Secret Files

Secret Files
55. menangkap mu !


__ADS_3

 ( pagi harinya )


 " aku berangkat dulu ya !" ucap Aditya sambil masuk kedalam mobilnya


 " ya, hati-hati !" ucap inara


 " … " Aditya hanya mengangguk sambil menjalankan mobilnya.


 " … " inara kembali masuk kedalam rumah.


inara melakukan semua pekerjaan rumah, setelah itu bersiap-siap untuk pergi ke kampus.


 " … " inara menutup pintu rumah, lalu masuk kedalam mobil dan siap menuju kampus.


 " … " melihat mobil inara pergi, Andre pun mengikutinya dari belakang.


...**...


sampai di kampus, inara memarkirkan mobilnya lalu turun dan masuk kedalam kampus.


 " … " Andre memarkirkan mobilnya sedikit jauh dari kampus supaya Inara tidak curiga.ia pun duduk di dalam mobil sambil menunggu inara keluar dari kampus.


 " drrrtt..!" bunyi ponselnya.


 " ya bos ?" ucap Andre sambil mengangkatnya.


 " bagaimana ?" tanya Dimas


 " saya masih memantaunya bos !" ucap Andre


 " Terus awasi dia !" ucap Dimas


 " baik bos !" ucap Andre sambil mematikan panggilannya.


...**...


 ( siangnya )


setelah kelasnya selesai, inara langsung pulang.


 " … " Andre yang melihat mobil inara keluar dari kampus langsung mengikutinya dari belakang.


 " … " inara fokus menyetir mobilnya, namun di tengah perjalanan ia menoleh kearah sepion belakang dan tidak sengaja melihat ada mobil yang mengikutinya.


 " … " inara pun menambah kecepatan mobilnya, lalu melihat mobil tersebut masih mengikutinya.


 " … " melihat mobil tersebut masih mengikutinya, inara menancap gas mobilnya dengan kecepatan tinggi.


hingga sampai di jalan menurun, inara menghentikan mobilnya di tengah jalan.lalu ia keluar dari mobil dan duduk di kap mobilnya, menunggu mobil Andre datang.


 " … " karena jalan menurun Andre tidak bisa melihat mobil inara.


 " … " namun tiba-tiba ia panik begitu melihat inara sedang menunggunya di bawah sambil duduk di atas kap mobilnya.


 " cit....!" Andre menginjak rem mobilnya Dengan keras, agar tidak menabrak mobil inara.


 " hah !" nafas Andre memburu begitu mobilnya berhenti tepat di depan inara.


 " … " inara turun dari kap mobilnya lalu berjalan kearah mobil Andre.


 " keluar !" ucap inara sambil mengetuk jendela mobil Andre.


 " … " Andre pun membuka pintu dan keluar dari mobilnya


 " apa mau mu ?" tanya inara sambil melipat kedua tangannya di dada


 " menangkap mu !" ucap Andre sambil menyerang inara


 " … " inara pun segera menakis semua pukulan dari Andre.


 " jago juga dia !" ucap inara dalam hati, saat melihat Andre bisa membalas setiap pukulannya.


mereka terus berkelahi, dan inara mulai kewalahan melawan Andre yang ternyata jago beladiri.


 " dhuak !" Andre menendang perut inara, hingga membuat inara mundur kebelakang sambil memegang perutnya.


 " … " Andre hendak kembali memukul, tapi inara segera melawannya.


 " dhuak !" inara menendang perut Andre hingga membuatnya mundur beberapa langkah kebelakang.

__ADS_1


 " dhuak, dhuak, buk,buk !" inara kembali menendang dan meninju Andre hingga babak-belur.


 " arrghh..!" teriak Andre saat inara memgelitir tangannya lalu..


 " gedebuk !" inara membanting tubuh Andre dengan keras


 " argh !" ringisan Andre kesakitan.


 " … " inara berjalan kearah mobil,lalu membuka begasi dan mengambil sebuah tali.setelah itu menutup kembali begasi nya dan berjalan kearah Andre yang masih tertidur di jalan sambil meringis.


 " … " inara mengikat kedua tangan Andre menggunakan tali tersebut


 " hei, apa yang kau lakukan ?" ucap Andre yang melihat inara mengikat kedua tangannya.


 " bangun !" ucap inara sambil menarik kerah baju Andre untuk berdiri


 " lepaskan !" ucap Andre sambil mencoba melepaskan dirinya.


 " … " inara menarik Andre kearah mobilnya, lalu membuka pintu


 " masuk !" ucap inara sambil mendorong Andre kedalam hingga jatuh ke kursi.


 " … " setelah itu, inara mengambil sebuah kain dan menutup mata Andre.


 " lepas !" ucap Andre memberontak


 " diam !, atau aku lasban juga mulutmu !" ucap inara sambil menutup pintu, lalu masuk ke kursi pengemudi dan menjalankan mobilnya.


 " kau mau membawa ku kemana ?" tanya Andre.


