Secret Files

Secret Files
15.menyebalkan


__ADS_3

pukul 11 malam inara kembali ke kamar


" klek " Inara membuka pintu sambil mengintip ke dalam, ia melihat Aditya masih sibuk dengan leptop nya di atas kasur.inara pun masuk ke kamar dan pergi ke kamar mandi.


( 15 menit kemudian )


inara keluar dan beranjak ke tempat tidur


" ngapain kesini ?, lanjut nonton aja sana! " ucap Aditya ketus tanpa melihat ke arah inara


" film nya udah selesai makanya aku ke kamar " ucap Inara sambil naik ke atas kasur


" terus ngapain tidur disini,sana tidur aja sama Jasmine !"


" baiklah kalau begitu aku akan tidur di kamar Jasmine sambil lanjutin nonton Drakor nya " ucap Inara sambil beranjak turun dari ranjang.


aditya yang mendengar itu seketika bertambah kesal ia menutup leptop nya dan menarik inara sampai jatuh di pangkuan nya.


" a..apa yang kau lakukan? " tanya Inara gugup


Aditya tidak menjawab ia terus menatap inara,hingga membuat salah tingkah


" lepas aku mau..eummm " inara belum selesai berkata Aditya sudah membungkam mulutnya dengan sebuah ciuman, yang membuat inara sampai membelalakkan matanya.setelah tersadar Inara langsung mendorong tubuh Aditya hingga ciuman nya terlepas.


" apa yang kau lakukan?" tanya Inara kesal yang masih duduk di atas pangkuan Aditya


" mempraktekkan yang kau lihat tadi " ucap Aditya santai sambil menatap inara yang sudah siap mengeluarkan tanduknya


" Apa !, dasar menyebalkan kau telah mengambil ciuman pertama ku !" ucap Inara kesal sambil memukul-mukul Aditya


" aw.. sakit, apa yang kau lakukan " ucap Aditya sambil menghindar dari pukulan inara


" rasakan ini !" ucap Inara masih memukuli Aditya


" hei hentikan kita bisa jatuh ! " ucap Aditya tapi inara mendengarkan nya


" Inara.." ucap Aditya dan


" gedebuk !" mereka jatuh kelantai dengan Aditya di bawah dan inara di atas


" aw..!" ringisan Aditya sambil memegang pinggang nya


" kamu gak apa-apa ?" tanya inara sambil bangkit dari tubuh Aditya.


Aditya tidak menjawab, ia hanya meringis sambil memegang pinggang nya


" ayo aku bantu bangun " ucap Inara sambil membantu Aditya


" aw.. pinggang ku !" keluh Aditya sambil berdiri


" ayo duduk dulu " ucap Inara sambil menuntun Aditya ke kasur


" ini semua gara-gara mu, pinggang ku sampai encok " ucap Aditya sambil berbaring di atas kasur


" kalau kau tak sembarangan mencium ku semua ini juga tidak akan terjadi " ucap Inara tak mau kalah


" kau itu istri ku, emang apa salahnya sih "


" ya tetap saja kau harus izin dulu " ucap Inara


" terserah kau lah, sekarang ayo pijat pinggang ku " ucap Aditya sambil membuka bajunya


" apa pijat ?" ucap Inara


" kenapa gak mau, ini semua karena mu ayo cepat pijat !" ucap Aditya sambil tengkurap


" iya " ucap Inara sambil naik ke atas kasur dan mulai memijat Aditya.


" pijat yang benar lebih keras lagi " protes Aditya


" Aw..kau mau mematahkan tulang ku ya !" protes Aditya karena Inara memijatnya dengan keras


" pelan salah,keras juga salah kalau begitu pijat aja sendiri !" ucap Inara kesal sambil memukul pinggang Aditya


" aw.. sakit !" teriak Aditya


" geser sana lagi aku mau tidur "ucap Inara sambil menarik selimut nya dan tidur

__ADS_1


" dasar menyebalkan " umpat Aditya sambil bergeser


...*****...


( paginya )


" kenapa pinggang mu ?" tanya tuan rathore yang melihat Aditya berjalan sambil memegang pinggang nya


" gak apa-apa!" ucap Aditya sambil duduk di kursi makan


" makanya jangan terlalu bersemangat, pinggang mu sampai encok !" ucap tuan rathore sambil memakan sarapannya


" bersemangat apanya kalau dicium aja udah ngamuk " gerutu Aditya dalam hati


sedangkan Inara melanjutkan sarapan nya dengan santai seolah tak mendengar apa-apa.


"Jasmine berangkat dulu !" ucap Jasmine sambil beranjak dari tempat duduknya


" belajar yang benar !" ucap Aditya


" iya " ucap Jasmine sambil pergi


" aku juga ada kelas pagi !" ucap Inara


" kita berangkat bareng, aku ambil kunci mobil dulu " ucap Aditya sambil pergi ke kamar


" iya " ucap Inara sambil minum


" ayo !" ucap Aditya sambil berjalan ke luar


" kami pergi dulu kek " ucap Inara sambil menyusul Aditya


" ya " ucap tuan rathore


Aditya mengantar inara ke kampus setelah itu kembali melajukan mobilnya menuju kantor.


