
( 5 menit kemudian )
inara keluar dari kamar mandi dengan wajah yang lebih segar.
" ayok kita pulang !" ucap Aditya sambil beranjak dari kasur dan pergi keluar
" … " inara mengikuti Aditya dari belakang
mereka keluar dari kantor dan kedalam mobil.
...**...
" mau langsung pulang atau mau kemana dulu ?" tanya Aditya sambil menyetir
" langsung pulang aja !" ucap inara
" baiklah " ucap Aditya sambil fokus menyetir.
inara duduk bersandar di kursi sambil melihat kearah luar, inara melihat kearah sepion mobil dan tidak sengaja melihat ada mobil yang mengikuti mereka.
" ada apa ?" tanya Aditya yang melihat inara sibuk melihat kearah sepion.
" ada yang sedang ngikutin kita !" ucap inara sambil terus memperhatikan mobil di belakangnya
" mana ?" tanya Aditya melihat kearah sepion belakang
" anak buahnya Dimas ?" tanya Aditya sambil kembali fokus menyetir
" entahlah !" ucap inara
mobil tersebut terus mengikuti kemana pun Aditya berbelok.
" brak !" tiba-tiba mobil tersebut menabrak mobil Aditya dari belakang.
" kurang ajar !" maki Aditya karena hampir saja mobilnya oleng.
"… " Aditya pun menginjak pedal gas mobilnya dengan kecepatan tinggi sambil sesekali melihat kearah sepion belakang.
" hati-hati mas !" ucap inara sambil berpegangan.
Aditya melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk menghindari dari kejaran mereka. tapi mobil tersebut masih terus mengikutinya dan tiba-tiba mereka menyelip ke depan dan menghadang mobilnya.
" … " melihat itu Aditya segera menginjak rem mobilnya dengan tiba-tiba.
" sial !" maki Aditya sambil melihat kearah mobil tersebut.
tak lama pintu mobil di depan mereka pun terbuka dan keluarlah empat orang prema.lalu berjalan kearah mobil Aditya.
" tok tok tok !" mereka mengetuk jendela mobil Aditya
" keluar !" ucap mereka sambil mengetuk jendela mobil
" mau apa sih mereka ?" tanya inara sambil melihat kearah mereka.
" hei, cepat keluar !" teriak preman tersebut sambil menggedor-gedor jendela mobil.
" … " Aditya pun membuka sabuk pengamannya, lalu membuka pintu
" mau apa kalian ?" tanya Aditya sambil keluar dari mobil
" jangan banyak tanya, cepat ikut kami !" ucap preman tersebut sambil memegang tangan Aditya
" siapa yang menyuruh kalian ?" tanya inara sambil keluar dari mobil
" kau tidak perlu tahu, hei kalian bawa dia !" ucap preman tersebut
" … " dua preman tersebut pun mendekat kearah inara dan mencoba memegang tangan inara
" jangan harap bisa menyentuh ku !" ucap inara sambil menendang perut preman tersebut.
__ADS_1
" kau !" ucap preman tersebut marah, lalu menyerang inara sehingga terjadi babu hantam.
" hei cepat beri dia pelajaran !" teriak bos preman tersebut sambil memegang kedua tangan Aditya.
" … " para preman tersebut pun langsung maju dan menyerang inara.
" …" melihat inara di kepung, Aditya segera menginjak kaki preman yang sedang memegangnya dengan keras, sehingga preman tersebut melepaskan tangannya karena kesakitan.aditaya tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut,ia langsung menyerang preman tersebut dengan membabi-buta.sehingga bos preman tersebut tumbang di tanah.
" … " setelah itu, Aditya segera berlari kearah inara dan membantunya melawan para preman tersebut.
melihat Aditya dan inara jago berkelahi, seorang preman pun mengeluarkan pisau dari sakunya lalu berjalan di belakang Aditya sambil memegang pisau di tangannya.
inara yang sedang berkelahi, melihat kearah Aditya dan tidak sengaja melihat ada preman yang sedang berjalan di belakang Aditya sambil memegang pisau.
" mas awas !" teriak Inara sambil terus berkelahi
" … " Aditya pun menoleh kebelakang dan segera menghindar dari preman yang mau menusuknya.
" … " melihat Aditya berhasil menghindar, preman tersebut pun kembali menyerang Aditya menggunakan pisau.
Aditya kembali menghindar dari preman tersebut, lalu menendang tangan preman tersebut sehingga pisaunya jatuh di tanah.
melihat pisaunya jatuh, preman tersebut pun berlari kearah Aditya sambil menyerangnya.
