
( Jasmine )
" … " ia duduk santai balkon kamarnya sambil bermain ponsel
" tok tok tok !" suara ketukan pintu dari luar
" ya, sebentar !" ucap Jasmine sambil beranjak bangun dan masuk kedalam kamarnya untuk membuka pintunya.
" klek " Jasmine membuka pintunya
" kenapa bik ?" tanya Jasmine
" di bawah ada temannya non !" ucap bibik
" cewek apa cowok bik ?" tanya Jasmine
" cewek non " ucap bibik
" oh " ucap Jasmine sambil berjalan untuk turun kebawah.
" … " Jasmine turun kebawah dan langsung berjalan kearah ruang tamu.
" kalian rupanya aku kira siapa !" ucap Jasmine sambil berjalan kearah sofa
" emang kau harapnya siapa ?" tanya Stevani sambil menatap kearah Jasmine
" jangan bilang kalau kau mengharapkan Rangga !" ucap Dea sambil tersenyum kearah Jasmine
" apaan sih !" ucap Jasmine sambil duduk di sofa.
" bilang aja kalau kau suka kepadanya !" goda Stevani
" kalian bisa diam tidak ?!" ucap Jasmine sambil menatap kearah teman
" ya " ucap mereka
" eh,si ganteng mana ?" tanya Stevani sambil melihat kearah sekitar mencari Niko
" mati !" ucap Jasmine ketus
" ih,jahat banget sih doain anak orang mati !" ucap Dea
" iya, hati-hati nanti jatuh cinta Lo sama dia !" tambahkan Stevani
" ih, amit-amit !" ucap Jasmine
" awas saja!, kalau sampai itu terjadi kita ke tawain kamu !" ucap Dea
" hah !" Jasmine hanya menghela nafasnya dengan malas.
" kita jalan-jalan yok !" ucap Stevani sambil menatap kearah Jasmine
" kemana ?" tanya Jasmine
" udah ikut aja nanti juga tahu !" ucap Dea
" tunggu sebentar,aku izin sama kakek dulu !" ucap Jasmine sambil beranjak bangun dan pergi ke ruang kerja kakeknya.
" ini non, silahkan diminum !" ucap bibik sambil meletakkan minumannya di atas meja
" makasih bik !" ucap mereka
" sama-sama non !" ucap bibik sambil pergi.
( 5 menit kemudian )
Jasmine pun kembali ke ruang tamu.
" bagaimana ?" tanya mereka
" di izinkan asalkan.." ucap Jasmine sambil duduk di atas sofa
" asalkan si ganteng ikut !" ucap mereka sambil menatap kearah Jasmine
" … " Jasmine hanya mengangguk kepalanya dengan malas
" bagus dong kalau begitu !" ucap mereka sambil tersenyum senang.
" hah !" Jasmine merebahkan dirinya di atas sofa
" udah sana ganti baju !" ucap Stevani sambil menarik Jasmine untuk bangun
" ya baiklah !" ucap Jasmine sambil beranjak bangun dan pergi ke kamarnya untuk ganti baju.
...**...
( Devina )
" pelan-pelan !" ucap Devina sambil meringis saat dokter mengambil peluru dari lengannya
" maaf !" ucap dokter tersebut
" … " selesai mengambil pelurunya, dokter membersihkan lukanya lalu membalutnya dengan perban.
" kau boleh pergi !" ucap Devina
__ADS_1
" saya permisi dulu " ucap dokter tersebut sambil mengambil tasnya lalu berjalan keluar dari kamar Devina.
" … " Devina beranjak dari sofa lalu masuk kedalam kamar mandi.
( 10 menit kemudian )
" … " ia keluar dari kamar mandi sudah mengganti pakaiannya.
" … " Devina naik keatas kasur menarik selimut lalu merebahkan dirinya di sana sambil memejamkan matanya.
...**...
( inara )
" … " ia sedang duduk di atas kasur dengan leptop di pangkuannya.
" klek " Aditya masuk kedalam kamar dan melihat inara sedang sibuk dengan leptop nya.
" … " Aditya pun berjalan kearah kasur
" kau sedang apa ?" tanya Aditya sambil naik keatas kasur dan duduk di samping istrinya.
" lagi ngerjain tugas kampus " ucap Inara sambil menoleh kearah Aditya
" oh " ucap Aditya, lalu menyandarkan dagunya di bahu inara
" … " melihat inara serius dengan leptop nya, Aditya pun dengan iseng mencium leher inara.
" … " tapi inara tidak menghiraukannya, ia fokus mengerjakan tugasnya.
" … " melihat itu Aditya kembali mengecup leher inara dengan lama sehingga meninggalkan jejak merah.
" mas !" tegur Inara sambil mendorong kepala Aditya untuk menjauh darinya.
" … " Aditya melepaskan kecupannya, lalu menatap jejak merah yang ia buat di leher inara sambil tersenyum.
" tidur sana jangan ganggu aku !" ucap Inara sambil kembali fokus pada leptop nya.
" gak mau !" ucap Aditya sambil kembali menyandarkan dagunya di bahu inara
" … " Aditya menatap kearah istrinya yang sedang serius mengerjakan tugasnya.
" berhenti menatap aku !" ucap inara yang salah tingkah karena Aditya menatapnya terus
" kenapa ?" tanya Aditya
" kau membuat aku tidak fokus !" ucap inara sambil menoleh kearah Aditya.