...****...


( di kantor )


" sudah pak " jawab Tian


" siapa ? "


" nona Gita pak !"


" apa !" ucap Aditya sambil menatap Tian


" gluk " Tian meneguk ludah nya melihat tatapan tajam Aditya


" kenapa harus dia ?" tanya Aditya dingin


" karena dia model yang sedang naik daun saat ini pak, banyak perusahaan yang memakai nya untuk iklan !" jelas Tian gugup


" bukannya dia di luar negeri "


" nona Gita sudah kembali ke Indonesia 4 hari yang lalu pak !" ucap Tian


" oh "


" kalau begitu saya kembali ke ruangan pak "


" hmmmm " ucap Aditya sambil fokus pada leptop nya


...*****...


( siang nya )


inara keluar dari kampus menuju parkiran menunggu jemputan nya.sampai di parkiran inara melihat orang dua orang yang kemarin mau menculiknya berada di gerbang kampus.


" mau ngapain mereka disini ?, bisa gawat kalau mereka lihat aku " ucap Inara sambil mengendap-endap keluar dari kampus


" hei itu dia !" ucap mereka


" sial " ucap Inara sambil berlari


" hei jangan kabur ! " ucap mereka sambil mengejar inara

__ADS_1


" apa sih mau mereka?, kenapa pada ngejar-ngejar aku coba " ucap Inara sambil terus berlari


" cepat kejar jangan sampai hilang !" ucap mereka terus mengejar inara


" mereka masih ngejar lagi " ucap Inara sambil menoleh ke belakang


" kakiku bisa patah kalau terus berlari " ucap Inara sambil berhenti dengan nafas ngos-ngosan, inara melihat di depannya ada toko pakaian


" hei !" panggil mereka


" sial " ucap Inara sambil berlari masuk ke toko tersebut


" kemana dia " ucap mereka kehilangan jejak Inara


( 20 menit kemudian )


inara keluar dari toko tersebut dengan penampilan yang cantik dan anggun, ia memakai dress berwarna merah, sepatu hak tinggi,tas branded serta kaca mata hitam yang bertengger di atas hidung mancung nya. inara berjalan dengan anggun melewati mereka yang sedang kebingungan mencari nya


" kita cari dalam toko itu !" ucap mereka sambil masuk ke toko tersebut


" huh !, untung mereka tidak mengenali ku " ucap Inara lega, lalu berjalan ke pinggir jalan untuk menyetop taksi


" taksi !" ucap Inara sambil melambaikan tangannya, taksi nya pun berhenti inara segera berjalan dan membuka pintu taksi tersebut


" hei jangan kabur !" ucap mereka sambil berlari ke arah inara.


" jalan pak! " ucap Inara sambil masuk ke dalam taksi


" hei tunggu " ucap mereka melihat taksinya melaju


" ayo kejar !" ucap mereka sambil berlari ke arah mobil nya


"ayo cepat jalan kan mobilnya " ucap sibotak, mengejar taksi yang dinaiki inara


" itu taksinya cepat kejar !"


" ayo pak lebih cepat lagi ! " ucap Inara sambil melihat ke belakang


" baik, pegangan mbak !" ucap sang supir sambil menarik pedal gas nya, dan menyelip kendaraan di depannya dengan kecepatan tinggi.


" bagaimana mbak apa mereka masih mengikuti kita " tanya supir taksi


" masih pak, ayo lebih cepat lagi " ucap Inara sambil melihat ke belakang


" baik mbak " ucap sang supir terus melajukan mobilnya sampai berhenti di lampu merah,di sampingnya berhenti lagi dua taksi.tak lam lampu hijau pun menyalah mereka malajukan kembali mobil nya, termasuk mobil penjahat yang mengejar inara.


" yang mana taksinya ! " ucap mereka kebingungan karena ada tiga taksi dan mereka berpencar arah


" yang mana yang harus kita ikuti !" ucap si gondrong juga bingung


" ikuti yang itu saja !" ucap si botak menunjuk taksi yang berjalan lurus


" baiklah " ucap si gondrong sambil mengikuti taksi tersebut.


( didalam taksi )


" bagaimana mbak? "


" mereka sudah tidak mengikuti " ucap Inara sambil melihat ke belakang


" syukur lah mbak " ucap sang supir lega


" terus kita kemana ini mbak ?"


" belok di depan pak "


" berhenti di sini saja pak " ucap Inara


" ini rumah nya mbak "


" iya, ini ongkosnya pak, makasih! " ucap Inara sambil menyerahkan ongkos lalu turun


" sama-sama mbak, kalau begitu saya permisi dulu ! " ucap sang supir


" iya " ucap Inara lalu masuk ke dalam rumah.


...***...

__ADS_1


__ADS_2