
" Allahuakbar Allahuakbar " suara adzan Maghrib inara terbangun dari tidurnya.inara membuka matanya dan merasakan berat di perutnya,ia melihat ke arah perutnya lalu menoleh ke belakang melihat Aditya masih tertidur pulas sambil memeluk nya.
" mas, mas !" panggil inara sambil menggoyangkan tangan suaminya
" hmmmm " Aditya yang masih memejamkan matanya
" bangun !"
" ya baiklah " ucap Aditya sambil mengecup kepala inara lalu beranjak bangun dan pergi ke kamar mandi.sedangkan inara turun kebawah untuk membuat sarapan.
...***...
sedangkan di tempat lain,dua orang sedang di ikat di sebuah tiang yang dibawahnya ada seekor harimau,mereka dihukum karena gagal menculik Inara.
" bos ampunilah kami !" ucap mereka
" kami janji akan membawa dia untukmu, tolong bebaskan kami !" mohon mereka
" malam ini kalian akan tidur di sini !" ucapnya sambil keluar dari kandang tersebut
" bos !" panggil mereka
" suruh Luffy ke ruangan ku !" ucapnya sambil masuk kedalam
" baik bos !" ucap anak buahnya sambil pergi.
...**...
" tok tok tok " suara ketukkan pintu
" masuk! " ucapnya
" bos memanggil ku " tanya seorang wanita dengan tubuh tinggi dan tegap
" duduk !" ucapnya
" apa tugas ku " tanya Luffy sambil duduk
" segera bawa dia ke hadapan ku !" ucapnya sambil menyerahkan sebuah foto
" apa yang akan aku dapatkan jika berhasil membawa gadis ini " tanya Luffy sambil melihat foto tersebut
" berapa yang kau inginkan ?"
" bagaimana kalau 1 miliar " ucap Luffy
" kau sudah gila, kau pikir 1 miliar itu jumlah yang sedikit !" ucap bosnya
" ya sudah kalau tidak mau berarti perjanjian nya batal !" ucap Luffy sambil beranjak bangun
" oke !, 1 miliar " ucap bosnya
" oke deal !,aku pergi dulu " ucap Luffy sambil pergi
" dasar licik ! " ucap bos sambil kembali melanjutkan pekerjaannya
...***...
" apa yang kau masak ?" tanya Aditya sambil duduk di kursi
" nasi goreng " jawab Inara sambil menata menunya di atas meja
" mau lauknya apa ?" tanya Inara sambil mengisi nasi di piring Aditya
" telur aja " ucap Aditya
__ADS_1
" ini !" ucap Inara sambil memberikan makanan nya
" makasih " ucap Aditya sambil menerima piring berisi makanan nya
" ya " ucap Inara sambil duduk dan mengambil makanan untuk dirinya.
...****...
selesai makan mereka kembali ke kamar.
" kau belum menjawab pertanyaan ku, kenapa mereka mau menculikmu ?" tanya Aditya yang sedang duduk santai di atas kasur
" hah..!" inara menghela nafas, lalu pergi ke meja rias menarik sebuah laci kemudian mengambil sesuatu, setelah itu kembali ke tempat tidur.
" ini !" ucap Inara sambil memperlihatkan sebuah file
" sebuah file ?" ucap Aditya sambil mengambil file tersebut
" ya "
" emang apa isinya ?" tanya Aditya sambil memperhatikan file tersebut
" entahlah, aku juga tidak tau " ucap Inara
" sebentar !" ucap Aditya mengambil leptop dan kembali ke atas kasur
"ayo kita lihat isinya " ucap Aditya sambil memasukkan file tersebut pada leptop nya
" ini menggunakan sandi " ucap sambil mengotak-atik leptop nya
" kamu tahu sandi nya ?" tanya Aditya
" gak! " ucap Inara
" ini kodenya,11,9,20,1,2,5,18,20,5,13,dan 21 kalau kita ubah menjadi huruf berarti,k,i,t,a,b,e,r,t,e,m,u
" salah !" ucap Aditya
" kok salah, seharusnya kan benar itu huruf nya " ucap Inara sambil berpikir
" bentar !" ucap Aditya sambil kembali mengotak-atik leptop nya
" x,v,g,n,o,r,e,g,r,z,dan h " ucap Aditya sambil mengetik
" berhasil !" teriaknya
" kok bisa ? " tanya inara bingung
" ini menggunakan sandi atbash " ucap Aditya
" sandi atbash?" tanya Inara
" iya, kita menggunakan huruf sebaliknya "
" aku gak ngerti " ucap Inara bingung
" misalkan begini,kita tulis huruf A sampai M kemudian di bawahnya kita tulis huruf N sampai Z. setelah itu ubah setiap huruf dalam pesan dengan huruf berada persis di seberang nya " jelas Aditya
" oh, begitu "ucap Inara sambil mengangguk
" ini berisi tentang nama-nama mafia bawah, dari mana kau mendapatkan file ini !" tanya Aditya
" dari ayahku " jawab Inara
" ini sangat berbahaya kalau sampai jatuh ke tangan orang yang salah !" ucap Aditya
__ADS_1
" emang kenapa ?"