" masak sih ?" tanya Aditya sambil menatap lekat kearah istrinya
" hehehe " Aditya hanya terkekeh geli melihatnya.
" … " lalu ia menarik tangan inara yang menutupi matanya, lalu menciumnya.
" cie, ada yang salting !" ucap Aditya sambil mencolek dagu istrinya
" … " inara pun tersenyum dibuatnya.
" cup " Aditya mencium pipi istrinya dengan gemas
" udah sana, aku mau ngerjain tugas !" ucap inara
" … " tapi Aditya malah memegang pipinya istrinya, lalu mencium seluruh wajahnya.
" Aditya !" ucap inara yang mulai kesal dengan tingkah suaminya.
" cup " Aditya mencium bibir istrinya
" … " inara menatap tajam kearah Aditya
" aku mau tidur !" ucap Aditya yang melihat istrinya sudah siap untuk mengeluarkan tanduknya.
" … " Aditya pun menarik selimut lalu merebahkan dirinya di atas kasur sambil membelakangi istrinya.
...**...
( Jasmine )
" … " ia masuk kedalam mobil dan duduk bersama Dea di belakang.
" … " sementara Stevani duduk di bersama dengan Niko
" ini mau kemana ?" tanya Niko
" ke mall !" ucap Stevani dan Dea
" … " Niko pun menancap gas mobilnya dan pergi menuju ke mall.
( sampai di mall )
" … " mereka langsung turun dari mobil dan masuk kedalam mall.
" hah !" Niko menghela nafasnya sambil berjalan mengikuti mereka.
" … " mereka menarik Jasmine ke toko pakaian
__ADS_1
" ini bagus tidak ?" tanya Dea kepada Jasmine sambil meletakkan sebuah baju di badannya.
" … " Jasmine hanya menganggukkan kepalanya
" … " Jasmine Juga ikut melihat-lihat model baju tersebut.
" … " mereka pun sibuk memilih-milih bajunya, sementara Niko sudah lelah menunggu mereka yang tidak selesai-selesai.
" hah !" Niko menghela nafas panjang, kakinya bisa pegal kalau terus berdiri menunggu mereka yang tidak tahu kapan selesainya.
" … " selesai memilih baju, mereka pun mencari sepatunya.
" … " Niko kembali mengikuti mereka ke toko sepatu.
" … " selesai memilih sepatu, mereka pun pergi menuju kasir untuk membayar dan mengambil belanjaannya.
( 10 menit kemudian )
selesai membayar mereka pun berjalan keluar dari mall tersebut sambil membawa belanjaannya.
" suruh bawa sama dia aja !" ucap Jasmine
" emang gak apa-apa ?" tanya mereka
" gak, udah sini !" ucap Jasmine sambil mengambil belanjaan mereka lalu menyerahkannya kepada Niko.
" tolong bawa !" ucap Jasmine, lalu berjalan duluan bersama temannya
" hah !" Niko menghela nafasnya saat melihat tangannya sudah penuh dengan paper bag.
" … " ia pun berjalan mengikuti mereka untuk menuju ke mobil.
( sampai di parkiran )
" … " mereka langsung masuk kedalam mobil, sementara Niko menaruh belanjaannya di begasi mobil.
" … " setelah itu, ia pun masuk kedalam kursi pengemudi dan menjalankan mobilnya meninggalkan mall tersebut.
...**...
( inara )
" … " selesai mengerjakan tugasnya,ia pun menutup leptop nya lalu menyimpannya di atas meja.
" … " inara menoleh kearah Aditya yang sudah tertidur pulas.
" … " inara beranjak bangun dari tempat duduknya lalu berjalan kearah pintu untuk turun kebawah.
( sampai di bawah )
" … " inara melihat ibunya sedang sibuk di dapur.
" ibu sedang apa ?" tanya Inara sambil menghampiri ibunya.
" ibu sedang membuat kue " ucap buk Laura yang sedang sibuk memecahkan telur untuk di masukkan kedalam adonannya.
" ada yang bisa aku bantuin tidak ?" tanya inara.
" kamu olesi mentega di loyangnya " ucap buk Laura
" oke !" ucap inara sambil mengambil mentega lalu mengoleskannya pada loyang kue.
mereka pun membuat kuenya sambil berbincang-bincang ringan.
( 30 menit kemudian )
" … " inara mengeluarkan kuenya dari dalam open lalu meletakkannya di atas meja.
" … " buk Laura memasukkan kue kering tersebut kedalam toples.
" enak !" ucap inara sambil mencoba kuenya.
" ini kue kesukaan ayahmu !" ucap buk Laura sambil tersenyum.
" … " inara pun menoleh kearah ibunya.
" ibu kangen sama ayah ?" tanya Inara sambil menatap kearah ibunya
" sangat !" ucap ibunya sambil menangis
" … " inara pun menarik ibunya kedalam pelukannya
" inara juga kangen sama ayah !" ucap Inara dengan air mata menetes sambil memeluk ibunya
" … " buk Laura pun melepaskan pelukannya sambil menghapus air matanya
" bawa kuenya ke suamimu " ucap buk Laura
" dia sedang tidur !" ucap inara
" oh, yasudah ibu ke kamar dulu mau mandi " ucap buk Laura sambil beranjak dari dapur, lalu pergi ke kamarnya
" iya " ucap inara
" ibu tenang saja, aku akan membalas mereka !" ucap inara dengan penuh kebencian.
__ADS_1
...***...