
( sampai rumah )
" siapa yang mau mandi dulu ?" tanya inara sambil meletakkan tasnya di atas meja
" mandi bareng juga boleh !" goda Aditya
" itu sih maunya kamu !" ucap inara sambil beranjak ke kamar mandi.
" … " Aditya duduk di atas kasur sambil melepaskan jaketnya, lalu merebahkan dirinya di atas kasur.
( 15 menit kemudian )
inara keluar dari kamar mandi dan sudah mengganti pakaiannya dengan baju tidur.
" … " ia duduk di depan meja rias untuk memakai handbody dan skincare.
" … " Aditya pun bangun dan beranjak ke kamar mandi.
setelah selesai, inara naik keatas kasur menarik selimut lalu merebahkan dirinya di sana.
" klek !" Aditya keluar dari kamar mandi dengan telanjang dada dan hanya menggunakan celana pendek saja.
" … " ia naik ke atas kasur lalu memeluk Inara dari belakang.
" yank !" panggil Aditya sambil mencium pundak inara
" … " karena tidak mendapatkan respon dari istrinya,ia pun menoleh kearah inara yang ternyata sudah tertidur.
" hah !" Aditya hanya bisa menghela nafasnya sambil mencoba memejamkan matanya.
...**...
( Lucia )
" makasih !" ucap Lucia begitu sampai di rumah
" … " Liam hanya mengangguk sambil pergi ke kamarnya
" … " Lucia pun juga pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri.
selesai mandi, Lucia ke dapur untuk membuatkan sarapan untuk makan malam .
" tok tok tok !" Lucia mengetuk pintu kamar Liam
" klek " Liam membukakan pintu
" sarapannya sudah siap !" ucap Lucia
" ya " ucap Liam sambil pergi ke meja makan.
selesai makan mereka pun kembali ke kamar masing-masing.
...***...
( paginya )
Aditya mengantar inara ke kampus.
" pulangnya nanti aku jemput !" ucap Aditya setelah sampai di depan kampus.
" iya " ucap Inara sambil mengulurkan tangannya kepada Aditya
" … " Aditya memberikan tangannya untuk Inara Salim, lalu mengecup kening istrinya.
" aku masuk dulu !" ucap inara sambil turun dari mobil
" iya " ucap Aditya, menancap gas mobilnya meninggalkan kampus dan menuju ke kantor.
...**...
sampai di kantor, Aditya segera masuk kedalam ruangannya.
" … " ia melepaskan jasnya dan menaruhnya di sangkutan, lalu duduk di kursinya sambil membuka leptop nya.
...**...
( siangnya )
inara duduk di parkiran sambil bermain ponselnya,ia menunggu Aditya menjemputnya.
" buk !" tapi tiba-tiba ada yang memukul pundaknya dari belakang.
" … " inara memegang pundaknya lalu jatuh pingsan.
" … " pria tersebut pun langsung menggendong inara dan membawanya masuk kedalam mobil.
" jalan !" ucap pria tersebut sambil menutup pintu mobilnya.
" … " mobil tersebut pun meluncur pergi meninggalkan kampus.
__ADS_1
...**...
Aditya memarkirkan mobilnya di depan kampus, lalu melihat kearah parkiran tapi inara tidak ada.
" … " Aditya pun mengambil ponselnya dan menelpon inara.
" … " tapi inara tidak mengangkatnya.
" kemana dia ?" ucap Aditya sambil turun dari mobil dan berjalan kearah kampus sambil mencoba menelpon istrinya.
" … " tapi masih tidak diangkat
" … " Aditya terus menelpon istrinya sambil berjalan untuk masuk kedalam kampus
" … " tapi saat mau masuk kedalam kampus, Aditya mendengar nada dering ponsel inara.
" … " ia pun menghentikan langkahnya, lalu menoleh kebelakang untuk mencari suara tersebut.
hingga saat melewati kursi dekat dengan area parkir ia melihat ada ponsel yang terjatuh di sana.
" … " Aditya pun mematikan panggilannya, lalu mengambil ponsel tersebut yang ternyata ponsel istrinya.
" kenapa ponselnya ada disini ?" ucap Aditya sambil sambil melihat ke sekeliling kampus mencari inara.
" … " karena melihat kampus sudah sepi, Aditya pun pergi ke pos penjagaan untuk melihat CCTV.
" permisi pak !" ucap Aditya
" ada apa mas ?" tanya penjaga
" saya mau mencari istri saya pak !" ucap Aditya
" tapi kampusnya sudah selesai pak, mereka semua sudah pulang !" ucap penjaga.
" saya boleh untuk melihat CCTV nya pak, karena istri saya tidak ada dan saya menemukan ponselnya di kursi dekat parkiran !" ucap Aditya
" baiklah !" ucap penjaga tersebut.
" … " Aditya pun masuk kedalam pos penjagaan untuk melihat CCTV nya.
" yang dekat dengan parkiran pak !" ucap Aditya
" … " penjaga pun memperbesar gambar CCTV yang dekat dengan parkiran.
" ya yang itu pak !" ucap Aditya saat melihat istrinya sedang duduk di kursi parkiran sambil bermain ponsel.tapi tiba-tiba ada seorang pria yang memukul pundaknya dari belakang sehingga istrinya pingsan. tak lama sebuah mobil berhenti di depan mereka, pria tersebut pun langsung menggendong istrinya dan membawanya masuk kedalam mobil.
" … " Aditya mengepalkan tangannya begitu melihat mereka membawa istrinya.
" baik mas !" ucap penjaga tersebut sambil memutarkan nya.
