Secret Files

Secret Files
41.pasar malam


__ADS_3

selesai makan, Aditya pun kembali bekerja.sedangkan inara merebahkan dirinya di atas sofa sambil bermain ponsel.


 " kalau mau tidur di kamar aja !" ucap Aditya


 " emang disini ada kamarnya ?" tanya inara sambil menoleh kearah Aditya


 " itu !" ucap Aditya sambil menunjuk pintu kamarnya


 " yaudah, aku mau tidur dulu ya !" ucap inara sambil beranjak ke kamar tersebut


 " ya " ucap Aditya


 " klek !" inara masuk kedalam kamar tersebut


 " bagus !" ucap inara sambil memperhatikan setiap sudut kamar minimalis tersebut, yang lengkap dengan ranjang dan lemari.


 " … " inara beranjak ke kamar mandi untuk mencuci muka dan buang air kecil.


 " … " setelah itu inara merebahkan dirinya di atas kasur. karena lelah, inara pun tertidur dengan pulas.


...**...


selesai mengerjakan pekerjaannya, Aditya masuk kedalam kamar dan melihat inara sudah tertidur pulas di atas kasur.


Aditya masuk ke kamar mandi, setelah itu ia naik keatas kasur dan memeluk Inara dari belakang.


 " … " yang memeluknya, inara pun membuka matanya lalu menoleh ke belakang


 " udah jam berapa ?" tanya inara


 " jam empat !" ucap Aditya


 " yaudah, ayok kita pulang !" ucap inara sambil melepaskan tangan Aditya dari pinggangnya dan beranjak bangun.


 " … " tapi Aditya malah menariknya hingga ia tertidur kembali di atas kasur, lalu Aditya menggukungnya dari atas.


" … " Aditya menatap inara lalu mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir inara.


merasa inara kehabisan nafas, baru Aditya melepaskan ciumannya.


 " hah hah !" nafas inara memburu begitu Aditya melepaskan ciumannya, Aditya menatap kearahnya lalu mendekatkan wajahnya dan mengecup lehernya.


sementara sebelah tangan Aditya sudah masuk kedalam kaos dan meremas buah dadanya.


 " mas !" protes Inara sambil memukul pundak Aditya


 " … " tapi Aditya tidak menghiraukannya,ia malah kembali mencium bibir inara dan berusaha membuka kancing kemejanya.


 " … "Aditya melepaskan ciumannya, lalu membuka bajunya dan melemparkannya ke sembarang arah.


 " mas ini kantor !" ucap inara sambil memukul tangan Aditya yang berusaha menarik kaosnya


 " … " Aditya tidak menghiraukannya,ia menarik baju inara dan membuangnya ke sembarang arah. setelah itu Aditya kembali mencium bibir inara, sementara tangannya menelusup ke punggung Inara dan membuka pengait bra nya.


setelah itu, ciumannya turun ke leher inara dan membuat beberapa jejak di sana.lalu Aditya menarik dan membuang bra inara ke lantai.


 " mas !, nanti ada yang lihat !" ucap inara sambil memukul pundak Aditya


 " … " tapi Aditya tidak memperdulikannya,ia sibuk membuat tanda merah di leher dan dada inara.


setelah itu, kembali mencium bibir inara dengan sedikit menuntut.


 " … " inara pun pasrah sambil mengalungkan tangannya di leher Aditya.


...**...


Aditya merebahkan dirinya di samping inara dengan nafas memburu.


 " … " ia menoleh kearah inara yang sedang menatapnya dengan tajam


 " hehehe " Aditya hanya terkekeh sambil menarik inara kedalam pelukannya lalu mencium keningnya


 " dasar gila !" ucap inara kesal sambil memukul dada Aditya, suaminya itu tidak tahu tempat.


 " ayok, kita mandi !" ucap Aditya sambil bangun lalu menggendong inara dan membawanya ke kamar mandi.


...**...


( 30 menit kemudian )


mereka keluar dari kamar mandi dengan handuk yang membalut tubuh mereka.


 " … " inara memungut bajunya yang Aditya lempar ke sembarang arah, lalu kembali masuk ke kamar mandi untuk mengganti bajunya.


( 10 menit kemudian )


inara keluar dari kamar mandi dan melihat Aditya sudah mengganti pakaiannya.


 " … " inara duduk di atas kasur sambil mengeringkan rambutnya menggunakan handuk.

__ADS_1


" sini !" ucap Aditya mengambil handuk dan membantu mengeringkan rambut inara.


" sudah !" ucap Aditya sambil meletakkan handuk di atas kasur


" letakkan handuknya di kamar mandi !" ucap inara


" iya " ucap Aditya sambil mengambil handuk dan membawanya ke kamar mandi.


" ayok, kita pulang !" ucap Aditya sambil keluar dari kamar mandi


" ayok !" ucap inara sambil bangun dan berjalan keluar.


mereka keluar dari kantor dan menuju parkiran.


...**...


" ayok !" ucap Aditya sambil membukakan pintu mobil


" tapi aku bawa motor !" ucap inara sambil menunjuk kearah motornya


" di tinggal di sini aja, nanti aku suruh orang untuk mengantarnya ke rumah !" ucap Aditya


" baiklah " ucap inara sambil masuk kedalam mobil


" … " Aditya menutup pintu mobilnya, lalu membuka dan masuk ke kursi pengemudi.


" … " Aditya memasang sabuk pengaman, lalu menancap gas mobilnya meninggalkan kantor.


...**...


Aditya memarkirkan mobilnya di sebuah restoran, mereka memutuskan untuk makan malam dulu sebelum pulang ke rumah.


mereka turun dari mobil dan masuk kedalam restoran tersebut.


