
" … " Dimas segera merampas file tersebut dari tangan inara.
" bagus !" ucap Dimas sambil melihat filenya
" … " melihat Dimas yang fokus pada filenya, inara segera memukul tangan Dimas hingga pistolnya jatuh ke lantai.
" hei !" ucap Dimas sambil menatap kearah inara dengan tajam, lalu mencoba untuk mengambil pistolnya kembali.
" … " tapi inara sudah terlebih dulu mengambil pistolnya, lalu mengarahkannya kepada Dimas .
" kau mau main-main dengan ku rupanya !" ucap Dimas tersenyum, lalu mengambil pistol dari saku jaketnya dan mengarahkannya kepada inara.
" … " sehingga mereka saling bertatapan dengan saling mengarahkan pistol.
" … " anak buah Dimas yang melihat itu, segera mengeluarkan pistol mereka dan mengarahkannya kepada inara.
" kau akan mati !" ucap Dimas s
" begitu juga dengan mu !" ucap inara sambil tersenyum kearah Dimas.
" turunkan senjata mu !" ucap anak buah Dimas yang sudah mengepung Inara.
" … " tapi inara hanya diam saja sambil menatap tajam kearah Dimas.
" bom !" tiba-tiba terdengar suara ledakan dari luar
" … " yang membuat mereka semua terkejut.
" cepat periksa !" perintah Dimas pada anak buahnya
" baik bos !" ucap mereka sambil pergi.
" apa itu penyelamatan mu ?" tanya Dimas sambil tersenyum remeh
" … " inara hanya mengangkat bahunya pertanda tidak tahu
" bos kita sudah di kepung,ada banyak pengawal di luar !" lapor anak buahnya sambil berlari ke dalam.
" sial !" ucap Dimas, lalu menarik pelatuk pistolnya sambil menatap tajam kearah inara
" … " begitu juga dengan inara,ia juga menarik pelatuk pistolnya sambil menatap tajam kearah Dimas
" … " tapi tiba-tiba ada yang melepaskan bom asap kedalam, sehingga ruangan penuh dengan asap.
" … " Dimas mengibas Gibas tangannya untuk bisa melihat dengan jelas.
setelah asapnya hilang, Dimas melihat inara sudah tidak ada di sana.
" sial !" maki Dimas sambil menendang kursinya.
" tapi tidak apa-apa, karena aku sudah mendapatkan filenya !" ucap Dimas sambil melihat filenya.
" bos tidak apa-apa ?" tanya Andre sambil berlari ke dalam
" dari mana saja kau !" tanya Dimas sambil menatap kearah Andre.
" maaf bos, saat perjalanan ke sini ban mobilnya bocor !" ucap Andre sambil menunduk
" ayok pergi !" ucap Dimas sambil berjalan keluar
" ya " ucap Andre sambil mengikuti Dimas
...**...
" kau tidak apa-apa kan ?" tanya Aditya menoleh kearah inara sambil menyetir
" tidak !" ucap inara sambil menyandarkan kepalanya di kursi mobil
" tapi bagaimana dengan Jasmine ?" tanya inara sambil menoleh kearah Aditya
" dia baik-baik saja, mereka sudah mengantarnya pulang !" ucap Aditya
__ADS_1
" syukurlah !" ucap inara lega karena Jasmine tidak apa-apa
" tapi bagaimana kau bisa menemukan aku ?" tanya inara sambil menatap kearah Aditya
" kau lupa,kau memakai kalung pelacak !" ucap Aditya sambil menoleh kearah inara
" oh !" ucap inara sambil melihat kearah kalungnya
" untung aku tepat waktu tadi !" ucap Aditya
" makasih !, aksimu keren !" ucap inara sambil mengacuhkan jempol nya kepada Aditya.
" dasar !" ucap Aditya yang tidak habis pikir dengan istrinya itu,nyawa hampir melayang tapi masih bisa bercanda.
" … " inara hanya tersenyum sambil memejamkan matanya.
...**...
( sampai di rumah )
inara segera masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
sementara Aditya duduk di atas kasur sambil memeriksa ponselnya.
( 15 menit kemudian )
Inara keluar dari kamar mandi dan berjalan kearah kasur
" mandi dulu sana !" ucap inara sambil naik keatas kasur.
" ya " ucap Aditya sambil menyimpan ponselnya lalu beranjak ke kamar mandi.
" … " inara merebahkan tubuhnya di atas kasur
" hah !" inara menghela nafasnya sambil menatap langit-langit kamar.
