Secret Files

Secret Files
54. filenya palsu


__ADS_3

( Dimas Anggara )


 " … " duduk di ruang kerjanya sambil membuka file tersebut.


 " dasar kurang ajar !" maki Dimas sambil Sambil melempar file tersebut ke lantai.


 " beraninya dia menipuku !" ucap Dimas marah.


 " awas kau !" ucap Dimas marah dengan tatapan tajam.


 " drrrtt …!" suara panggilan masuk


 " … " Dimas menoleh kearah ponselnya lalu mengangkatnya


 " apa ?" ucap Dimas yang masih kesal


 " kau sudah bosan hidup !" tanya orang di sebrang telepon


 " katakan ada apa ?" ucap Dimas lagi


 " mana filenya ?" tanya orang tersebut


 " dia menipuku !" ucap Dimas kesal


 " dasar bodoh !, segera dapatkan file itu !" ucap orang tersebut, lalu mematikan panggilannya.


 " dasar menyebalkan !" umpat Dimas sambil meletakkan ponselnya di atas meja


 " Andre !" panggilnya


 " ya bos ?" ucap Andre sambil masuk kedalam


 " kau awasi gadis itu dan segera kabarin aku kalau ada informasi !" perintah Dimas


 " baik bos !" ucap Andre sambil pergi


...**...


 ( inara )


duduk di dalam kelasnya sambil fokus pada pelajarannya.


 " ada pertanyaan ?" tanya dosen setelah menjelaskannya


 " tidak !" Jawab mereka


 " baiklah kita lanjutkan !" ucap dosen sambil memperlihatkan video cara melakukan operasi, mulai dari cara membedah dan menjahitnya.


 " … " inara mencatat poin-poin penting yang di jelaskan oleh dosennya.


 " baiklah,hari ini cukup sampai disini !" ucap dosen sambil mematikan leptop nya,dan memasukkannya kedalam tas,lalu keluar dari kelas tersebut.


 " … " inara pun membereskan buku-bukunya dan memasukkannya kedalam tas.


 " kami duluan ya !" ucap teman inara sambil keluar dari kelas


 " iya " ucap inara sambil memakai tasnya, lalu beranjak keluar dari kelas.


...**...


( Aditya )


sedang sibuk dengan pekerjaannya.


 " tok tok tok !" suara ketukan pintu


 " masuk !" ucap Aditya yang masih fokus pada leptop nya


 " ada berkas yang harus di tandatangani !" ucap Tian sambil meletakkan berkasnya di atas meja


 " nanti saya tandatangani !" ucap Aditya


 " baik pak !" ucap Tian sambil pergi


 " … " Aditya melihat jam di tangannya yang sudah pukul 2 siang.


 " … " lalu ia mengambil ponsel dan menghubungi inara


 " ya mas ?" ucap inara


 " udah selesai kelasnya ?" tanya Aditya


 " ini aku baru keluar !" ucap inara


 " baiklah, tunggu sebentar aku akan ke sana !" ucap Aditya sambil membuka berkasnya, lalu mengambil pulpen dan menandatanganinya.

__ADS_1


 " iya, hati-hati !" ucap inara


 " ya " ucap Aditya sambil menutup berkasnya, lalu beranjak pergi.


...**...


Aditya menghentikan mobilnya di depan kampus.


 " … " inara pun berjalan kearah mobil Aditya lalu membuka pintu dan masuk kedalam.


 " … " Aditya menancap gas mobilnya meninggalkan area kampus.


 " udah makan ?" tanya Aditya sambil menyetir


 " belum !" ucap inara


 " yaudah kita makan dulu !" ucap Aditya.


 " ya " ucap Inara.


Aditya menghentikan mobilnya di sebuah restoran.


 " ayok !" ucap Aditya sambil turun dari mobil


 " ya " ucap Inara sambil turun dan mengikuti Aditya masuk kedalam restoran tersebut.


 " mau pesan apa ?" tanya pelayan sambil menghampiri meja inara dan Aditya


 " aku spaghetti bolognese sama minumannya jus jeruk aja !" ucap inara


 " kalau mas nya ?" tanya pelayan kepada Aditya


 " steak daging sama jus mentimun !" ucap Aditya


 " itu saja ?" tanya pelayan


 " iya " ucap Aditya


 " mohon tunggu sebentar !" ucap pelayan tersebut sambil pergi.


( 15 menit kemudian )


pesanannya pun datang.


 " makasih " ucap Inara


 " sama-sama !" ucap pelayan tersebut sambil pergi.


mereka pun mulai menikmati makanannya.


 " bagaimana dengan filenya ?" tanya Aditya sambil makan


 " … " inara tidak menjawab ia hanya tersenyum sambil memakan makanannya.