" mereka bisa menguasai dunia bawah !" jelas Aditya sambil terus mengotak-atik file tersebut
" black mamba " ucap Inara sambil melihat ke arah leptop
" kamu mau tahu siapa black mamba ?" tanya Aditya
" emang siapa? "tanya inara penasaran
" kakek ku !" ucap Aditya
" what !" ucap Inara terkejut
" jadi kakek seorang mafia ?" tanya inara masih tak percaya
" mantan dan sekarang di wariskan ke aku !" ucap Aditya enteng yang kembali membuat inara terkejut
" jangan bilang aku menikahi seorang mafia !" ucap Inara syok
" cucu mafia lebih tepatnya !" ucap Aditya sambil terkekeh melihat ekspresi inara
" Astaghfirullah !" ucap Inara
" hehehe " Aditya hanya terkekeh
" sekarang yang menjadi pertanyaan dari mana ayahmu mendapatkan ini " ucap Aditya
" aku juga tidak tau, ayahku memberikan file itu saat di rumah sakit " ucap Inara
" memang nya apa pekerjaan ayahmu ?"
" aku juga tidak tau, hanya saja saat aku kecil kami sering pindah-pindah negara!" jelas inara
" Oya, aku minta bantuan kakek untuk menyelidiki kecelakaan orang tuaku,aku hampir lupa untuk menanyakan hasilnya! " ucap Inara
" besok kita ke rumah kakek " ucap Aditya sambil menutup leptop nya lalu menaruh nya di atas meja
" sekarang ayo tidur !" ucap Aditya sambil menarik inara ke dalam pelukannya lalu menarik selimut untuk menutupi kedua nya.
" aku belum ngantuk " ucap Inara sambil mencoba melepaskan diri dari pelukan Aditya
" berapa lama lagi? " tanya Aditya yang masih memeluk Inara
" apanya ?" tanya inara
" datang bulan nya " ucap Aditya
" deg..!" mendengar itu jantung Inara berdetak lebih kencang,ia merasa sangat gugup
" berapa lama lagi hmm?" tanya Aditya kembali sambil melonggarkan pelukannya dan menatap inara yang terlihat salah tingkah di dalam pelukannya
" dua hari lagi! " ucap Inara lirih dengan wajah yang sudah merah
" kenapa wajahmu merah begitu ?" goda Aditya sambil menatap inara, mendengar itu membuat inara semakin salah tingkah.
" hehehe" Aditya malah terkekeh, melihat itu inara menjadi kesal,ia melepaskan tangan Aditya dari pinggangnya lalu berbalik, tapi Aditya malah kembali menariknya ke dalam pelukan lalu mengecup keningnya.setalah itu Aditya kembali menatap inara yang masih kelihatan cemberut,ia mendekati wajahnya dengan inara dan
" cup " Aditya mengecup singkat bibir inara lalu menatap inara yang juga sedang menatapnya.setelah itu Aditya kembali mengecup dan ******* bibir inara dengan lembut sehingga inara menutup matanya dan tanpa sadar membalas ciuman Aditya, mereka terus berciuman hingga kehabisan nafas baru Aditya melepaskan nya.
" hah..hah !" inara ngos-ngosan tapi baru juga menarik nafas Aditya sudah kembali mencium nya dengan sedikit rakus dan kasar hingga ciumannya turun ke leher dan meninggalkan beberapa jejak kemerahan.setalah itu Aditya kembali ******* bibirnya, setelah puas baru Aditya melepaskan nya.
" :) " Aditya tersenyum melihat inara ngos-ngosan dengan bibir sedikit bengkak akibat ulah nya.
" ayo tidur !" ucap Aditya sambil mengecup kening dan menarik inara ke dalam pelukannya.
__ADS_1
...*******...