
( ke esokan harinya )
" klek " Aditya keluar dari ruang wardrop sudah dengan pakaian rapi,siap untuk pergi ke kantor
" kamu gak ke kampus ?" tanya Aditya yang melihat inara masih belum siap
" aku berangkatnya agak siang " ucap inara sambil bermain ponsel di atas kasur
" yaudah, aku berangkat dulu !" ucap Aditya sambil mencium kening istrinya
" hati-hati !" ucap inara sambil mencium tangan suaminya
" ya " ucap Aditya sambil pergi
" … " inara kembali fokus pada ponselnya.
...**...
" … " inara memakai helmnya sambil naik keatas motor, lalu menyalakan kunci motornya dan pergi menuju kampus.
" … " inara berhenti di lampu merah,ia membuang pandangannya ke sekitar sambil menunggu lampu hijaunya menyala.
" … " matanya tak sengaja melihat kearah mobil yang jendelanya sedikit terbuka
" itu bukannya… " ucap Inara yang melihat wanita berjubah di dalam mobil tersebut.
" … " lampu hijau menyala dan mobil tersebut pun meluncur pergi.
" … " tidak mau kehilangan jejak lagi, inara pun mengejar mobil tersebut.
" ada apa ?" tanya wanita berjubah yang melihat anak buahnya melihat kearah sepion belakang
" ada yang mengikuti kita bos " ucap anak buahnya
" tambah lagi kecepatannya !" ucap wanita berjubah tersebut
" baik bos !" ucap anak buahnya sambil menambah kecepatannya mobilnya
" … " melihat mobil tersebut meluncur dengan kecepatan tinggi,inara segera menarik gas motornya untuk mengejar mobil tersebut.
" kau tidak boleh lolos !" ucap inara sambil menarik gas motornya untuk mengejar mobil tersebut yang melaju kearah jalan tol.
" … " saat mobil tersebut hampir masuk ke pintu tol inara segera mengambil sebuah alat pelacak dari saku jaketnya,lalu melemparkannya kearah mobil tersebut hingga tertempel di bagian belakang mobilnya.
" yes !" ucap inara sambil menghentikan motornya dan melihat mobil tersebut sudah masuk kedalam jalan tol.
" … " inara mengeluarkan ponselnya, lalu mengaktifkan pelacak tersebut
" … " inara menaruh ponselnya di atas motor, lalu kembali menancap gas motornya untuk mengikuti mobil tersebut sambil melihat petunjuk dari ponselnya.
...**...
( Dimas )
ia sedang duduk di ruangan sambil fokus pada leptop nya.
" tok tok tok !" Andre mengetuk pintu sambil masuk kedalam
" ada apa ?" tanya Dimas yang masih fokus pada leptop nya
" mereka sudah berhasil menangkap pembantu itu !" lapor Andre
" … " mendengar itu, Dimas pun menoleh kearah Andre
__ADS_1
" dimana dia ?" tanya Dimas
" sudah di bawa keruang bawah bos !" ucap Andre
" … " Dimas segera bangkit dari tempat duduknya, lalu berjalan keluar
" … " Dimas berjalan kearah ruang bawah dengan Andre mengikutinya dari belakang.
( di ruang bawah )
" lepaskan saya !" berontak bik Yanti saat anak buah Dimas mau memasukkannya kedalam kurungan.
" diam !" bentak anak buah Dimas sambil mendorong bik Yanti kedalam kurungan.
" … " lalu mengunci pintunya
" tuk tuk tuk !" suara ketukan sepatu di lantai yang semakin dekat
" bos !" ucap anak buahnya sambil menunduk
" … " bik Yanti yang melihat Dimas semakin ketakutan
" buka !" ucap Dimas
" baik " ucap anak buahnya sambil membuka kunci pintunya
" … " setelah pintu terbuka, Dimas masuk kedalam dan menghampiri bik Yanti yang sedang menunduk ketakutan.
" … " Dimas berjongkok di depan bik Yanti dengan tatapan tajam
" ampuni saya tuan !" ucap bik Yanti yang ketakutan
" mengampuni mu ?" tanya Dimas dingin
" saya… arrghh..!" ringisan bik Yanti karena Dimas menarik rambutnya dengan kuat.
" arrghh…!" ringisan bik Yanti kesakitan, lalu pingsan.