 " … " tapi inara tidak menghiraukan nya,ia fokus menyetir mobilnya.


...**...


inara membawa Andre kesebuah gudang.


 " duduk !" ucap inara sambil menarik Andre untuk duduk di atas kursi.


 " … " lalu Inara mengambil tali dan mengikat Andre di kursi.


 " lepas !" berontak Andre.


 " … " Andre menatap kearah inara dengan tajam


 " … " inara menarik kursi lalu duduk di depan Andre


 " apa Dimas yang menyuruh mu ?" tanya inara yang duduk bersandar di kursi sambil melipat kedua tangannya.


 " … " Andre hanya diam sambil memalingkan wajahnya kesamping.


 " hah !" inara menghela nafasnya


 " baiklah,kalau kau tidak mau bicara aku mau pulang dulu !, capek mau tidur !" ucap inara sambil bangkit dari tempat duduknya, lalu berjalan keluar.


 " eh, tunggu dulu !" ucap inara sambil menghentikan langkahnya, lalu berbalik dan berjalan kearah Andre.


 " mana ponsel mu ?" tanya inara sambil menatap kearah Andre


 " tidak ada !" ucap Andre.


 " oh ya ?!" ucap inara, lalu mengeledah Andre dan mengambil ponsel yang tersimpan di saku jaketnya.


 " makasih !" ucap inara sambil memasukkan ponsel Andre kedalam saku celana nya.


 " kembalikan ponsel ku !" ucap Andre


 " selamat bermalam di sini,bye !" ucap inara sambil pergi, lalu mengunci pintu dari luar


 " hei !" teriak Andre sambil memberontak.


...**...


 ( Lucia )


karena merasa bosan di rumah,ia pun keluar dari apartemen untuk jalan-jalan.


Lucia pergi ke taman yang dekat dengan apartemennya.


 " … " Lucia duduk di atas kursi sambil melepaskan maskernya.

__ADS_1


 " hah !" Lucia menghela nafasnya sambil menyandarkan tubuhnya di kursi.


 " … " Lucia memejamkan matanya sambil menikmati angin sepoi-sepoi yang menerpa wajahnya.


 " … " seorang preman berjalan di belakang Lucia lalu ..


 " buk !" preman tersebut memukul pundak Lucia hingga ia pingsan.


 " … " preman tersebut segera menggendong Lucia dan membawanya masuk kedalam mobil.


 " jalan !" ucap preman tersebut setelah masuk kedalam.


...**...


( sampai rumah )


 " klek !" inara masuk kedalam dan melihat Aditya sedang duduk di sofa sambil menatap kearahnya.


 " darimana ?" tanya Aditya yang melihat inara pulangnya sore


 " hah !" inara menghela nafasnya sambil menjatuhkan dirinya di samping Aditya


 " habis dari mana ?" tanya Aditya lagi


 " habis ngerampok !" jawab inara asal sambil menyandarkan kepalanya di bahu sofa.


 " tak !" Aditya menyentil dahi inara


 " aw..!" inara meringis sambil memegang dahinya, lalu menoleh kearah Aditya.


 " makanya jawab yang benar !" ucap Aditya sambil menatap kearah inara dengan kesal.


  " lah emang benar, ini habis ngerampok Ponsel !" Ucap Inara sambil memperlihatkan ponsel Andre kepada Aditya


 " itu ponsel siapa ?" tanya Aditya


 " anak buahnya Dimas !" ucap inara sambil melihat ponsel tersebut.


 " kau berkelahi lagi dengan mereka ?" tanya Aditya sambil menatap kearah inara


 " dia yang ngikutin aku, yang udah aku kasih pelajaran aja biar kapok !" ucap inara sambil mengontak antik ponselnya Andre


 " drrrtt ..!" ponsel Andre bunyi


 " Dimas menelpon !" ucap inara sambil menatap kearah Aditya


 " yaudah angkat aja dan spiker !" ucap Aditya


 " … " inara pun mengangkatnya


 " apa yang kau dapatkan ?" tanya Dimas


" …" inara segera mematikan panggilannya.lalu mematikan ponselnya.


" terus kau apakan dia ?" tanya Aditya


 " aku sekap !" ucap inara sambil tersenyum


" kau ini , Dimas pasti akan mencarinya !" ucap Aditya


 " biarkan saja !" ucap inara enteng sambil beranjak bangun dan pergi ke kamar.


...**...


(sementara Dimas )


" … " ia kesal karena Andre berani memutuskan panggilan dari.ia pun mencoba untuk menelpon Andre lagi


" sial !" maki Dimas saat nomornya tidak aktif.


" tok tok tok !" anak buahnya masuk sambil mengetuk pintu


" apa ?" tanya Dimas yang masih kesal.


" kami sudah berhasil menangkap nona bos !" lapor anak buahnya.


" bagus !, segera kurung dia di ruang bawah tanah !" ucap Dimas


" baik bos !" ucap anak buahnya sambil pergi.

__ADS_1


...***...


__ADS_2