 " jangan bilang kalau file itu..." ucap Aditya sambil menatap curiga kepada istrinya yang terlihat santai saja.


 " ya, file itu palsu !" ucap inara sambil menatap kearah Aditya.


 " jadi kau memberikan file palsu kepada Dimas ?" ucap Aditya yang masih tidak percaya


 " … " inara hanya mengangguk sambil melanjutkan makan.


 " Dimas pasti murka saat tau kalau file itu palsu !" ucap Aditya sambil terkekeh


 " dia saja yang bodoh !" ucap inara.


...**...


selesai makan, mereka pun kembali melanjutkan perjalanan menuju rumah.


 " mau langsung pulang ?" tanya Aditya sambil menyetir


 " iya,capek mau istirahat !" ucap inara sambil menyandarkan kepalanya di kursi


 " baiklah !" ucap Aditya.


 ( sampai rumah )


  " klek " inara masuk kedalam kamar dan berjalan kearah kasur.


 " hah !" inara menghela nafasnya sambil merebahkan dirinya di atas kasur.


 " mandi dulu sana !" ucap Aditya sambil meletakkan tasnya di atas meja.


 " duluan saja,aku mau tidur dulu !" ucap inara sambil memeluk guling dan memejamkan matanya.

__ADS_1


 " hah !" Aditya menghela nafas panjang sambil pergi ke kamar mandi.


 ( 10 menit kemudian )


 " klek " Aditya keluar dari kamar mandi dan melihat inara sudah tertidur dengan pulas.


 " … " Aditya pun naik keatas kasur dan ikut berbaring sambil memeluk inara dari belakang, lalu memejamkan matanya.


 ( sementara di tempat lain )


seorang yang memakai jubah sedang duduk di kursi goyang sambil memainkan pistol di tangannya.


 " ada apa bos ?" tanya anak buahnya sambil masuk kedalam


 " segera bawa gadis itu padaku !" perintahnya


 " baik bos !" ucap anak buahnya sambil pergi.


...**...


( di supermarket )


 " … " Jasmine sedang sibuk memilih beberapa cemilan untuk dirinya dengan di awasi oleh pengawal.


selesai mengambil cemilan Jasmine berjalan kearah rak minuman sambil menenteng keranjang belanjaannya.


 " … " Jasmine hendak mengambil minuman yang tinggal satu lagi,tapi ke duluan sama orang lain.


 " hei itu punya ku !"Jasmine pun menoleh kearah orang tersebut.


 " saya yang duluan !" ucap Tian sambil beranjak pergi


 " hei tunggu !" ucap Jasmine


 " … " tapi Tian tidak menghiraukannya, ia terus melangkah untuk pergi dari sana.


 " dasar menyebalkan !" ucap Jasmine yang kesal.


 " … " ia pun mengambil minuman lainnya lalu pergi dari sana.


...**...


( malamnya )


Aditya berdiri di balkon kamarnya sambil menerima telepon dari anak buahnya.


 " ya " ucap Aditya sambil menutup teleponnya, lalu masuk kedalam kamar


 " kenapa ?" tanya inara yang sedang bermain ponsel di atas kasur


 " mereka ngabarin kalau semua preman tersebut sudah tewas !" ucap Aditya sambil duduk di atas kasur


 " berarti kita kehilangan jejak dong !" ucap inara


 " hah !" Aditya menghela nafas panjang


 " prang !" tiba-tiba terdengar suara jendela yang di lempar dengan batu.


 " … " Aditya dan inara pun bangun dan pergi kearah balkon kamar.


 " … " Aditya membuka pintu balkon dan melihat ke sekitarnya


 " siapa ?" tanya inara


 " tidak ada orang !" ucap Aditya sambil berjalan kearah batu yang terbalut dengan kertas.


 " … " Aditya mengambil dan membuka kertas tersebut


 " apa tulisannya ?" tanya inara sambil mengintip isi kertas tersebut


 " berhenti main-main !, dan serahkan filenya !" baca Aditya, lalu menoleh kearah inara


 " mereka sudah tahu filenya palsu !" ucap Aditya


 " hah !" inara menghela nafasnya lalu masuk kedalam kamar.


 " … " Aditya pun mengikuti inara ke dalam


 " lupakan itu, sekarang aku harus mencari tahu siapa wanita yang bersamaan Dimas waktu itu !, karena bisa jadi dia otak dari semua ini !" ucap inara sambil duduk di atas kasur.


 " baiklah, sekarang ayok tidur !" ucap Aditya sambil naik keatas kasur


 " … " inara pun naik keatas kasur, lalu menarik selimut dan merebahkan dirinya di sana.


...***...

__ADS_1


__ADS_2