" klek " Aditya keluar dari kamar mandi dan menghampiri inara yang sedang tiduran di atas kasur.
" sebentar lagi !" ucap inara sambil memejamkan matanya
" ini udah malam Lo, habis makan nanti tidur lagi !" ucap Aditya sambil menarik tangan inara untuk bangun
" baiklah !" ucap inara sambil membuka matanya lalu beranjak bangun dan turun kebawah.
...**...
mereka pun menikmati sarapannya dengan lahap.
setelah selesai, mereka pun kembali ke kamar.
( begitu sampai di kamar )
" … " pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok Gigi, setelah itu kembali merebahkan dirinya di atas kasur.
" … " Aditya hanya menggeleng kepala melihat tingkah istrinya sambil pergi ke kamar mandi.
setelah selesai, Aditya naik ke atas kasur lalu memeluk inara dari belakang sambil menggesek-gesekkan hidungnya di leher inara.
" … " inara pun mendorong kepala Aditya dari lehernya, lalu menarik selimutnya hingga ke leher.
" … " Aditya pun masuk kedalam selimut sambil memeluk pinggang Inara, lalu tangannya masuk kedalam baju inara dan semakin naik keatas.
" … " inara segera menahan tangan Aditya yang tidak bisa di kondisikan itu.
" … " lalu Inara berbalik menghadap kearah Aditya dan menatapnya dengan tajam
" hehehe !" Aditya hanya terkekeh geli melihatnya, lalu ia menarik inara kedalam pelukannya sambil mencium keningnya.
" … " lalu Aditya kembali menatap kearah inara yang masih menatapnya dengan tajam.
" ayok kita tidur !" ucap Aditya sambil memejamkan matanya, begitu melihat istrinya sudah siap untuk mengeluarkan tanduknya.
__ADS_1
" … " inara pun mencoba memejamkan matanya sambil mencari tempat yang nyaman dalam pelukan Aditya.
...***...
( pagi harinya )
" … " inara membuka matanya, lalu menoleh kearah Aditya yang sudah terbangun dan sedang menatap kearahnya.
" udah jam berapa ?" tanya inara
" udah jam tujuh !" ucap Aditya
" … " seketika inara ingat kalau ia ada kelas pagi,ia pun segera melepaskan tangan Aditya dari pinggangnya lalu beranjak bangun
" ada apa ?" tanya Aditya yang melihat istrinya buru-buru
" aku ada kelas pagi !" ucap inara sambil pergi ke kamar mandi.
" … " Aditya pun beranjak bangun dan berjalan keluar kamar.
" … " lalu ia masuk kedalam kamar tamu untuk mandi.
...**...
" klek !" inara keluar dari kamar mandi dan melihat Aditya sedang memakai pakaiannya.
" kamu sudah mandi ?" tanya inara sambil berjalan kearah lemari
" sudah !" ucap Aditya sambil berjalan keluar.
" … " inara segera memakai bajunya.
setelah selesai, inara berjalan keluar dan menuju meja rias untuk mengoleskan makeup tipis diwajahnya.
" … " inara menoleh kearah Aditya yang sedang duduk di atas kasur sambil bermain ponsel dengan penampilan yang sudah rapi.
setelah selesai, inara mengambil tasnya dan berjalan menghampiri Aditya.
" ayok !" ucap inara sambil memakai tasnya
" ya " ucap Aditya sambil menyimpan ponselnya lalu beranjak bangun dan berjalan keluar kamar.
...**...
Aditya menghentikan mobilnya di sebuah warung makan.
" ayok turun, kita makan dulu !" ucap Aditya sambil melepaskan sabuk pengaman, lalu turun dari mobil
" iya " ucap Inara sambil turun.
mereka pun masuk kedalam warung Tersebut dan memesan makanannya.
selesai makan, mereka kembali melanjutkan perjalanannya.
...**...
" aku sudah menyuruh pengawal untuk menjagamu !" ucap Aditya begitu sampai di depan kampus.
" kabarin aku kalau terjadi sesuatu !" ucap Aditya yang tidak mau kejadian seperti kemarin terjadi lagi
" iya " ucap Inara sambil mengulurkan tangannya kepada Aditya
" … " Aditya memberikan tangannya kepada inara untuk di salim, lalu mencium kening dan bibir inara
" ingat, kamu harus hati-hati !" ucap Aditya lagi
" iyaa.." ucap Inara sambil turun dari mobil, lalu masuk kedalam kampus.
" … " Aditya memutar mobilnya menuju ke kantor.
...***...
__ADS_1