...


 ( inara )


 " … " selesai mengerjakan tugasnya,ia pun menutup leptop nya lalu menyimpannya di atas meja.


 " … " inara menoleh kearah Aditya yang sudah tertidur pulas.


 " … " inara beranjak bangun dari tempat duduknya lalu berjalan kearah pintu untuk turun kebawah.


 ( sampai di bawah )


 " … " inara melihat ibunya sedang sibuk di dapur.


 " ibu sedang apa ?" tanya Inara sambil menghampiri ibunya.


 " ibu sedang membuat kue " ucap buk Laura yang sedang sibuk memecahkan telur untuk di masukkan kedalam adonannya.


 " ada yang bisa aku bantuin tidak ?" tanya inara.


 " kamu olesi mentega di loyangnya " ucap buk Laura


 " oke !" ucap inara sambil mengambil mentega lalu mengoleskannya pada loyang kue.


mereka pun membuat kuenya sambil berbincang-bincang ringan.


( 30 menit kemudian )


 " … " inara mengeluarkan kuenya dari dalam open lalu meletakkannya di atas meja.


 " … " buk Laura memasukkan kue kering tersebut kedalam toples.


 " enak !" ucap inara sambil mencoba kuenya.


 " ini kue kesukaan ayahmu !" ucap buk Laura sambil tersenyum.


 " … " inara pun menoleh kearah ibunya.


 " ibu kangen sama ayah ?" tanya Inara sambil menatap kearah ibunya


 " sangat !" ucap ibunya sambil menangis


 " … " inara pun menarik ibunya kedalam pelukannya


 " inara juga kangen sama ayah !" ucap Inara dengan air mata menetes sambil memeluk ibunya


 " … " buk Laura pun melepaskan pelukannya sambil menghapus air matanya


 " bawa kuenya ke suamimu " ucap buk Laura


 " dia sedang tidur !" ucap inara


 " oh, yasudah ibu ke kamar dulu mau mandi " ucap buk Laura sambil beranjak dari dapur, lalu pergi ke kamarnya


 " iya " ucap inara


 " ibu tenang saja, aku akan membalas mereka !" ucap inara dengan penuh kebencian.

__ADS_1


...***...


__ADS_2