Secret Files

Secret Files
46.Perkara Drakor


__ADS_3

selesai mandi dan mengganti pakaian, inara duduk di atas kasur sambil bermain ponsel.


  " yank !" panggil Aditya yang sedang sibuk dengan leptop nya di atas sofa


 " hmmmm " ucap inara yang masih asyik dengan ponselnya


 " buatkan aku kopi !" ucap Aditya


 " sebentar !" ucap inara sambil menyimpan ponselnya lalu beranjak keluar.


  ( 5 menit kemudian )


 " ini !" ucap inara sambil meletakkan kopinya di atas meja


  " makasih !" ucap Aditya


  " ya " ucap Inara sambil kembali ke kasur


  " nanti sore kita ke rumah kakek " ucap Aditya


  " kita nginep ?" tanya inara


  " lihat nanti !" ucap Aditya yang masih fokus dengan leptop nya


  " … " inara hanya mengangguk sambil kembali fokus dengan ponselnya.


bosan bermain ponsel inara merebahkan dirinya di atas kasur, menarik selimut lalu memejamkan matanya.


  " … " Aditya menoleh kearah inara yang tertidur, lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.


...**...


selesai mengerjakan pekerjaannya, Aditya naik ke atas kasur dan ikut berbaring di samping inara.


  " … " Aditya memeluk Inara dari belakang lalu memejamkan matanya.


...**...


( Lucia )


selesai membereskan rumah, Lucia duduk bersantai di ruang tamu sambil menonton TV.


  " klek !" Liam keluar dari kamarnya dan berjalan menuju dapur


  " … " Lucia menoleh sekilas kearah Liam lalu kembali menonton TV


  " … " Liam membuka kulkas, mengambil air dingin lalu meneguknya. setelah itu Liam kembali ke kamarnya.


  " hah !" Lucia menghela nafasnya,ia merasa bosan cuma duduk saja di rumah.


  " … " Lucia mematikan tv nya, lalu pergi ke kamarnya.


sampai di kamar, Lucia berdiri di depan kaca sambil memperhatikan penampilannya.


  " aku harus mengubah penampilanku supaya mereka tidak bisa mengenali wajahku !" ucap Lucia sambil memperhatikan dirinya di depan kaca.


  " … " Lucia memegang rambutnya, lalu membuka laci dan mengambil gunting.


 " … " Lucia memotong rambut panjangnya menjadi pendek sebatas bahunya.


  " … " selesai memotong rambutnya, Lucia memperhatikan penampilan barunya di kaca.


  " tok tok tok !" suara ketukan pintu dari luar


  " … " Lucia pun berjalan kearah pintu, lalu membukanya


  " aku mau ... " ucap Liam terputus begitu melihat penampilan baru Lucia


  " kamu potong rambut ?" tanya Liam


  " iya " ucap Lucia


  " kenapa ?" tanya Liam


  " aku mau menyamar supaya mereka tidak mengenaliku !" ucap Lucia


  " oh !" ucap Liam


  " ada apa ?" tanya Lucia


  " ltu, aku mau ke supermarket ada yang mau kau titipkan ?" tanya Liam


  " aku boleh ikut tidak ?" tanya Lucia


  " … " Liam hanya mengangguk


 " sebentar,aku ganti baju dulu !" ucap Lucia sambil menutup pintu


  " hah !" Liam menghela nafasnya, lalu duduk di atas sofa sambil menunggu Lucia.


  " klek " Lucia keluar dari kamar dengan menggunakan dress di atas lutut dan make up tipis yang menghiasi wajahnya.

__ADS_1


  " ayok !" ucap Lucia sambil menghampiri Liam yang duduk di sofa sambil menatap kearahnya.


  " iya " ucap Liam sambil beranjak dari tempat duduknya.


...**...


( sampai di supermarket )


Lucia memakai masker dan kacamata, setelah itu baru ia turun dari mobil dan masuk kedalam supermarket.


  " … " Liam mengambil beberapa makanan dan minuman lalu memasukkannya kedalam troli


  " kau mau beli apa ?" tanya Liam pada Lucia


  " aku ..." ucap Lucia yang ragu-ragu


  " ambil saja yang mau kau beli !" ucap Liam


  " … " Lucia berjalan kearah pelengkap wanita, lalu mengambil sebuah pembalut yang berukuran sedang, setelah itu memasukkannya kedalam troli.


  " sudah ?" tanya Liam


  " iya " ucap Lucia dengan malu


  " … " Liam pun mendorong trolinya ke kasir untuk membayar.


setelah selesai, mereka pun pergi dari sana.


...**...


Liam menghentikan mobilnya di sebuah restoran .


" kita makan siang dulu !" ucap Liam sambil melepaskan sabuk pengaman nya


" ayok !" ucap Liam sambil turun dari mobil


" iya !" ucap Lucia sambil turun dari mobil, lalu mengikuti Liam masuk kedalam restoran.


Liam duduk di kursi, lalu memesan makanan nya


" kau mau pesan apa ?" tanya Liam


" spaghetti carbonara " ucap Lucia


" baik, mohon di tunggu !" ucap pelayan sambil pergi.


( 10 menit kemudian )


saat sedang makan, Lucia tidak sengaja melihat ayahnya yang baru masuk kedalam restoran tersebut lalu duduk di kursi dekat dengan mejanya.


" … " melihat itu, Lucia langsung memakai kacamatanya kembali.