" mau pesan apa yank ?" tanya Aditya sambil duduk di kursi


" sebentar !" ucap inara sambil melihat buku menunya


" mbak !" ucap Aditya sambil melambaikan tangan


" ya, mau pesan apa mas ?" tanya pelayan sambil menghampiri mereka


" apa yank ?" tanya Aditya sambil melihat kearah inara


" aku mau ayam bakar pedas manis aja, minumannya jus mentimun aja !" ucap inara


" mas nya mau pesan apa ?" Tanya pelayan


" yaudah, mohon di tunggu sebentar !" ucap pelayan sambil pergi


" iya " ucap Inara.


( 15 menit kemudian )


pesanannya pun datang.


" silahkan !" ucap pelayan sambil meletakkan makanannya di atas meja


" makasih mbak !" ucap inara


" … " pelayan tersebut hanya mengangguk sambil pergi.


Aditya dan inara pun menikmati sarapannya.


...**...


setelah selesai, mereka pun kembali ke mobil untuk pulang ke rumah.


...**...


" eh mas, berhenti dulu !" ucap inara sambil melihat kearah luar mobil


" kenapa yank ?" tanya Aditya menoleh kearah inara, lalu menepikan mobilnya.


" itu ada pasar malam, kita ke sana dulu ya ?!" ucap inara girang sambil menoleh ke arah Aditya


" astaga,aku pikir ada apa !" ucap Aditya sambil menghela nafasnya


" ayok ke sana !" ucap inara yang tak sabaran


" sebentar, aku parkir mobilnya dulu !" ucap Aditya sambil mencari tempat untuk memarkir mobilnya.


" … " setelah Aditya memarkirkan mobilnya, inara segera melepaskan sabuk pengaman dan turun dari mobil.


" hei tunggu !" ucap Aditya sambil turun dari mobil


" ayok cepat !" ucap inara sambil menggandeng tangan Aditya dan menariknya untuk masuk ke pasar malam tersebut.


" astaga !" ucap Aditya yang melihat tingkah Inara seperti anak kecil.

__ADS_1


( sampai di dalam )


mereka mengelilingi pasar malam tersebut sambil melihat-lihat.


" mas, kita naik wahana itu yok !" ucap inara sambil menunjuk kearah wahana kora-kora.



" kamu yakin mau naik itu ?" tanya Aditya sambil melihat kearah wahana itu


" kenapa, kamu takut ?" tanya inara sambil menatap Aditya


" gak, siapa yang takut !" ucap Aditya sambil melihat kearah lain


" kalau begitu ayok !" ucap inara sambil menarik tangan Aditya dan pergi membeli tiketnya.


selesai membeli tiket, mereka pun naik ke dalam wahana tersebut.


inara dan Aditya duduk di kursi paling belakang, wahana tersebut pun mulai di hidupkan.


" uuu...!" inara berteriak girang saat wahana tersebut bergerak dengan kecepatan tinggi.


" … " inara menoleh kearah Aditya yang diam saja dengan muka pusatnya


" mas kenapa ?" tanya inara yang melihat Aditya pucat dan berkeringat dingin


" … " Aditya tidak menjawab, ia semakin menguatkan pegangan pada kursi


" mas takut ?" tanya inara sambil menatap Aditya


" … " wahananya pun berhenti, Aditya buru-buru turun dari wahana tersebut,lalu berjalan ke samping wahana tersebut dan memuntahkan isi perutnya.


" … " inara membeli air, lalu menghampiri Aditya yang sedang berjongkok sambil mengeluarkan isi perutnya.


" … " inara mengusap punggung Aditya


" mas tidak apa-apa ?" tanya inara sambil terus mengusap punggung Aditya


" … " Aditya tidak menjawab, ia merasa sangat lemas


" ini minum dulu !" ucap sambil memberikan minuman kepada Aditya


" … " Aditya mengambil lalu meminumnya


" ayok duduk dulu !" ucap inara sambil menuntun Aditya untuk duduk di atas tembok.


" seharusnya kalau takut bilang, tidak usah di paksain !" omel inara


" lihat, jadi begini kan !" ucap inara sambil menatap Aditya


" … " Aditya tidak menjawab, ia hanya duduk lemas di samping inara


" lagian naik begitu aja kok takut !" tambah inara


" … " yang membuat Aditya menoleh kearah nya


" kenapa, mau ke tawain aku ?" ucap Aditya sambil menatap inara


" gak, siapa juga yang ke tawain !" ucap inara sambil melihat ke arah lain


" ayok pulang !" ucap Aditya sambil bangkit dari tempat duduknya


" Lo kok pulang sih ?, aku bahkan belum cobain jajanannya !" ucap inara


" yasudah, kalau kau tidak mau pulang,aku pulang sendiri aja !" ucap Aditya sambil pergi


" dasar menyebalkan !" ucap inara sambil mengikuti Aditya


" mas !" panggil inara sambil menarik tangan Aditya


" apa lagi ?" tanya Aditya sambil menoleh kearah inara


" beli itu dulu !" ucap inara sambil menunjuk kearah penjual cinlok


" yaudah cepat !" ucap Aditya


" … " inara segera pergi ke penjual cinlok dan membelinya. setelah selesai, inara kembali ke tempat Aditya.


" … " inara memakan cinlok nya sambil berjalan keluar


" mas !" panggil inara


" apa lagi sih ?!" ucap Aditya sedikit ketus


" … " mendengar Aditya menjawabnya dengan ketus, inara segera pergi meninggalkan Aditya.


" inara !" panggil Aditya yang melihat inara berjalan dengan begitu cepat


" … " inara tidak menghiraukan nya,ia merasa kesal. padahal ia cuma mau nawarin cinlok, tapi Aditya malah menjawabnya dengan ketus.

__ADS_1


...**...


__ADS_2