
selesai mandi dan mengganti pakaian, inara duduk di atas kasur sambil bermain ponsel.
" yank !" panggil Aditya yang sedang sibuk dengan leptop nya di atas sofa
" hmmmm " ucap inara yang masih asyik dengan ponselnya
" buatkan aku kopi !" ucap Aditya
" sebentar !" ucap inara sambil menyimpan ponselnya lalu beranjak keluar.
( 5 menit kemudian )
" ini !" ucap inara sambil meletakkan kopinya di atas meja
" makasih !" ucap Aditya
" ya " ucap Inara sambil kembali ke kasur
" nanti sore kita ke rumah kakek " ucap Aditya
" kita nginep ?" tanya inara
" lihat nanti !" ucap Aditya yang masih fokus dengan leptop nya
" … " inara hanya mengangguk sambil kembali fokus dengan ponselnya.
bosan bermain ponsel inara merebahkan dirinya di atas kasur, menarik selimut lalu memejamkan matanya.
" … " Aditya menoleh kearah inara yang tertidur, lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.
...**...
selesai mengerjakan pekerjaannya, Aditya naik ke atas kasur dan ikut berbaring di samping inara.
" … " Aditya memeluk Inara dari belakang lalu memejamkan matanya.
...**...
( Lucia )
selesai membereskan rumah, Lucia duduk bersantai di ruang tamu sambil menonton TV.
" klek !" Liam keluar dari kamarnya dan berjalan menuju dapur
" … " Lucia menoleh sekilas kearah Liam lalu kembali menonton TV
" … " Liam membuka kulkas, mengambil air dingin lalu meneguknya. setelah itu Liam kembali ke kamarnya.
" hah !" Lucia menghela nafasnya,ia merasa bosan cuma duduk saja di rumah.
" … " Lucia mematikan tv nya, lalu pergi ke kamarnya.
sampai di kamar, Lucia berdiri di depan kaca sambil memperhatikan penampilannya.
" aku harus mengubah penampilanku supaya mereka tidak bisa mengenali wajahku !" ucap Lucia sambil memperhatikan dirinya di depan kaca.
" … " Lucia memegang rambutnya, lalu membuka laci dan mengambil gunting.
" … " Lucia memotong rambut panjangnya menjadi pendek sebatas bahunya.
" … " selesai memotong rambutnya, Lucia memperhatikan penampilan barunya di kaca.
" tok tok tok !" suara ketukan pintu dari luar
" … " Lucia pun berjalan kearah pintu, lalu membukanya
" aku mau ... " ucap Liam terputus begitu melihat penampilan baru Lucia
" kamu potong rambut ?" tanya Liam
" iya " ucap Lucia
" kenapa ?" tanya Liam
" aku mau menyamar supaya mereka tidak mengenaliku !" ucap Lucia
" oh !" ucap Liam
" ada apa ?" tanya Lucia
" ltu, aku mau ke supermarket ada yang mau kau titipkan ?" tanya Liam
" aku boleh ikut tidak ?" tanya Lucia
" … " Liam hanya mengangguk
" sebentar,aku ganti baju dulu !" ucap Lucia sambil menutup pintu
" hah !" Liam menghela nafasnya, lalu duduk di atas sofa sambil menunggu Lucia.
" klek " Lucia keluar dari kamar dengan menggunakan dress di atas lutut dan make up tipis yang menghiasi wajahnya.
__ADS_1
" ayok !" ucap Lucia sambil menghampiri Liam yang duduk di sofa sambil menatap kearahnya.
" iya " ucap Liam sambil beranjak dari tempat duduknya.
...**...
( sampai di supermarket )
Lucia memakai masker dan kacamata, setelah itu baru ia turun dari mobil dan masuk kedalam supermarket.
" … " Liam mengambil beberapa makanan dan minuman lalu memasukkannya kedalam troli
" kau mau beli apa ?" tanya Liam pada Lucia
" aku ..." ucap Lucia yang ragu-ragu
" ambil saja yang mau kau beli !" ucap Liam
" … " Lucia berjalan kearah pelengkap wanita, lalu mengambil sebuah pembalut yang berukuran sedang, setelah itu memasukkannya kedalam troli.
" sudah ?" tanya Liam
" iya " ucap Lucia dengan malu
" … " Liam pun mendorong trolinya ke kasir untuk membayar.
setelah selesai, mereka pun pergi dari sana.
...**...
Liam menghentikan mobilnya di sebuah restoran .
" kita makan siang dulu !" ucap Liam sambil melepaskan sabuk pengaman nya
" ayok !" ucap Liam sambil turun dari mobil
" iya !" ucap Lucia sambil turun dari mobil, lalu mengikuti Liam masuk kedalam restoran.
Liam duduk di kursi, lalu memesan makanan nya
" kau mau pesan apa ?" tanya Liam
" spaghetti carbonara " ucap Lucia
" baik, mohon di tunggu !" ucap pelayan sambil pergi.
( 10 menit kemudian )
saat sedang makan, Lucia tidak sengaja melihat ayahnya yang baru masuk kedalam restoran tersebut lalu duduk di kursi dekat dengan mejanya.
" … " melihat itu, Lucia langsung memakai kacamatanya kembali.