" ada apa ?" tanya Liam yang melihat Lucia panik sambil menggunakan kacamatanya


" ayok kita pergi !" ucap Lucia sambil menggunakan masker, lalu beranjak berdiri sambil sesekali melihat kearah Dimas yang sedang menikmati makanannya.


" ayok !" ucap Lucia lagi


" … " melihat wajah panik Lucia,Liam pun menaruh uangnya di atas lalu pergi dari sana


" … " Lucia berjalan di belakang Liam sambil menunduk saat melewati meja ayahnya.


mereka keluar dari restoran tersebut dan masuk kedalam mobil.


" hah !" Lucia menghela nafas lega


" … " Liam menoleh kearah Lucia dengan penuh tanda tanya


" tadi ada ayahku !" jelas Lucia sambil menoleh kearah Liam


" hah !" Liam menghela nafasnya, lalu menginjak pedal gas mobilnya meninggalkan restoran tersebut.


...***...


( sorenya )


" assalamu'alaikum !" ucap Aditya sambil masuk kedalam rumah kakeknya


" waalaikum salam !" jawab bibik


" eh, Aden !" ucap bibik


" kakek mana bik ?" tanya Aditya


" ada di kamarnya den !" jawab bibik


" yaudah,kami ke kamar ya bik !" ucap Aditya sambil menggandeng tangan inara menuju kamar.


" ya den " ucap bibik sambil kembali melanjutkan pekerjaannya.


" klek " Aditya membuka pintu dan masuk kedalam

__ADS_1


" hah !" Aditya menghela nafasnya sambil merebahkan dirinya di atas


" … " inara menyimpan tasnya di atas meja


" aku mau ke kamar Jasmine ya mas !" ucap inara sambil beranjak pergi


" dia belum pulang !" ucap Aditya sambil menarik tangan inara hingga membuat inara jatuh ke atas tubuhnya.


" mas !" protes Inara


" udah, disini saja !" ucap Aditya sambil membalikkan badan inara ke samping lalu memeluknya dengan erat.


" aku mau bantu bibik buat masak makan malam !" ucap inara


" gak usah !" ucap Aditya sambil memejamkan matanya.


" hah !" inara hanya bisa menghela nafasnya.


" … " Aditya membuka matanya, lalu menatap kearah istrinya.


" … " Aditya menyelipkan anak rambut kebelakang telinga inara, lalu menatap lekat kearah bibir inara yang terlihat begitu menggodanya.


" … " Aditya mendekatkan wajahnya hendak mencium bibir istrinya,tapi inara malah menjauhkan wajahnya


" jangan mesum,ayok lepas !" ucap inara sambil berusaha melepaskan tangan Aditya dari pinggangnya


" … " bukannya melepas Aditya malah menarik tengkuk leher inara, lalu mencium bibir istrinya yang sudah sejak tadi menggodanya.


" … " inara memukul-mukul Aditya karena merasa kehabisan nafas.


" … " Aditya melepaskan ciumannya dan menatap kearah inara yang terlihat Ngos-ngosan.


" … " Aditya menarik pinggang inara dan hendak kembali mencium istrinya,tapi


" tok tok tok !" ada yang mengetuk pintu


" mas,ada yang mengetuk pintu !" ucap inara sambil mendorong Aditya


" biarin aja !" ucap Aditya sambil kembali hendak mencium istrinya


" kakak ! " teriak Jasmine sambil mengetuk pintu


" mas,itu Jasmine !" ucap inara sambil mendorong Aditya


" hah !" Aditya menghela nafasnya dengan kesal sambil beranjak untuk membukakan pintu.


" klek " Aditya membuka pintu


" apa ?" tanya Aditya sambil menatap Jasmine dengan sedikit kesal


" minggir, aku mau ketemu dengan kakak ipar !" ucap Jasmine sambil mendorong Aditya lalu menerobos kedalam.


" kakak ipar !" ucap Jasmine sambil berlari kearah inara lalu memeluknya


" hah !" Aditya menghela nafasnya melihat tingkah adiknya


" Jasmine kangen !" ucap Jasmine manja


" bagaimana kabarmu ?" tanya Inara sambil melepaskan pelukannya


" Jasmine baik !" ucap Jasmine sambil duduk di kasur.


" kalian nginap kan ?" tanya Jasmine


" iya " jawab Inara


" bagus, Jasmine ada..." ucap Jasmine


" jangan coba-coba ngajak istriku untuk menonton Drakor mu itu !" potong Aditya sambil menatap kearah Jasmine


" ih kakak apaan sih, orang kakak ipar aja mau, ya kan ?" tanya Jasmine sambil menatap inara


" … " inara menoleh kearah Aditya yang sedang menatapnya dengan tajam


" kakak ipar ayok lah !, Jasmine punya film baru !" bujuk Jasmine


" tidak boleh !" ucap Aditya tegas


" ih kakak !" ucap Jasmine kesal


" besok aja kita nontonnya ya !" ucap inara


" tapi ..." ucap Jasmine


" udah, sekarang ayok keluar !" ucap Aditya sambil menarik tangan Jasmine


" ih, dasar nyebelin !" ucap Jasmine sambil keluar dari kamar Aditya.


" jangan coba-coba untuk menontonnya !" ucap Aditya sambil pergi ke kamar mandi


" iya !" ucap inara malas.

__ADS_1


...***...


__ADS_2