" … " Dimas mendorong bik Yanti ke lantai, lalu bangkit dan berjalan keluar
" urus dia jangan sampai mati,aku masih mau bermain !" ucap Dimas, lalu pergi dari sana
" baik bos !" ucap anak buahnya.
...**...
( inara )
ia masih mengikuti mobil wanita berjubah tersebut menggunakan petunjuk dari ponselnya.
" … " inara menghentikan motornya begitu melihat petunjuknya menuju kearah hutan.
" mau ngapain dia kesini ?" ucap inara sambil memperhatikan kearah jalan yang hanya bisa di lewati oleh satu mobil.
" … " inara pun kembali menyalakan motornya lalu mengikuti jalan tersebut yang masuk kedalam hutan.
" … " inara menghentikan motornya begitu melihat mobil wanita tersebut sudah terparkir di dekat semak-semak.
" … " inara memarkirkan motornya sedikit jauh dari mobil tersebut, lalu ia turun dari atas motor sambil membuka helm dan meletakkannya di atas motor.
" kemana dia ?" ucap inara sambil memperhatikan kearah sekitar yang tidak ada siapapun.
" … " inara mengambil ponselnya,lalu mencari wanita berjubah tersebut.
__ADS_1
setelah berjalan tidak terlalu jauh, inara melihat sebuah rumah yang di jaga ketat oleh pengawal.
" … " inara bersembunyi dibalik semak-semak sambil memperhatikan rumah tersebut
" … " karena penasaran, inara pun mendekati rumah tersebut sambil mengendap-endap supaya tidak ketahuan oleh pengawal
" … " Inara segera bersembunyi dibalik pohon begitu para pengawal melihat kearah ia berada.
" ini minum dulu !" ucap seorang pengawal yang keluar dari dalam sambil membawa minuman.
" … " melihat para pengawal itu sibuk dengan minumannya, inara segera berlari kearah samping rumah tersebut.
" … " inara mendekat kearah jendela, lalu menunduk sambil mencoba mengintip kedalam rumah tersebut
" beri dia makan jangan sampai mati, aku masih membutuhkannya !" ucap wanita berjubah sambil menatap kearah wanita yang terlihat sangat lemas tersebut
" baik bos !" ucap anak buahnya
" … " wanita berjubah pun berjalan keluar dari kamar tersebut dengan di ikuti oleh anak buahnya di belakang.
" siapa dia ?" tanya inara yang melihat seorang wanita duduk sambil menunduk dengan kakinya di ikat menggunakan rantai.
" … " inara mencoba membuka jendelanya supaya bisa masuk kedalam kamar tersebut
" sial !" maki inara karena jendelanya susah untuk di buka.
" klek !" seorang pengawal kembali masuk kedalam kamar tersebut sambil membawa makanan
" … " melihat itu, inara segera menunjuk supaya tidak ketahuan
" ayok makan !" ucap pengawal sambil meletakkan makanannya di depan wanita tersebut.
" … " tapi wanita tersebut hanya diam saja
" cepat makan kalau kau tidak mau mati !" ucap pengawal sambil menekan kepala wanita tersebut ke piring berisi makanan.
" sekarang makan !" ucap pengawal sambil melepaskan tangannya dari kepala wanita tersebut, lalu beranjak keluar dari kamar tersebut.
" kurang ajar !" umpat Inara yang kesal melihat kelakuan pengawal tersebut.
" … " setelah pengawal itu keluar, wanita tersebut pun mencoba untuk memakan makanannya.
" … " inara yang sangat penasaran dengan wajah wanita tersebut, terus menatap kearah wanita tersebut yang makan dengan buru-buru tanpa sedikitpun menoleh kearah depan.
" Krak… !" karena fokus memperhatikan wanita tersebut,ia tidak sengaja menginjak ranting.
" suara apa itu ?" tanya para pengawal
" … " mendengar itu, inara segera pergi dari sana untuk bersembunyi
" … " mereka pun berjalan kearah sekitar rumah untuk mencari suara tersebut
" bagaimana ?" tanya pengawal pada temannya
" tidak ada apa-apa !" ucap pengawal tersebut sambil kembali duduk di atas kursi.
" jangan sampai ada penyusup !" ucap pengawal satu lagi
" sudah aku periksa,tapi tidak ada apa-apa !" ucap pengawal tersebut
" … " temannya hanya mengangguk sambil kembali bermain catur.
__ADS_1
" … " melihat para pengawal kembali sibuk, inara segera keluar dari persembunyiannya lalu pergi dari sana.
...***...