" ada apa ?" tanya Liam yang melihat Lucia panik sambil menggunakan kacamatanya
" ayok kita pergi !" ucap Lucia sambil menggunakan masker, lalu beranjak berdiri sambil sesekali melihat kearah Dimas yang sedang menikmati makanannya.
" ayok !" ucap Lucia lagi
" … " melihat wajah panik Lucia,Liam pun menaruh uangnya di atas lalu pergi dari sana
" … " Lucia berjalan di belakang Liam sambil menunduk saat melewati meja ayahnya.
mereka keluar dari restoran tersebut dan masuk kedalam mobil.
" hah !" Lucia menghela nafas lega
" … " Liam menoleh kearah Lucia dengan penuh tanda tanya
" tadi ada ayahku !" jelas Lucia sambil menoleh kearah Liam
" hah !" Liam menghela nafasnya, lalu menginjak pedal gas mobilnya meninggalkan restoran tersebut.
...***...
( sorenya )
" assalamu'alaikum !" ucap Aditya sambil masuk kedalam rumah kakeknya
" waalaikum salam !" jawab bibik
" eh, Aden !" ucap bibik
" kakek mana bik ?" tanya Aditya
" ada di kamarnya den !" jawab bibik
" yaudah,kami ke kamar ya bik !" ucap Aditya sambil menggandeng tangan inara menuju kamar.
" ya den " ucap bibik sambil kembali melanjutkan pekerjaannya.
" klek " Aditya membuka pintu dan masuk kedalam
__ADS_1
" hah !" Aditya menghela nafasnya sambil merebahkan dirinya di atas
" … " inara menyimpan tasnya di atas meja
" aku mau ke kamar Jasmine ya mas !" ucap inara sambil beranjak pergi
" dia belum pulang !" ucap Aditya sambil menarik tangan inara hingga membuat inara jatuh ke atas tubuhnya.
" mas !" protes Inara
" udah, disini saja !" ucap Aditya sambil membalikkan badan inara ke samping lalu memeluknya dengan erat.
" aku mau bantu bibik buat masak makan malam !" ucap inara
" gak usah !" ucap Aditya sambil memejamkan matanya.
" hah !" inara hanya bisa menghela nafasnya.
" … " Aditya membuka matanya, lalu menatap kearah istrinya.
" … " Aditya menyelipkan anak rambut kebelakang telinga inara, lalu menatap lekat kearah bibir inara yang terlihat begitu menggodanya.
" … " Aditya mendekatkan wajahnya hendak mencium bibir istrinya,tapi inara malah menjauhkan wajahnya
" jangan mesum,ayok lepas !" ucap inara sambil berusaha melepaskan tangan Aditya dari pinggangnya
" … " bukannya melepas Aditya malah menarik tengkuk leher inara, lalu mencium bibir istrinya yang sudah sejak tadi menggodanya.
" … " inara memukul-mukul Aditya karena merasa kehabisan nafas.
" … " Aditya melepaskan ciumannya dan menatap kearah inara yang terlihat Ngos-ngosan.
" … " Aditya menarik pinggang inara dan hendak kembali mencium istrinya,tapi
" tok tok tok !" ada yang mengetuk pintu
" mas,ada yang mengetuk pintu !" ucap inara sambil mendorong Aditya
" biarin aja !" ucap Aditya sambil kembali hendak mencium istrinya
" kakak ! " teriak Jasmine sambil mengetuk pintu
" mas,itu Jasmine !" ucap inara sambil mendorong Aditya
" hah !" Aditya menghela nafasnya dengan kesal sambil beranjak untuk membukakan pintu.
" klek " Aditya membuka pintu
" apa ?" tanya Aditya sambil menatap Jasmine dengan sedikit kesal
" minggir, aku mau ketemu dengan kakak ipar !" ucap Jasmine sambil mendorong Aditya lalu menerobos kedalam.
" kakak ipar !" ucap Jasmine sambil berlari kearah inara lalu memeluknya
" hah !" Aditya menghela nafasnya melihat tingkah adiknya
" Jasmine kangen !" ucap Jasmine manja
" bagaimana kabarmu ?" tanya Inara sambil melepaskan pelukannya
" Jasmine baik !" ucap Jasmine sambil duduk di kasur.
" kalian nginap kan ?" tanya Jasmine
" iya " jawab Inara
" bagus, Jasmine ada..." ucap Jasmine
" jangan coba-coba ngajak istriku untuk menonton Drakor mu itu !" potong Aditya sambil menatap kearah Jasmine
" ih kakak apaan sih, orang kakak ipar aja mau, ya kan ?" tanya Jasmine sambil menatap inara
" … " inara menoleh kearah Aditya yang sedang menatapnya dengan tajam
" kakak ipar ayok lah !, Jasmine punya film baru !" bujuk Jasmine
" tidak boleh !" ucap Aditya tegas
" ih kakak !" ucap Jasmine kesal
" besok aja kita nontonnya ya !" ucap inara
" tapi ..." ucap Jasmine
" udah, sekarang ayok keluar !" ucap Aditya sambil menarik tangan Jasmine
" ih, dasar nyebelin !" ucap Jasmine sambil keluar dari kamar Aditya.
" jangan coba-coba untuk menontonnya !" ucap Aditya sambil pergi ke kamar mandi
" iya !" ucap inara malas.
__ADS_1
...***...