" … " Aditya melihat mobil yang membawa istrinya berbelok kearah kanan.
" makasih pak !" ucap Aditya sambil keluar dari sana dan masuk kedalam mobilnya.
" … " menginjak pedal gas mobilnya dan meluncur pergi dari sana.
...**...
sementara di gudang, inara di dudukan di sebuah kursi dengan kedua tangan dan kakinya terikat.
" … " Inara mulai tersadar dari pingsannya,ia melihat dirinya sedang terikat di kursi.
" ini dimana ?" ucap inara sambil memperhatikan ke sekeliling dan tidak menemukan siapapun.
" … " ia pun berusaha melepaskan ikatannya.
" kau sudah sadar rupanya ?" ucap seseorang sambil berjalan masuk kedalam.
" … " mendengar itu, inara pun menoleh kearah orang tersebut.
" kau !" ucap inara
" ya,ini aku !" ucap Dimas sambil terkekeh
" lepaskan aku !" ucap inara sambil menatap tajam kearah Dimas
" melepaskan mu ?" tanya Dimas sambil mendekati kearah inara, lalu berdiri di belakangnya
" tentu, asalkan..." ucap Dimas sambil menunduk dan memegang kursi tempat inara duduk.
" apa mau mu ?" tanya inara
" kau jelas tau apa yang aku mau !" ucap Dimas sambil menegak kembali tubuhnya, lalu berjalan ke depan inara.
" … " inara hanya diam sambil menatap kearah Dimas dengan tajam
" berikan padaku file tersebut maka kau akan bebas !" ucap Dimas sambil menatap kearah inara
" aku tidak memilikinya !" ucap inara
__ADS_1
" baiklah kalau begitu, bawa dia kemari !" perintah Dimas pada anak buahnya.
" … " tak lama anak buahnya pun masuk sambil membawa seseorang.
" lepaskan aku !" ucap Jasmine sambil memberontak
" Jasmine !" ucap inara sambil melihat kearah Jasmine yang ditarik paksa oleh anak buahnya Dimas
" … " mendengar ada yang memanggil namanya, Jasmine pun menoleh kearah depan
" kakak ipar !" ucap Jasmine begitu melihat inara sedang duduk di kursi dengan kedua tangan dan kaki terikat.
" ikat dia !" perintah Dimas
" baik bos !" ucap anak buahnya lalu menarik dan mendudukkan Jasmine di sebuah kursi.
" lepaskan aku !" berontak Jasmine
" Diam !" ucap anak buah Dimas sambil mengikat tangan dan kaki Jasmine.
" apa yang kau lakukan, lepaskan dia !" teriak Inara marah
" kau hanya punya urusan dengan ku jadi lepaskan dia !" ucap inara sambil menatap tajam kearah Dimas
" serahkan filenya,maka dia akan bebas !" ucap Dimas sambil duduk di kursi
" sudah aku bilang, aku tidak memilikinya !" ucap inara
" hah !" Dimas menghela nafasnya sambil bangkit dari tempat duduknya lalu berjalan kearah Jasmine.
" bagaimana kalau dia mati !" ucap Dimas sambil menodongkan pistol kepada Jasmine
" kakak ipar tolong aku !" ucap Jasmine sambil menangis
" Jasmine belum mau mati !" ucap Jasmine ketakutan sambil menatap kearah inara
" turunkan pistolnya !" ucap inara
" … " bukannya menurunkan pistolnya, Dimas malah semakin menekan pistol tersebut ke kepala Jasmine.
" … " yang membuat Jasmine semakin ketakutan.
" oke !" ucap inara
" lepaskan dia,maka akan aku berikan filenya !" ucap inara yang tidak punya pilihan lain.
" oke !" ucap Dimas sambil tersenyum, lalu menurunkan pistolnya.
" lepaskan dia !" perintah Dimas pada anak buahnya.
" baik bos !" ucap anak buah Dimas, lalu melepaskan ikatannya.
" biarkan dia pergi dari sini !" ucap inara
" … " Dimas pun memberi kode kepada anak buahnya untuk melepaskan Jasmine
" bok bos !" ucap anak buahnya sambil menjauh dari Jasmine.
" Jasmine pergi dari sini !" perintah inara pada Jasmine
" tapi bagaimana dengan kakak ipar ?" ucap Jasmine yang tidak mau meninggalkan inara
" jangan pikirkan aku, cepat pergi dari sini !" ucap inara
" tapi.." ucap Jasmine sambil menatap kearah inara
" cepat !" ucap inara
" … " Jasmine pun berjalan keluar dari sana sambil sesekali melihat kearah inara.
setelah Jasmine tidak terlihat, Dimas segera mendekati inara.
" jangan coba-coba untuk menipu ku, sekarang mana filenya ?" tanya Dimas.
" bagaimana aku mengambil filenya, kalau tanganku saja masih terikat !" ucap inara
" … " Dimas pun memberi kode kepada anak buahnya untuk membuka ikatannya.
" … " anak buah Dimas pun melepaskan tali yang mengikat tangan inara.
" … " setelah ikatannya terlepas, inara mulai memikirkan cara untuk bisa terbebas dari Dimas.
" cepat berikan filenya !" ucap Dimas sambil menodongkan pistol kepada inara
" oke baik,tapi turunkan dulu pistolnya !"ucap Inara
" cepat !" ucap Dimas yang mau mendengarkan inara.
" … " inara pun membuka gelang yang ada di tangannya, lalu mengambil filenya
__ADS_1
" … " Dimas segera merampas file tersebut dari tangan inara.