" … " Aditya menakis semua serangan preman tersebut.lalu membalas semua serangan preman tersebut dengan membabi-buta hingga preman tersebut terkapar tidak berdaya.
" hah !" Aditya menghela nafasnya, lalu menoleh kearah inara yang sedang melawan seorang preman lagi.
" bruk ! dhuak !" inara meninju wajah preman tersebut dan menendang perutnya hingga preman tersebut terjatuh di tanah dengan lemas.
" menyusahkan saja !" ucap inara sambil menepuk ke dua tangannya, lalu melangkahi preman tersebut dan pergi menghampiri Aditya.
" ayo kita pulang !" ucap inara sambil masuk kedalam mobil
" ya " ucap Aditya sambil masuk kedalam mobil, lalu menancap gas dan pergi dari sana.
...**...
mereka langsung pergi ke kamar
" hah !" inara menghela nafasnya sambil merebahkan dirinya di atas kasur
" aku mandi dulu !" ucap Aditya sambil beranjak ke kamar mandi
" hmmmm " ucap inara
...**...
( 15 menit kemudian )
Aditya keluar sudah dengan pakaian gantinya
" mandi dulu sana !" ucap Aditya sambil berjalan kearah meja rias, lalu mengambil hair dryer untuk mengeringkan rambutnya
" hmmmm " ucap Inara sambil bangun dan beranjak ke kamar mandi.
selesai mengeringkan rambutnya, Aditya duduk di atas kasur sambil memeriksa ponselnya.
" klek !" inara keluar dari kamar mandi dan menuju kearah mushola.
" ayok !" ucap inara sambil memakai mukenanya
" iya " ucap Aditya sambil bangkit dan berjalan kearah mushola, Aditya mengambil sarung lalu memakainya.setelah itu memulai sholat nya.
...**...
( sementara di tempat lain )
para preman tersebut kembali dengan babak-belur dan melapor pada bos-nya.
__ADS_1
" maaf bos !" ucap bos preman tersebut pada bos-nya yang sedang duduk di kursi membelakangi mereka.
" pergi kalian dari sini, sebelum aku menghabisi nyawa kalian !" ucap bosnya.
" maaf bos !" ucap bos preman, lalu beranjak keluar dari ruangan tersebut.
" dasar bodoh !" ucap orang yang memakai jubah tersebut.
...**...
( inara )
sedang membuatkan sarapan untuk makan malam.
setelah selesai, inara menatanya di atas meja, lalu memanggil Aditya.
" mas !" panggil inara
" iya, aku turun !" ucap Aditya sambil turun dari tangga dan menuju meja makan.
" … " inara menyajikan makanan untuk Aditya, setelah itu duduk di kursi dan mengambil makanan untuk dirinya.
...**...
selesai makan, mereka kembali ke kamar dan melaksanakan sholat insya.
setelah selesai, inara naik keatas kasur menarik selimut lalu merebahkan dirinya di sana.aditya Juga ikut merebahkan dirinya di atas kasur.
" yank !" panggil Aditya sambil melihat kearah inara
" apa ?" tanya inara sambil melihat kearah Aditya
" … " Aditya tidak menjawab ia malah mengangkat tangan inara, lalu tidur didalam pelukan inara.
" kenapa ?" tanya inara
" pengen di peluk !" ucap Aditya sambil memeluk erat pinggang Inara lalu memenjamkan matanya
" dasar manja !" ucap inara sambil memeluk Aditya lalu ikut memejamkan matanya.
...**...
( Lucia )
duduk di ruang tamu sambil menonton televisi, sesekali melihat kearah jam.
" dia belum pulang juga ?!" ucap Lucia yang melihat jam sudah menunjuk pukul 11 malam
" hah !" Lucia menghela nafasnya.
" sekarang aku harus bagaimana,ayah pasti menyuruh anak buahnya untuk mencari aku !" ucap Lucia sambil melamun
" kamu belum tidur ?" tanya Liam yang melihat Lucia duduk sambil menonton TV
" eh, kamu sudah pulang ?" tanya Lucia sambil menoleh kearah Liam
" ini udah malam, cepat tidur !" ucap Liam sambil beranjak ke kamar nya
" iya " ucap Lucia sambil mematikan Tv-nya lalu pergi ke kamar.
...***...
halo semuanya, makasih ya udah baca novel aku.
mohon dukungannya dan sarannya.
mampir juga di karya terbaru aku : ( Love again )
__ADS_1
makasih buat semuanya yang udah setia membaca novel aku 🙏.